
" Eughhh..." Lenguhan yang keluar dari mulut Yueyin membuat Li Hongli sangat senang.
Yueyin perlahan mulai membuka mata nya, ia terlihat bingung setelah membuka mata nya.
" Air.." lirih Yueyin
Dengan sigap Li Hongli membantu Yueyin untuk minum, Yueyin masih belum menyadari tubuh nya hanya terbungkus selimut saja.
" Li Hongli kau di sini..."
" Diamlah, kamu tidak perlu banyak bicara, kondisi mu belum sepenuh nya pulih, istirahat lah.."
" Jangan tinggalkan aku!" Seru Yueyin mencegah Li Hongli yang akan beranjak pergi.
" Tenang saja aku tidak akan kemana mana, aku hanya ingin membuatkan makanan untuk mu, kau tetap berbaring jangan kemana-mana mengerti.."
" Hmm, baiklah"
Li Hongli menuju api unggun yang tidak jauh dari sana dan ingin membuat daging bakar dari hasil buruan nya selama ni untuk makanan Yueyin, sedangkan Yueyin yang masih lemah ia kembali memejamkan mata nya, karena kondisi nya yang masih sangat lemah hingga membuat nya tidak menyadari kondisi nya sekarang.
" Bangun dan makanlah terlebih dahulu" seru Li Hongli
" Mmm.. baiklah" Yueyin bangun secara perlahan, namun saat ia ingin menyingkirkan selimut yang menutupi tubuh nya, ia merasa ada yang aneh dengan tubuh nya.
Saat ia melihat di balik selimut itu ternyata tubuh nya tidak memakai sehelai benangpun, sejenak ia tertegun.
Li Hongli yang melihat Yueyin terdiam tahu apa yang sedang gadis itu pikirkan sekarang.
" Kau makanlah terlebih dahulu, aku akan menjelaskan semua nya setelah kau pulih" seru Li Hongli membuyarkan lamunan Yueyin
__ADS_1
" Li Hongli apa yang telah kau lakukan" ucap Yueyin dengan suara yang dingin namun sedikit gemetar seakan menahan tangisan.
" Aku akan..."
" Diam di sana dan jangan mendekat!" Seru Yueyin menghentikan gerakan tangan Li Hongli yang akan menyentuh nya.
" Baiklah tenangkan pikiran mu terlebih dahulu, setelah itu makanlah, aku akan keluar sebentar agar kamu bisa menenangkan diri" ujar Li Hongli
" Apa yang kau lakukan pada ku, apa kau menganggap ku seorang ****** hah... Hiks hiks, kenapa kau berbuat itu pada ku" Yueyin berteriak sambil menangis histeris.
" Semua nya tidak seperti apa yang kau bayangkan, jika kamu ingin marah atau menghukum ku, aku akan menerima nya, namun kau harus pulihkan dulu kondisi mu, setelah itu baru kita bicarakan ini lagi" Li Hongli dapat mendengar apa yang Yueyin ucapkan, ia tidak tega mendengar tangisan nya namun ia tahu untuk sekarang Yueyin tidak akan mau sampai ia mendekati nya.
Setelah kepergian Li Hongli, Yueyin sama sekali tidak menyentuh makanan yang telah Li Hongli siapkan untuk nya, ia hanya diam, pandangan nya menjadi kosong.
Setelah memikirkan nya dengan baik, Yueyin mengingat semua kejadian yang terjadi pada nya, ia juga menjadi paham Li Hongli melakukan ini untuk mengobati nya, ia tahu Li Hongli melakukan semua ini demi kebaikan nya sendiri, namun ia dan keluarga nya sangat menjunjung tinggi harga diri sehingga ia tidak tahu harus bersikap seperti apa jika berhadapan dengan keluarga nya.
Meski ia mencintai Li Hongli namun ia tidak berani untuk meminta pertanggung jawaban dari nya, ia tidak ingin ada keterpaksaan dalam sebuah hubungan, dan ia pun tidak mungkin memberitahu kejadian memalukan ini pada keluarga nya, bahwa anggota tubuh nya telah di lihat oleh pria yang bukan suami nya.
Yueyin mengeluarkan sebuah belati, saat itu yang ada dipikiran nya hanya ingin mengakhiri hidup nya, namun sebelum ia melakukan itu sebuah tangan merengkuh tubuh nya.
Seketika tubuh Yueyin menegang.
" Apa yang ingin kamu lakukan" suara nya masih terdengar lembut namun ada sedikit kedinginan dari hari biasa nya.
Li Hongli awal nya memang berniat meninggalkan Yueyin sendirian, namun karena takut Yueyin melakukan hal yang aneh dan membahayakan diri nya sendiri, sehingga ia hanya mengawasi nya dari jauh, siapa yang menduga gadis itu benar-benar ingin mengakhiri hidup nya.
" Kenapa kau tidak memaki ku, dan memukuli ku saja atau bahkan kau bunuh saja aku dari pada kau hanya diam saja seperti ini, bahkan ingin mengakhiri hidup mu sendiri... Kemarilah lihat wajah ku!" Li Hongli menuntut Yueyin agar di menghadap ke arah nya, namun Yueyin masih diam tak bergeming.
Swosh
__ADS_1
Li Hongli mengeluarkan jubah milik nya dan memakaikan nya pada Yueyin.
" Tidak apa jika kau tidak ingin melihat ku, tapi ku mohon bicaralah jangan diam saja! apa kau tidak ingin meminta pertanggung jawaban dari pria bajingan ini" Li Hongli terus bicara dan membujuk Yueyin agar mau berbicara dengan nya, namun Yueyin hanya diam sambil menutup mata nya seakan ia enggan membuka mata.
" Hah... Baiklah jika kamu tidak ingin berbicara, dan jika kamu merasa jijik dengan tubuh mu karena telah di lihat dan di sentuh oleh ku lebih baik biar aku saja yang mengakhiri hidup ku sendiri" dengan gerakan cepat Li Hongli mengambil belati yang berada di genggaman tangan Yueyin dan ingin menggunakan belati itu untuk mengakhiri hidup nya.
Yueyin yang sedari tadi diam langsung tertegun, ia sangat terkejut dengan apa yang Li Hongli lakukan, melihat belati yang hampir mengenai leher Li Hongli tanpa pikir panjang Yueyin langsung menubruk tubuh Li Hongli dan memeluk nya dengan erat, membuat belati di tangan Li Hongli terjatuh.
" Jangan lakukan itu, jangan pernah... Hiks hiks jangan tinggalkan aku" Yueyin menangis dipelukan Li Hongli
Dengan tenang Li Hongli mengusap surai rambut Yueyin, namun tanpa Yueyin sadari Li Hongli tersenyum misterius. Sebenarnya Li Hongli sangat yakin Yueyin tidak akan membiarkan nya melukai diri nya sendiri, bukan karena ia terlalu percaya diri hanya saja hati nya yang mengatakan itu dan terbukti sekarang.
Li Hongli merasa hati nya teriris untuk pertama kali nya ia melihat Yueyin menangis dan itupun di sebabkan oleh nya.
" Sekarang apakah kita bisa berbicara!" Seru Li Hongli
Yueyin melepaskan pelukan nya, meski mereka saling berhadapan tapi Yueyin hanya melihat kebawah saja tanpa berani menatap langsung ke mata Li Hongli.
" Apakah benar kau akan bertanggung jawab!" Setelah Yueyin mengatakan itu suasana menjadi hening.
Tidak ada yang bicara satu pun, sedangkan Li Hongli sedari tadi terus memperhatikan Yueyin.
" Sudahlah aku tahu jawaban mu, kau tidak perlu khawatir aku akan bunuh diri, aku tidak akan melakukan hal bodoh seperti itu lagi... Aku pun tidak akan meminta mu untuk menikahi ku anggap saja ini tidak...”
" Hust..." Li Hongli mengangkat wajah Yueyin untuk melihat nya, ia juga menaruh telunjuk nya di bibir Yueyin untuk menghentikan ucapan gadis itu.
" Apa yang kau bicarakan! Tentu saja aku akan bertanggung jawab atas perbuatan ku, aku pasti akan menikahi mu"
" Tidak perlu aku tidak ingin pernikahan kita hanya karena unsur terpaksa, aku pun tidak ingin menikah dengan orang yang tidak mencintai ku" Yueyin menurunkan jari telunjuk Li Hongli
__ADS_1
" Kamu salah lagi..." Ucap Li Hongli
" Maksud mu!" Yueyin menatap Li Hongli dengan mata indah nya.