Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 190. Makan Malam Yang Kacau


__ADS_3

" Jaga perkataan mu Li Xinxin" seru Li Hongli penuh penekanan


" Li'er tenanglah" seru Mei Yin


" Jangan" seru Yueyin pelan menenangkan Li Hongli


" Kenapa, bukankah itu benar dia tidak ingin menunjukkan wajah nya di hadapan semua orang, apa lagi alasan nya jika bukan karena wajah nya itu cacat"


" Xin'er, hentikan" tegur Li touli


" Li Hongli apa kau buta, inikah gadis yang kau pilih sampai kau mencampakkan aku, tidak apa jika yang kau pilih adalah nona Jiao, gadis itu memang lebih cantik dari ku tapi malah memilih gadis cacat ini... Mata mu dan ayah ibu mu sungguh buta Li Hongli tidak bisa melihat mana berlian dan mana batu kerikil" ejek Li Xinxin


Wush


" Ahkk..."


Yueyin menghilang dari tempat nya dan mencekik leher Li Xinxin.


" Aku tetap diam karena yang kau hina adalah diri ku, tapi jangan pernah kau menghina Li Hongli dan keluarga nya.... Aku maupun Li Hongli masih diam karena menghormati ayah mu, jika tidak kami akan langsung membunuh mu dengan mudah" seru Yueyin penuh penekanan


" No-nona Yueyin tol-ong lepaskan putri ku, aku janji akan lebih keras lagi mendidiknya" ujar Li Touli bersujud di hadapan Yueyin


" membunuh-ku jika tan-pa Li Hongli kau juga bukan apa-apa" lirih Li Xinxin mungkin dia lupa pertarungan antara Xin Jiao dan Yueyin saat turnamen tahunan.


Sedangkan di sisi lain Li Hongli telah bersiap melepaskan amarah nya, bukan hanya Yueyin yang wanita tidak tahu diri itu hina tapi kedua orang tua nya.


Wush


Li Hongli telah berdiri tepat di samping Yueyin yang sedang mencekik Li Xinxin, ia menatap tajam Li Xinxin.


" Li Hongli li-hatlah wanita ja-lang ini mencekik ku dan mem-buat ayah ku harus berlutut pada nya" ucap Li Xinxin terbata-bata


" Tidak Li'er jangan dengarkan putri paman, tolong selamatkan dia, dia hanya anak kecil yang tidak tahu cara nya bersikap dengan benar" seru Li Touli


" Li'er, Yueyin'er dengar ayah untuk saat ini lepaskan saja dia" ujar Li Yuwen yang merasa kasihan pada Li Touli

__ADS_1


Bruk


Yueyin menghempaskan tubuh Li Xinxin.


" Untuk saat ini kami melepaskan mu karena ayah mu dan ayah ku, berterimakasih lah pada mereka jika tidak bahkan tidak perlu Yueyin turun tangan sendiri untuk membunuh mu aku pun cukup untuk melakukan nya" seru Li Hongli tajam


" Mereka seperti api dan air, akan terbakar dan tenang kembali hanya oleh satu sama lain.... Mereka memang pasangan yang serasi, dan ku lihat hanya Yueyin'er yang mampu menenangkan amarah Li'er" batin Mei Yin


" Xin'er cepat minta maaflah pada mereka" seru Li Touli


" Untuk apa minta maaf pada mereka, aku tidak salah ayah" seru Li Xinxin


Plak


" Cepat minta maaf" tegas Li Touli


" Ayah..." Lirih Li Xinxin memegangi wajahnya yang di tampar ayahnya


" Maaf" seru Li Xinxin


" apa yang kau mau, jangan mendekat pergi menjauh dari ku" teriak Li Xinxin


" nona Yueyin tolong maafkan putri ku" mohon Li Touli


" paman tenang saja aku tidak akan melakukan apapun pada nya, bukankah dia ingin sekali mengetahui wajah asli ku, baiklah aku akan memperlihatkan nya pada semua orang yang ada di sini terutama pada nona Li Xinxin... wajah ku sangat jelek jadi kau harus menyiapkan mental mu untuk melihat wajah buruk rupa ku ini nona Xinxin" ujar Yueyin penuh penekanan di akhir kalimat nya.


perlahan Yueyin membuka cadar nya, setiap gerakan nya sangat anggun dan menawan, membuat orang orang di sana terhipnotis oleh nya, semua orang begitu penasaran dengan wajah di balik cadar yang selalu gadis itu kenakan.


setelah cadar di lepaskan terlihat wajah cantik seputih susu, sehalus porselen. wajah Yueyin begitu menghipnotis semua orang, mereka bahkan sampai berhenti bernafas beberapa detik.


jelek? buruk rupa? apa ini wajah nya bukankah terlihat sangat cantik bak Dewi yang turun ke bumi, mata yang indah, bibir tipis, wajah yang terlihat cantik dan imut.


apa ini? jika wajah yang seperti ini di sebut buruk rupa lalu apa sebutan untuk para wanita yang begitu menyombongkan kecantikan nya yang bahkan tidak sepersen pun bisa di bandingkan dengan kecantikan Yueyin.


Li Xinxin merasa malu melihat wajah Yueyin yang sangat cantik, Xin Jiao yang ia akui memiliki paras wajah yang cantik, kecantikan nya bahkan terlihat sangat jauh dengan gadis di depan nya.

__ADS_1


begitu juga Xin Jiao ia tidak menyangka Yueyin akan terlihat sangat cantik, selama ini selalu ia yang di elu-elukan sebagai gadis tercantik di kerajaan Xin, tidak di sangka kecantikan nya bahkan tidak dapat menandingi kecantikan Yueyin.


bukan hanya kedua orang itu, bahkan semua orang yang ada di tempat itu sangat terpesona dengan kecantikan dan keindahan yang Yueyin miliki contoh nya seperti Xin Zhuo, jika saja ia tidak ingat siapa saingan nya mungkin ia akan menyatakan perasaan nya pada Yueyin, namun ia masih sayang nyawa dan hanya dapat mengagumi Yueyin saja.


" Ekhem..." mendengar apa yang Xin Zhuo pikirkan membuat Li Hongli tidak senang


Deheman Li Hongli tenyata cukup efektif untuk menyadarkan semua orang.


" kalian bisa kehilangan mata kalian jika terus menatap nya seperti itu" sindir Li Hongli santai, namun tidak bagi orang orang, mereka langsung mengalihkan perhatian nya dan menatap ke arah lain, takut jika Li Hongli lebih marah jika mereka terus menatap gadis itu.


" bagaimana nona Li Xinxin, apa kau puas melihat wajah ku! apakah wajah ku begitu jelek hingga kau tidak dapat berbicara?" seru Yueyin sambil memasang kembali cadar nya.


Li Xinxin sama sekali tidak menjawab ucapan Yueyin dia hanya diam sambil menundukkan kepala nya ke bawah.


" Li'er, nona Yueyin tolong maafkan putri paman" seru Li Touli


" Paman tidak perlu meminta maaf, makan malam hari ini aku yang mengacaukan nya, aku meminta maaf pada semua nya" seru Li Hongli dingin dan datar ia menundukkan kepala nya sebentar sebelum pergi dari tempat itu.


" Aku pun meminta maaf pada paman Touli dan yang lain nya akan sikap ku malam ini, aku permisi" seru Yueyin


" Li'er, Yueyin'er..."


" Biarkan mereka pergi" ucap Li Yuwen saat melihat istrinya ingin menghentikan mereka.


" Saudara saudara maaf kan atas sikap mereka berdua" ujar Li Yuwen meminta maaf


" Tidak perlu sungkan saudara" ujar salah satu tetua


Di sisi lain Li Touli membawa putri nya ke kamar.


" Lepaskan, kenapa ayah tidak membela ku dan malah menyuruh ku meminta maaf pada mereka hiks hiks" seru Li Xinxin sambil menangis


" Xin'er apa ayah pernah mengajarkan mu bersikap kurang sopan seperti ini hah.... Putri ayah, Li Hongli dan keluarga nya telah banyak membantu kita, kau berpikir lah kembali Xin'er jika bukan karena Li Hongli kita sudah mati di siksa oleh Li Zu dan anggota klan Li lain nya" ujar Li Touli menasehati


" Tapi ayah Li Hongli..."

__ADS_1


" Xin'er kau sendiri yang memutuskan pergi menjauhi Li Hongli waktu itu dan tidak mau berteman dengan nya karena kondisi nya saat itu, jangan menjadi wanita yang picik dan berpikiran sempit, apa lagi berpikir Li Hongli ingin bersama mu setelah apa yang kau lakukan, ayah dulu pernah memperingati mu jadi jangan menyesal sekarang... Istirahat lah" ujar Li Touli sebelum pergi meninggalkan kamar Li Xinxin.


__ADS_2