
" Sekte Aliran hitam? Mengapa kau selalu mempermasalahkan sekte aliran hitam. Apakah seorang pengkhianat hanya berasal dari sekte aliran hitam, apakah sekte aliran putih pun tidak bisa berkhianat. Ah, tidak lebih tepat nya memang nya ada manusia yang sangat suci dan tidak memiliki dosa. Jika kita ambil contoh sederhana nya, di luar sana banyak pria yang memiliki istri lebih dari satu, bukankah pria itu pantas di sebut pengkhianat karena tidak bisa setia dengan pasangan nya, lalu mengapa seseorang harus di salahkan hanya karena berasal dari sekte aliran hitam. katakan Tuan, mengapa seorang manusia seperti mu tidak bisa melakukan pengkhianat ini?" Ucap Li Hongli dengan nada dingin dan sinis, dia juga menekankan kalimat terakhir.
" K-au berasal dari sekte aliran hitam pasti akan membela nya juga!"
" Aku!" Li Hongli menunjukkan diri nya sendiri. " Berasal dari sekte aliran hitam, sejak kapan! Seperti nya tuan salah paham, aku bukanlah berasal dari sekte mana pun" ucap Li Hongli santai
Membuat semua orang yang mendengar nya tercengang dan tidak percaya, di lihat bagaimana pun Li Hongli terlihat begitu membela sekte aliran hitam jadi tidak mungkin dia bukan berasal dari pihak yang sama, terutama para perwakilan sekte aliran putih juga berasumsi seperti itu.
" Tidak mungkin, jika bukan. kenapa kau bersikeras membela nya" Li Hongli tersenyum sinis mendengar itu.
" lucu sekali... Mengapa pikiran manusia begitu dangkal, apakah di dunia ini hanya ada hitam dan putih saja, lalu apa perbedaan hitam dengan putih. Sekte Aliran putih di kenal karena menjunjung kebenaran, tapi apakah mereka tidak pernah membunuh!" Ucap Li Hongli sinis
" Anak muda apa maksud mu?" Tanya seorang dari perwakilan sekte aliran putih, lebih tepat nya Raja petir, dia begitu penasaran dengan pemikiran murid dari dewa angin.
" Aku tidak ingin berbasa-basi, sekte aliran putih selalu di puji karena memberantas orang-orang jahat. Namun Meski seseorang hanya sekali saja membunuh, orang itu bisa di katakan memiliki dosa bukan, dia juga artinya seorang penjahat bukan. Aku tanya sekali lagi apakah sekte aliran putih, netral, dan pihak kekaisaran tidak pernah membunuh seseorang? Kalian sendiri pasti mengerti maksud ku tanpa aku perlu menjelaskan nya" ucap Li Hongli acuh dan mulai malas dengan perdebatan bodoh ini.
" Benar perkataan anak muda ini, murid ku telah menemukan semua bukti ini dan menyerahkan nya pada kaisar, itu artinya dia peduli pada kekaisaran, dibandingkan kalian berbisik-bisik dan mengomentari murid ku ini, lebih baik kalian lihat apa yang murid ku temukan" Raja racun memberikan setumpuk berkas itu pada yang lain nya.
Betapa terkejut nya orang-orang itu setelah melihat isi berkas tersebut, isi nya tentang penyusup dari kekaisaran Zhu yang menyamar menjadi bandit dan menghancurkan banyak desa, dan ternyata di sana juga tertera kerjasama Jendral Cao dengan kekaisaran Zhu. Semua informasi ini di dapatkan oleh Wang Xiuhuan saat membebaskan para tahanan di markas bandit serigala.
" Perkataan Jendral Cao juga tidak salah, yang memberikan bukti adalah murid dari Raja racun, bisa saja guru dan murid itu telah merencanakan semua ini" ucap seseorang dari perwakilan sekte aliran putih
" Bukti di berkas ini begitu akurat dan detil, mengapa kalian malah menyalahkan orang yang seharusnya di puji"
" Matriak Huan Xinyi apakah sekarang kau membela sekte Lembah Racun?"
" Aku tidak membela siapapun"
" Tapi kau jelas membela mereka!"
__ADS_1
" Hahaha..."
" Anak muda mengapa kau tertawa" ujar Raja tengkorak yang sedari tadi diam saja, semua orang juga bingung mengapa Yueyin tiba-tiba saja tertawa.
" Tidak ada, hanya saja rasa nya begitu menggelikan. Di jajaran terdepan telah duduk para petinggi istana dan para bangsawan, di jajaran kiri tengah telah duduk perwakilan sekte aliran putih, sebelah kanan nya sekte aliran hitam, dan bagian belakang hadir perwakilan sekte aliran netral... Meski terlihat damai tapi kalian saling mencari celah untuk menjatuhkan satu sama lain, sekte aliran putih menyalahkan sekte aliran hitam hanya karena perbedaan hitam dan putih, sampai kalian melupakan satu fakta penting, kalian itu tetap manusia berasal dari mana pun kalian berada" ujar Yueyin dengan santai dan tenang.
Sebagian orang setuju dengan pendapat nya, namun ada juga yang tidak menyetujui nya.
" Mohon maaf Yang Mulia kaisar, meski pun dia adalah murid Raja racun, tapi apakah Raja racun bisa mengkonfirmasi siapa dua pemuda lain nya?"
" Aku tidak mengenal mereka berdua" jawab nya jujur.
" Yang Mulia tolong selidiki kembali kasus ini, berikan keadilan bagi saudara hamba" ucap seorang menteri yang ternyata saudara Jendral Cao.
" Yang Mulia, apa anda akan lebih mempercayai mereka di bandingkan hamba yang sudah lama mengabdi pada Yang Mulia dan kekaisaran, tolong berikan keadilan bagi hamba!" Ujar Jendral Cao.
Jika Yueyin begitu santai mengatakan nya, tapi tidak dengan orang-orang itu yang sangat terkejut mengetahui identitas nya.
" Tidak mungkin! Habislah aku" batin Jendral Cao duduk di lantai dengan wajah yang begitu putus asa.
" Apa maksud dari pertanyaan itu putri ku, tentu saja ayahanda akan mempercayai mu. Kau tenang saja ayahanda akan menghukum nya"
" Terima kasih ayahanda, kalau begitu Ananda serahkan sisa nya pada ayahanda kaisar. Dan seperti nya kami memang telah menganggu rapat kali ini, mohon maafkan kami... Ayahanda, Ibunda aku dan teman-teman ku sudah lelah sebaiknya kami bertiga pergi dari sini, mohon undur diri" ucap Yueyin sopan dan memberikan penghormatan layak nya seorang tuan putri.
" Baiklah, kau sudah pulang Ibunda sudah sangat senang, beristirahatlah dengan baik" ujar permaisuri dengan lembut.
" Guru aku akan menjelaskan nya nanti! Saudara Li, saudari Yin tunggu aku.."
" Anak ini!"
__ADS_1
_____________________________________________
Keesokan hari nya
Banyak orang dari berbagai pihak yang begitu terkejut akan kemunculan Yueyin yang merupakan tuan putri Lian.
Namun kabar ini belum menyebar sampai keluar, semua orang hanya tahu tuan putri Lian telah pulang, tapi tidak ada yang tahu bagaimana sosok nya.
Pagi hari nya
Di kamar Lian Yueyin telah kedatangan sosok yang tidak terduga.
" Meimei akhir nya kau pulang!" Pagi-pagi buta pangeran Lian Yu telah berdiri di depan kamar Lian Yueyin.
" Gege, mengapa Gege di depan pintu mengagetkan saja!" Seru Yueyin mengelus dada nya terkejut dengan kemunculan Lian Yu yang di luar dugaan nya.
" Gege akan mengetuk pintu kamar mu, tapi kau sudah keluar duluan" jawab nya bersemangat, dia belum menyadari perubahan yang terjadi pada adik perempuan nya itu.
Lian Yueyin tidur di kamar nya yang ada di istana, berbeda dengan para tamu yang beristirahat di kamar yang telah istana siapkan termasuk Li Hongli.
" Mengapa Gege disini?"
" Ibunda yang mengatakan kau ada disini, kamu tidak apa-apa kan tinggal di luar sana Meimei, apa ada yang terluka"
" tidak ada, aku baik-baik saja"
" Baguslah, oh Gege sampai lupa. Ayahanda meminta kita untuk makan bersama" ajak Lian Yu antusias.
" Emmm... Baiklah, ada yang ingin aku bicarakan dengan ayahanda juga" jawab Yueyin setelah berpikir sejenak.
__ADS_1