
Semua orang yang melihat apa yang sedang gadis itu lakukan, hanya menatap rendah diri nya, mereka tidak peduli dengan apa yang sedang di lakukan oleh dua orang asing di depan mereka, yang mereka tahu kedua orang asing ini hanya sedang membuat lelucon bagi diri nya sendiri.
Yueyin yang telah berhasil melakukan apa yang dia inginkan, menatap Li Hongli. Li Hongli yang di tatap oleh Yueyin mengetahui apa yang di inginkan gadis itu pun hanya menganggukkan kepala nya sebagai tanda dia mengerti apa yang di inginkan gadis ini.
Sekarang giliran Li Hongli yang melangkah maju mendekati sebuah kurungan atau pagar yang terbuat dari akar pohon yang telah Yueyin buat, Li Hongli mengangkat tangan nya, dari tangan nya muncul api berwarna hitam sedikit keemasan ukuran api itu hanya sebesar kelereng.
melihat apa yang sedang pemuda itu lakukan orang orang yang ada di tempat itu menertawakan diri nya yang mereka anggap bodoh.
wushss
namun Li Hongli hanya acuh dan tidak mempedulikan mereka, dengan tenang Li Hongli mengibaskan tangan nya pada akar akar tersebut. Tidak lama api itu membakar akar akar tersebut, dengan cepat api itu menjalar ke seluruh akar dan membuat nya seperti kobaran lingkaran api.
Ada rasa takut dan juga takjub secara bersamaan yang di rasakan oleh kedua puluh orang itu, namun mereka masih mempercayai Li Hongli dan Yueyin, mereka yakin apa yang di lakukan oleh kedua orang yang mereka anggap sebagai penyelamat mereka tidak akan membahayakan mereka, meski pun sikap kedua orang itu dingin dan acuh tak acuh, mereka memiliki kepercayaan yang tinggi pada Li Hongli dan Yueyin.
Mengetahui apa yang sedang kedua puluh orang itu pikirkan Li Hongli pun berkata dengan singkat " api itu tidak akan membakar kalian"
" Tapi akan membakar siapa saja yang ku inginkan" lanjut nya dengan nada dingin dan datar
" Heh..... apa kalian sudah cukup bermain main, kalau begitu kami akan memberi tahu mu apa itu kematian" orang itu dengan cepat melesat ingin menyerang Li Hongli, namun baru beberapa langkah ia bergerak, sebuah bayangan seseorang terlebih dahulu sudah berada di dekat nya.
Slashh
" Aku akan memberi tahu mu apa itu permainan sesungguh nya"
__ADS_1
Bersamaan dengan suara itu, kepala orang yang tadi ingin menyerang Li Hongli telah jatuh ke tanah, dan pelaku nya sendiri adalah Li Hongli, dia masih berdiri dengan santai di tempat di mana ia baru saja memenggal kepala seseorang.
" A-apa! bagaimana mungkin?" seru satu orang dari banyak nya orang dengan tidak percaya melihat apa yang dia lihat.
Slashh
Tanpa mendengar perkataan orang orang itu, atau pun mempedulikan tatapan terkejut dari mereka, Li Hongli kembali menghilang dari tempat nya dan muncul kembali di salah satu musuh nya setelah ia muncul ia langsung memenggal kepala orang yang di di jumpai nya, kejadian itu terus di lakukan sampai membuat orang orang itu waspada dan bersiap ingin menyerang balik diri nya, namun mereka tidak bisa mengikuti kecepatan Li Hongli yang begitu tinggi.
Hal itu memang menjadi gaya bertarung Li Hongli saat menghadapi begitu banyak musuh, dia akan membunuh dengan senyap dan sunyi tanpa menimbulkan suara sedikit pun, bahkan tanpa di ketahui oleh target nya sendiri. Li Hongli lebih memilih langsung membunuh nya dengan tangan nya sendiri di banding menggunakan jurus atau teknik yang di miliki nya, menurutnya membunuh target nya langsung akan membuat nya puas dan rasa haus darah yang di miliki nya pun akan tersalurkan oleh darah darah yang mengalir dari orang orang yang di bunuh nya.
Namun kadang juga Li Hongli mampu membunuh seseorang tanpa mengeluarkan darah sedikit pun, kemampuan nya ini bahkan membuat guru nya bergidik ngeri akan kemampuan yang di miliki oleh murid nya itu.
Tidak ingin tinggal diam Yueyin pun juga mulai bergerak membunuh musuh yang di lihat nya, saat kedua orang ini bergerak, membuat semua orang menelan saliva nya, mereka tidak menyangka kedua orang ini bertarung dengan sangat brutal dan agresif, dan mereka lebih tidak menyangka kedua orang yang sangat mereka remehkan selalu berhasil membawa kematian bagi siapa saja yang kedua orang itu jangkau.
Pertarungan pun pecah, Para murid pun tidak ingin tinggal diam, mereka semua mencoba melawan Li Hongli, namun saat mereka tidak bisa mengikuti pergerakan Li Hongli, sebagian orang berbalik dan menyerang Yueyin.
Duaaarrr
BAMM!!
ledakan demi ledakan terus terdengar memenuhi tempat pelatihan para murid sekte pedang giok akibat benturan jurus jurus yang mereka gunakan untuk menyerang.
" Semua nya jangan takut, jumlah kita lebih banyak dari kedua orang ini..... Ayo kita serang mereka!!!" Seru seorang pria
__ADS_1
Namun meski pun jumlah mereka yang sangat banyak tidak membuat Li Hongli mau pun Yueyin kewalahan, mereka berdua masih bertarung dengan santai dan tenang, hal itu membuat sebagian orang yang menyerang Li Hongli dan Yueyin cukup frustasi.
Jika di perhatikan lebih lanjut lagi pertempuran ini bukan lagi seperti sebuah pertempuran tetapi lebih seperti medan pembantaian.
" HENTIKAN!!!"
Sebuah suara menghentikan pertarungan mereka, melihat siapa orang yang baru saja datang para murid pun langsung membungkuk dan memberi pada orang itu.
" Hormat kami pada tetua" ujar para murid kepada seorang pria paruh baya yang baru saja datang
" Anak muda seperti nya kau sangat berani menyerang sekte pedang giok, apa para murid sekte kami memiliki masalah dengan kalian berdua?" Tanya nya bingung
Awal nya ia dengan seorang murid yang baru saja melaporkan sebuah masalah yang terjadi di depan gerbang, ia kira masalah itu hanya masalah biasa, namun di tengah perjalanan dia seperti mendengar suara pertempuran di tempat para murid sedang berlatih, sehingga ia langsung bergegas menuju ke tempat itu.
Namun saat melihat pertarungan yang ada di depan mata nya, dia hanya melihat dua orang anak muda yang melawan ratusan para murid sekte pedang giok. Tetapi yang membuat nya terkejut adalah saat melihat Medan pertempuran itu bukan seperti Medan pertempuran melainkan Medan pembantaian, dan yang membuat nya marah sekaligus terkejut bukan para murid nya yang mendominasi pertempuran itu, melainkan kedua anak muda yang diri nya sendiri tidak tahu siapa mereka.
Setelah melihat kejadian di depan nya, ia yakin kedua anak muda itu bukanlah orang biasa, sehingga ia tidak bisa gegabah, apa lagi melihat ke brutalan kedua orang ini menghabisi para murid nya, sehingga banyak murid nya yang telah mati terbunuh.
Sehingga ia memilih untuk bernegosiasi dengan kedua orang itu, dia tidak ingin semakin banyak murid sekte pedang giok yang mati terbunuh oleh kedua monster tersebut. Namun ia juga heran siapa yang membawa bencana pada sekte pedang giok sehingga membuat dua orang monster mendatangi sekte ini dan membunuh banyak orang entah itu murid atau para guru.
" Heyy... Pemuda bodoh tetua kedua sedang berbicara pada mu!" Seru seorang murid yang sudah terlihat sangat kesal
Li Hongli maupun Yueyin tidak bergeming di tempat nya sedikit pun, mereka bahkan seakan tidak peduli akan kehadiran pria paruh baya tersebut.
__ADS_1
" Diaamm!" Sentak tetua itu pada murid nya, ia merasa murid murid sekte ini sangat bodoh mereka masih memprovokasi kedua orang yang bahkan sudah banyak membunuh sebagian dari mereka, apa mereka tidak bisa berpikir, ia yakin dua orang yang masih sangat muda namun dengan mudah membantai murid murid sekte pedang giok itu berarti latar belakang nya tidaklah sederhana yang artinya dia memiliki latar belakang yang kuat, dan murid murid nya ini dengan bodoh nya mengundang kematian bagi mereka sendiri.