
Pagi hari
Li Hongli akan pergi menuju pusat kota lebih tepat nya ke perpustakaan kota, saat akan pergi keluar dari rumah ada suara yang menghentikan nya.
" Tuan muda, kau mau ke mana, apa boleh aku ikut!" Tanya Yelu
" Perpustakaan kota, ikutlah" ucap Li Hongli singkat
Perpustakaan yang akan Li Hongli dan Yelu tuju adalah perpustakaan yang berada di pusat kota Shilin, perpustakaan tersebut menyediakan buku obat, racun, Kitab tingkat perunggu Sampai tingkat emas, dan buku tentang banyak informasi penting bagi dunia Kultivator
Li Hongli dan Yelu telah berdiri di depan pintu masuk perpustakaan terbesar di kota Shilin. Sehingga banyak orang yang pergi ke perpustakaan ini untuk mencari informasi sejarah, sekte, atau klan tertentu. Bahkan informasi umum mengenai kekaisaran dan kerajaan juga.
Li Hongli memandang bangunan megah tiga lantai tersebut, Kemudian mereka sama sama memasuki perpustakaan menuju sebuah meja tempat pendaftaran anggota sebelum bisa masuk ke dalam perpustakaan itu.
" Ada yang dapat kami bantu?" Pria penjaga meja bertanya kepada Li Hongli dan Yelu. Ini kali pertama Li Hongli mengunjungi perpustakaan kota, Sehingga dia tidak mengetahui pasti prosedur dalam perpustakaan.
" Kami hendak menggunakan perpustakaan ini untuk membaca buku" jawab Li Hongli
" Kalian hanya perlu membayar Satu keping emas perorang sebagai biaya masuk ke dalam perpustakaan ini. Setelah nya, kalian akan membayar dua keping emas lagi saat keluar. Biaya ini beda jika kalian berniat membeli buku, maka akan ada tambahan untuk setiap pembelian" jawab pria itu menjelaskan, dia juga menambahkan bahwa Li Hongli harus mengisi data diri terlebih dahulu sebelum membayar biaya masuk.
" Ini terima kasih untuk arahan nya" Li Hongli meletakan enam koin emas di atas meja dan dengan segera mengisi data diri mereka berdua. Setelah nya mereka sama sama meninggalkan meja penjaga perpustakaan.
Terlihat Ruangan yang rapi di mana buku buku berjejeran dan berbaris dengan rapi dari rak penyimpanan buku. Sangat indah dan bersih, aroma yang menguar di udara sungguh menerangkan aroma khas buku.
Li Hongli langsung berjalan ke sekumpulan rak buku di lantai satu.
" Aku harus mengumpulkan informasi sebanyak-banyak nya tentang kekaisaran Lian serta benua bintang biru dan tempat tempat misterius karena mungkin ada harta dan sumberdaya yang berharga di sana" gumam Li Hongli
" Yelu kau carilah buku yang kau butuhkan" perintah Li Hongli
" Baik tuan muda" ucap Yelu tanpa membantah karena ia tau tuan muda nya tidak suka di bantah
Li Hongli dan Yelu melihat setiap rak untuk memilih buku yang mereka inginkan masing masing.
Karena tidak menemukan informasi yang ia cari di lantai satu, Li Hongli melanjutkan pergi ke lantai dua, karena banyak nya buku yang tersedia, Li Hongli dengan telaten memilah buku yang menjadi tujuan nya.
Setelah membaca selama seharian akhir nya Li Hongli mendapatkan informasi yang dia butuhkan dan beberapa informasi tambahan.
Setelah seharian mengelilingi perpustakaan dari lantai satu sampai lantai tiga, Li Hongli hanya mengambil dua buku yaitu buku informasi kerajaan Xin dan buku informasi tentang benua bintang biru.
__ADS_1
" Tuan muda" sapa Yelu
" Apa kau sudah selesai" tanya Li Hongli
" Sudah tuan muda" jawab Yelu
Li Hongli dan Yelu menghampiri meja yang terdapat pria penjaga di sana dan menaruh kedua buku yang ingin iya beli begitu pun Yelu.
" Berapa" ucap Li Hongli singkat
" Semua nya jadi dua keping emas" ujar penjaga itu
Li Hongli memberikan dua keping emas dan pergi dari tempat itu setelah mengambil kembali buku yang tadi ia taruh di atas meja dan memasukan nya ke dalam cincin penyimpanan, Yelu pun mengikuti Li Hongli di belakang nya.
Saat perjalanan pulang Li Hongli dan Yelu berpapasan dengan Li Kun, Li Bao, dan Li Xinxin.
" Waahh.... Tidak di sangka kita akan bertemu dengan si sampah" ucap Li Kun
Suara itu Sangat keras sehingga orang orang di sekitar sana mendengarnya, orang orang pun mulai mengalihkan perhatian nya pada tempat Li Hongli berada.
" Bukankah itu si sampah Li Hongli, kenapa dia masih hidup? Bukankah ada kabar bahwa ia sudah mati" seseorang berkata dengan pelan.
" Tapi kabar nya ia sudah pulang beberapa hari lalu" ucap yang lain nya
" Itu sudah keberuntungan bahwa dia bisa selamat"
" Apakah berita sebelum nya palsu"
" Kau dengar sampah, kau hanyalah seorang sampah tapi keberuntungan mu sungguh hebat bisa kembali dengan selamat, kenapa kau tidak mati saja" sinis Li Kun
Tanpa mendengar kan ucapan orang orang dan kelompok Li Kun, Li Hongli tetap berjalan pergi dari sana melewati kelompok Li Kun
"Berhenti"
Li Hongli tidak mempedulikan suara itu, tapi saat Li Hongli ingin melangkahkan kaki nya kembali terdengar teriakan dari arah belakangnya
" Hei sampah aku bicara pada mu" seru Li Kun
Li Hongli dan Yelu menghentikan langkah nya, Kemudian mereka membalikkan badan nya dan mereka dapat melihat tiga orang sedang berdiri tak jauh dari tempat kedua nya.
__ADS_1
Mereka tidak lain adalah Li Kun, Li Bao, dan Li Xinxin.
" Apa aku mengenal kalian" Li Hongli berbicara seolah olah tidak mengenal mereka bertiga yang sekarang berada di hadapan nya dengan nada datar.
Li Kun yang mendengar ucapan Li Hongli ekspresi wajah nya memburuk
" Kau hanya sampah untuk apa berlagak seperti itu, kau dan keluarga mu sudah beruntung karena ketua Li tidak membunuh kalian, tapi kau dengan sengaja memprovokasi saudara Kun, dasar sampah" ucap Li Bao
" Apa yang kalian katakan saudara Kun, saudara Bao, kalian tidak boleh memperlakukan saudara Hongli seperti itu...." Jeda Li Xinxin
" Lagi pula dia hanya seorang sampah kenapa kalian perlu repot repot mengurusi sampah ini" lanjut Li Xinxin dengan nada yang penuh hinaan
" yang saudari Xinxin katakan benar, sampah akan tetap menjadi sampah" sinis Li Bao
" Sudahlah saudara Kun kau tidak perlu menghabiskan waktu dengan sampah ini" Li Xinxin berkata dengan nada menghina pada Li Hongli
" Hah, kau benar saudari Xinxin.... Sampah seperti nya tidak akan pernah sebanding dengan diri ku yang merupakan jenius klan" ucap Li Kun sambil melirik sinis Li Hongli
" Bukankah kalian terlalu banyak bicara" Yelu mencibir ketiga orang di hadapan nya, ia kesal melihat ketika orang itu terus menghina tuan nya.
" Ciihh.... Kau bisa bicara juga, kau hanya seorang bawahan bersikaplah selayak nya bawahan" cibir Li Bao
" Tuan dan bawahan sama saja, sama sama tidak tahu malu" seru Li Xinxin
" Kau..." Saat Yelu akan menyerang mereka tapi Li Hongli menghentikan nya.
" Tuan muda" ucap Yelu melihat kearah Li Hongli
" Jangan ladeni orang orang gila seperti mereka" ucap Li Hongli acuh tak acuh
" Kau...... Berani sekali sampah" ucap Li Kun
Li Kun sungguh sangat emosi, ia rasanya ingin langsung menyerang Li Hongli.
Tanpa mempedulikan mereka bertiga lagi Li Hongli pergi dari sana di ikuti yelu yang mengikutinya sedari tadi.
" Kau... Mau kemana kau sampah" teriak Li Bao
" Sudahlah saudara Bao, kita tidak bisa membunuh sampah itu sekarang" ucap Li Kun sambil tersenyum penuh arti
__ADS_1
Meski pun kesal dan ingin sekali menghajar Li Hongli, tapi Li Kun tidak bisa melakukan nya karena ayah nya melarang membuat masalah terlebih dahulu kepada keluarga Li Hongli.
Sama seperti hal nya Li Hongli, ia sangat ingin membunuh mereka tapi Li Hongli tidak bisa melakukan setelah mengetahui perjanjian yang ayah nya buat dengan ketua klan Li, bukan karena ia takut tapi untuk sekarang ia tidak bisa melakukan nya dan membahayakan keselamatan keluarga nya.