
" Lalu apa tujuan mu datang ke ruangan ini. Oh, aku tahu kau kemari karena mengetahui di sini banyak orang-orang yang berpengaruh dan kau ingin menggoda mereka bukan.. atau jangan-jangan tujuan mu sendiri adalah untuk menggoda Yang Mulia kaisar, dasar ******, kau..."
" Lancang, sebaiknya kau berhenti berbicara Jendral!"
" Kau sudah bosan hidup ternyata!"
Seruan keras dari kaisar Lian Haocun dan Li Hongli membuat mereka semua yang berada di ruangan tersebut begitu terkejut.
" Yang Mulia maafkan atas kesalahan saya, namun wanita ini pasti mata-mata yang musuh kirimkan untuk menggoda anda, lihatlah pemuda itu bahkan berani mengancam saya yang merupakan seorang Jenderal!" Seru Jendral Cao segera berlutut di hadapan kaisar Lian Haocun.
" Kau begitu berani mengatakan kata-kata kotor itu di hadapan ku Jendral. Apakah kau sama sekali tidak melihat keberadaan ku!" Perkataan permaisuri Lian seketika membuat Jendral Cao menegang karena dia sadar dia telah melakukan kesalahan besar.
" Ya-yang Mulia permaisuri, i-ini tidak seperti apa yang anda bayangkan, ham-ba..."
" Lalu apa yang kau bayangkan, saya disini hanya ingin melaporkan sesuatu pada Yang Mulia, namun mengapa kau yang terlihat begitu ketakutan!" Cibir Yueyin.
" Apa yang ingin kau laporkan?" Tanya kaisar Lian Haocun dengan tenang.
Li Hongli mengeluarkan setumpuk berkas dan memberikan nya pada Kasim yang selalu berada di samping kaisar, Kasim itu pun langsung memberikan setumpuk berkas itu atas perintah kaisar sendiri, seharusnya berkas itu perlu di periksa terlebih dahulu karena takut terdapat racun ataupun senjata yang dapat membahayakan kaisar, tapi kaisar Lian Haocun percaya pada putri nya sendiri.
Melihat setumpuk berkas yang begitu tebal itu membuat Jendral Cao semakin cemas dan takut. dia tidak tahu apa isi kertas-kertas itu, namun perasaan nya menjadi tidak nyaman setelah setumpuk berkas itu di keluarkan, seakan ada sesuatu yang buruk akan terjadi pada nya.
" Aku harus memikirkan cara membalikkan keadaan ini pada mereka" batin nya mulai menyusun segala rencana yang akan membantu nya dalam situasi sekarang.
Semakin lama membaca isi berkas-berkas itu terlihat jelas ekspresi wajah kaisar Lian Haocun yang begitu marah.
" Apa-apaan isi semua ini... Jendral Cao apa kau mengetahui semua ini!" Teriakkan kaisar Lian Haocun menggema di ruangan tersebut, tidak ada yang berani berbicara sekarang, semua orang hanya dapat diam dan mengamati terlebih dahulu.
__ADS_1
" Apa yang ketiga orang itu lakukan"
" Ada masalah besar apa! Dan bagaimana Xiuhuan'er bisa terlibat"
" Pemuda itu terlihat familiar"
Banyak pertanyaan yang terdapat di benak semua orang.
" Yang Mulia saya di fitnah, mereka melakukan ini pasti ingin membuat hubungan di antara kita menjadi renggang, saat itu saya tidak tahu prajurit itu berani memungut biaya untuk masuk ibukota pada para rakyat, ini memang kelalaian hamba, Yang Mulia dapat menghukum hamba sekarang juga!!" Ujar nya panjang lebar sambil membenturkan kepala nya ke lantai, hanya itu satu-satu nya cara yang ia pikirkan saat ini.
" Apa yang kau katakan ini Jendral, aku tidak mengerti maksud mu! Sebagai seorang kaisar aku baru tahu ada pemungutan biaya untuk masuk ke ibukota yang ku pimpin ini. sudah selama ini tapi kau baru mengatakan nya, hanya saja yang sedang ku bahas sekarang, bukan masalah yang sama seperti yang kau pikirkan itu!."
" A-apa, tapi surat itu?" Terkejut! Tentu saja dia sangat terkejut ternyata dugaan nya salah.
" Tuan ternyata mengakui dosa-dosa nya sendiri, padahal kami akan membicarakan masalah itu nanti hanya dengan Yang Mulia kaisar saja secara pribadi, tapi... Apa boleh buat, ini semua sudah terlanjur!" Ujar Li Hongli menyeringai tipis.
" Ka-kau pasti menjebak ku, gadis ****** itu yang menyuruh mu melakukan ini bukan. Dasar ******, berani sekali kau berbicara disini, akan ku bunuh kau..." Karena takut Jendral Cao tanpa sadar berdiri dan berniat menyerang Yueyin, melihat itu baru saja kaisar Lian Haocun ingin turun tangan, tapi sebelum orang itu mencapai tempat Yueyin seseorang terlebih dahulu sudah mencekik leher nya.
" Ugh... Lepaskan tang-an mu bo-doh"
" Sialan, kekuatan pemuda ini kuat sekali, aku bahkan tidak bisa menggerakkan seluruh tubuh ku" batin nya.
" Nak, hentikan! Jangan membunuh nya" ucap kaisar Lian Haocun mencoba tetap tenang meski dia juga sangat marah.
" Hei, saudari Yin lebih baik kau segera hentikan saudara Li, kaisar seperti nya akan sangat kesulitan menghentikan nya" bisik Wang Xiuhuan pada Yueyin.
" Hmm.."
__ADS_1
" Lepaskan dia! Dia harus di adili. Tapi tidak dengan mengotori tangan mu sendiri" ucap Yueyin lembut memegang tangan Li Hongli agar dia berhenti.
Bruk
" Cih"
" Jendral Cao kau jelaskan apa semua ini" kaisar Lian Haocun melempar semua berkas-berkas itu ke hadapan nya, membuat semua kertas-kertas itu berhamburan kemana-mana. Meski bekas cekikan Li Hongli masih terasa, dia memaksakan melihat nya, saat membaca salah satu isi kertas itu dia amat sangat terkejut dengan isi gulungan itu.
" I-ni tidak mungkin... Yang Mulia hamba tidak melakukan nya, Ini semua hanya fitnah, tidak mungkin hamba mengkhianati kekaisaran ini!"
" saya sebenarnya tidak ingin ikut campur dengan urusan internal kekaisaran ini, namun karena murid ku sendiri terlibat dengan masalah yang sedang terjadi ini, saya begitu penasaran masalah besar apa hingga membuat Yang Mulia kaisar begitu marah" seru seseorang berdiri dari duduk nya dan berjalan mendekati Li Hongli dan yang lain nya, dia pun mengambil salah satu berkas yang di lantai.
" Yang Mulia apakah saya boleh tahu isi surat-surat ini?"
" Raja racun! Ya, silahkan saja, lagi pula masalah ini menyangkut seluruh kekaisaran" ucap kaisar Lian Haocun acuh.
" I-ni bagaimana bisa terjadi!"
" Xiuhuan'er apa kau juga mengetahui isi berkas-berkas ini?"
" Tentu saja guru, aku sendiri yang menemukan nya di markas bandit-bandit itu" ucap Wang Xiuhuan sambil menggaruk belakang kepala nya yang gatal.
" Tidak ku sangka seorang Jendral yang seharusnya melindungi rakyat nya, malah berkhianat dan membiarkan pihak musuh menyusup dengan begitu mudah" ucap Raja racun sinis. setelah membaca sebagian besar semua berkas yang berhamburan di lantai.
" Jadi dia murid Raja racun, meski berbahaya tapi ini kesempatan bagi ku...."
" Yang Mulia anda dapat mendengar nya sendiri, yang memberikan laporan itu adalah anggota sekte aliran hitam. Mereka pasti sengaja memfitnah hamba agar aliran hitam di anggap berjasa oleh kekaisaran dan mendapatkan keuntungan dari ini semua, mereka berdua juga pasti komplotan nya.... Oh, tidak atau jangan-jangan semua ini telah di rencanakan oleh Raja racun" ujar nya mulai menggila
__ADS_1
" Aku! Merencanakan nya? Aku tidak tertarik melakukan hal yang begitu merepotkan seperti ini" sinis Raja racun acuh
" Jangan mengelak kalian dari sekte aliran hitam pasti sudah merencanakan ini, dan kalian juga yang telah bekerja sama dengan kekaisaran Zhu dan melimpahkan semua kesalahan kalian pada ku bukan!"