
Di sisi lain, di dalam pintu gerbang orang orang masih mencoba memadamkan api aneh itu, namun mereka melakukan nya dengan menjaga jarak sejauh mungkin dari api aneh itu, mereka tidak ingin bernasib sama seperti salah satu teman mereka.
Namun di sela kegiatan mereka, tiba tiba mereka mendengar sebuah ledakan dari arah pintu gerbang.
Duarrrr!!
Mendengar ledakan yang begitu keras, membuat mereka tanpa sadar langsung menghentikan kegiatan yang mereka lakukan hanya untuk melihat apa yang sedang terjadi sebenarnya. Pandangan mereka fokus melihat pada pintu gerbang yang sudah hancur, mereka melihat siluet dua bayangan di sana, namun kedua sosok bayangan itu belum jelas bagaimana wajah nya, karena debu debu yang berterbangan di sana mengakibatkan pandangan mereka tidak terlalu jelas tentang kedua sosok tersebut.
Semakin lama kedua sosok bayangan itu berjalan mendekati mereka, semakin jelas pula rupa kedua nya. Setelah beberapa menit akhir nya mereka dapat melihat rupa dari kedua sosok bayangan yang berhasil mencuri perhatian mereka.
Terlihatlah seorang pemuda dan seorang gadis yang berjalan mendekati mereka dengan tenang dan santai, mereka seperti menganggap bahwa tempat itu adalah taman bermain bagi mereka berdua.
Mereka melihat Seorang pemuda tinggi dengan penutup kepala sehingga tidak ada yang tahu wajah nya, namun hal itu menambahkan kesan misterius bagi nya, aura yang menekan dan mendominasi menyelimuti pemuda itu. Dan di samping nya seorang gadis yang memakai cadar tidak menutupi kecantikan yang di miliki gadis itu, hal itu malah menambah daya tarik bagi yang melihat nya.
" Si-siapa kalian??" Tanya seseorang dari orang orang itu yang baru saja sadar akan kedatangan tamu yang tidak di undang
Slashh...
Tanpa tahu apa yang terjadi tiba-tiba orang yang baru saja berbicara telah kehilangan kepala nya dalam sekejap, melihat kepala salah satu teman nya berada di tanah membuat orang orang langsung berwaspada akan kedatangan kedua orang asing di depan mereka.
Yang membuat orang orang itu ketakutan adalah kepala itu terpotong dengan rapi dari tubuh nya, bahkan tidak ada satu tetes pun darah yang keluar dari kepala dan leher itu, seakan akan telah di potong dengan sangat sempurna.
Namun mereka tidak melihat salah satu dari kedua orang di depan mereka bergerak sedikit pun dari tempat nya, hal ini membuat semua orang kebingungan.
Bagaimana bisa?
Kata itulah yang ada di pikiran mereka masing-masing
" Apa kalian yang membunuh saudara kami" sengit salah satu dari mereka
" Kalo iya kenapa?" Balas Yueyin acuh tak acuh
Begitu jujurkah!! Kedutan terlihat dari orang yang tadi bertanya
__ADS_1
" Berani sekali kalian membunuh anggota sekte pedang giok ini!!!" Kemarahan terlihat jelas dari mata semua orang yang ada di sana, namun tidak di pungkiri ada rasa takut yang juga mereka rasakan.
Salah satu orang keluar dari kerumunan dan menodongkan senjata nya ke arah Yueyin, dan berkata " Apa tujuan kalian kemari?"
" Membunuh..."
Suara dingin dan datar mampu menggetarkan rasa takut di hati mereka, hanya mendengar suara nya saja mereka telah ketakutan, namun dengan segera mereka menepis rasa takut itu menjadi kesombongan.
" Hahahaha.... Membunuh, berani nya kau mengatakan kata kata itu" sarkas nya menghina
" Turunkan senjata jelek mu itu dari hadapan ku" suara nya merdu namun mata nya memancarkan niat membunuh yang besar.
" Ouh... Seperti nya gadis ini sangat cantik, bagaimana jika kau menemani ku malam ini cantik, maka kau....."
Slasshh
Sebelum dia menyelesaikan ucapan nya, dengan cepat bayangan sebuah pedang mendekati leher nya, tanpa bisa menghindar kepala orang itu pun terjatuh ke tanah.
Sedangkan pelaku nya sendiri hanya berdiri dengan santai, namun tatapan nya tidak setenang dan sesantai sikap nya, mata nya mengarah pada orang yang baru saja dia bunuh, tatapan nya sangat tajam dan penuh dengan niat membunuh, ia seperti berkata 'berani sekali kau mengancam nya'.
" Ka-kau.... Kauuu pelaku nya, kau berani berani nya membunuh saudara kami" seru seorang pria dengan kemarahan
" Bukankah kami sudah mengatakan nya, kami kesini untuk....... Membunuh" tekan Yueyin di akhir kata nya.
" Kaliaaann.... Cepat bunuh penyusup ini, ayoo!!" Seru pria itu dengan marah.
Semua orang yang ada di sana pun mengikuti perintah dari pria itu, dengan cepat semua orang mengepung Li Hongli dan Yueyin dari berbagai arah.
Sedangkan orang yang mereka kepung saja masih terlihat tenang dan acuh tak acuh.
" Biarkan aku, biarkan aku yang mengurus sampah ini...." Ujar Yueyin acuh tak acuh
" Hmmm..."
__ADS_1
" Kauuu.... Gadis siaalan siapa yang kau sebut sampah, semua nya serang!!" Seru seorang pria dengan kesal
" Cih, berani nya main keroyokan...." Nada nya rendah, namun penuh hinaan
Jleb
Saat salah satu orang telah dekat dengan Yueyin, orang itu tiba-tiba membeku di tempat nya, orang itu melihat ke arah bagian dada nya ternyata di sana ada sebuah pedang yang terbuat dari es menusuk tepat kejantung nya, bukan hanya itu perlahan lahan orang itu berubah menjadi es dengan mata melotot. Setelah Yueyin mencabut pedang nya kembali patung es itu pun hancur berkeping-keping.
Semua orang langsung berhenti di tempat nya, melihat pemandangan itu, ini benar benar mengerikan yang satu membunuh tanpa bersuara, dan satu nya lagi membunuh dengan cepat, namun mereka berdua membunuh dengan cara yang kejam. Tanpa sadar mereka menggigil karena ketakutan, mereka masih mengingat bagaimana cara Li Hongli membunuh tanpa di ketahui oleh orang lain, dan pasangan nya pun tak kalah kejam dengan nya, takdir buruk seperti apa yang menghampiri mereka sekarang.
Awal nya mereka masih bisa melawan karena ada yang memimpin mereka, namun sekarang orang itu bahkan dia telah mati dengan mudah oleh seorang gadis yang di anggap lemah menurut mereka.
" Elemen es : Membeku" ucap Yueyin pelan sambil mengayunkan pedang nya, dan menancapkan bilah pedang nya pada tanah.
Perlahan lahan tanah yang kering berubah menjadi es, lama kelamaan es itu menjalar ke salah satu orang yang jarak nya lebih dekat dengan nya.
" Akh... Tolooong"
Teriakkan orang itu membuat semua orang sadar akan bahaya yang sedang mendekati mereka.
Es itu tidak berhenti menjalar, namun terus menjalar ke segala arah di mana orang orang itu berada. Melihat ada bahaya yang mendekati mereka, mereka mencoba berbagai cara agar tidak menjadi patung es seperti teman nya, ada yang mencoba melawan, ada juga yang berlari, dan masih banyak lagi.
Namun orang yang mencoba melawan tetap berubah menjadi patung es, sehingga tidak ada lagi yang mencoba melawan nya, mereka hanya terus berlari menghindari jurus dari lawan mereka itu. Tapi setiap mereka lari es yang menjalar semakin cepat mengejar mereka, membuat sebagian orang putus asa.
" Penyusup..... Tolong, ada penyusup..." Teriak orang orang
Sebelum semua nya berubah menjadi patung es, teriakan dari banyak orang itu tidak dapat di dengar oleh semua orang, karena saat Yueyin dan Li Hongli memasuki pintu gerbang sekte pedang giok, Li Hongli terlebih dahulu telah membuat array ilusi, sehingga tidak ada yang bisa melihat atau pun mendengar apa yang terjadi di tempat itu.
" Hancur..." Suara nya pelan, namun setelah perkataan singkat nya itu semua patung es langsung hancur berkeping keping.
" Bagaimana tuan, elemen es abadi ku tidak kalah dengan api hitam mu itu bukan?" Seru Yueyin sedikit sombong
" Lumayan" puji Li Hongli di sertai senyum tipis nya
__ADS_1