
Di tempat lain
Seorang gadis terlihat terkapar dengan tubuh yang kejang-kejang, dari mulut nya keluar busa, apa yang terjadi pada gadis kecil itu membuat orang-orang di sekitar nya menatap nya dengan cemas dan bingung.
" Siyun'er, ada apa dengan nya?" Ayah mana yang tidak akan sakit saat melihat kondisi anaknya yang begitu memprihatinkan.
" Tuan, kami juga tidak tahu apa yang terjadi dengan nona Siyun, dia tiba-tiba saja sudah seperti ini." Ucap seseorang yang merupakan pengasuh dari Siyun, ia sangat sedih saat melihat gadis kecil yang sudah ia anggap sebagai cucu nya sendiri dalam kondisi yang sangat amat mengkhawatirkan.
" Saudara, tidak ada satupun dari kita yang mengetahui ilmu pengobatan, apa yang harus kita lakukan sekarang." Sebagai paman nya ia sangat kasihan melihat keponakan kesayangan nya terlihat begitu kesakitan.
" Benar, kita tidak memiliki seorang tabib pun. Hanya klan iblis pendukung Raja iblis lah yang memiliki beberapa tabib hebat..."
" A-ayah!" Dengan pelan dan susah payah Siyun pun mengucapkan satu kata.
" Iya nak, ayah di sini." Air mata sudah mengucur dari mata nya.
" Sa-sakit a-ayah..."
" Tuan kita harus meminta bantuan pada mereka, hanya tabib dari sana lah yang bisa membantu menyembuhkan nona Siyun."
" Tidak, kita tidak bisa tunduk pada mereka. Setelah pengorbanan dari banyak nya saudara dan keluarga kita, apa kita akan tunduk sekarang." Ucap paman gadis itu, meski ia juga sangat mencemaskan keponakan nya tapi ia tidak ingin pengorbanan adik nya waktu itu menjadi sia-sia jika pada akhirnya mereka akan tunduk pada orang yang tidak pantas dijadikan seorang pemimpin.
" Apa yang saudara katakan benar, kita pasti bisa menemukan jalan keluar lain nya." Ucap nya meski air mata terus mengalir tanpa bisa ia hentikan.
" Tapi tuan, nona Siyun tidak akan bisa bertahan lama jika kita..."
" Cukup, kita pikirkan cara lain, ini perintah dari ku!"
" Tuan, ada yang ingin ku laporkan." Ucap seseorang yang pertama kali mengabari kondisi Siyun saat itu.
" Katakan."
" Tuan, manusia yang dua hari itu anda tangkap bersama tuan kedua dan yang dekat dengan nona Siyun mengatakan ia bisa menyembuhkan nona Siyun" ucapnya dengan hati-hati, ia sendiri ragu untuk menyampaikan pesan ini, namun pemuda terlihat sangat serius saat mengatakan nya.
" Benarkah" ada binar harapan di mata nya mendengar itu, tapi perkataan dari salah satu bawahan nya menghancurkan harapan itu.
__ADS_1
" Tuan, dia hanyalah manusia biasa mana mungkin bisa menyembuhkan kondisi nona Siyun saat ini."
Benar dia hanyalah manusia biasa mana mungkin bisa menyembuhkan kondisi yang di derita ras iblis, tapi ia masih berharap manusia itu memang benar bisa menyembuhkan putri satu-satu nya.
" Saudara tidak salah jika kita mencoba nya, jika terjadi hal buruk pada Siyun'er setelah dia memeriksa nya, maka dia harus mati bersama Siyun'er. Meski kita meminta bantuan pada iblis-iblis itu, tetap saja klan kita akan menderita, bukan hanya siyun'er saja." Ucapnya mengingatkan apa yang akan terjadi jika mereka memilih tunduk.
Benar, apapun yang menjadi pilihan nya akan memiliki resiko yang amat besar dan sangat menyakitkan.
" Bawa manusia itu kemari!" Perintah nya.
" Tapi tuan..."
" Tidak ada bantahan."
Li Hongli di bawa kesana dengan tangan yang di pegangi dengan erat.
" Sebaiknya kau cepat minta dia melepaskan tangan ku ini, atau putri mu tidak akan bisa bertahan lebih lama lagi."
" Cepat lepaskan dia!"
Li Hongli mendekat dan mengecek kondisi gadis kecil itu dengan serius, ekspresi serius nya begitu berbeda dengan ekspresi yang sering ia tunjukkan setiap saat pada mereka, seakan yang berada di hadapan nya sekarang adalah orang lain yang telah menggantikan posisi pemuda ini.
" Minta semua orang keluar dari kamar ini, udara yang sesak dapat mempengaruhi kondisi kesehatan pasien. Hanya kalian berdua saja yang boleh ada di sini" ucap Li Hongli datar sambil menunjuk pada ayah dan paman gadis kecil itu.
Atas perintah tuan nya mau tidak mau mereka pun pergi dari tempat itu, hanya tersisa empat orang saja yang berada di dalam ruangan ini, termasuk Li Hongli sendiri.
Pertama Li Hongli mengeluarkan jarum perak dan menusukkan nya pada titik Meridian, titik Meridian setiap ras tentu berbeda dan untung nya ia sangat tahu tentu nya.
Kedua orang yang masih berada di sana menatap bingung darimana benda itu keluar. Namun mereka lebih fokus pada apa yang akan pemuda itu lakukan.
Li Hongli menusukkan jarum-jarum itu ke beberapa titik Meridian, namun bukan nya berhenti gadis kecil itu malah semakin kejang-kejang, tentu hal ini membuat kedua pria yang sedang mengawasi Li Hongli menjadi ketakutan.
" Nak apa kau yakin bisa menyembuhkan putri ku?"
" Tenanglah, ini reaksi alami tubuh nya" jawab Li Hongli dengan sikap yang masih tenang.
__ADS_1
Ayah dan paman itu ingin menghentikan apa yang sedang Li Hongli lakukan, tapi aura dingin yang mereka rasakan dari pemuda itu seakan berkata jangan menganggu ku jika dia ingin selamat, membuat keduanya tetap diam dan bersabar. Namun kedua nya sama sama berjanji dalam hati jika putri dan keponakan mereka sampai tiada maka pemuda itu akan ikut mati dengan cara yang lebih menyakitkan.
Li Hongli mengalirkan energi Qi elemen kegelapan pada Siyun untuk menghentikan tubuhnya yang kejang-kejang, dan benar saja reaksi tubuh berangsur-angsur tenang.
Ketenangan itu hanya bagi Li Hongli dan gadis kecil yang sekarang terlihat sedang tidur tersebut, tapi tidak bagi kedua ayah dan paman itu.
Bukankah ia tidak memiliki aura di tubuh nya?
Lalu bagaimana bisa dia menyalurkan energi Qi?
Atau mereka berdua memang salah mengenali orang!
Tapi bagaimana bisa sedikit pun tidak ada aura yang bocor dari tubuh nya, meski ia sedang menyalurkan energi Qi nya tersebut.
Ini sangat aneh dan membingungkan!
Pertanyaan demi pertanyaan memenuhi benak keduanya, tapi salah satu dari mereka tidak ada yang berani menyuarakan satu pun pertanyaan tersebut.
" Kakak tampan" ucap gadis bernama Siyun itu dengan lirih saat melihat siapa yang ada di hadapan nya.
" Ya"
" Siyun'er!" Seru kedua pria yang sudah menatap hati putri dan keponakan nya yang sudah terbangun.
" Ayah, paman."
" Adik kecil, apa kau makan sesuatu sebelum nya?" Tanya Li Hongli pada gadis kecil itu.
" Mmmm.... Aku hanya memakan buah berwarna keunguan, buah itu bentuk nya sangat cantik dan indah, dan juga sangat manis" ucap nya dengan tersenyum manis.
" Nanti kau tidak boleh memakan buah itu lagi mengerti!" Ucap Li Hongli dengan tegas
" Ada apa dengan buah itu nak?" Tanya paman Siyun dengan bingung, namun nada bicara nya terdengar hormat dari sebelum nya.
" Wajar jika kalian tidak mengetahui nya, dia memakan buah yang bernama Akebia, Buah akebia punya bau yang wangi dan manis. Rasa akebia mirip seperti rasberi, namun buah ini sangat berbahaya jika di makan oleh ras iblis, bisa di katakan di alam fana ini buah Akebia termasuk musuh alami ras iblis yang bisa merenggut nyawa mereka karena energi Qi yang berada dalam buah ini bertentangan dengan kekuatan sejati ras iblis" jelas Li Hongli secara singkat.
__ADS_1
" A-apa?"
Kedua nya sangat terkejut, karena mereka tidak pernah memberikan buah yang di sebutkan oleh pemuda itu pada Siyun.