
" Nona, tidak perlu biar saya saja yang menggendong adik ku." Ucap pemuda itu yang takut akan merepotkan penolong nya.
" Kau terluka, biarkan bayi ini aku yang menggendong nya. Atau kau takut aku menculik bayi ini!" Ucap Yueyin mendelik pada pemuda itu.
" Ma-mana mungkin, saya hanya takut adik ku itu merepotkan anda!"
" Biarkan dia menggendong nya!" Ucap Li Hongli dengan tenang
" Terima kasih Li Ge." Seru Yueyin senang.
" Seperti nya bayi ini kehausan, Li Ge dia demam!" Ucap Yueyin panik, saat memeriksa suhu tubuh bayi itu ternyata dia demam sangat tinggi.
Li Hongli segera memeriksa kondisi bayi itu dan ternyata memang bayi itu sedang demam tinggi, jika tidak segera di obati di akan meninggal.
" Coba kamu saluran energi Qi sedikit energi kehidupan mu secara perlahan pada bayi ini!" Yueyin melakukan seperti apa yang Li Hongli perintahkan, pemuda itu sangat cemas saat mendengar kondisi adik nya tidak baik-baik saja.
" Tuan bagaimana kondisi adik saya, dia baik-baik saja kan?" Tanya pemuda itu dengan panik.
" Ada apa ini, mengapa kalian meninggalkan kami begitu saja!" Seru Lien Hua kesal, namun dia bertambah kesal saat tidak ada yang menanggapi perkataan nya itu.
" Kondisi nya lebih baik dari yang tadi, lebih baik kita segera mencari penginapan, tidak akan aman jika membiarkan bayi sekecil dia kedinginan lama-lama" ucap Li Hongli
" Benar, kita harus mencari penginapan!" Sahut Yueyin
" Hey, sebenarnya apa yang terjadi. Mengapa kalian begitu panik?" Tanya Xia Xionglue
" Akan ku jelaskan nanti, lebih baik kita mencari penginapan terlebih dahulu!" Jawab Yueyin
" Baiklah..."
Li Hongli dan yang lainnya akhirnya sampai di penginapan Awan Putih, penginapan Awan Putih yang berada di ibukota kekaisaran Lian mungkin adalah penginapan terbesar dan lebih besar dari penginapan di tempat lain nya. Penginapan itu terdiri dari tiga lantai
" Selamat datang di penginapan Awan Putih tuan, nona. Ada yang bisa saya bantu!" Tanya pelayan itu dengan sopan dan tersenyum ramah.
" Apakah masih ada kamar yang kosong?" Tanya tetua Zhishu
" Hanya kamar kelas menengah, dan kamar VIP saja yang masih ada yang kosong"
" Kami akan mengambil empat kamar kelas menengah" ucap Li Hongli lebih dulu.
" Kalian dua kamar dan kami dua kami" ucap Li Hongli menjawab tatapan penuh tanya dari tetua Zhishu.
__ADS_1
" Baiklah."
" Berapa harga dua kamar kelas menengah itu?"
" Satu kamar kelas menengah untuk satu hari nya seharga seribu koin emas" jawab pelayan itu dengan sopan
" Ambil ini, isi nya empat ribu koin emas untuk empat kamar" tetua Zhishu memberikan sebuah kantong pada pelayan itu.
" senior terima kasih, ini dua ribu koin emas, kedua kamar yang ku pesan biarkan aku yeng membayar nya sendiri. Tidak perlu senior melakukan nya!" Ujar Li Hongli mengembalikan uang tersebut
" Baiklah, aku akan menghormati keputusan mu ini" ucap tetua Zhishu tidak ingin memaksa
" mari saya antar!" Ucap pelayan itu
" Dua kamar ada di sebelah kanan, dan dua lagi ada di sebelah kiri paling pojong."
" Kami akan mengambil dua kamar di sebelah kanan!" Ucap tetua Qixuan, sehingga mau tidak mau kamar Li Hongli berada di sebelah kiri, pelayan itu pun memberikan dua kunci kamar pada Li Hongli dan dua lagi pada tetua Zhishu.
" Hua'er kau satu kamar dengan Xionglue'er, ambil ini" tetua Zhishu memberikan satu kunci pada Lien Hua
" Baik tetua."
Mereka berempat pun segera meninggalkan tempat itu, dan pergi menuju kamar mereka, yang tersisa hanya Li Hongli dan tiga orang lain nya.
Yueyin yang mendengar nya langsung menoleh dan menatap Li Hongli.
Satu kamar dengan nya? Apa dia tidak salah dengar, meski sudah beberapa kali dia satu kamar dengan Li Hongli tetap saja dia masih merasa canggung.
" Terima kasih tuan!" Ucap pemuda itu membungkukkan badan nya.
" Hmm, siapa nama mu?"
" Nama saya Lao Qian, dan adik ku Lao Xi"
" Hmm.."
" kau tidak perlu berbicara formal dengan kami, santai saja" ucap Wang Xiuhuan
" permisi tuan. Apakah masih ada yang kalian butuhkan?"
" Bawakan semua makanan enak di penginapan ini ke kamar ku!" Seru Wang Xiuhuan yang sudah memegang satu kunci kamar pemberian Li Hongli.
__ADS_1
" Baik, ada lagi tuan."
" Bawa makanan ke kamar ku juga, dan buatkan susu untuk bayi!" Ucap Li Hongli memberikan satu kantong kecil yang berisi koin emas
" Baik tuan!"
_____________________________________________
Tok tok tok
" Masuk!"
Beberapa pelayan masuk ke kamar Li Hongli membawa beberapa makanan yang di pesan oleh nya. Pelayan-pelayan itu begitu terkesima saat melihat wajah Li Hongli, apalagi pelayan yang tadi menyambut Li Hongli, dia tidak menyangka pamuda itu memiliki wajah yang begitu tampan, karena pertama kali melihat nya dia memakai tudung dan jubah yang menutupi wajahnya, berbeda dengan yang sekarang.
" Permisi tuan, ini semua makanan yang anda pesan!" Ucap salah satu pelayan mencoba untuk tetap profesional.
" Taruh di sana saja, kalian bisa pergi setelah selesai merapikan nya" ucap Li Hongli dengan tenang, Li Hongli masih fokus memeriksa kondisi bayi yang berada di tempat tidur nya.
" Li Ge siapa yang datang?" Tanya Yueyin yang baru saja keluar dari kamar mandi.
" Pelayan, makanan sudah siap kau makanlah duluan, aku akan membersihkan tubuh ku dahulu!" Seru Li Hongli
" Baik..."
" Ternyata dia sudah memiliki istri dan anak" batin salah satu pelayan kecewa.
" Apa masih ada hal lain, mengapa kalian masih disini?" Tanya Yueyin menaikkan sebelah alisnya heran melihat para pelayan itu belum juga pergi.
" Ah nona, silahkan menikmati hidangan nya. Jika nona membutuhkan sesuatu panggil saja saya atau pelayan lain"
" Ya."
Setelah para pelayan itu pergi, Yueyin segera membuka cadar yang ia kenakan, dan mendekati bayi mungil yang seperti nya masih terlelap.
" Bayi kecil sekarang ayo kita makan, kau haus bukan" ucap Yueyin lembut, mata bayi itu terbuka dan menatap Yueyin dengan mata polos nya, dia tersenyum saat melihat wajah Yueyin.
Yueyin menggendong bayi itu dengan pelan dan membawa nya ke meja makan, dengan lembut dan perlahan dia menyuapi bayi itu dengan minum susu, bayi itu tertawa setiap kali Yueyin menyuapi nya. Li Hongli yang baru keluar dari kamar mandi tersenyum lembut melihat sosok Yueyin saat ini.
" Aaa..." Li Hongli menyuapi makanan pada Yueyin.
" Li Ge makan saja duluan, setelah Xi'er selesai, aku akan makan..."
__ADS_1
" Tidak perlu, biar aku menyuapi mu selama kau memberinya makan, kita bisa makan bersama hmm... Jangan membantah!" Seru Li Hongli tegas
" Baiklah" Yueyin pun memakan makanan yang telah di sodorkan oleh Li Hongli padanya. Mereka pun makan dengan tenang.