Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 467. Iblis Hati


__ADS_3

Li Hongli tertegun kembali saat Yueyin menggendong seorang bayi dan membawanya kehadapan nya.


" Suami ku, lihatlah putra kita, bukankah dia sangat tampan seperti mu."


" Putra?" Dia tidak mengerti tapi dia tetap mendekat dan melihat bayi mungil yang di gendongan Yueyin.


Bayi itu tampak begitu menggemaskan, tapi Li Hongli tidak memiliki perasaan apapun pada nya. Dia pun menatap wajah istri nya namun hal yang tak terduga terjadi.


Yang dia lihat ekspresi sinis dan tatapan kejam milik Yueyin, dia tidak pernah melihat ekspresi ini dari wajah Yueyin yang di tunjukkan pada nya selama ini.


Jleb


Li Hongli tidak percaya dengan apa yang terjadi, bayi yang tidak ia pedulikan, di tangan mungil nya telah memegang sebuah belati dan menusuk belati itu ke dada nya, darah mengalir dari dada nya.


" Ayah, ayah jahat pada ku. Kau tidak mau mengakui ku." Bayi itu tiba-tiba saja bisa berbicara


Saat mendengar bayi itu bicara Yueyin segera mendorong tubuh Li Hongli sampai membuat tubuh Li Hongli terhuyung ke belakang.


" Kaisar dewa mengapa kau begitu jahat pada putra mu sendiri. Kau tidak lagi sayang pada ku." Seru Yueyin menangis pilu.


" Yue'er!"


Dia tidak mengerti apa yang terjadi, semua nya seakan kacau dan tak terkendali.


Li Hongli dapat merasakan aura yang mengancam yang mengarah pada Yueyin, seketika dia terkejut saat ada sekelebat bayangan yang ingin menyerang Yueyin. " Yue'er awas!"


Slash


Kepala Yueyin terpotong dan tubuh nya ambruk, ekspresi wajah dari kepala yang terpotong itu tidak berubah begitu terlihat sangat menyedihkan.


" Tidak!". Li Hongli ingin membunuh orang itu tapi entah kenapa tubuh nya seakan tidak bisa di gerakkan.


Orang yang baru saja menghabisi nyawa istri nya mengangkat pedang di tangan nya dan menusuk bayi kecil dalam pelukan Yueyin dengan kejam.

__ADS_1


Orang itu membelakangi Li Hongli membuat dia tidak tahu dengan jelas bagaimana wajah nya.


" Li Hongli!"


Suara serak seorang pria nampak terdengar di telinga Li Hongli, saat pemuda itu membalikkan badan nya, kejutan terlihat di mata Li Hongli.


" Tidak mungkin, siapa kau!" Seru Li Hongli dalam.


" Li Hongli apa kau tidak mengenal diri mu sendiri?" Pria itu tersenyum sinis menatap Li Hongli.


Wajah itu, wajah itu begitu sangat mirip dengan wajah nya. Mungkin yang membedakan di antara keduanya hanyalah warna rambut, Li Hongli yang asli memiliki warna rambut emas yang berkilau, sedangkan pria itu rambut nya berwarna hitam legam segelap malam. Namun selain itu mereka benar-benar sangat mirip.


Orang yang melihat nya akan beranggapan mereka saudara kembar, namun Li Hongli jelas tahu dia tidak memiliki saudara.


" Li Hongli lihatlah wajah kesakitan mereka, kau begitu tega membiarkan istri mu begitu menderita." Pria yang mirip Li Hongli menatap nya dengan tatapan sinis dan penuh provokasi.


Li Hongli tanpa sadar menatap tubuh Yueyin yang terpotong dengan tak berdaya.


Pria yang mirip Li Hongli itu tersenyum puas saat melihat wajah putus asa dari Li Hongli, dia dengan santai menendang kepala Yueyin ke arah Li Hongli.


Sesuatu yang mengerikan pun terjadi, mata dari kepala Yueyin bergerak seakan dia masih hidup" kaisar dewa mengapa, mengapa kau begitu kejam pada ku, kau menyegel ingatan ku dan juga identitas ku. kau telah membunuh putra ku.... Aku sangat kesakitan tapi kenapa kau masih hidup, seharusnya kau ikut mati bersama ku."


Setelah kepala Yueyin mengatakan semua itu, bayangan-bayangan peristiwa demi peristiwa muncul di benak Li Hongli.


Dia melihat bagaimana Yueyin di siksa oleh petir langit yang di panggil seseorang, dan siksaan fisik lain nya, tatapan putus asa di mata Yueyin saat itu membuat hati Li Hongli sangat sakit. Semua bayangan yang muncul hanya tentang penyiksaan yang terjadi pada Yueyin.


" Mati."


Kata itu yang terus terngiang di telinga dan kepala Li Hongli.


" Li Hongli! Menyerah saja, apakah kau tidak ingin menyusul kekasih mu itu agar dia tidak merasa kesepian. Kau berikan saja tubuh ini pada ku, sedangkan kau akan pergi menemani kekasih mu dalam jangka waktu yang lama...."


" Ambillah pedang ini dan matilah" orang yang wajah nya mirip Li Hongli memberikan pedang di genggaman nya pada Li Hongli, dengan pandangan kosong Li Hongli mengambil pedang itu.

__ADS_1


" Kau tidak pantas hidup!"


" Kau harus mati..."


" Aku begitu menderita tapi mengapa kau tidak datang menolong ku."


" Mengapa kau membiarkan ku mati sendirian"


Suara suara itu terus terngiang di telinga Li Hongli, mendengar tangisan Yueyin membuat tubuh Li Hongli gemetaran.


Saat Li Hongli sedang menderita, orang yang wajah nya mirip dengan Li Hongli tersenyum puas saat melihat Li Hongli akan menusuk dirinya sendiri menggunakan pedang milik nya.


Dia seperti telah menduga akan akhir yang menyedihkan terjadi pada Li Hongli, ia sangat yakin rencana nya telah berhasil.


Saat pedang itu sudah menusuk sedikit dada Li Hongli, sebuah suara menghentikan gerakan nya.


" Li Ge, aku mengerti mengapa kau melakukan itu pada ku. Namun dendam ku hanya akan aku sendiri yang membalasnya pada mereka, meski begitu aku juga membutuhkan diri mu di samping ku...."


" Jadi bisakah kau cepat kembali, aku menunggu.. mu!"


Seorang wanita berpakaian jubah berwarna biru muda seperti lautan dengan wajah yang lebih indah dan mempesona dari peri, dia memiliki tatapan yang sendu tapi seakan menatap nya dengan penuh cinta. Pandangan nya jauh ke depan ketenangan dapat di lihat dari wajah cantik nya, dia memiliki aura yang sangat anggun dan membuat setiap pria akan bertekuk lutut di hadapan nya.


" Kembalilah! Aku menunggu mu..."


Mendengar perkataan nya membuat Li Hongli sadar dengan apa yang baru saja akan dia lakukan.


Li Hongli membuka mata nya dan menatap pria yang memiliki wajah sama persis dengan nya dengan tajam, aura membunuh melonjak dari tubuh nya. Bayangan-bayangan yang mengerikan itu pun tidak lagi ada, ia mencabut pedang yang telah melukai nya, dan membakar pedang itu dengan api hitam nya.


" Iblis hati."


Seru Li Hongli dengan dingin, tatapan nya pun menatap sinis pada pria yang wajah nya mirip dengan nya itu dengan acuh.


" Di kehidupan ku sebelumnya kau muncul setelah aku akan mencapai ke tingkat keabadian ku. Tapi ada apa sekarang, kau begitu cepat muncul dan ingin menguasai tubuh ku" Li Hongli tersenyum sinis saat berbicara pada nya.

__ADS_1


__ADS_2