Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 51. Malam Berdarah


__ADS_3

" Saat nya kau pergi ke neraka" batin Li Hongli


Li Hongli kemudian mengeluarkan pedang kayu nya dari cincin penyimpanan, lalu dengan gerakan yang sangat cepat, Li Hongli sudah berada di dekat tetua Klan Da yang sedang tertidur, bersamaan dengan kedatangan Li Hongli kepala tetua tersebut juga langsung terjatuh dan menggelinding di lantai, darah juga terlihat mulai mengotori tempat tidur nya.


" Satu" hitung Li Hongli lalu keluar dari kamar tetua tersebut.


Tidak lama kemudian Li Hongli muncul di kediaman megah lain nya, dengan cepat Li Hongli langsung masuk ke dalam bangunan tersebut, karena sudah tidak mau memeriksa kamar satu persatu, Li Hongli kemudian mencoba dengan cara lain, Yaitu merasakan keberadaan target nya dengan menggunakan indera surgawi nya.


Cara yang Li Hongli gunakan sekarang terbukti lebih cepat di bandingkan cara sebelum nya. Karena dengan hitungan detik saja, Li Hongli sudah bisa mengetahui di mana keberadaan target nya, setelah itu Li Hongli langsung menuju target nya itu berada.


Sama seperti sebelumnya nya, tetua yang sekarang pun sedang tertidur, tanpa basa-basi lagi, Li Hongli langsung membunuh tetua klan Da yang sedang tertidur tersebut, dengan cara memenggal kepala nya.


" Dua"


Setelah itu, Li Hongli Pergi dari kediaman itu dan muncul kembali di atap bangunan megah lain nya. namun kali ini, Li Hongli nampak bingung dan heran meski begitu ekspresi wajah nya tetap datar, karena penjaga yang berjaga di depan kediaman tersebut sangatlah banyak lebih banyak dari kediaman yang telah ia datangi.


Karena penasaran Li Hongli mencoba memeriksa bangunan tersebut dengan menggunakan indera surgawi nya. Setelah beberapa saat memeriksa, Li Hongli tiba tiba tersenyum tipis, ketika menyadari bahwa yang tinggal di bangunan tersebut adalah Da Yan.


" Padahal aku hanya berniat membunuh beberapa dari mereka saja untuk sekarang, tapi tidak masalah dia akan menjadi target terakhir ku untuk malam ini. Ck, ck, ck jika saja bukan karena nya keluarga ku tidak mungkin harus meninggalkan klan nya, tapi tidak masalah dengan begitu aku punya alasan untuk membunuh Li Zu dan keluarga nya" Ucap Li Hongli kemudian masuk ke dalam bangunan tersebut.


Jika saja, klan Da tidak membuat keluarga nya susah setelah keluarga nya di usir dari klan Li, mungkin ia akan sedikit bersabar untuk membantai klan Da ini, tapi klan Da selalu saja mengganggu keluarga nya bahkan membuat kekacauan di bisnis yang sedang ayah nya jalani, mungkin jika Mu Zhao tidak membantu Li Yuwen dalam bisnis yang sedang di kelola nya, sekarang sudah pasti akan hancur, Ia pun tau semua cerita nya dari Yelu.


Tapi ia juga harus berterima kasih pada Da Yan, jika bukan karena dia mungkin ia masih tetap terikat dengan klan yang di ketuai oleh orang yang bahkan selalu ingin menghabisi nya nyawa nya dan keluarga nya. sehingga jika ia membunuh orang itu ia tidak perlu memandang klan Li, walau pun dari dulu memang ia tak pernah peduli dengan klan itu.


Setelah berada di dalam kamar Da Yan, ia melihat Da Yan sedang berkultivasi, Da Yan pun baru setahun yang lalu sembuh dari cidera nya tapi sayang sekali seperti nya, ia mencari musuh yang salah.


" Kau akan segera menjadi penghuni neraka selanjut nya" gumam Li Hongli sinis


Dengan segera Li Hongli langsung membunuh Da Yan, tapi tidak seperti kedua tetua yang telah ia bunuh Li Hongli tidak hanya memenggal kepala Da Yan saja, ia juga memotong tangan dan kaki Da Yan menjadi beberapa bagian hingga darah nya membanjiri kamar Da Yan.


Li Hongli tidak ingin berlama-lama di kamar Da Yan, setelah selesai melakukan tugas nya, Li Hongli langsung pergi dari sana, dan muncul kembali di atap bangunan milik Da Yan.


Setelah ini ia tidak akan membunuh tetua klan Da yang lain nya, karena ia tidak ingin membantai klan Da terlebih dahulu, mereka harus merasakan rasa sakit yang lebih sakit dari kematian.


Sekarang Li Hongli sedang mencari ruang penyimpanan harta klan Da dengan indera surgawi nya.

__ADS_1


Setelah menemukan nya ia langsung pergi kebangunan yang memiliki penjaga yang benar-benar ketat, sebelum masuk ke dalam bangun itu Li Hongli terlebih dahulu membuat mantra ilusi seperti yang ia lakukan terhadap Klan Li.


Setelah nya ia masuk ke dalam bangunan itu tanpa di ketahui oleh para penjaga itu.


" Kekayaan klan Da memang lebih besar di bandingkan klan Li" ucap Li Hongli sinis


"Cihh formasi tingkat rendah" ucap Li Hongli melihat ada mantra formasi pelindung yang melindungi ruangan itu.


Tanpa membuat mantra formasi itu bereaksi Li Hongli masuk dengan mudah dan menjarah semua harta yang ada di sana.


Setelah selesai melakukan tugas nya ia pergi dari nya, melepaskan mantra ilusi dari sana dan meninggalkan kediaman Klan Da, Li Hongli pergi menuju kediaman nya sendiri.


_____________________________________________


Pagi di keesokan hari nya telah tiba, Di kediaman klan Da, ada dua pelayan yang sedang membawakan makanan ke kamar Da Yan.


" Ayo cepat tuan muda akan marah jika kita tidak membawa sarapan nya tepat waktu" ucap salah satu pelayan


" Iya aku tahu" jawab satu pelayan yang lain nya


Tok tok tok


Tapi tidak ada jawaban dari dalam


" Kenapa tidak ada jawaban dari dalam, tidak seperti biasa nya" ucap salah satu pelayan


Pelayan yang lain nya menyenggol tangan pelayan yang sedang mengetuk pintu.


" Ish... Ada apa" tanya nya


" I-itu itu seperti darah" ucap pelayan itu dengan gagap


" Ap...." Sebelum pelayan yang satu nya menyelesaikan ucapan nya ia melihat apa yang teman nya lihat, ya mereka melihat genangan darah yang keluar dari celah pinta kamar


" Penjaga" Teriak pelayan satu

__ADS_1


Salah satu Penjaga yang mendengar ada suara teriakan segera mendatangi nya.


" Ada apa, kenapa kalian berteriak" tanya penjaga itu


" I-itu" ucap pelayan dua


Penjaga itu mengikuti arah yang di tunjukan oleh pelayan yang ada di depan nya.


" Darah" gumam penjaga tersebut


" Kalian minggir" ucap penjaga itu


Kedua pelayan menyingkir di depan pintu, dan penjaga itu tanpa ragu mendobrak pintu kamar Da Yan, karena jika terjadi sesuatu pada tuan muda nya bisa bisa ia yang akan di penggal.


Saat pintu terbuka genangan darah semakin banyak dan membanjiri kamar itu, mereka mengikuti di mana darah itu berasal sampai mereka bertiga melihat hal yang mengerikan yaitu ada sebuah mayat, dan tubuh mayat itu terpotong menjadi beberapa bagian, kepala tangan, kaki telah tidak menyatu lagi dengan tubuh nya.


" Akhhh...." Pelayan satu yang melihat pemandangan di depan nya berteriak


" Huek, Huek" Sedangkan pelayan kedua menutup mulut nya dengan kedua tangan nya ingin muntah, melihat mayat itu terpotong menjadi beberapa bagian, dan terlihat sangat mengerikan.


Penjaga yang berjaga di dekat tempat itu menghampiri kedua pelayan dan satu penjaga itu karena mendengar teriakan dari pelayan tersebut.


" Siapa yang melakukan ini" ucap penjaga yang baru tiba melihat hal mengerikan apa yang terjadi didepan nya


" Entahlah, tapi siapa pun yang melakukan ini pasti adalah orang yang sangat kejam"


" Tapi kenapa kita tidak mendengar keributan sama sekali, seharusnya dengan penjaga yang sangat ketat di tempat ini, tapi kenapa tidak ada suara apa pun sama sekali"


" Habislah kita jika ketua tau, kita akan mati di tangan nya"


" Tapi kita harus memanggil nya, kita akan mendapatkan masalah lebih besar jika kita tidak segera memanggil ketua"


" Pelayan salah satu dari kalian panggil dan beritahu ketua" ucap salah satu penjaga


Tanpa bisa membantah salah satu pelayan itu menuju kediaman ketua mereka.

__ADS_1


__ADS_2