Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 365. Kedatangan Dua Sosok Paling Ditakuti


__ADS_3

Di kekaisaran Lian


Gerbang ibukota kekaisaran sedang terjadi kekacauan dimana segerombolan makhluk yang mengerikan muncul membuat semua warga menjadi panik.


Pada saat itu di malam hari tiba-tiba sekelompok orang terlihat sedang berjalan mendekati gerbang ibukota, awal nya tidak ada yang aneh dengan mereka, namun semakin mendekat seorang komandan yang sedang mengawasi penjagaan kota pun merasa ada yang janggal dengan mereka, dan ternyata segerombolan orang itu bukan seperti manusia, lebih tepat nya seperti mayat hidup membuat komandan itu segera memerintahkan untuk memperketat keamanan dan mengunci gerbang ibukota.


Jenderal yang menjadi pengawas di sana juga terkejut mendapatkan informasi itu dari komandan nya, diapun segera datang ke istana untuk melaporkan hal ini pada kaisar.


Kaisar yang mendengar nya pun segera bergegas menuju gerbang ibukota untuk melihat nya, setelah di lihat dengan teropong, ia bisa melihat segerombolan orang yang mencoba memasuki ibukota, tapi aneh nya kulit mereka sangat putih seakan tidak memiliki darah, mata yang sepenuhnya berwarna hitam, bahkan terdapat beberapa dari mereka yang tangan nya patah dan anggota tubuh lain nya yang tidak utuh, melihat itu semua orang pun akan bergidik ngeri.


Makhluk sejenis apa mereka ini bahkan tidak mati meskipun tidak memiliki kepala!


Kaisar segera memerintahkan agar semua rakyat nya tidak meninggalkan rumah mereka untuk sementara.


" Jenderal Xue!"


" Hamba Yang Mulia."


" Perintahkan pada para prajurit untuk segera membunuh mereka" perintah kaisar Lian Haocun dengan ekspresi dingin.


" Baik Yang Mulia."


" Pemanah tembak mereka"


Para pemanah yang berada di atas benteng segera menyiapkan anak panah mereka dan menembak makhluk-makhluk itu dengan hujan panah. Namun meski makhluk-makhluk itu tidak ada yang mati, bahkan tidak ada satupun yang tumbang.


" Prajurit! Sebagian dari kalian ikut komandan Wei bunuh mereka."


" Baik Jenderal."


Lima puluh orang yang di pimpin komandan Wei keluar dari gerbang dan bertarung begitu sengit dengan makhluk-makhluk itu. Namun aneh nya mereka tidak bisa mati, meski tangan dan kepala mereka di potong mereka akan kembali hidup.


" Komandan mereka tidak bisa mati!" Seru seorang prajurit berteriak dengan keras.

__ADS_1


" Serang mereka terus, dan cari kelemahan mereka."


Dari lima puluh prajurit sekarang hanya tinggal tiga puluh satu prajurit beserta komandan Wei. Telah ada dua puluh prajurit yang terbunuh oleh makhluk-makhluk itu tapi dari empat puluh makhluk itu tidak ada satupun yang mati.


" Ada apa dengan orang-orang ini, mereka seperti mayat hidup yang tidak bisa mati!" Gumam komandan Wei kesal.


" Kalian mundurlah, mereka akan menjadi urusan ku!" Seru sebuah suara dari atas langit.


Terlihat seorang pria yang usia nya berkisar 35-40 tahunan sedang berdiri dia atas langit lebih tepat nya dia sedang terbang sambil mengawasi orang-orang di bawah nya. Sosok nya terlihat berwibawa dan gagah, dengan tubuh besar, surai rambut berwarna hitam dengan jenggot hitam bercampur putih, wajah yang tampan, jubah berwarna ungu muda menambahkan kesan betapa hebat nya dia.


" Dia..."


" Cepat kalian mundur, biarkan senior dewa naga yang mengurus sisa nya!" Seru kaisar Lian Haocun setelah dapat mengenali siapa sosok orang yang sedang berada di atas langit.


" Dewa naga." Batin mereka, mereka merasa sedikit terguncang karena dapat bertemu dengan salah satu dari tiga jagoan yang di juluki dewa.


" Semuanya mundur!" Seru komandan Wei.


" Tapak naga suci" sebuah bayangan telapak tangan besar terlihat menghantam semua mayat hidup itu, membuat tubuh mayat hidup itu pun hancur, tulang-tulang mereka telah patah, seharusnya mereka tidak bisa bergerak kembali, jangankan berdiri seharusnya mereka telah mati.


" Apaa!!"


" Apakah mereka benar-benar tidak bisa mati"


" Tidak mungkin apa mereka itu iblis yang abadi itu?"


" Mereka ini sangat merepotkan" ucap dewa naga dengan malas.


Mayat-mayat hidup itu pun berlari mengelilingi dewa naga di bawah nya.


" Elemen tanah : cakar naga!" Tanah di bawah makhluk-makhluk itu mencuat dan membentuk sebuah cakar besar dan mencengkeram makhluk-makhluk itu.


" Sabetan ekor naga."

__ADS_1


Wsosh


Sebuah sinar berbentuk bulan sabit terbang dan membelah tubuh-tubuh mayat hidup itu menjadi dua.


" Mayat hidup! Seperti nya aku telah datang terlambat" ucap seseorang acuh di samping dewa naga. Mendengar suara yang tidak asing di telinga nya membuat nya langsung memalingkan wajah melihat siapa orang yang sedang berada di samping nya itu.


" Feng tua! Kecepatan mu memang tidak ada yang dapat menandingi nya, tapi sayang nya kau selalu datang di akhir pertarungan" cibir dewa naga.


" Hahaha...kau salah naga tua, aku selalu datang di waktu yang tepat. Lihatlah mereka belum menyerah sama sekali" ucap dewa angin, Lin Feng dengan santai. Mata nya sedari tadi terus memperhatikan tubuh-tubuh mayat hidup yang tergeletak itu yang sekarang telah berdiri kembali.


" Apa maksud... Bagaimana bisa mereka masih hidup!" Dewa naga begitu terkejut dengan apa yang di lihat nya sekarang, tubuh-tubuh yang terbelah menjadi dua itu perlahan kembali menyatu meski tidak sepenuhnya utuh.


siapa sangka mereka benar-benar merepotkan!


" Mata mu hidup naga tua, Mereka memang sudah mati. Mereka adalah mayat hidup yang di bangkitkan dari kematian oleh seseorang, tidak ada yang benar-benar bisa memusnahkan mereka sebelum membunuh pengendali nya" cibir Lin Feng dengan sinis.


" Cih, jika kau bisa mengatasi nya mengapa tidak kau saja yang melakukan nya" tantang nya dengan sinis.


" Jika mayat-mayat hidup ini ada disini, pengendali nya pasti tidak akan jauh" ucap nya tersenyum penuh arti.


Dewa naga yang mengerti maksud senyuman dewa angin pun menganggukkan kepala nya dan menghilang dari sana. Tidak lama dia kembali lagi dengan membawa seorang pria berjubah hitam dan melemparkan nya ke bawah.


" Seperti nya orang ini benar-benar gigih. Apakah kita bisa mendapatkan informasi dari nya" ucap dewa naga menatap sinis pria yang di bawa nya.


" Ckckck... Naga tua kau selalu menggunakan otot mu tapi tidak pernah menggunakan otak mu, mana mungkin dia akan membeberkan rencana nya dengan sukarela" Sindir Lin Feng acuh


" Kalau begitu kita bunuh saja dia, tidak ada untung nya jika dewa angin yang jenius saja tidak dapat mendapatkan informasi dari nya" ucap dewa naga yang kembali menyindir.


Pria berjubah hitam yang mendengar percakapan mereka berdua pun tanpa sadar bergidik takut, dia tidak menyangka akan muncul dua momok yang sangat di takuti oleh hampir semua orang.


" Kau benar dia tidak berguna, lebih baik.... bunuh saja!" Ucap Lin Feng acuh. Setelah mengatakan itu sebuah api menyembur dari tangan Lin Feng dan membakar habis pria berjubah hitam itu dengan para mayat hidup nya tanpa ampun.


" Ah.." dewa naga berekspresi terkejut dia tidak menyangka pria tua ini akan benar-benar membunuh orang itu tanpa mencari informasi terlebih dahulu, padahal niat awal nya untuk menyindir pria tua ini.

__ADS_1


Ya sudahlah tidak ada untung nya juga mempertahankan nya!


Setelah melihat makhluk-makhluk itu dikalahkan, gerbang ibukota pun di buka, kaisar Lian Haocun dan Jenderal Xue keluar untuk memberikan ucapan terima kasih serta mengundang kedua orang yang telah membantu mereka.


__ADS_2