
Hanya dalam tiga hari mereka dapat menemukan mayat Zhaoyang Cheung, hanya saja sayang nya tidak ada jejak yang mengarah pada pelaku pembunuhan yang sebenarnya, mereka hanya menemukan jejak bahwa yang membunuh Zhaoyang Cheung adalah para bawahan nya sendiri, tentu saja hal itu membingungkan para tetua dan Patriak Zhaoyang.
Para bawahan yang di perintahkan oleh diri nya sendiri untuk menjaga keamanan putra nya mana mungkin berbalik membunuh putra nya, apalagi mereka juga di temukan mati di tempat itu, hal itu semakin membingungkan nya.
Jika Zhaoyang Cheung terbunuh saat berada di dalam makam waktu ia masih bisa memakluminya di dalam sana bukan lah tempat biasa banyak bahaya yang mengancam, namun berbeda jika di luar.
Prank
Benda-benda di atas meja pecah dan berserakan kemana-mana setelah terkena kemarahan Patriak Zhaoyang, sayang sekali benda yang tidak bersalah harus menanggung kemarahan nya.
" Bodoh, apa kalian begitu dungu! Sudah satu bulan namun kalian sama sekali tidak dapat menemukan pelaku sebenarnya yang membunuh putra ku!" Ucap nya dengan penuh kemarahan
" Mohon ampun Patriak, kami sama sekali tidak dapat menemukan jejak pembunuh nya, kami..."
Slash
Sebelum orang itu menyelesaikan ucapan nya Zhaoyang Chong telah memenggal kepala nya terlebih dahulu.
Semua yang yang terdapat di ruangan itu semakin ketakutan, mereka semakin menundukkan kepalanya sampai menyentuh lantai dan tidak berani menatap langsung pada Zhaoyang Chong.
" Patriak tenangkan diri mu, untuk sekarang kita harus segera memikirkan tentang pemilihan murid yang akan mengikuti turnamen persahabatan antar kekaisaran! kita tidak bisa membiarkan sekte pedang terbang menanggung malu karena tidak ada yang mewakili nya" Seru seorang tetua sekte mencoba memberanikan diri untuk berbicara, meski nada bicaranya terdengar begitu berhati-hati.
" Patriak kabar terakhir yang kami dapat tuan muda terlihat sedang mengikuti tuan muda Wang Xiuhuan dari sekte lembah racun" seru seseorang di antara mereka.
" minta sekelompok orang untuk menyelidiki Wang Xiuhuan, jika benar dia pelaku nya tidak akan ku biarkan dia hidup. Sedangkan tetua pertama dan tetua ketiga pergi persiapan untuk Zhaoyang Chian mengikuti turnamen itu" ujar nya
" Baik Patriak" jawab mereka serempak.
_____________________________________________
Sedangkan di sisi lain pelaku yang membunuh Zhaoyang Cheung terlihat sangat tenang, dia tidak tahu dirinya sedang di cari dan di buru oleh sekte pedang terbang, meskipun dia tahu dia tidak akan peduli.
Li Hongli, Yueyin dan Wang Xiuhuan sudah memasuki kota seribu bunga, meski mengalami sedikit kendala saat memasuki kota tapi tidak menyulitkan mereka.
__ADS_1
Meski terlihat tenang di luar nyata nya Li Hongli sedang berdiskusi dengan Xiang lewat telepati.
" Katakan!" Batin Li Hongli
" Tuan, dari luar semua nya nampak terlihat tenang namun hamba telah menemukan kejanggalan di beberapa tempat, seperti di kota juxu sebelah timur kerajaan Xin, kerajaan Liu, kekaisaran Zhu, Sekte iblis darah, Sekte tengkorak hitam dan beberapa daerah di sebelah barat wilayah kekaisaran Lian hamba merasakan terdapat aura hitam yang begitu kental" jelas Xiang
" Dan juga hamba menemukan beberapa kelompok yang selama ini tidak berani menunjukkan diri nya, mulai keluar dari tempat persembunyian nya dan melakukan hal yang mencurigakan!" Lanjut nya
" Baiklah"
Saat itu setelah memberikan kabar pada Raja petir, Xiang juga mendapat perintah lain yaitu mengawasi kondisi yang terjadi di seluruh wilayah. Li Hongli sedari awal memang sengaja tidak membawa nya kedalam dimensi makam waktu untuk tugas ini, namun dia tidak menyangka kondisi nya lebih parah dari apa yang ia duga.
" Kita akan pergi kemana, mencari kedai atau langsung datang ke depan gerbang sekte lembah bunga?" Tanya Wang Xiuhuan acuh tak acuh
" Cari kedai sederhana, lebih baik mengumpulkan informasi sebelum datang berkunjung!" Seru Li Hongli dengan tenang.
" Baik"
Mereka masuk ke kedai sederhana, banyak orang juga yang berada disana, untung saja saat Li Hongli, Wang Xiuhuan dan Yueyin masuk mereka tidak menjadi pusat perhatian, sebelum memasuki kota ketiga nya telah memakai tudung yang menutupi wajah, sehingga tidak menarik perhatian banyak orang, jika tidak dengan wajah Li Hongli dan Wang Xiuhuan yang begitu tampan akan menjadikan ketiga pusat perhatian apalagi oleh wanita-wanita dikota tersebut.
" Bukankah kau memang suka menjadi pusat perhatian, dan lagi kau tidak setampan itu sampai membuat wanita-wanita itu tergila-gila pada mu!" Ejek Yueyin acuh
" Kau..."
" Tuan apa yang ingin anda pesan?" Sebelum Wang Xiuhuan berbicara seorang pelayan terlebih-lebih dahulu datang dan bertanya.
" Bawakan minuman terbaik" ucap Li Hongli singkat
" Baik, apa tuan-tuan ingin memesan makanan?"
" Tidak"
" Tolong tunggu sebentar tuan" seru pelayan itu pergi
__ADS_1
" Gaya bicara mu ini begitu dingin saat bicara dengan seorang wanita, jika di lihat pelayan itu cukup cantik juga, dibandingkan dengan gadis di samping mu yang tidak pernah melepaskan cadar nya, entah wajah nya cantik atau malah sebaliknya" Wang Xiuhuan tidak ingin kalah dan berbalik mengejek Yueyin dengan sinis.
Memang meski sudah sebulan lebih mereka bersama, tapi Wang Xiuhuan belum pernah melihat wajah di balik cadar Yueyin, meski begitu ia yakin wajah di balik cadar itu cukup cantik, hanya saja ia ingin sedikit menggoda gadis itu sekarang.
" Yue'er ku gadis paling cantik di dunia ini, tidak, dia adalah gadis paling cantik yang ada di alam semesta ini" meski nada bicara Li Hongli tetap dingin namun ia mengatakan nya dengan penuh keyakinan dan terdengar sedikit lembut saat mengatakan nya, terdapat senyum tipis di wajah nya.
Blus
Yueyin begitu tersipu malu mendengar pujian dari Li Hongli, namun ia mencoba untuk tetap tenang
" Jika seseorang telah di mabuk cinta, racun pun akan dikatakan madu" sindir Wang Xiuhuan tidak ingin memperpanjang nya lagi, atau nanti ia akan mendengarkan ucapan ucapan manis dari mulut pemuda dingin itu.
Tidak lama seorang pelayan datang membawakan pesanan Li Hongli.
" Tuan silahkan menikmati minuman nya, ini adalah arak terbaik yang kedai kami miliki, jika tuan membutuhkan sesuatu panggil saya saja" ujar pelayan tersebut.
" Terima kasih nona"
" Akhir-akhir ini dunia dalam masa kekacauan, terjadi pertumpahan darah dimana-mana"
" Kau benar saudara, di tempat tinggal ku saja dulu tiba-tiba muncul seekor siluman dan membantai seluruh desa, namun untuk nya muncul anggota sekte aliran putih yang membantu"
" Benarkah, aku juga mendengar kabar muncul nya sekelompok orang berjubah hitam di beberapa desa dan menculik gadis-gadis juga anak kecil"
" Mungkin mereka dari aliran hitam, sudah lama semenjak perang kedua aliran lima tahun lalu tidak ada salah satu dari keduanya yang mengibarkan bendera perang, namun mungkin aliran hitam sudah tidak tahan dan ingin menghabisi orang-orang aliran putih"
Li Hongli, Yueyin dan Wang Xiuhuan dapat mendengar dengan jelas pembicaraan di salah satu meja yang jarak nya memang jauh dari tempat duduk mereka, namun tidak menghalangi mereka untuk dapat mendengar nya.
" ternyata para anggota sekte aliran hitam begitu buruk di mata mereka, cih apanya yang aliran putih, orang-orang itu saja dapat membunuh dengan bebas, dasar dungu!" Cibir Wang Xiuhuan kesal dan segera meminum arak yang berada ditangan nya.
Awal nya ia ingin sekali mendatangi meja itu, namun ia masih tahu tempat, ia tidak mungkin membunuh seseorang karena hal sepele, lagi pula dia tidak ingin merepotkan Li Hongli.
" Tidak perlu hiraukan mereka, kau akan sama saja dengan mereka jika menanggapi nya" seru Li Hongli acuh
__ADS_1
" Kau benar saudara!"