
" Lalu kenapa kalau begitu, jika mereka berdua mati di tempat ini tidak akan ada yang mengetahui nya" ujar Chen Zhun dengan sombong nya
" semua nya aku dan saudara Guang akan membantu anggota sekte yang lain nya terlebih dahulu" pamit tetua Lei
" Baik" jawab tetua Gong dan tetua Shi
Wushss
Tetua Lei dan tetua Guang melesat pergi dari tempat itu meninggalkan keempat orang yang masih berdebat.
" Lebih baik kita hentikan dulu pemuda itu, setelah nya kita akan putuskan di akhir" ujar Patriak sekte
" Baik Patriak"
Wushss
Tetua Shi dan tentu Gong pun bergerak membantu para murid serta anggota sekte lain nya yang sedang terluka.
" Saudara Gong kau bantu para anggota yang masih hidup dan terluka, aku akan membantu saudara Lui" ujar tetua Shi
" Baik"
Saat sedang membantu para murid yang masih hidup namun terluka cukup parah, tetua Shi melihat tetua Lui yang mulai berada di posisi bertahan dan seperti nya tidak bisa melakukan satu pun serangan balik pada gadis itu, melihat nya kewalahan menghadapi gadis itu dengan cepat ia pergi ke tempat pertarungan untuk membantu nya, lagi pula hanya ada beberapa murid dan anggota sekte yang terluka karena kebanyakan dari mereka langsung Li Hongli penggal kepala nya.
Whush
Duarrrr
Di sisi lain, Yueyin yang sedang bertarung dengan tetua Lui sangat mendominasi Pertarungan tersebut, namun dia merasakan ada bahaya yang mendekati nya, dengan tenang tanpa tergesa-gesa atau pun terkejut Yueyin bergerak ke samping, bersamaan dengan itu sebuah serangan yang memang di tunjukkan untuk nya tidak berhasil mengenai target nya.
" Hohoho.... Anak muda kau cukup hebat juga bisa menghindari serangan ku yang berada di titik buta" puji seorang pria paruh baya yang tidak lain adalah tetua Shi
Awal nya dia sangat terkejut karena serangan nya dengan mudah dapat di hindari oleh gadis itu, apa lagi ia menyerang dari belakang yang merupakan titik buta bagi para Kultivator, kebanyakan orang yang mendapatkan serangan dari titik itu akan terkejut sehingga tidak mampu untuk menghindari serangan, walau pun dapat menghindar orang itu akan tetap terluka cukup parah karena tidak siap menghindari serangan nya.
Namun gadis yang ada di depan nya sekarang dengan mudah menghindari serangan nya tanpa sedikit pun rasa terkejut di mata nya, ia bahkan terlihat masih tenang dan acuh tak acuh.
" Saudara Shi" seru tetua Lui yang dibalas anggukan oleh tetua Shi
" Dua lawan satu, menarik" suara merdu keluar dari bibir Yueyin yang membuat kedua tetua tertegun mendengar suara nya yang terdengar begitu manis dan indah.
" Kenapa gadis kecil apa kau merasa takut!" Tanya tetua Shi main main
" Takut? Tidak ada yang dapat membuat ku takut, hanya satu hal yang dapat membuat ku takut namun itu bukan kalian" cibir Yueyin
__ADS_1
" Kalau begitu mari kita buktikan" seru tetua Shi
Wushss
Setelah mengatakan itu tetua Shi melesat menyerang Yueyin, sedangkan Yueyin masih berdiri di tempat nya dengan tenang tanpa mempedulikan tetua Shi yang menyerang nya. Saat tetua Shi telah berada dekat dengan Yueyin, dengan halus dan tenang dia bergerak ke samping menghindari serangan dari orang itu.
Tetua Lui yang melihat tetua Shi menyerang gadis itu pun mencoba menggunakan kesempatan ini untuk memulihkan kondisi nya, sebelum ia kembali bertarung dan membantu tetua Shi.
Tetua Shi melakukan beberapa gerakan tangan dengan cepat.
" Elemen Api : Semburan api" ucap pelan nya
Yueyin bergerak dengan lincah dan menghindari jurus jurus yang di keluarkan oleh tetua Shi dengan begitu mudah nya.
Boooommm
" Terbuat dari apa gadis ini, dia begitu mudah nya menghindari serangan dari ku, pantas saja saudara Lui kewalahan menghadapi nya" batin tetua Shi
" Saudara Shi mari kita hadapi dia bersama sama" ujar tetua Lui yang telah cukup memulihkan kondisi nya
" Baik"
Wsuhss
Trank
Trink
BAM!!
Suara benturan senjata terus terdengar yang di ikuti suara ledakan dari jurus jurus yang di keluarkan oleh tetua Shi dan tetua Lui, namun masih belum bisa menyentuh sehelai benang dari pakaian yang di kenakan oleh Yueyin.
Serangan mereka selalu dapat di hindari dengan mudah oleh nya, Yueyin bergerak zig-zag dan terus menghindari serangan serangan dari kedua lawan nya, jika ada yang melihat pertarungan itu, mereka akan mengira Yueyin sedang berada di posisi bertahan tanpa bisa menyerang balik kedua lawan nya. Namun sebenarnya Yueyin bukan hanya sedang bertarung melawan kedua orang itu saja, ia juga mengawasi keadaan sekitar.
Jurus demi jurus telah tetua Shi dan tetua Lui keluarkan, meski begitu tidak ada satu pun jurus yang dapat melukai Yueyin, lama kelamaan Yueyin lah yang mendominasi pertarungan dan tetua Lui juga tetua Shi berada di posisi bertahan tanpa sedikit pun bisa kembali menyerang.
Sudah banyak luka yang di dapat oleh kedua orang itu dari Yueyin, luka luka yang di terima kedua tetua itu pun tidaklah kecil, pakaian mereka tidak lagi bersih, penampilan mereka pun tak lagi berwibawa, sekarang mereka telah seperti seorang pengemis.
" Permainan ini telah berakhir" gumam Yueyin, sekilas ada kilatan membunuh yang di pancarkan mata nya.
Slash
Slaashh
__ADS_1
" Arrgghhhh..."
" Arggkkhhh"
Secara bersamaan kedua pria paruh baya itu berteriak bersamaan, mereka berteriak karena merasakan sakit akibat Yueyin yang telah memotong kedua tangan mereka.
Gerakkan Yueyin begitu halus dan cepat, membuat kedua tetua itu tidak menyadari serangan nya yang datang begitu tiba-tiba.
Wushss
Slash
Slaashh
Tidak berhenti di sana Yueyin kembali menghilang dari tempat nya, saat dia kembali muncul suara teriakan kembali terdengar.
" Arrrrkkkhhh....."
" Arrgghhhh....."
Sekarang kedua kaki nyalah yang telah terpotong, sehingga mereka berdua hanya menjadi seorang pria paruh baya yang lumpuh tanpa bisa melakukan apa pun.
Walau pun begitu tidak ada darah yang keluar dari luka di tangan atau pun kaki mereka, namun Yueyin sengaja membuat mereka terus merasakan rasa sakit sehingga mereka lebih memilih mati dengan sendirinya.
Dengan sengaja tanpa sepengetahuan mereka setelah ia memotong kedua tangan dan kaki mereka dia pun menaburkan racun racun pembeku darah dan racun kalajengking hitam, dia mendapatkan racun itu dari Li Hongli, kedua racun itu hanyalah racun tingkat rendah namun jika di gabungkan akan menjadi racun tingkat menengah apalagi di gunakan pada Kultivator yang tidak memiliki kekebalan terhadap racun akan sangat terasa efek nya.
Racun pembeku darah adalah racun yang dapat membuat darah membeku dan tidak dapat membuat darah mengalir, sedangkan racun kalajengking hitam adalah racun yang efek nya akan terasa seperti di tusuk ribuan jarum.
Mereka berdua akan terus merasakan rasa sakit tanpa bisa mati, Yueyin memang sengaja membuat mereka berdua tidak mati karena menurut nya kematian itu adalah hal yang mudah untuk mereka yang telah berani ingin membunuh Li Hongli. Terlihat kejam memang, tapi itulah yang akan terjadi jika berani menyentuh orang orang yang di sayangi nya.
" Arrgghhhh.... No-na tolo-ng ampunilah kami, lebih baik kau... Bunuh saja ka-mi" seru tetua Lui dengan terbata bata
" Bunuh, bunuh saja kami no-na, di bandingkan kau argghh.... menyiksa ka-mi seperti ini" lanjut tetua Shi
" Membunuh kalian? Jangan bermimpi, ini hukuman yang pantas bagi kalian yang telah berani mengusik seekor naga yang sedang tertidur" cibir Yueyin tanpa berperasaan
.
.
.
__________________________________________
__ADS_1
Maaf karena author jarang up, author lagi banyak kesibukan jadi gk bisa up 🙏🙏🙏