Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 176. Peperangan V


__ADS_3

Dengan kejam Li Hongli memasukkan pedang penguasa langit pada mulut wanita itu, hingga membuat mulut wanita itu terkoyak sampai menembus ke jantung nya. wanita itu langsung mati seketika dalam keadaan yang sangat mengerikan mata nya melotot.


Namun hal yang yang paling mengerikan saat tanpa berperasaan Li Hongli mencabut pedang itu, perlahan wajah cantik wanita itu mulai berkeriput, tubuh nya pun terlihat seperti tulang saja, sangat tua, jelek itulah wajah nya sekarang.


" Aaahhkk..." Li Hongli berteriak marah, setelah itu ia menghilang dari tempat nya dan membunuh siapa saja yang berada dalam jangkauan nya tidak peduli musuh atau kawan.


" Mundur semua nya.... Menjauh dari pemuda itu" teriak salah satu orang


Salah satu tetua sekte Awan putih mencoba mendekati tempat di mana Yueyin sedang berbaring.


" Tetua..." Panggil yang lainnya


" Tenanglah, pemuda itu seperti ini karena melihat gadis ini terluka, kita harus memastikan nyawa nya baik baik saja" jelas tetua itu


Tetua itu mengecek pergelangan tangan Yueyin.


" Luka nya sangat parah"


Merasakan ada yang mendekati Yueyin, Li Hongli pun berbalik dan menatap tajam tetua tersebut.


" Nak tenanglah, gadis itu terluka parah, jika tidak segera di obati dia bisa mati" ujar tetua itu menjelaskan


" Menjauh dari nya, jangan mendekati nya, ku bilang menjauuuhh dari nya" teriak Li Hongli marah


Tetua tersebut mundur ke belakang, melihat kemarahan pemuda itu membuat nya tidak tahu harus melakukan apa.


Saat Li Hongli akan mendekati tetua itu, seekor rubah ekor sembilan muncul dan menghadang langkah nya.


" Tuan tenanglah" ucap Lixue mencoba bertelepati dengan Li Hongli


" Kau di sini, namun tidak membantu nya" ucap Li Hongli marah, semua orang tidak tahu maksud perkataan Li Hongli.


" Maaf tuan, nona yang meminta ku untuk tidak membantu nya" ujar kembali Lixue


" Aura ini, Aura yang mulia tapi bagaimana mungkin Aura ini bangkit sekarang, kenapa aku merasa yang ada di hadapan ku u bukan lagi tuan Li Hongli, namun yang mulia Raja" batin nya


" Tuan kita harus membantu nona terlebih dahulu" ucap Li Hongli mengalihkan perhatian nya dari semua orang


Li Hongli mendekati tubuh Yueyin dan menggendong nya, sebelum pergi dari sana ia sempat menatap Lixue.


" Urus mereka semua"


Wush


Li Hongli menghilang dari tempat itu dan muncul kembali di dekat ayah nya. Kemarahan nya kembali bangkit saat melihat ayah nya sedang terluka parah.


Li Yuwen sebenarnya terluka karena membantu Xin Jiao yang ingin menyusul Li Hongli tanpa sepengetahuan siapa pun, kebetulan saat itu Li Yuwen melihat nya dan saat dia melihat ada seseorang yang mengarahkan serangan nya pada Xin Jiao, Li Yuwen pun dengan cepat melindungi Xin Jiao hingga membuat diri nya yang terkena serangan itu.


Meski begitu luka nya tidak separah Yueyin, Li Yuwen masih sadarkan diri, disampingnya Xin Jiao yang terus menangis melihat luka yang Li Yuwen dapatkan.


Orang yang mengarahkan serangan nya pada Xin Jiao adalah Xin Junda, saat melihat Li Yuwen menolong nya, Xin Jiao pun marah dan menyerang Xin Junda sampai terluka parah.

__ADS_1


Li Hongli membaringkan Yueyin dan mendekati ayah nya.


" Ayah" ucap Li Hongli penuh kekhawatiran


" Tenanglah nak, ayah baik baik saja, ayah pun sudah meminum pil pemberian mu" ujar Li Yuwen menenangkan.


Namun api amarah dalam diri Li Hongli tidak begitu saja padam.


" Li..." Saat Xin Jiao ingin memanggil Li Hongli, Li Yuwen menghentikan nya, ia tahu jika gadis ini berbicara hanya akan menambah kemarahan Li Hongli


" Nak ada apa dengan Yueyin'er, apa dia baik baik saja" tanya Li Yuwen cemas melihat gadis itu terbaring tak sadarkan diri.


" Ini semua karena mereka" ujar Li Hongli


Wush


Li Hongli terbang dan menghampiri Xiang yang sedang terbang sambil menundukkan kepala nya, dia tahu kesalahan nya.


" Xiang apa kau tahu tugas mu?" Tanya Li Hongli


" Maafkan saya tuan tidak berhasil melindungi tuan besar" ujar Xiang merasa bersalah


Wosh


BAAM


Li Hongli melambaikan tangan nya, sebuah energi yang sangat besar menyapu tubuh Xiang hingga melemparkan nya belasan meter.


Kilatan membunuh terlintas di mata Li Hongli dalam sekejap Li Hongli membantai semua orang-orang sekte aliran hitam tak urung juga ia membunuh para prajurit yang mencoba mendekati nya.


Ia tidak mempedulikan lawan atau kawan yang ada hanya membunuh dan membunuh, petir terus bersahutan, alam pun ikut seperti marah sama seperti kemarahan Li Hongli.


" Pemuda itu dapat menundukkan burung Phoenix, siapa dia sebenarnya?" Batin Raja petir heran


" Tidak bisa di biarkan, kalau tidak pemuda itu akan membantai seluruh anggota sekte" gumam Raja tengkorak


Wush


Melihat apa yang di lakukan Raja tengkorak, tetua Shang hanya menggelengkan kepala nya, entah kenapa ia merasa melawan pemuda itu sekarang bukanlah hal yang baik.


Trank


" Sialan berani sekali kau membunuh anggota sekte tengkorak hitam" ujar Raja tengkorak penuh kemarahan


" Mati saja sialan"


" Heh... Mati!!" mendengar itu, Li Hongli malah menyeringai seperti iblis


Duaaarrr


" Ba-bagaimana mungkin" ucap Raja tengkorak saat merasakan pertukaran jurus yang ia lakukan dengan pemuda itu tidak membuat pemuda itu mati, ia malah merasa kekuatan pemuda itu tidak lagi setingkat dengan nya.

__ADS_1


Wush


Slash


" Aaarrrggghhh...."


Li Hongli muncul di depan Raja tengkorak dan memotong sebelah tangan nya, membuat Raja tengkorak langsung mundur menjauhi Li Hongli.


" I-ini bagaimana dia melakukan nya" ucap nya bingung


Wush


Raja tengkorak langsung menghilang dari tempat itu, saat Li Hongli ingin menyusul nya, tetua Shang melarang nya.


" Tunggu... Nak kau tidak perlu menyusulnya, kita telah menang kau tenangkan dirimu"


Wush


Tanpa mempedulikan ucapan tetua Shang, Li Hongli malah melesat kevarah nya dan menyerang tetua Shang.


Melihat kejadian itu membuat semua orang terkejut, dan mencoba menghentikan tindakan Li Hongli.


" Li'er hentikan dia adalah yang membantu kita, tetua Shang bukan musuh kita" teriak Li Yuwen


" Li Hongli hentikan" Xin Jiao pun ikut berteriak


" Hentikan...."


" Tuan hentikan" Ying Liang yang sudah mulai sadar berbicara dengan lirih


Wosh


Wosh


Xiang kembali muncul dan mendarat di dekat Li Yuwen.


" Percuma kalian berteriak sekeras apapun, tuan tidak akan mendengarkan siapapun dalam keadaan nya sekarang, yang hanya di pikiran nya hanya membunuh" ujar Xiang


" Lalu apa yang harus kita lakukan untuk menyadarkan saudara Li" tanya Xin Zhuo


" Apakah ada cara untuk membuat putra ku berhenti menyerang tetua Shang" Li Yuwen ikut bertanya


" Benar pasti ada cara nya" Xin Jiao pun ikut bersuara


" Selama ini jika tuan dalam kondisi seperti ini, hanya ada satu cara nya, namun aku tidak tahu apakah sekarang akan berhasil atau tidak" seru Xiang lesu


" Bagaimana cara nya, katakan kita harus mencoba nya meski pun akan berhasil atau tidak" ucap Xin Jiao penuh harap.


" Tidak ada yang bisa kita lakukan, hanya satu orang yang bisa menghentikan tuan, namun orang itu sekarang tidak sadarkan diri" ucap Xiang sambil menatap Yueyin.


Semua orang pun ikut menatap arah dimana burung Phoenix itu memalingkan kepala nya. Disana ada seorang gadis yang sedang terbaring dengan luka luka yang sangat parah.

__ADS_1


__ADS_2