
Di dalam dunia makam waktu tempat dimana Li Hongli berada.
Li Hongli mencoba mengartikan tulisan yang terdapat dari kitab ruang dan waktu, awal nya ia masih bingung dengan apa yang di maksud dengan tulisan tersebut.
Setelah beberapa saat Li Hongli bermeditasi dan menjernihkan pikiran nya akhir nya ia memahami konsep ruang dan waktu pada lembar pertama kitab tersebut.
' Ruang adalah keberadaan dan waktu adalah proses kehidupan, Ruang dan waktu saling berkaitan namun dapat saling menghancurkan'
Li Hongli teru mengingat isi yang tertulis di dalam kitab, perlahan dia mulai mengartikan satu persatu kata dari kalimat tersebut.
" ruang adalah sebuah keberadaan seperti tempat ini. Dunia ini adalah ruang, alam semesta adalah ruang, Segala bentuk yang ada di dunia ini adalah ruang, tanpa ruang, Waktu akan terhenti, dan perlahan tidak akan ada waktu karena tidak ada keberadaan di sana..."
" Sedangkan waktu adalah proses kehidupan, masa lalu, masa depan dan masa kini ketiga nya adalah waktu. Semua yang berkaitan dengan keberadaan adalah waktu. Tanpa waktu, keberadaan tidak akan ada artinya, keberadaan tidak akan ada tanpa ada nya waktu"
" Namun waktu dapat menghancurkan keberadaan begitu pun sebaliknya. Keberadaan bisa menghancurkan waktu, memutar balikkan takdir dan membawa perubahan pada masa depan. Keberadaan dapat mengatur waktu, Namun akan ada sebab dan akibat..."
Li Hongli mengeluarkan sebuah energi berwarna abu-abu dan melemparkan nya ke udara. Setelah energi itu di lempar, tiba-tiba sebuah lubang muncul di udara, lubang itu bukan lah lubang biasa karena ia menggunakan elemen ruang dan waktu untuk membuat nya, sehingga jika lubang itu lebih besar lagi akan dapat di gunakan sebagai pintu antar dimensi.
" Jadi begitu..." Gumam Li Hongli tersenyum tipis
Namun Li Hongli tidak menyangka menggunakan elemen ruang dan waktu sangat menguras energi Qi nya, sehingga ia tidak bisa selalu menggunakan nya, dengan ini juga ia sadar kemampuan nya masih sangat lemah.
Li Hongli kembali mencoba dengan hal lain setelah menghilang lubang dimensi tersebut. Ia melemparkan bola energi abu-abu ke sebuah tanaman kecil.
Tanaman tersebut perlahan melakukan perubahan, perlahan ukuran tanaman tersebut membesar bahkan berbunga.
Li Hongli terlihat cukup puas ketika melihat tanaman tersebut membesar dan berbunga meski proses nya cukup lambat, energi yang pertama Li Hongli gunakan adalah konsep ruang dan waktu, sedangkan yang kedua adalah konsep dari waktu.
__ADS_1
Saat ini Li Hongli baru dapat menggunakan pemahaman nya tentang ruang dan waktu hanya sebanyak 6 kali, namun menggunakan jurus yang terdapat di dalam kitab ruang dan waktu sangat menguras energi membuat ia membutuhkan istirahat sebelum melanjutkan membuka lembar kedua.
" Dengan ini aku bisa mempercepat proses pertumbuhan tanaman-tanaman yang terdapat di dunia cincin dimensi, namun membutuhkan banyak waktu untuk melakukan nya karena sangat menguras energi Qi" ucap Li Hongli menghela nafas nya berat.
Li Hongli memilih untuk memulihkan kondisi nya terlebih dahulu sebelum melanjutkan latihan nya.
_____________________________________________
Di goa tempat Yueyin berada
Yueyin dan Lien Hua telah berada di tempat dimana burung Elang biru tinggali selama ini.
Di sana banyak tumpukan emas dan harta lainnya, bahkan terdapat banyak tanaman langka yang tumbuh dengan subur.
Namun semua itu tidak membuat Yueyin tertarik ia hanya tertarik dengan sebuah sarang burung besar yang berada di atas sebuah batu yang berada di tengah sebuah danau.
" air mata Phoenix..." Gumam Yueyin setelah mengecek danau tersebut.
" Danau ini terbuat dari air mata Phoenix dan sangat berguna untuk berkultivasi" jawab Yueyin
Air mata Phoenix bukan hanya terbuat dari air mata Phoenix saja namun ada esense darah murni Phoenix sehingga membuat energi yang terkandung di dalam danau itu sangat besar, Yueyin juga menduga ada inti kristal jiwa Phoenix di dasar danau namun ia hanya menduga nya saja.
" Benarkah, apakah jika aku berkultivasi di danau itu, Kultivasi ku akan meningkat dengan cepat?" Tanya Lien Hua dengan mata berbinar
" Benar..."
Lien Hua dengan senang ingin mendekati danau dan berkultivasi di danau tersebut, namun ia menghentikan langkah nya takut-takut akan ada monster yang muncul di dalam danau.
__ADS_1
Itu menakutkan!
" Kenapa kau masih disini, pergilah dan berkultivasi di danau itu!" Ucap Yueyin acuh
" Tapi apakah tidak akan ada siluman air di dalam sana?"
" Hmm... Jika ada kau hanya akan mati!" Ucap Yueyin acuh
Kau sungguh jahat Yin, pikir nya
Yueyin bergerak menuju batu yang begitu tinggi itu untuk menghampiri sarang burung Elang biru yang begitu besar.
Terdapat tiga telur burung di sarang tersebut, namun kedua telur berubah warna menjadi hitam seperti nya sudah mati sedangkan telur satu nya lagi masih memancarkan energi meski sangat lemah.
" Seperti nya kedua iblis itu ada hubungannya dengan kondisi burung Elang biru dan telur nya, kedua telur nya yang lain nya telah lama mati, sedangkan telur satu nya lagi sangat lemah, jika saja telur ini tidak sengaja menyerap energi yang terdapat di danau tersebut, telur ini sudah lama mati.."
" Elang biru itu seperti nya tidak pernah mendekati telur telur nya karena takut mereka mati, dan kedua telur itu adalah dampak saat dia mencoba mendekati sarang nya.... Jika aku tidak salah aura hitam dan luka yang ia dapatkan berasal dari elang biru yang mencoba mengusir dan melawan kedua sosok iblis tersebut" ucap Yueyin
Yueyin menyentuh telur tersebut dan mengalirkan energi Qi dan sedikit energi kehidupan nya untuk membantu memulihkan kondisi telur burung elang biru tersebut.
Merasakan ada energi lembut dan hangat yang mengalir dengan rakus telur itu menyerap energi yang sedang Yueyin alirkan.
" Bagaimana cara ku membawa telur ini, mana mungkin aku memasukkan nya kedalam cincin penyimpanan yang ada telur ini hanya akan mati, di saat seperti ini juga tidak ada Li Hongli, jika ada dia mungkin aku bisa menyimpan nya di dalam cincin nya... Tidak, tidak aku tidak boleh terus bergantung dengan nya, lebih baik aku memikirkan cara lain!" Gumam Yueyin bingung
" Tuan kau bisa memasukkan telur itu kedalam kalung mu" tiba-tiba sebuah suara terdengar, tentu saja mendengar suara tersebut membuat Yueyin terkejut dan tidak tahu berasal dari mana sumber suara itu.
Ia melihat ke sekeliling namun tidak ada siapapun di sana selain dia dan telur di hadapan nya, mana mungkin telur itu yang berbicara. Sedangkan Lien Hua ia lihat sedang fokus berkultivasi, jadi tidak mungkin dia yang melakukan nya.
__ADS_1
" Tuan aku berada di dalam kalung mu!" Suara itu terdengar kesal
" Kalung?" Tanpa sadar Yueyin menyentuh kalung yang terpasang di leher nya yang dulu pernah Li Hongli berikan pada nya.