Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 52. Kematian Da Yan


__ADS_3

Di kamar ketua Da Shan


Tok tok tok


Mendengar ketukan Da Shan membuka pintu kamar nya, dan melihat ada satu pelayan di depan kamar nya.


" Ada apa pelayan" tanya Da Shan karena ia merasa sama sekali tidak pernah memanggil pelayan satu pun.


" I-itu ketua tuan muda Da Yan...." Ucap pelayan itu gugup


" Yan'er? ada apa dengan nya, dia baik baik saja kan" tanya Da Shan dengan panik


" Lebih baik ketua segera ke kamar tuan muda, anda akan mengetahui nya di sana"


Tanpa mendengarkan ucapan pelayan itu, Da Shan dengan ilmu meringankan tubuh nya melesat menuju kamar anak kedua nya.


Da Shan sudah sampai di kamar anak kedua nya ia dapat melihat ada genangan darah yang mengering sebagian, tubuh nya gemetar tak mampu membayangkan apa yang terjadi pada anak kedua nya, yang ada di dalam pikiran Da Shan sekarang hanyalah apa yang ia bayangkan setelah melihat genangan darah itu tidak lah benar, dan putra kedua nya baik baik saja.


Namun sayang nya, apa yang di harapkan oleh Da Shan sama sekali tidak sama dengan kenyataan nya, karena saat ini tepat di hadapan Da Shan, tubuh anak nya terbujur kaku di tempat tidur dengan bersimbah darah dan bagian bagian anggota tubuh nya seperti kaki dan tangan tidak lagi menyatu dengan tubuh nya, sedangkan kepala nya tergeletak di atas lantai.


Dengan tangan yang gemetar Da Shan kemudian mengambil kepala anak nya dan kemudian mencoba meletakkan nya di posisi semula begitu juga dengan kaki dan tangan nya, dengan harapan agar anak kedua nya bisa kembali hidup kembali, namun tentu nya hal itu tidak mungkin terjadi, karena Da Yan telah mati.


" Apa yang terjadi... Kenapa ini bisa terjadi bukan kah kalian selalu berjaga di tempat ini, apa kalian sama sekali tidak becus untuk menjaga kediaman ini, bagaimana bisa ada penyusup yang menyusup kamar anak ku tapi kalian sama sekali tidak mengetahui nya...haaaahh" Teriak Da Shan marah melihat keadaan anak kedua nya


" Katakan kenapa kalian diam saja, apa kalian semua tuli" teriakan Da Shan kembali terdengar


" Dimana Yun'er" panik Da Shan karena belum melihat keberadaan anak pertama nya

__ADS_1


Saat Da Shan sedang murka, ada seorang pemuda masuk ke dalam kamar Da Yan


" Ada apa ini kenapa kalian berkumpul di sini" tanya pemuda tersebut


Mendengar suara seseorang yang sangat ia kenal, Da Shan menolehkan kepala nya kebelakang dan melihat kedatangan anak pertama nya.


" Yun'er" ucap lirih Da Shan


Mendengar ada yang memanggil nama nya pemuda itu pun menoleh, pemuda itu yang tidak lain Da Yun sangat terkejut melihat kondisi kamar adik nya yang penuh dengan darah, apa lagi ia melihat kondisi ayah nya sangat kacau, ia pun mendekat pada ayah nya, Da Yun tidak melihat kondisi adik nya karena terhalangi oleh tubuh ayah nya.


" Ayah ada apa ini, kenapa...." Sebelum menyelesaikan ucapan nya, Da Yun melihat kondisi adik nya yang sangat mengenaskan, di mana kaki, tangan, dan kepala nya terpisah dari tubuh nya


" Da… Ya-n, ada apa ini kenapa keadaan adik Yan bisa seperti ini" tanya nya beruntun


Da Shan hanya bisa menggelengkan kepala tidak tau apa yang telah terjadi kepada putra kedua nya.


" Maaf tu-tuan muda pertama dan ketua, kami para penjaga sama sekali tidak tau akan terjadi hal seperti ini, ka-kami bahkan tidak pernah mendengar ada suara keributan atau melihat ada penyusup yang menyusup ke kamar tuan muda kedua, dari semalam semua nya aman tuan muda" jelas penjaga yang di tunjuk Da Yun


" Lalu apa ini.... Haaahh kenapa semua ini sampai terjadi pada adik ku jika kalian berjaga di tempat ini" ucap Da Yun marah


" Kejam! Benar benar sangat kejam! Aku tidak akan pernah memaafkan siapa pun yang telah melakukan ini pada adik ku" ucap Da Yun sambil menangis di dekat tubuh adik nya.


" Cepat cari tau siapa yang telah melakukan ini pada anak ku, jika kalian tidak menemukan nya lebih baik kalian mati" ujar Da Shan


Sebelum para penjaga itu tenang ada dua orang yang datang, salah satu nya salah satu tetua klan Da dan satu nya lagi seorang penjaga


" Salam ketua" ucap kedua nya

__ADS_1


" Ketua ada apa ini" ucap tetua klan Da


Tidak ada jawaban dari sana sehingga tetua itu mendekat ke arah di mana tatapan ketua nya sedang manatap


" Astaga Da Yan, kenapa dia bisa seperti ini" ucap tetua itu


" Tetua kedua ada apa kau kemari" tanya Da Shan dengan lirih


" Maaf ketua saya tidak tau tentang kejadian yang menimpa Da Yan....... dan tadi


saya ingin pergi ke kamar anda tapi pelayan bilang bahwa anda berada sini, dan saya ingin menyampaikan sesuatu..... bahwa kita juga mendapat dua berita duka lagi, dan...." Ucap tetua kedua ragu mengatakan nya


" Apa maksud mu tetua kedua, katakan" tanya Da Shan kembali


Da Shan kembali merasakan firasat yang buruk dengan berita yang akan di sampaikan oleh tetua kedua


" Tetua ketiga dan tetua keenam di temukan mereka terbunuh di kamar nya dengan keadaan kepala mereka terpenggal...." Jeda tetua kedua


" Apaaa ... Bagaimana mungkin" ucap Da Shan tidak percaya


" Dan salah satu ruang penyimpanan harta yang Klan kita memiliki ada seseorang yang mencuri nya karena semua harta yang ada di sana menghilang" ucap tetua itu Kembali mengejutkan semua orang yang ada di sana


" Perintahkan penjaga untuk membawa kedua mayat tetua ketiga dan keempat serta anak ku, kita akan memakamkan mereka secara layak terlebih dahulu" perintah Da Shan


Meski pun dalam keadaan berduka Da Shan tetap mencoba untuk tetap tegar, agar ia bisa membalaskan kematian putra kedua nya, dan mencari pelaku pencurian yang terjadi di klan nya.


Berita terbunuh nya tuan muda kedua dan dua tetua klan Da serta pencurian yang terjadi di klan Da menyebar dengan cepat, bahkan klan Li yang mendengar kabar itu sempat tidak percaya, dan berita nya sudah banyak di bicarakan oleh penduduk kota Shilin.

__ADS_1


Sedangkan pelaku dari semua kejadian ini seakan tidak peduli atau lebih tepat nya dia memang tidak peduli dengan berita yang sedang panas di bicarakan oleh banyak orang.


__ADS_2