Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 121. Turnamen


__ADS_3

Sedangkan di luar kamar


Terlihat Ying Liang dan Yelu yang sedang berdebat dengan Xin Jiao.


" Ayolah kalian berdua biarkan aku masuk ke dalam, aku pun tidak akan mengganggu Li Hongli yang sedang berkultivasi.... Aku hanya ingin melihat dan menunggu nya di dalam saja" ujar Xin Jiao


" Maaf tuan putri, tuan sedang tidak bisa di ganggu" jawab Yelu santai


" Tapi aku tidak akan mengganggu nya, aku sudah setiap hari kemari tapi kalian bahkan tidak membiarkan ku untuk melihat nya sekali saja" ujar Xin Jiao kesal


" Karena tuan kami memang tidak bisa di ganggu putri, kau saja yang selalu membuat keributan sampai mengganggu Kultivasi kami... Untung saja tuan kami tidak terganggu, bukankah pelayan sudah mengatakan pada nomu untuk tidak menemui dan mengganggu kami selama satu minggu ini" ujar Ying Liang dengan ketus


Selama satu minggu ini Yelu mau pun Ying Liang tidak bisa fokus pada Kultivasi nya karena Xin Jiao yang setiap hari selalu datang ingin menemui Li Hongli, pelayan sendiri yang telah di beri pesan oleh Li Hongli untuk tidak membiarkan orang menemui nya pun tidak berdaya karena yang ingin menemui orang yang ada di kamar itu adalah seorang tuan putri sendiri, mana mungkin ia berani melarang nya.


" Kalau begitu biarkan saja aku menunggu nya di sini" ujar Xin Jiao tak kalah ketus


" Tapi tuan putri hal itu malah akan menambah rumor yang sudah banyak menyebar di kalangan masyarakat" ucap Yelu


Beberapa hari yang lalu beberapa pelayan yang membicarakan tentang Putri es yang selalu mengunjungi satu kamar yang ada di penginapan ini, sehingga para pengunjung yang mendengar nya pun menjadi membesar besar kan nya, bahkan ada yang mengatakan putri Xin kemari karena ingin mengunjungi kekasih nya yang sedang menginap di sini dan masih banyak lagi.


Ying Liang dan Yelu yang waktu itu ingin makan di lantai bawah kebetulan mendengar semua yang orang orang itu bicarakan tentang putri es dengan seorang pemuda yang selalu ia temui, mereka berdua bisa tahu bahwa pemuda yang di bicarakan oleh mereka adalah tuan nya, yaitu Li Hongli.


Sehingga mereka berdua melarang Xin Jiao untuk terus menemui Li Hongli supaya rumor itu berhenti tapi bukan nya berhenti Xin Jiao bahkan tidak mendengarkan ucapan mereka.


" Aku tidak peduli" ucap nya acuh


" Ada apa ini?" Ucapan seseorang menghentikan perdebatan mereka


" Tuan" seru Ying Liang dan Yelu


" Li Hongli " seru Xin Jiao dengan tersenyum manis


" Li Hongli akhir nya kau keluar.... Aku kemari untuk mengajak mu pergi bersama ke tempat turnamen" lanjut Xin Jiao

__ADS_1


Li Hongli menatap tajam Ying Liang dan Yelu, mereka berdua yang di tatap tajam menelan saliva mereka dengan takut.


" Tuan maafkan kami, kami sudah berusaha menjelaskan pada nya tapi dia tidak mau mendengarkan ucapan kami" ucap Ying Liang


" Hmm.... Di mana Ying Yue dan Yueyin!" Tanya Li Hongli


" Kami di sini" ucap Yueyin yang baru saja keluar dari kamar nya bersama Ying Yue


" Ku kira ada keributan apa ternyata karena kedatangan tuan putri" sinis Yueyin


" Apa maksud mu" balas Xin Jiao


" Tidak ada, jadi kapan kita pergi.... Bukankah turnamen akan segera di mulai" ujar Yueyin dengan tenang


" Kalian tidak perlu mencari kereta kuda, aku sudah membawa dua kereta kuda, kita berangkat bersama saja lagi pula semi final akan di adakan di dalam istana" ujar Xin Jiao


" Baiklah" balas Li Hongli


Setelah sedikit perdebatan saat ingin naik kereta kuda akhir nya mereka naik kereta kuda dengan Xin Jiao satu kereta bersama Yueyin dan Ying Yue, sedangkan Li Hongli bersama Ying Liang dan Yelu menaiki kereta kuda satu nya lagi.


Melihat kedatangan kereta yang di bawa oleh Xin Jiao, Xin Zhuo pun yang memang sengaja menunggu tidak jauh dari pintu gerbang mendekat kearah di mana kereta itu berhenti.


Untung saja tidak banyak pengunjung yang masih berada di sekitar sana karena mereka sudah berada di tempat turnamen akan di adakan sehingga tidak melihat kelompok Li Hongli yang datang bersama putri Xin, jika mereka melihat nya mungkin akan menjadi berita hangat di kalangan masyarakat. Namun tetap saja para prajurit yang melihat nya bertanya tanya di pikiran mereka tentang siapa orang yang di bawa oleh tuan putri mereka.


Setelah turun dari kereta Li Hongli, Ying Liang, dan Yelu akan pergi menuju di mana tempat turnamen berlangsung tapi langkah mereka berhenti oleh panggilan Xin Jiao.


" Li Hongli semangat, aku yakin kau pasti menang"


" Terima kasih tuan putri tapi kami akan menang jika kami memang menginginkan nya" bukan Li Hongli yang menjawab melainkan Ying Liang dengan senyum misterius nya, sedang Li Hongli bahkan tidak berbalik sama sekali.


Sebenarnya Li Hongli bukan berhenti karena ucapan Xin Jiao, melainkan karena ia mendengar apa yang di pikirkan atau di sampaikan oleh Yueyin pada nya.


" Aku tidak tahu apa tujuan mu mengikuti turnamen yang bahkan jika kau mau kau bisa saja jadi pemenang nya, tapi ku yakin kau tidak mengincar kemenangan di dalam turnamen ini.... Meski begitu, jangan sampai terluka" batin Yueyin

__ADS_1


" oh apakah kau khawatir pada ku" goda Li Hongli, tentu saja ia membalas nya di dalam batin nya.


" Tidak.... Hanya saja aku akan merasa sangat malu jika orang yang mengajari ku dia terluka oleh para Kultivator rendahan seperti mereka" jawab acuh Yueyin


" Akan ku ingat pesan mu" ucap Li Hongli


Mendengar balasan Li Hongli Yueyin tersenyum di balik cadar nya.


Tanpa mempedulikan perdebatan Ying Liang dan Xin Jiao, Li Hongli melanjutkan langkah nya yang di ikuti oleh Yelu, melihat itu Ying Liang dengan cepat menyusul mereka berdua.


Sedangkan Yueyin dan Ying Yue sendiri juga pergi ke tempat turnamen hanya saja tujuan mereka berdua berbeda, karena mereka berdua akan menuju kursi para penonton, sedangkan Li Hongli, Yelu, dan Ying Liang akan pergi menuju kursi para peserta.


" Meimei sudahlah ayo kita pergi.... Ayahanda dan ibunda sedang menunggu kita" ujar Xin Zhuo


" Tapi Gege... " Ucap Xin Jiao dengan sendu


" Meimei mungkin saudara Li sudah memiliki tambatan hati nya sendiri, jadi kau tidak usah mengejar nya lagi"


" Tidak Gege... Jika memang ia sudah memiliki seorang gadis yang di sukai nya, aku rela jika harus menjadi wanita kedua nya" ujar Xin Jiao tanpa ragu


" Meimei....." bentak Xin Zhuo


" apa kau sadar apa yang baru saja kau ucapkan, apa kata orang jika seorang putri menjadi istri kedua..... Sudahlah Lagi pula bahkan saudara Li tidak pernah menanggapi mu sedikit pun" ucap Xin Zhuo melembutkan perkataan nya


sebenarnya bukan itu alasan Xin Zhuo membentak adik nya, ia juga tidak masalah jika adik nya menjadi wanita kedua Li Hongli jika itu bisa membuat adik nya bahagia, tapi bahkan Li Hongli sendiri tidak melirik nya sama sekali.


" Sudahlah ayo kita pergi" lanjut nya


" Mmm"


Xin Zhuo tahu setelah mendapatkan kitab pemberian dari Li Hongli, adik nya sekarang menjadi gadis paling jenius yang ada di kerajaan nya, hanya saja masih banyak orang orang yang lebih jenius di bandingkan adik nya di luar sana. Dan lagi ia juga merasakan perasaan aneh saat memandang dan berdekatan dengan Yueyin, seorang gadis yang ikut dalam kelompok Li Hongli.


Ia seperti gadis pada umum nya bahkan terlihat seperti seorang gadis yang lemah dan membutuhkan pertolongan jika ada yang menganggu nya, namun aura yang ia rasakan mengatakan hal yang sebaliknya, aura nya tak kalah agung dan mendominasi dengan yang di miliki oleh Li Hongli, dan yang paling ia perhatikan adalah sorot mata milik gadis itu membuat nya langsung bergidik ngeri karena hanya ada kekosongan dan jurang tanpa batas bahkan ia tidak merasakan ada kehidupan di manik mata biru milik Yueyin.

__ADS_1


Namun saat mata itu menatap Li Hongli kekosongan itu berubah, bahkan ia melihat ada kehidupan di manik mata biru nya hal itu sempat membuat nya tertegun tidak percaya. Mungkin jika saja ia juga memperhatikan manik mata hitam milik Li Hongli ia pun akan menemukan hal yang sama, sayang nya penutup kepala yang Li Hongli gunakan menutupi mata hitam segelam malam milik nya.


__ADS_2