
Saat pertarungan sedang berlangsung, Raja iblis yang sedang di cari oleh semua orang, sekarang dia malah sedang berada di sebuah gua yang tidak jauh dari tempat peperangan terjadi.
" Salam Yang Mulia" ujar bawahan nya yang paling setia, yang juga merupakan Jenderal terkuat milik nya.
" hmm... Bagaimana kondisi perang saat ini?" Tanya nya, saat ini dia sedang dalam posisi lotus sambil mata nya terpejam.
" Semua nya masih terkendali Yang Mulia"
" Yang Mulia, bagaimana dengan jiwa manusia ini?" tanya nya dengan hormat tapi pandangan nya melihat ke arah sebuah jiwa yang terkurung oleh sebuah wadah jiwa.
" Aku akan mengurus nya nanti, jiwa manusia ini akan berguna untuk nutrisi kekuatan jiwa ku. Aku juga telah mengambil alih tubuh ini sepenuhnya, Namun sayang nya tubuh ini terlalu lemah untuk bisa menggunakan kekuatan terkuat ku" ujar Raja iblis dengan acuh
" apa kau telah menemukan keberadaan jiwa kaisar dewa?" tanya nya menatap tajam pada sang Jenderal.
" Mohon maaf Yang Mulia, hamba masih belum menemukan reinkarnasi kaisar dewa. Hamba yakin dia tidak ada di tempat ini" jawab nya.
" Jangan terlalu yakin, dia adalah kaisar dewa yang paling kuat, bahkan diri ku sendiri tidak tahu sekuat apa dia sebenarnya" ucap Raja iblis mengertakkan gigi nya saat mengingat bagaimana dia bisa kalah.
" Bukankah kekuatan nya sama dengan milik Yang Mulia, bahkan hanya untuk menyegel Yang Mulia dia harus menggabungkan kekuatan nya dengan dewi alam, hingga membuat keduanya tiada. Mohon maaf jika hamba lancang!"
" Tidak apa, hanya saja aku selalu merasa ada yang janggal dengan peristiwa itu. Saat itu... Tidak apa, mungkin hanya perasaan ku saja" ucap Raja iblis acuh tak acuh.
Meski dia mengatakan tidak ada apa-apa, tapi tetap saja pikiran nya berkelana ke jutaan ribu tahun saat pertama kali dia melawan dengan kaisar dewa. Saat dia berhadapan langsung dengan nya ia merasa jiwa nya seakan akan hancur hanya dengan satu serangan nya saja. Tapi dia bingung mengapa orang itu malah memilih mengorbankan nyawa nya dan kekasih nya hanya untuk menyegelnya.
Dia sendiri tidak mengerti mengapa kaisar langit hanya memberikan orang itu gelar sebagai kaisar dewa tanpa ada gelar lain yang mengikuti di belakang nya seperti kaisar dewa cahaya. Dia yakin semua itu bukan tanpa alasan saja.
" Jika kaisar dewa belum juga menampakkan diri nya, kita akan muncul membawa teror untuk dunia ini. aku ingin melihat apa dia akan terus bersembunyi setelah ini" ucap Raja iblis sambil tersenyum menyeringai.
" Baik Yang Mulia"
_____________________________________________
Akibat pertarungan Li Hongli dan yang lain nya di atas langit, pertarungan di atas tanah pun terhenti, banyak pasukan kekaisaran yang terluka akibat serangan nyasar dari para iblis.
" Lian Yu, minta pasukan untuk segera mundur!" seru Lian Jiazhen dengan keras
" Tapi Gege.."
" ikuti perintah ku"
" baiklah."
__ADS_1
" Jenderal Hu, minta semua nya untuk mundur sekarang."
" Baik pangeran."
" Semua pasukan munduur.."
Pasukan kekaisaran segera mundur, tapi ada beberapa iblis yang turun dan membuat kekacauan, sehingga membuat mereka tidak bisa kemana-mana.
Lian Jiazhen yang melihat itu segera melajukan kuda nya dan membantu yang lain nya.
" Bawa yang terluka dan kembali ke kamp" seru Lian Jiazhen dengan suara lantang.
para prajurit segera mendengarkan dan membantu prajurit yang terluka.
srak
" Seharusnya para iblis tidak ke Medan Peperangan inti ini. Tidak, Raja iblis seperti nya sudah merencanakan ini, dia benar-benar ingin menghabisi ras manusia tanpa memandang waktu." Batin Lian Jiazhen saat menyadari apa yang sedang Raja iblis rencanakan.
" Jika begitu kaisar Zhu telah tiada" batin nya lagi
" Sialan!"
" Gege, para mayat hidup itu mulai kemari" seru Lian Yu pada Lian Jiazhen
" Putra mahkota, pangeran kedua mohon kalian kembali. serahkan di sini pada kami, jika kalian sampai terluka entah apa yang bisa kami katakan pada Yang Mulia kaisar" ujar Jenderal Hu yang sedang melawan seorang iblis.
" Tidak, kami tidak akan pergi... apa yang akan kami jelaskan pada rakyat kami jika kedua pangeran nya memilih menyelamatkan diri sendiri, dibandingkan berjuang di Medan perang" seru Lian Yu tegas yang di angguki oleh Lian Jiazhen.
" sebaiknya buat jalan untuk pasukan kita agar bisa kembali ke kamp dengan selamat. perang kali ini bukan hanya perang antara dua kekaisaran saja.."
set
seorang iblis mengarahkan pedang nya ke arah Lian Jiazhen tapi dapat di tahan oleh nya.
" Baik Yang Mulia."
" semua nya cepat mundur!" ujar Jenderal Hu yang membantu para prajurit kekaisaran Lian.
" Lian Yu, kita harus bergabung dengan Yueyin'er" seru Lian Jiazhen yang di setujui oleh Lian Yu.
Kedua nya melesat dan terbang menghampiri Yueyin.
__ADS_1
" Apa yang kalian lakukan di sini?" tanya Yueyin yang melihat keberadaan kedua kaka nya, sedangkan tangan nya sendiri sedang sibuk menusuk jantung iblis di depan nya.
" kami akan membantu mu Meimei."
" Tidak di perlukan, lebih baik kalian bantu para prajurit kita saja."
" aku sudah meminta mereka untuk mundur. kau tidak memiliki alasan lain untuk meminta kami pergi"
" Baiklah, kalian bisa membantu ku. Tapi jangan sampai terluka"
" Aku harus mencari cara untuk menghancurkan lubang dimensi itu, jika tidak para iblis dan siluman akan terus berdatangan" batin Yueyin mendesah tak berdaya.
Saat sedang berpikir keras seorang iblis berhasil melukai pundak Yueyin.
" Meimei!" seru kedua saudara Lian dengan cemas
" Dasar manusia bodoh" ucap iblis itu sambil tersenyum senang.
Baru saja dia ingin kembali menyerang Yueyin, tapi senjata nya telah lebih dulu di tahan oleh tangan mungil Yueyin.
" Kalian para iblis masih saja tidak berubah, kalian hanya tahu membunuh sebagai sebuah kesenangan bukan. Akan ku tunjukkan pada kalian bahwa setiap nyawa itu berharga..." setelah mengatakan itu Yueyin meraih senjata iblis itu dan membuang nya.
Ia meraih leher iblis itu dan membekukan nya seketika.
Saat membekukan tubuh iblis itu, sebuah bayangan melintas lagi di pikiran nya.
Tapi berbeda dari sebelumnya bayangan-bayangan itu terus saja bermunculan dan memenuhi pikiran nya.
" ahk..." Yueyin memegangi kepala nya dengan kedua tangan nya.
semua bayangan yang bermunculan membuat kepala nya begitu sakit.
" Meimei!" seru Lian Jiazhen dan Lian Yu dengan cemas tapi karena mereka juga di kepung oleh para iblis membuat mereka tidak bisa mendekati Yueyin.
" arrrgghh..." Semakin lama teriakan nya semakin keras sampai menggema di tempat itu, hingga terdengar oleh semua orang bahkan oleh Li Hongli
" Yue'er" Gumam Li Hongli dengan cemas.
Slash
Karena pikiran nya sedang memikirkan Yueyin sampai membuat nya lengah dan berhasil terkena serangan dari salah satu Jenderal iblis.
__ADS_1
" Sebaiknya kau jangan lengah manusia" ujar salah satu jenderal dengan sinis.