Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 410. Lima Bulan Berlalu


__ADS_3

Kekaisaran Lian dan Zhu sedang dalam kondisi yang begitu tegang.


Ini sudah lebih dari lima bulan kekaisaran Lian dan Zhu berperang, sudah selama lima bulan juga Li Hongli dan Yueyin pergi.


Selama lima bulan ini banyak korban yang berjatuhan dari kekaisaran Lian maupun kekaisaran Zhu. Serangan yang di terima oleh kekaisaran Lian bukan hanya serangan dari luar saja tapi juga dari dalam. Setelah lama berdiam diri sekte dewa abadi mulai melakukan pergerakan dan membuat kekacauan di beberapa wilayah kekaisaran Lian, hal ini membuat fokus kaisar Lian Haocun terbagi menjadi dua.


" Bagaimana kondisi Medan perang saat ini?" Tanya kaisar Lian Haocun pada penyampai pesan yang berada di depan nya. Kaisar Lian Haocun yang duduk di kursi kebesaran nya terlihat semakin tua saat ini, mungkin karena beban berat yang sedang ia tanggung.


" Yang Mulia kondisi Medan perang tidak terlalu baik, Yang Mulia putra mahkota melaporkan bahwa pasukan nya kekurangan bahan makanan dan obat-obatan"


" Sampai kapan mereka bisa bertahan?"


" Hanya satu sampai dua Minggu saja."


" Segera siapkan bahan-bahan makanan dan obat-obatan yang masih tersisa di pembendaharaan istana" perintah nya


" Mohon maaf Yang Mulia, pembendaharaan istana semakin berkurang karena di bagikan pada warga yang telah kehilangan rumah serta pada pasukan di Medan perang, jika perang terus berlanjut kita tidak akan bisa menyediakan makanan dan obat-obatan lagi." Ujar menteri pembendaharaan.


" Apakah ada kabar dari pangeran kedua, dan senior dewa angin?" Tanya kaisar Lian Haocun mencoba mengalihkan pembicaraan


" Mohon maaf Yang Mulia pangeran kedua telah mengirimkan surat ini kemarin malam" seorang pembawa pesan memberikan surat itu pada Kasim yang berada di samping kaisar Lian Haocun dengan penuh hormat.


Setelah pemeriksaan bahwa tidak ada yang salah dengan pesan itupun, Kasim baru memberikan nya pada kaisar Lian Haocun.


Kaisar Lian Haocun membaca setiap kata yang berada di dalam surat tersebut dengan cermat, isi nya adalah.


" Salam bagi ayahanda, semoga ayahanda dan kekaisaran Lian selalu berjaya. Ayahanda, dalam surat ini ananda ingin melaporkan bahwa sekte-sekte aliran putih dan netral telah membantu ananda di sini jadi ayahanda tidak perlu mencemaskan keadaan di sini. Hanya saja ku harap adik ku dan adik ipar segera kembali. Ananda juga ingin melaporkan apa yang adik ipar laporkan memang benar adanya, untung saja di sini ada dewa naga yang membantu, jika tidak aku tidak tahu akan jadi seperti apa akhir nya... Meski begitu kami sangat kekurangan obat-obatan, ananda harap ayahanda bisa mengirimkan obat-obatan segera."


Begitulah kira-kira isi surat nya.


" Yang Mulia!"


Saat sedang membaca surat ada seorang prajurit yang menerobos masuk.

__ADS_1


" Lancang! Berani sekali kau menerobos masuk di saat ada rapat penting..."


Salah satu menteri dengan marah mencerca prajurit itu, tapi segera di potong oleh sebuah suara." Apakah aku tidak di sambut di sini!"


" Senior dewa mabuk, kau sudah kembali?" Ujar kaisar Lian Haocun sangat senang saat tahu siapa orang yang telah dengan lancang memasuki ruang pertemuan nya, dia yang ingin menyemburkan amarah nya pun berubah menjadi wajah ceria.


" Hahaha kaisar aku baru saja pergi selama lima bulan tapi wajah mu sudah semakin tua saja" ucap nya dengan santai, tidak ada yang berani membantah perkataan nya itu karena semua orang sudah tahu siapa identitas nya, meski pakaian nya yang tampak sederhana dan berlubang.


" Senior bisa saja, ini semua sudah menjadi tugas ku. Jika boleh tahu apakah senior telah membawa kabar sesuatu?"


" Ya, Namun jika Yang Mulia masih memiliki urusan penting lebih baik kita membahas nya nanti saja." Ujar nya dengan tenang.


" Tunggu senior!"


" Kalian keluarlah!" Seru kaisar Lian Haocun pada semua orang yang ada di aula utama tersebut.


" Baik Yang Mulia."


" Pelayan, bawa arak terbaik yang istana punya."


" Senior..."


" Aku tahu apa yang ingin kaisar tanyakan, ngomong-ngomong dimana Li Hongli berada?"


" Li'er dan Yueyin'er belum kembali sejak lima bulan yang lalu, bahkan senior dewa angin juga belum ada kabar sampai sekarang."


" Bocah itu belum kembali juga. Hah... Padahal aku kemari untuk menemui bocah itu. Kaisar tidak perlu menunggu kabar dari saudara Lin Feng, dia akan kembali jika dia ingin kembali."


" Maaf apa maksud senior mencari menantu ku?"


" Ini tentang tugas yang di berikan nya pada ku.."


" Lalu bagaimana dengan orang-orang yang dulu menjadi tamu kekaisaran Lian?" Tanya nya.

__ADS_1


Kaisar yang tahu bahwa senior dewa mabuk sedang mencoba mengalihkan pembicaraan dia pun tidak lanjut bertanya.


" Untung saja Li'er dan senior sekalian telah memperingati ku, memang benar salah satu dari pemuda-pemuda itu adalah iblis yang sedang menyamar, kami segera menahan nya di penjara untuk di interogasi. Tapi keesokan hari nya iblis itu malah menghilang dari penjara, keempat pemuda lain nya sangat terpukul saat itu dan sekarang memutuskan untuk bergabung di Medan perang melawan kekaisaran Zhu."


" Baguslah kalau begitu."


_____________________________________________


Di tempat yang jauh


Tempat yang dimana bukan termasuk dari wilayah kekaisaran manapun, tempat itu sangat jauh dari tempat yang di huni oleh para manusia.


Terdapat dua orang manusia di antara puluhan siluman di sebuah pulau tak berpenghuni, kedua manusia itu terlihat sedang di kelilingi oleh puluhan siluman.


" Yue'er tetap berhati-hati!"


" Baik"


Mereka berdua adalah Li Hongli dan Yueyin, setelah pelatihan selama lima bulan akhir nya sekarang Li Hongli telah meningkat sangat banyak, bukan hanya Li Hongli tapi Yueyin juga mengalami peningkatan, meskipun yang paling besar adalah Li Hongli. Li Hongli telah berhasil membuka segel yang menyegel kekuatan yang berada di dalam tubuh nya, namun meski begitu ia juga membutuhkan rangsangan untuk meningkatkan tingkat Kultivasi nya kembali.


Yueyin telah berada di tingkat legenda, sedangkan Li Hongli akan mencapai tingkat ilahi sebentar lagi.


Setiap kali mereka berlatih, mereka akan menggunakan siluman-siluman di pulau itu untuk menguji batas kemampuan nya. Tak ayal Li Hongli pernah terluka sangat parah setelah kembali dari wilayah terdalam pulau. Namun karena itu juga fisik, mental dan aura membunuh Li Hongli semakin menajam dan mengerikan.


Sekarang Li Hongli sedang melakukan ide gila, dia sedang menunggu kesengsaraan petir langit yang akan membuat nya menerobos ke tingkat ilahi. Namun sebelum itu ia ingin mengetahui batas kemampuan nya sendiri dengan cara menantang hampir seluruh penghuni pulau kematian. Yueyin tidak berdaya menghadapi sikap Li Hongli yang begitu suka menantang bahaya, namun ia juga malah ikut bergabung dalam ide konyol itu.


Li Hongli dan Yueyin saling membelakangi untuk saling melindungi. Jika di lihat oleh orang lain pemandangan ini terlihat sangat mengerikan dimana dua orang manusia yang sedang melawan lebih dari satu siluman dan itupun bukan siluman yang lemah.


" Goaarrhh..."


Teriakan dan raungan hewan saling bersautan, seperti nya Li Hongli dan Yueyin sudah benar-benar memprovokasi para siluman itu hingga mereka terlihat sangat marah.


Dhuar

__ADS_1


Li Hongli segera membuat perisai di hadapan nya saat ada salah satu siluman yang menyerang nya.


__ADS_2