
Saat pemimpin bandit itu masuk kedalam desa, dia dan bawahan melihat orang-orang nya telah banyak yang mati, melihat pemandangan desa yang penuh dengan mayat-mayat orang-orang nya membuat dia sangat marah.
" Lihatlah! saat yang satu tiada yang lain nya pun muncul" seru Yueyin mengalihkan perhatian tetua Zhishu dan tetua Qixuan.
" Gadis ****** siapa kau?" Tanya orang kepercayaan ketua bandit itu.
" Aku? Aku orang yang sedang kalian cari. Memang nya siapa lagi aku!" Ucap Yueyin santai sambil menunjuk diri nya sendiri.
" jadi kau ****** yang telah membunuh orang-orang ku" ujar pemimpin Bandit
" aku memang yang membunuh orang-orang bodoh itu, namun aku bukan ****** yang kau sebutkan!" ucap Yueyin acuh tak acuh
" Akan ku bunuh kau gadis ******!" Pemimpin bandit itu turun dari kuda nya, dan ingin menyerang Yueyin dengan gada nya.
" Yin, awas!!"
Dhuarr
Booomm
" Saudari apa yang harus kita lakukan sekarang!" Seru tetua Qixuan panik
" Kita berharap saja Yin baik-baik saja" ucap tetua Zhishu
Karena ledakan itu membuat debu berterbangan di sekitar Yueyin dan pemimpin bandit, hingga menutupi pandangan semua orang, tidak ada yang tahu apa yang telah terjadi di sana.
" Tapi kurasa Yin tidak akan mampu melawan orang itu!"
" Kalian yang seperti nya begitu berani menyerang orang ku!" Sebuah suara terdengar di balik kepulan debu.
Saat debu-debu menghilang terlihat seorang pemuda yang paras nya sangat tampan yang sedang menghadang gada yang di gunakan pemimpin bandit itu hanya dengan sebelah tangan saja.
" Kau di sini? Bagaimana kondisi anak itu?" Tanya Yueyin pada pemuda tersebut dengan sikap santai, tanpa peduli dengan semua orang yang tercengang melihat aksi pemuda tersebut.
" Saat ada yang ingin mengganggu orang ku, mana mungkin aku akan diam saja. Dan tentang anak itu, dia sudah baik-baik saja sekarang, kau tidak perlu cemas!" Jawab pemuda itu dengan tenang seakan dia sedang tidak dalam kondisi yang genting sekarang.
" Siapa orang mu!" Ucap Yueyin acuh
" Li Hongli" seru tetua Zhishu dan tetua Qixuan bersamaan, mereka mengenali pemuda itu yang tidak lain adalah Li Hongli sendiri. Namun mereka sangat terkejut karena tidak dapat merasakan aura milik nya.
Swosh
__ADS_1
BAM!
Li Hongli memukul mundur pemimpin bandit itu, hingga membuat orang itu termundur beberapa langkah.
" Siapa kau anak muda, berani sekali ikut campur urusan ku. Kau cari mati hah..."
" Mengapa begitu banyak orang yang begitu mudah mengatakan tentang kematian seseorang. Dan aku kemari tidak mencari kematian ku sendiri, Raja neraka bahkan tidak akan berani mengambil nyawa ku, sedangkan kau, kau hanya salah satu dari orang yang akan mati di tangan ku!" Ucap Li Hongli acuh tak acuh
Wsosh
Trank
Setelah mengatakan itu Li Hongli melesat menyerang pemimpin bandit itu dengan tombak nya.
Melihat pemimpin mereka yang sedang bertarung, bawahan nya itupun tidak tinggal diam.
" Kalian serang merekaa..."
Orang kepercayaan pemimpin bandit itu yang merupakan wakil ketua memerintahkan yang lain nya menyerang kelompok Li Hongli, sedangkan dia sendiri langsung menghadang Yueyin yang terlihat seperti akan membantu Li Hongli.
Tak tuk tak
" Hiyaaat..."
" nona kau mau kemana, lawan mu adalah aku! Tidak akan ku biarkan kau membantu pemuda itu!" Ucap orang itu tersenyum sinis pada Yueyin.
" Membantu? Siapa yang ingin membantu siapa, dia tidak memerlukan bantuan ku hanya untuk melawan ketua mu itu, untuk apa aku membuang-buang waktu ku untuk membantu nya!" Ucap Yueyin tertawa kecil
" Jangan mencoba membodohi ku gadis tengik, aku tahu tujuan mu untuk membantu pemuda itu, lebih baik ku bunuh saja kau..."
Slash
Wsosh
Yueyin bergerak zig-zag untuk menghindari setiap serangan dari bandit tersebut. Namun bandit itu semakin mempercepat serangan nya, sayangnya lawan nya sekarang adalah Yueyin tidak akan mudah melukai nya.
Tiga orang bandit yang berada di tingkat Suci yang Yueyin lempar dengan cambuk nya ternyata mereka bisa kembali lagi, dan sekarang sedang bertarung dengan tetua Qixuan dan tetua Zhishu.
Cetaarr
Slash
__ADS_1
Cambuk dan golok terus saling berbenturan, membuat suara yang begitu unik.
" Golok penebas bumi.."
Slash
Dhuarr
Yueyin dan orang itu terlihat seimbang, keduanya dapat menghindari serangan masing-masing, meski begitu dia sangat terkejut saat tahu gadis yang menjadi lawan nya dapat menghindari setiap serangan nya dengan cukup mudah, dia bisa mengatakan gadis ini adalah lawan seimbang bagi nya. Tapi dia juga merasa heran saat tidak dapat mengetahui tingkat Kultivasi gadis itu, dia memiliki tebakan liar di pikiran nya, namun dia ragu karena tidak mungkin gadis semuda itu dapat mencapai tingkat yang sama dengan nya.
Jika saja dia tidak melawan nya sendiri, dan orang lain mengatakan tentang kehebatan gadis ini, dia akan menganggap orang itu gila. Sekarang mungkin dialah yang gila, dia bahkan tidak mempercayai pemikiran nya sendiri sekarang ini.
Meski apapun yang dipikirkan orang itu, orang itu belum menyadari bahwa selama pertarungan yang terjadi, Yueyin sama sekali belum mengeluarkan jurus dan teknik nya, yang ia gunakan sedari tadi hanyalah serangan acak saja.
" Gadis manis tidak ku sangka kau cukup hebat juga.." ucap orang itu setelah sama sama terpukul ke belakang.
" namun kau tidak akan terus seberuntung ini, lihatlah teman-teman mu telah terluka parah. Apalagi dengan pemuda itu, lihatlah dia! Dia sekarang menjadi samsak tinju untuk tuan ku" ejek orang itu, hal itu membuat Yueyin menatap ke sekitarnya.
Di sana Yueyin melihat tetua Zhishu dan tetua Qixuan yang sudah terluka parah oleh gabungan dari tiga Kultivator tingkat Suci dan sepuluh orang tingkat Kaisar. Sedangkan Li Hongli sendiri terlihat terus mendapatkan pukulan dengan gada pemimpin bandit tanpa bisa menghindar atau melawan balik, Li Hongli seperti telah pasrah.
" Dasar curang bagaimana bisa tiga belas melawan dua orang" komentar Yueyin melihat kondisi tetua Qixuan dan tetua Zhishu.
Namun saat melihat kondisi Li Hongli, di balik cadar nya sudut mulut nya malah berkedut.
Sejak kapan Li Ge suka bermain dengan lawan nya, pikir nya heran.
Setelah pemikiran itu terlintas dari benak nya, Yueyin malah tersenyum sinis melihat pertarungan Li Hongli dan pemimpin bandit itu, dia sama sekali tidak cemas dengan kondisi Li Hongli. Bukan karena dia tidak mengkhawatirkan Li Hongli, tapi dia percaya Li Hongli tidak mungkin semudah itu kalah.
" Kenapa, apa kau sangat cemas melihat pemuda itu terluka. Seperti nya kalian sangat dekat" ucap orang itu dengan sinis.
" Lalu apa hubungan nya dengan mu" ucap Yueyin acuh tak acuh
" Kauuu... Kau tidak mencemaskan mereka?"
" Mereka terlihat baik-baik saja, apa yang perlu ku cemaskan. Namun seperti nya kau yang harus cemas..." Jeda Yueyin
" Apa maksud mu?"
" Entah itu pemimpin nya, atau bawahan nya mereka sebentar lagi akan di jemput oleh Raja neraka" setelah mengatakan itu Yueyin langsung menghilang dari tempat nya.
Swosh
__ADS_1
" Apa yang kau.... Dimana dia?"