
" Itu tidak mungkin, lalu kenapa kau tidak membawa para prajurit, dan-dan dimana teman mu itu!"
" Soal mereka tidak membawa para prajurit, pangeran Fan Shen sudah menjelaskan nya dari awal keberangkatan mereka, karena itu aku mengutus jenderal Howin untuk mengikuti mereka. Pangeran ketiga tidak ingin sampai istana tidak ada yang menjaga juga kabar di hutan Gao terdapat sesuatu yang mengerikan juga belum di pastikan benar tidak nya. Apakah itu masih belum membuktikan kesalahan kalian!" Seru Raja Fan Yaling terlihat sangat marah.
" Ayahanda percayalah pada ku, aku di jebak. Jika tidak, kau boleh tanyakan pada mereka kemana pergi nya teman nya itu!" Ucap Fan Jue takut
" Saudara ku? dia pergi setelah mengalahkan siluman itu. Tentu kalian penasaran bagaimana cara kami dapat keluar hidup-hidup melawan siluman tingkat Suci, itu semua berkat bantuan saudara Hongli, dia merupakan Kultivator yang sangat hebat. Kerajaan Fan berhutang budi padanya, tanpa adanya bantuan dari dia tidak akan ada aku, kakak kedua, jenderal Howin dan kalian berdua disini, bahkan tidak akan ada lagi kerajaan Fan di benua bintang biru ini" ujar Fan Jiangwu
" Habis sudah, pemuda bodoh ini telah membuat ku terjerumus kedalam jurang" batin Fei Hung pasrah
" Tidak pasti ada yang salah..."
" Prajurit bawa pangeran pertama dan jenderal Fei dan masukkan mereka kedalam penjara" ucap Raja Fan tegas
" Yang mulia tolong ampuni Jue'er ini pasti ada yang salah, mereka yang salah, mereka yang menjebak putra kita!" Histeris ibu Fan Jue
" Tidak tidak putra ku, jangan bawa dia!!"
" Pelayan bawa selir kedalam kamar nya, dan jangan biarkan dia keluar..."
" Baik yang mulia..."
" Menteri buat dekrit untuk semua orang dan rakyat kerajaan Fan, pangeran ketiga Fan Jiangwu akan di angkat menjadi putra mahkota, dia telah berjasa besar pada kerajaan dengan membunuh siluman yang telah membuat masalah!"
" Baik yang mulia"
_____________________________________________
Di tempat lain
Li Hongli dan Yueyin berjalan di kota hujan, seperti namanya kota hujan, kota ini setiap waktu selalu hujan, meski begitu tidak ada petir hanya sebuah hujan biasa.
Walaupun hujan tidak mengurangi kemegahan kota tersebut, masih banyak pedagang yang berjualan di kota itu.
Banyak juga pengunjung yang sengaja singgah atau hanya lewat saja di kota ini.
Kota hujan juga memiliki sebuah kisah yang melegenda, cerita nya dulu kota ini hanya sebuah wilayah yang tandus, namun seorang Kultivator yang hebat datang ke wilayah ini dan membuat nya menjadi subur, dia juga disebut sebagai dewa karena mampu menurunkan hujan. Namun penduduk di sana mengetahui rahasia dewa itu yang memiliki senjata pusaka tingkat dewa yaitu busur air, membuat penduduk kota menjadi serakah dan ingin mengambil senjata pusaka itu, hingga membuat Kultivator itu marah besar dan terjadilah perang yang besar.
__ADS_1
Puncak kemarahan nya saat penduduk desa, membunuh keluarga nya hanya untuk mendapatkan senjata pusaka, sehingga dia membuat agar kota itu terus turun hujan tanpa henti.
Namun keunikan kota hujan, air hujan tersebut ternyata dapat menjadi obat penyembuh untuk penyakit apapun, namun juga dapat menjadi racun sesuai orang yang meminum nya, jika dia memiliki hati tulus air hujan akan membawa berkah tapi jika sebaliknya hanya akan menjadi kutukan.
" Jadi seperti itu cerita nya Li Ge, sungguh hati manusia tidak dapat di tebak!" Seru Yueyin yang mendengar semua cerita itu dari Li Hongli
" Ya, banyak terjadi peperangan dan pertumpahan darah hanya karena sebuah keserakahan! Namun makhluk hidup tidak akan bisa terlepas dari emosi itu" ujar Li Hongli
" Seperti nya yang paling serakah adalah manusia, manusia sering membedakan sesuatu hanya karena sedikit perbedaan. Mungkin tidak memiliki perasaan akan lebih baik, sehingga tidak akan ada keserakahan di dunia ini" ucap Yueyin acuh
" Kamu salah Yue'er, perasaan sangat di perlukan di dunia ini, mungkin kadang perasaan akan membawa dendam dan kebencian, namun karena memiliki perasaan juga kita dapat memahami orang lain dan dapat membedakan mana yang baik dan buruk. Jika seseorang tidak memiliki perasaan dia hanya akan hidup menjadi satu sosok yang mengerikan mungkin dia juga dapat menjadi mesin membunuh yang tidak akan ragu membunuh anak kecil sekalipun" jelas Li Hongli
" Aku mengerti Li Ge, namun sekarang aku ingin kita berkeliling pasar ini hmm.."
" Baiklah sesuai keinginan mu.."
Mereka berdua berkeliling pasar sambil mencari penginapan untuk mereka beristirahat malam ini.
Keesokan hari nya
" Li Ge kemana tujuan kita selanjutnya?"
" Pulau awan"
" Pulau awan? Bukankah itu adalah wilayah terlarang, untuk apa Li Ge pergi ke sana, yang ku dengar di tempat itu terdapat salah satu dari para jagoan kalau tidak salah itu adalah tempat tinggal dewa angin!"
" Tujuan ku memang pergi ke sana, dewa angin yang kau sebutkan itu merupakan guru ku" ucap Li Hongli tersenyum
" Pantas saja ilmu Li Ge sangat hebat" ucap Yueyin sedikit terkejut
" Nanti akan ku perkenalkan kamu pada nya, dia sudah aku anggap ayah ku sendiri" ucap Li Hongli mengusap rambut Yueyin dengan lembut.
" Baik"
" Sayang sekali kita harus pergi dari kota ini..."
" Masih ada kota yang lebih indah dari ini kau akan melihat banyak tempat indah lain nya hmm.."
__ADS_1
" Aku tidak sabar menantikan nya, Li Ge harus membawa ku"
" Baik.."
_____________________________________________
Di tengah perjalanan Li Hongli dan Yueyin, mereka berdua mendengar sebuah pertempuran tidak jauh dari tempat mereka berada.
" Seperti nya ada yang yang bertarung!" Seru Li Hongli
" Arah nya dari sebelah barat, apakah kita akan ke sana!" Ucap Yueyin
" Kita lihat saja dulu"
" Baik"
Di tempat lain
Terlihat seorang pemuda yang sedang bertarung dengan sepuluh orang.
Pemuda itu terlihat sudah terluka cukup parah, meski begitu ia masih berdiri dan melawan kesepuluh orang itu.
Di sekitar mereka sudah terdapat mayat lima orang yang telah pemuda itu kalahkan.
" Hahaha menyerah saja kau Wang Xiuhuan, tenang saja aku akan membunuh mu dengan cepat agar kau tidak merasakan sakit, bagaimana baik bukan diri ku!" Ucap Seorang pemuda yang ada tidak jauh dari pertarungan, dia adalah pemimpin dari kelompok itu.
" Cuih, tidak Sudi aku menyerah pada pemuda manja seperti kau. Jika kau berani bertarung dengan ku satu lawan satu, jangan hanya mengandalkan anjing-anjing mu ini saja" ucap pemuda yang di kepung dengan nada mencibir.
" kau..."
" Tuan muda jangan sampai terprovokasi, dia pengguna racun akan sangat berbahaya jika kau bertarung satu lawan satu dengan nya" ucap salah satu orang yang mengepung Wang Xiuhuan
" Benar juga, yang ada aku akan mati oleh racun nya" batin nya
" Wang Xiuhuan kau pikir aku bodoh, racun mu akan langsung membunuh ku, lebih baik kau diam dan menurut saja, aku akan membunuh mu untuk mewakili sekte aliran putih menumpas para penjahat sekte aliran hitam seperti mu" seru pemuda itu sombong.
" Zhaoyang Cheung jangan sombong kau, guru ku akan membalas dendam jika sampai kau membunuh ku, apa kau ingin terjadi peperangan antar dua aliran uhuk-uhuk.." ucap Wang Xiuhuan yang berbicara pada pemuda yang ternyata adalah Zhaoyang Cheung
__ADS_1