Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 336. Paviliun Harta


__ADS_3

Li Hongli dan Yueyin hanya datang ke paviliun harta berdua saja, sedangkan Wang Xiuhuan, Lao Qian, dan Lao Xi entah sedang pergi jalan-jalan kemana. Untung saja Lao Xi tidak menangis di tinggal oleh Yueyin, dan dia cukup anteng di gendong eh kakak nya, mungkin karena ikatan darah yang keduanya punya membuat dia tidak serewel saat Wang Xiuhuan ingin menggendong nya.


" Selamat datang di paviliun harta tuan, nona. Ada yang bisa saya bantu!" Seorang pelayan menyambut Li Hongli dan Yueyin dengan sopan dan ramah.


" Aku ingin memesan beberapa barang ini apakah ada!" Li Hongli menyerahkan selembar kertas yang berisi barang-barang yang dicarinya.


" Semua barang ini ada di tempat kami, hanya saja.... Beberapa barang yang tuan cari sangat langka, saya harus mengabari manager terlebih dahulu untuk ini, apakah tuan bisa menunggu sebentar!" Ucap pelayan itu sopan.


" Tidak masalah, aku akan melihat-lihat tempat ini sambil menunggu" balas Li Hongli


" Baik, saya permisi tuan, nona!"


" Lihatlah apakah ada yang kamu suka" ucap Li Hongli


" Baik"


Tidak lama pelayan tadi pun datang menghampiri Li Hongli dan Yueyin yang sedang melihat barang-barang di sana.


" Permisi tuan, nona. Jika tuan ingin membeli semua barang itu nona muda meminta bertemu dengan anda untuk membahas harga nya!" Ujar nya


" Tidak masalah..."


" Kamu akan ikut atau tetap disini?" Tanya Li Hongli pada Yueyin.


" Li Ge pergi saja, ada beberapa barang yang juga ingin ku beli, aku akan menunggu disini" ucap Yueyin.


" Baiklah, jangan berkeliaran terlalu jauh, aku tidak akan lama" ucap Li Hongli mengusap surai rambut Yueyin dengan lembut, yang di balas anggukan dari Yueyin.


" Pelayan, tunjukan jalan nya!"


" Mari tuan..."


_____________________________________________


Li Hongli di bawa pelayan itu menuju lantai tiga, dimana tempat manager berada. Lantai satu adalah tempat dimana barang-barang yang umum di temukan, lantai dua merupakan tempat benda-benda langka berada, sedangkan lantai tiga merupakan tempat pelelangan juga terdapat ruangan manager berada.


" Silahkan masuk tuan muda!"


Saat Li Hongli masuk terdapat seorang wanita cantik, kulit seputih salju, wajah yang seindah mawar, bola mata yang berwarna hijau menambah kecantikan wanita itu dengan gaun berwarna hijau muda yang senada dengan warna matanya, wanita itu sedang duduk dengan tenang di kursi nya.


" Aku tidak menyangka tuan ingin membeli barang-barang ini dengan jumlah yang begitu fantastis. Namun apakah cara tuan membeli barang-barang ini dari asosiasi ku seperti ini..."

__ADS_1


" Maaf nona, aku tidak mengerti maksud anda!" Jawab Li Hongli dengan tenang.


" Yang ku maksud adalah tentang penampilan mu ini tuan, kau menggunakan jubah dan tudung untuk menutupi wajah mu itu, bagaimana aku tahu orang seperti apa yang telah membeli barang-barang ku ini!" Ucap gadis itu sambil menopang kan tangan nya di dagu.


" peraturan penjual dan pembeli hanya di butuhkan kesepakatan dan uang, apakah nona telah mengubah aturan nya sekarang" ucap Li Hongli acuh


" Tentu saja tidak, namun tuan begitu menarik, dengan benda-benda ini... Aku cukup sulit menjual nya pada mu, jika kau tidak menunjukkan wajah mu terlebih dahulu"


" Ku rasa tuan tahu di asosiasi harta ku ini kesepakatan hanya akan terjadi saat aku menyetujui nya" lanjut nya.


" Apa yang nona inginkan dari ku" ucap Li Hongli tidak ingin basa-basi lagi.


" Mudah saja, buka tudung tuan agar kita lebih mudah membicarakan bisnis dengan saling bertatap muka, jika tuan tidak melakukan permintaan sederhana ku ini. Mungkin aku tidak bisa memenuhi semua permintaan mu ini."


" Menarik, pemuda ini bahkan tidak tertarik pada kecantikan ku ini" batin gadis itu.


Li Hongli yang tidak ingin membuang waktu nya lebih lama lagi segera melakukan permintaan gadis itu, dan membuka tudung nya itu.


Gadis itu yang yang kembali membuka suara nya langsung terdiam saat melihat wajah tampan Li Hongli yang jelas dikatakan, hanya sekali pandang saja dia telah terpesona oleh ketampanan pemuda di depan nya.


" Apakah sekarang kita bisa membicarakan bisnis nona" ucap Li Hongli dingin


" Ekhem... pantas saja tuan menutupi wajah nya, jika setampan ini pasti akan banyak wanita yang mengerumuni tuan" ucap nya tersenyum manis.


" Kalau begitu berapa yang harus ku bayar agar nona Jing segera menyiapkan barang-barang itu. Dan sebaiknya kita hanya membicarakan bisnis, tolong nona Jing jangan berusaha menggunakan ilusi mata mu yang payah itu" ujar Li Hongli menatap mata Jing Leyan dengan tajam.


" Ah... Sial bagaimana pemuda ini bisa lepas dari ilusi mata ku... Dan apa itu, mengapa saat menatap mata nya aku merasa seakan aku sedang jatuh ke dasar jurang" batin Jing Leyan.


" Apa maksud mu, seperti nya kau salah paham tuan muda.."


" Mata giok, memiliki ciri yang unik yaitu bola mata akan berwarna hijau seperti giok, siapa pun yang memiliki mata giok ini dia memiliki keistimewaan dapat membuat ilusi, siapapun yang menatap mata nya akan terkena ilusi nya" ujar Li Hongli yang membuat Jing Leyan sangat terkejut dengan pernyataan nya itu.


Dia yakin selain ayahnya tidak ada yang mengetahui keistimewaan mata giok nya itu. Seperti yang di katakan pemuda itu, mata giok yang di memiliki dapat membuat ilusi dan siapapun yang terkena ilusi nya akan menuruti setiap perkataan nya. Namun pemuda itu bukan hanya tidak terkena ilusi tapi juga mengetahui tentang keistimewaan matanya.


" Kau mungkin bisa menggunakan ilusi itu untuk menjerat banyak orang, namun kau tidak akan bisa melakukan nya padaku" ucap Li Hongli dengan nada dingin


" Tidak mungkin, ayah ku mengatakan tidak ada satupun yang terlepas dari ilusi tanpa seijin ku, tapi kau..."


" Dan bagaimana kau mengetahui tentang mata giok ku?"


" Seperti nya aku tidak perlu menjawab nya. Yang perlu kau tahu nona, di dunia ini bukan hanya kau saja yang memiliki keistimewaan" tekan Li Hongli

__ADS_1


Tok tok tok


" Masuk!"


" Permisi, nona semua barang telah kami siapkan" ucap seorang pelayan yang baru saja masuk.


" Ekhem... Bawa masuk barang-barang itu!" Ucap Jing Leyan mencoba menormalkan ekspresi wajah nya kembali seperti semula.


" Baik nona"


Beberapa pelayan masuk ke dalam ruangan membawakan benda-benda yang di tulis oleh Li Hongli, seperti biji besi, herbal langka, dan masih banyak lagi.


" Ini semua yang tuan inginkan, silahkan apakah masih ada yang kurang?"


" Tidak ada! Berapa harga nya sebutkan saja.."


" Semua nya senilai 10.000 batu roh kuning tuan" bukan Jing Leyan yang menjawab melainkan pelayan pria yang merupakan asisten Jing Leyan.


" Namun karena tuan membeli barang begitu banyak, kami akan menawarkan potongan harga 10%, apakah masih ada yang tuan butuhkan!" Ucap Jing Leyan tersenyum menggoda.


" Apakah ada besi yang keras dan sulit di hancurkan?"


" Emmm.... Seperti nya ada, hanya saja itu salah satu barang yang akan di lelang, jika tuan ingin tuan bisa mengikuti pelelangan yang akan kami selenggarakan, bagaimana?"


" Apakah tidak bisa langsung membeli nya, aku akan membeli harga lima kali lipat dari harga lelang" ucap Li Hongli tanpa basa-basi.


Pelelangan yang akan di lakukan mungkin masih lama lagi, jadi dia tidak mungkin bisa menghadiri nya.


" Bisa saja. Tunggu sebentar!"


Jing Leyan menyentuh mekanisme yang berada di dekat lukisan di belakang kursi nya, seketika dinding terbelah dan terlihat ruangan yang cukup besar terdapat banyak benda-benda unik didalam nya.


" Silahkan ikut aku tuan."


" Ini...."


" Ini adalah besi yang aku katakan tadi, nama nya besi meteor bintang, belum ada yang bisa melelehkan besi ini, jika tuan ingin membuat senjata dari besi ini mungkin akan sangat kesulitan menemukan blacksmith yang bisa melelehkan nya saja"


" Tidak masalah akan ku ambil!" Ucap Li Hongli acuh


" Hah... Tuan yakin ingin membeli nya!"

__ADS_1


" Ya, apakah masih ada benda yang berharga lain nya."


__ADS_2