Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 164. Babak Final


__ADS_3

" Di mana musik ini berasal!"


" Sangat indah dan merdu"


" Siapa yang sedang memainkan seruling ini"


" Apakah tuan putri yang sedang memainkan alat musik ini"


" Tidak, permainan seruling tuan putri tidak seindah ini"


" Iya, tuan putri lebih mahir memainkan kecapi"


" Ku dengar, teman pangeran dan tuan putri lah yang sedang memainkan alat musik ini"


" Benarkah..."


" Merdu sekali!!"


Banyak dari penjuru istana yang sedang membicarakan permainan seruling Li Hongli, ada yang memuji, ada juga yang begitu penasaran tentang siapa yang sedang memainkan nya, dan banyak lain nya.


Setelah tiga puluh menit Li Hongli menghentikan permainan seruling nya, Li Hongli berdiri dari tempat nya dan pergi dari sana.


Karena masih terpana dengan permainan seruling Li Hongli tidak ada yang menyadari akan kepergian Li Hongli, bahkan mereka belum menyadari bahwa Li Hongli telah berhenti memainkan seruling nya.


Namun tidak dengan Yueyin dia pun ikut berdiri dan meninggalkan tempat itu, saat Yueyin akan beranjak pergi barulah Yelu dan Ying Yue menyadari nya.


" Nona kau mau ke mana?" Ujar Ying Yue yang menyadarkan Ying Liang, Xin Jiao dan Xin Zhuo.


" Beristirahat, apa lagi!" Jawab Yueyin singkat, tanpa peduli dengan tatapan mereka, Yueyin melanjutkan langkah nya.


" Di mana Li Hongli?" Ujar Xin Jiao yang membuat yang lain nya ikut melihat ke tempat di mana Li Hongli duduk, dan nihil tidak ada siapa pun di sana.


" Seperti nya tuan telah lebih masuk ke dalam untuk beristirahat, kalau begitu aku pun akan kembali ke kamar ku!" Ujar Ying Liang yang di ikuti Yelu dan Ying Yue.


Xin Jiao dan Xin Zhuo saling pandang, tidak lama mereka pun berdiri dan pergi dari taman tersebut.


_____________________________________________

__ADS_1


Keesokan hari nya


Di arena beladiri yang berada di istana Xin telah ramai orang orang yang ingin menyaksikan pertandingan final yang hari ini akan terjadi.


Seperti sebelum nya para peserta hanya di beri waktu istirahat satu hari setelah Turnamen babak semifinal terjadi, bukan hanya itu berbeda dengan babak penyisihan dan babak semifinal, pada babak final ini hanya akan di adakan satu hari satu malam saja. Banyak orang dari berbagai kalangan yang telah menantikan babak final ini bahkan ada beberapa orang yang rela menunggu tidak jauh dari gerbang istana sudah sedari semalam hanya agar tidak kehabisan tempat duduk.


Li Hongli sendiri telah duduk bersama Yueyin, Li Yuwen, Yelu, Ying Yue, dan Ying Liang di kursi para penonton, pertandingan kali ini tidak akan di siapkan kursi untuk para peserta mereka bebas duduk di mana saja yang mereka inginkan asalkan masih dekat dengan tempat mereka bertanding. Namun kebanyakan para peserta lebih memilih berada di tempat yang mencolok dari perhatian para penonton, anggota kerajaan pun telah menempati tempat mereka masing-masing, hanya saja tetua tetua sekte yang menjadi juri belumlah tiba, sehingga pertandingan belum bisa di mulai.


berbicara tentang Minghao, Li Hongli telah memberikan banyak tugas pada nya sehingga dia tidak bisa keluar dari kamar nya, Li Hongli juga tidak mengijinkan nya keluar, dia juga memasang berbagai array di kamar nya untuk berjaga-jaga.


Awal nya Xin Jiao ingin duduk bersama Li Hongli dan yang lain nya, namun Raja Xin melarang nya karena posisi nya sebagai seorang putri akan membuat banyak rumor tidak enak dari para penonton.


Arena pertandingan pun sudah banyak berubah hanya dalam satu hari satu malam. Tiga arena yang di gunakan untuk bertanding kemarin sudah menghilang dan sudah di gantikan oleh sebuah arena besar di tengah lapangan.


" di mana Lan, dan Xiang tuan seperti nya sudah lama aku tidak melihat nya" tanya Yelu penasaran ke mana pergi nya kedua peliharaan tuan nya ini


Li Hongli menunjukkan jubah tangan nya keluarlah kepala Lan dari sana, Lan yang memperhatikan tempat sekitar nya langsung keluar dari persembunyian nya.


" Lan dan Xiang baru saja keluar dari Kultivasi tertutup nya, Xiang sendiri pergi bermain"


Lixue sendiri telah sedari tadi bermanja dengan Yueyin, Lan yang melihat langsung keluar dari jubah Li Hongli dan mendekati Yueyin, dia juga ingin di manja seperti itu, namun tuan nya Li Hongli sangat dingin dan tidak suka melakukan hal seperti itu.


" Jangan terlalu baik pada serigala itu, dia suka berbohong di mana mana" ucap Li Hongli tanpa merasa kasihan sedikit pun pada Lan.


Lan yang dikatakan pembohong oleh tuan nya tidak mampu berbuat apa pun, jika itu orang lain dia rasa nya ingin mencakar cakar wajah nya, sayang nya dia adalah tuan nya yang dingin dan tidak peduli.


" Tuan di mana aku selalu berbohong" batin Lan dengan sedih, namun ratapan nya tidak di peduli oleh Li Hongli


" Kucing kecil bagaimana kalau kau bersama ku saja" ucap Ying Yue polos mata nya penuh binar dan ingin mengambil hewan kecil itu kepangkuan nya.


Mendengar panggilan dari Ying Yue, Lan tidak tahu rasa nya harus tertawa atau menangis, dia adalah seekor serigala di mana bisa di sebut sebagai seekor kucing, pikir nya


" Nona..." Seru Ying Yue pada Yueyin penuh harap bisa mengambil kucing kecil itu dari pangkuan Yueyin.


" Ambillah" ujar Yueyin acuh tak acuh


" Terima kasih nona"

__ADS_1


" Patuh dan diam" ujar Yueyin sebelum menyerahkan Lan pada Ying Yue


Lan menatap Yueyin dengan mata berkaca-kaca, 'nona kau sungguh jahat... Apa Kau telah menjual ku pada orang lain' seperti itulah yang dipikirkan oleh Lan.


Lixue yang melihat itu meleletkan lidah nya pada Lan untuk mengejek serigala itu. Lan menatap Li Hongli ia ingin mengadukan perbuatan rubah licik itu, namun Li Hongli sama sekali tidak mempedulikan nya dengan pasrah dia duduk dengan tenang di pangkuan Ying Yue, menurut nya tidak buruk juga elusan dari gadis ini.


Tidak lama kemudian para juri pun datang, mereka pun duduk di tempat yang telah di sediakan, namun salah satu juri bukan pergi ke tempat duduk nya melainkan ke tengah arena.


Di tengah arena, Juri sedang berdiri dan mengangkat tangan nya " Sesuai dengan aturan yang telah di tetapkan, bahwa setiap peserta yang menaiki arena sudah tidak bisa menyembunyikan identitas nya lagi, tapi tenanglah setiap peserta yang sudah memasuki babak final pasti akan mendapatkan perlindungan dari Sekte dan kerajaan Xin Secara penuh termasuk keluarga mereka"


Para penonton pun bersorak dengan antusias Jelas momen inilah yang mereka tunggu tunggu.


" Untuk para peserta pada babak ini kalian di perbolehkan untuk saling membunuh, kecuali peserta yang menjadi lawan kalian telah menyerah dan keluar dari arena, namun jika kalian takut mati lebih baik sebelum pertandingan di mulai kalian terlebih dahulu menyerah.... Dan juga selamat untuk sepuluh orang yang telah memasuki babak final kalian akan bisa masuk sekte yang kalian inginkan" lanjut nya dengan sedikit nada sindiran di akhir kalimat nya.


" Hahaha... Akhir nya babak final ini di mulai, aku sudah tidak sabar melihat wajah orang itu" ujar salah satu penonton dengan semangat


" Kau benar aku juga penasaran, aku sendiri tidak yakin berapa usia nya?"


" Yang penting apa dia berasal dari ibukota kerajaan Xin atau bukan. Jika iya, Kenapa dia harus bersembunyi dan jika tidak, bukankah dia terlalu sombong untuk mengikuti turnamen tahunan ini"


" Apa kau bodoh.... Seperti nya pikiran mu terlalu dangkal, tidak peduli dari mana dia berasal, yang kuat akan selalu di hormati"


Begitulah ucapan ucapan para penonton


Juri sedang memegang kota dan berkata " Pertandingan kali ini cukup mudah, aku akan mengambil dua kertas secara acak dari kotak ini, dan masing-masing kertas sudah berisikan nama peserta"


Juri itu pun langsung memasukan tangan nya ke dalam kotak, sebelum dia mengaduk dan mengambil dua kertas dari dalam kotak.


" Pertandingan pertama adalah Li Xinxin dan Wu Yu, kalian berdua bisa memasuki arena" ucap Juri


Kedua orang yang di sebutkan nama nya pun dengan segera memasuki arena.


Di arena Wu Yu dan Li Xinxin pun saling memandang, sebelum mereka dengan bersamaan menangkupkan tinju nya sebagai salam.


Juri yang melihat itupun mengayunkan tangan nya " Maka pertandingan pertama di mulai"


" nona meski pun kau seorang gadis aku tidak akan segan pada mu" ujar Wu Yu

__ADS_1


" Tentu"


Pertandingan di antara mereka berlangsung sangat singkat, di mana kemenangan berada di pihak Wu Yu.


__ADS_2