Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 123. Tantangan II


__ADS_3

Di tempat anggota kerajaan


" Zhuo'er apa kau tahu orang yang di sebutkan oleh adik mu itu" tanya Raja Xin


" Ya... ayahanda, dia adalah salah satu teman saudara Li" jawab Xin Zhuo


" Kalau begitu kenapa dia tidak beradu jurus dengan tuan Li saja" ucap permaisuri Xin menimpali


" mungkin saja dia hanya ingin mengetahui kekuatan dari saingan nya" ucap Xin Zhuo dengan tenang


" Apa maksud mu Zhuo'er?" Raja dan permaisuri Xin menatap Xin Zhuo dengan penuh tanya


" Ah... Tidak ada ayahanda, ibunda.... Hehehe" balas Xin Zhuo


Kembali ke Xin Jiao


Yueyin berdiri dari tempat duduk nya, membuat perhatian semua orang langsung tertuju pada nya.


" Nona...." Seru Ying Yue


" Tenanglah saudari Yue, aku akan baik baik saja" ucap Yueyin dengan acuh


" Tidak Nona, tentu saja aku percaya pada mu.... Hanya saja aku tidak yakin putri Xin akan mampu melawan mu" ujar Ying Yue yang hanya di balas oleh Yueyin dengan mengangkat bahu nya dengan acuh.


Yueyin berjalan dengan santai ke arena beladiri, karena tempat duduk nya dan arena beladiri yang Xin Jiao gunakan cukup jauh sehingga ia memerlukan lebih banyak waktu untuk sampai ke tempat Xin Jiao.


Meski begitu ia tidak terburu-buru atau menggunakan ilmu meringankan tubuh nya agar bisa dengan cepat sampai di tempat arena. Banyak tatapan dan cibiran saat ia melewati orang orang yang ada di sana, tapi ia hanya terus berjalan dan tetap acuh juga tidak peduli dengan tatapan dan cibiran yang di tunjukkan pada nya.


" Ada apa putri, kau tiba-tiba ingin melawan ku..... Apa kau yakin ingin aku menjadi lawan mu!" Seru Yueyin di bawah arena tanpa emosi sedikit pun

__ADS_1


" Cih.... Sombong sekali gadis itu, ia sungguh tidak tau tinggi nya langit"


" Kau benar gadis Itu sangat bodoh bersikap sombong di depan tuan putri"


" Gadis itu terlalu percaya diri...."


" Seperti nya dia bukan gadis biasa, sampai tuan putri saja menantang nya"


" Tetap saja, aku yakin tuan putri lah yang akan menang"


Terdengar berbagai cibiran yang di lontarkan oleh orang orang pada Yueyin, tapi gadis itu bahkan tidak menempatkan nya di hati, ia hanya tetap acuh.


" tentu" jawab Xin Jiao dengan yakin


Yueyin menaiki tangga dengan santai, Yueyin dan Xin Jiao kini berhadapan satu sama lain. Xin Jiao mengeluarkan kipas lipat dari cincin penyimpanan nya, kipas itu bukan kipas biasa setiap lipatan kipas nya sangat tajam karena kipas itu terbuat dari besi dan baja, sehingga bisa menjadi senjata yang mematikan bila di gunakan oleh orang yang tepat.


" Nona Yueyin silahkan keluarkan senjata milik mu" ucap Xin Jiao


" Oouuhhh... Tak ku sangka kau pun pengguna elemen es, kalau begitu kebetulan sekali" ujar Xin Jiao, ia menyalurkan elemen es nya pada kipas yang ia pegang, udara di sekitar tiba tiba berubah menjadi dingin karena bentrokan kedua kekuatan yang berelemen es membuat orang orang yang di dekat arena beladiri tersebut menjadi menggigil karena kedinginan.


" Elemen es : Duri es" gumam Xin Jiao


Xin Jiao mengibaskan kipas nya, tiba-tiba Duri duri yang terbuat dari es mulai muncul di arena pertarungan dan merambat dengan cepat pada Yueyin, melihat itu Yueyin masih tetap tenang. Hanya elemen es kecil untuk apa ia takut, pikir nya.


Mungkin saja jika Xin Jiao mengetahui apa yang di pikirkan oleh Yueyin ia akan muntah darah, bagaimana elemen es nya kecil, ia sudah mengerahkan seluruh kemampuan nya dari awal pertandingan.


Setelah duri duri itu akan mengenai Yueyin, ia menggerakkan pedang es nya pada lantai arena, dan....


Duaaarrr

__ADS_1


Seluruh es yang ada di arena langsung hancur berkeping keping, semua orang terutama Xin Jiao tidak menyangka elemen es nya dapat di hancurkan dengan begitu mudah.


Hey... apa-apaan ini meski pun ia tidak mengeluarkan jurus terkuat nya, tapi apa semudah itu menghancurkan jurus nya, ia bahkan hampir tidak percaya, bahkan hanya ada hitungan jari orang yang mampu menghancurkan jurus nya dengan begitu mudah.


Yueyin pun tidak tinggal diam, ia menggerakkan pedang nya ke atas langit, ia hanya menyalurkan sedikit energi Qi nya.


" Elemen es : hujan es" seru Yueyin dengan tenang, jika di perhatikan lebih teliti tidak ada riak emosi di wajah nya.


Wsuhss


Tiba-tiba sebuah awan putih kebiruan terbentuk, dan turun hujan dari awan tersebut. Hujan? Hujan ini bukan hujan biasa karena yang jatuh bukan lah air, melainkan es yang membentuk seperti jarum kecil, memang kecil tapi sangat tajam, dan hanya mengarah tepat di atas Xin Jiao saja.


Jika ingin bermain menggunakan es, dia tidak perlu di ragukan lagi, selama ini ia selalu bermain dengan elemen es apa yang perlu di takutkan.


Jika semua orang dan Xin Jiao tahu apa yang ada di pikiran Yueyin, mereka mungkin akan berteriak, ini bukan permainan.... Bagaimana bisa pertandingan ini hanya ia anggap sebuah permainan. Jika jurus sehebat itu di sebut mainan, lalu apa kabar mereka yang hanya mampu mempelajari jurus yang sama sekali tidak sebanding dengan nya, apakah sangat rendah.


Melihat jurus yang di keluarkan oleh Yueyin membuat beberapa orang yang tadi mencibir nya menjadi takjub dan ada juga yang memandang Yueyin dengan tatapan iri, terutama para gadis yang melihat tatapan para pria kini penuh akan kekaguman pada gadis itu, membuat mereka menjadi cemburu.


Apa lagi meski Yueyin memakai cadar tapi tidak di ragukan lagi aura kecantikan yang di miliki oleh nya tetap terpancar dan bersinar, bahkan cadar yang ia gunakan menambah kesan misterius yang di miliki nya, ia seperti kecantikan yang tersembunyi, membuat para pria menatap nya dengan berbagai tatapan.


Hanya saja gadis itu bahkan tidak peduli dengan berbagai tatapan yang diarahkan pada nya, berbeda dengan Li Hongli yang merasa tidak suka di hati nya melihat tatapan penuh kagum dari para pria yang di tunjukkan pada Yueyin, meski begitu di luar wajah nya tetap terlihat datar dan acuh tak acuh.


Xin Jiao langsung waspada saat Yueyin membalas serangan nya, awal nya ia sempat terpana dengan jurus yang dikeluarkan oleh Yueyin, tapi ia juga sadar sekarang bukan waktu nya untuk mengagumi jurus lawan.


Xin Jiao bergerak zig-zag dan menghindari serangan serangan dari jurus Yueyin, tapi meski begitu ia masih terkena oleh beberapa duri kecil atau jarum es yang terus turun bagaikan hujan yang tidak berhenti.


Ia sedikit merasa tertekan karena tidak bisa sepenuh nya menghindari hujan duri es itu, Xin Jiao mengeluarkan aura nya yang menunjukkan ia berada di tingkat Senior bintang 4, ia menatap ke langit di mana sebuah awan terus menurunkan hujan es yang tajam dan berduri.


Xin Jiao menyalurkan energi Qi nya ke kipas yang ia gunakan, ia menyalurkan banyak sekali energi Qi ke dalam kipas nya, Xin Jiao menggerakkan tangan nya ke atas.

__ADS_1


Wsuhss......


__ADS_2