
Di kamar Li Hongli
Setelah paman Dunrui dan tabib itu pergi, Xiang masuk ke dalam kamar lewat jendela.
" Tuan!" Seru Xiang
" Apa kau membawa nya?" Tanya Li Hongli.
Posisi Li Hongli sekarang, dia sedang duduk bersila, ia bermeditasi untuk memulihkan kondisi nya, meski mata nya tertutup tapi ia dapat merasakan dengan jelas kehadiran burung Phoenix itu.
Saat tabib dan kepala desa masuk ke kamar nya, ia memang berpura-pura masih terbaring lemah, karena orang orang akan merasa sangat aneh jika dia bisa sembuh hanya dalam satu hari saja, mungkin itu bisa saja terjadi jika luka yang di alami oleh nya tidak terlalu parah, namun luka yang di alami oleh Li Hongli sangat parah hanya melihat nya saja orang lain akan mengetahui nya.
Li Hongli bisa secepat ini memulihkan kondisi nya karena di bantu oleh sesuatu yang misterius, juga di percepat oleh energi kehidupan yang Yueyin salurkan pada nya.
Ia sudah mengecek Dantian nya, saat kesadaran nya sedang mengecek seluruh bagian dari tubuh nya ternyata di lautan spiritual nya terdapat sebuah kuncup bunga teratai yang belum mekar, awal nya ia takut bunga itu akan menghambat pertumbuhan nya, namun ia sama sekali tidak bisa mengeluarkan bunga itu dari sana, sehingga ia membiarkan nya saja untuk saat ini, seiring berjalan nya waktu ia akan akan tahu apa manfaat dan kerugian benda itu.
" Sudah tuan, inti energi ini dapat anda serap untuk meningkatkan kekuatan tuan" seru Xiang sambil mengeluarkan sebuah inti energi kegelapan yang ia ambil dari tempat pertarungan.
Saat Li Hongli dan Yueyin di bawa oleh ke kediaman kepala desa, Li Hongli telah memerintahkan Xiang untuk mengambil inti energi kegelapan itu, dengan keadaan nya saat itu tidak akan memungkinkan untuk nya pergi kembali ke ruang bawah tanah dan mengambil inti energi tersebut.
Li Hongli membuka mata nya dan menatap inti energi yang melayang di depan nya, tiba-tiba inti energi itu menghilang dari hadapan nya. Bukan benar-benar menghilang karena inti energi itu sekarang berada di cincin penyimpanan nya.
Ngomong-ngomong soal cincin penyimpanan, seharusnya cincin penyimpanan dan cincin dimensi Li Hongli lenyap bersamaan dengan tangan kanan nya yang hancur, karena memang ia memakai nya di jari tangan kanan nya. Namun sebelum berangkat mencari sumber dari aura hitam di desa Teratai ini, Li Hongli telah mengantisipasi nya terlebih dahulu, ia sudah merasakan firasat buruk akan terjadi pada nya, sehingga ia menyimpan cincin penyimpanan nya di dalam cincin dimensi nya, sedangkan cincin dimensi nya ia simpan di simbol kristal yang berada di kening nya.
" Tuan..." ucap Xiang ragu
" Katakanlah" ujar Li Hongli
" Tuan ini tentang tangan mu, kau bisa menggunakan bulu Phoenix ku untuk menumbuhkan tangan mu itu" ujar Xiang sambil memberikan beberapa helai bulu Phoenix pada Li Hongli.
" Baik, terima kasih" ucap Li Hongli
" Kau bisa kembali dan mengawasi pelatihan Minghao" seru Li Hongli membuka gerbang menuju dunia cincin dimensi.
" Tapi tuan...."
" Tananglah, tidak akan terjadi hal seperti ini lagi"
" Baik tuan" Xiang lenyap dari hadapan Li Hongli
" Aku akan memulihkan diri ku dulu, sebelum menyembuhkan tangan kanan ku" gumam Li Hongli
__ADS_1
Li Hongli meminum beberapa pil sekaligus untuk mempercepat pemulihan nya, meskipun di bantu oleh Yueyin dan kekuatan misterius yang dia sendiri belum tahu asal muasal nya, tapi luka nya yang sangat parah tidak membuat kesembuhan nya berjalan dengan cepat ia masih membutuhkan waktu.
Sedangkan di kamar Yueyin
Yueyin yang masih belum sadarkan diri tidak menyadari kalung yang ia kenakan bersinar beberapa saat sebelum kembali redup seperti tidak pernah terjadi apapun.
Di alam bawah sadar Yueyin
Pemandangan yang mengerikan menjadi tempat yang Yueyin lihat setelah ia tidak sadarkan diri.
Darah mengalir dimana-mana, mayat-mayat berserakan, tanaman mati dan layu, hewan-hewan mati dengan cara yang mengenaskan.
Di depan nya sebuah perang sedang terjadi ada dua kubu entah siapa mereka Yueyin tidak mengetahui nya.
Dia bahkan tidak bisa melihat dengan jelas wajah orang orang yang sekarang sedang berperang, hanya tumpukan mayat lah yang ia bisa lihat dengan jelas.
Yueyin rasa nya ingin pergi dari tempat mengerikan itu, tapi tubuh nya seakan kaku dan tidak bisa digerakkan, ia seakan di paksa untuk tetap di sana dan melihat kejadian di depan nya.
" Dimana ini? Dan siapa mereka?" Ucap ku
Pemandangan berubah, terlihat dua orang pria yang saling bertarung, namun Yueyin merasakan perasaan yang akrab dengan salah satu pria yang sedang bertarung.
Penampilan kedua orang pria itu yaitu, salah satu pria menggunakan pakaian berjubah hitam, di jubah pria itu terdapat simbol ¥. Sedangkan pria yang satu nya memakai jubah berwarna biru tua dengan sulaman emas terdapat gambar naga di belakang jubah nya, menambah kesan agung yang dimiliki pria tersebut.
Yueyin merasakan perasaan akrab dengan pria berjubah biru.
" Siapa pria itu? Kenapa aku merasa mengenal nya?"
Pertarungan itu terjadi dengan skala yang sangat besar, namun sekeras apapun dia mencoba mendekati pertempuran tidak pernah berhasil. Beberapa kali juga ia mencoba melihat dengan jelas wajah kedua orang itu namun wajah mereka seperti terdapat sebuah penghalang sehingga ia tidak mampu melihat nya.
" Hahaha kaisar dewa kau akan mati di tangan ku!" Seru pria berpakaian serba hitam
" Huh.... Kita lihat saja akhir peperangan ini" ujar pria berjubah biru dengan dingin
" Kaisar dewa? Siapa dia?" Batin Yueyin
Sebuah serangan mengarah dengan cepat menuju pria berjubah biru, namun pria yang menjadi target serangan itu masih diam saja di tempat nya, hal itu membuat jantung Yueyin tiba-tiba berhenti berdetak.
" Awaaasss!!!"
" Hei ada apa dengan mu?" Tanya Lien Hua bingung dengan gadis di depan nya.
__ADS_1
Ia baru saja masuk untuk membawakan obat untuk gadis ini, tapi saat masuk gadis itu tiba-tiba saja bangun sambil berteriak.
" Apa kau bermimpi buruk?" Itulah yang paling masuk akal untuk menjelaskan perilaku gadis itu menurut nya.
" Minumlah" ucap Xia Xionglue memberikan air minum pada Yueyin
Xia Xionglue tadi nya berada di luar namun mendengar teriakkan Yueyin yang begitu keras membuat nya segera kemari untuk melihat apa yang terjadi.
" Apakah itu hanya sebuah mimpi? Tapi kenapa rasa nya sangat nyata.... Dan siapa mereka?" batin Yueyin
" Terima kasih" ucap Yueyin mengambil gelas yang gadis itu berikan namun tidak meminum nya.
" Bagaimana kondisi dia?" Tanya Yueyin
" Entah kami belum mengetahui nya, tidak ada satupun yang boleh masuk ke kamar Li Feng" jawab Lien Hua acuh
" Apa kau tidak merasa gerah terus memakai cadar seperti itu!" Seru Lien Hua heran
Awal nya mereka berdua ingin membuka cadar yang Yueyin pakai saat membantu gadis itu berbaring, namun menurut Xia Xionglue itu kurang pantas di lakukan jika tanpa ijin dari gadis itu sendiri, sehingga Lien Hua mengurungkan niat nya.
" Tidak" jawab Yueyin singkat
_____________________________________________
Di kamar Li Hongli
Li Hongli menghentikan meditasi nya saat mendengar suara teriakan Yueyin.
" Ada apa dengan nya! Apa terjadi sesuatu?" Gumam nya
Li Hongli melepaskan indera surgawi nya untuk mengetahui apa yang terjadi dengan Yueyin.
Namun ia tidak merasakan bahaya apapun, ia juga dapat merasakan kondisi Yueyin kembali pulih dengan cepat.
Li Hongli sempat mengerutkan kening nya saat mendengar batin Yueyin.
Mimpi?
Apa yang telah gadis itu mimpikan! Hingga membuat nya terkejut dan ketakutan?
" Apakah mimpi Yueyin ada hubungan nya dengan sosok iblis itu, karena dia telah menyalurkan energi kehidupan nya pada ku, sehingga ia mendapatkan efek samping dari itu!" Gumam Li Hongli
__ADS_1
" Aku akan memeriksa nya nanti, lebih baik aku memulihkan seluruh kondisi tubuh ku, terutama tangan kanan ku" ucap nya pelan