Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 140. Sekte Pedang Giok


__ADS_3

Di tempat lain, tepat nya sekte pedang giok


di salah satu bangunan yang berada di dalam sekte pedang giok, terdapat tiga orang manusia yang sedang berbincang.


" Bagaimana?" Tanya salah satu pria yang sudah paruh baya di tempat duduk nya.


" salam patriak, tuan muda, saya telah melaksanakan perintah yang patriak berikan" ucap salah satu pria lain nya yang sedang berlutut di hadapan seorang pria paruh baya, dan satu orang pemuda.


" Apa ada kabar dari mereka?" Tanya pemuda itu dengan tidak sabar


" Maaf tuan muda, belum ada kabar dari mereka" jawab pria yang berlutut


" Pergilah...." Perintah seseorang pria paruh baya yang di panggil patriak oleh pria tadi


" Baik..."


" Tenanglah putra ku, mereka pasti akan membunuh target mereka dengan mudah" ucap pria paruh baya itu menenangkan anak nya.


" Akh... Sayang sekali, jika cerita mu benar maka kedua pemuda itu di masa depan akan menjadi orang yang cukup hebat, namun sayang nya dia telah membuat kesalahan yang sangat besar karena telah mempermalukan putra ku" lanjut nya menyayangkan tindakan dari kedua pemuda yang menjadi target mereka.


Kedua ayah dan anak itu berbincang banyak hal, kadang mereka pun tertawa bahagia, namun tentu saja pembicaraan mereka masih seputaran kedua target yang akan mereka bunuh


Pemuda itu sangat senang karena akhir nya dendam nya akan terbalaskan. lima bulan yang lalu di permalukan di hadapan banyak orang oleh dua orang pemuda, mereka berdua bahkan berhasil mengalahkan nya, membuat ia sangat ingin membalas dendam pada kedua pemuda itu

__ADS_1


Pemuda itu adalah Chen Zhun, pemuda yang lima bulan lalu tepat nya di salah satu penginapan kota Jade pernah di permalukan oleh Li Hongli dan Yelu, ayah nya sangat marah saat mengetahui cerita putra nya, tentu saja dengan ada beberapa cerita yang ia lebih lebihkan, atau ia karang sendiri.


Ayah Chen Zhun, yaitu Patriak sekte pedang giok sendiri langsung memanggil salah satu tetua yang dulu ia tugaskan melindungi anak nya, ia sangat kecewa karena kepada tetua itu karena tidak dapat menjaga putra nya dengan baik.


Awal nya dia ingin membalas dendam putra nya dengan menyerang kota Jade, karena ia tidak menduga kota Jade yang berada di bawah perlindungan sekte yang di pimpin nya, malah tidak menghormati putra nya sendiri dan mengusir putra nya dari penginapan itu.


Namun setelah ia mendengar cerita dari tetua Gong, ia mengurungkan niat nya, karena sekarang kota itu ada di bawah kendali Klan Jun, Walikota nya adalah seseorang yang langsung di utus oleh Raja Xin sendiri, meski pun kota Jade dulu nya di bawah perlindungan sekte nya, namun berbeda dengan sekarang kekuatan Klan Jun hampir setara dengan sekte nya, dan sekte nya akan di nyatakan memberontak jika menyerang kota itu.


Sehingga dia memutuskan untuk mencari kedua pemuda itu secara tersembunyi, dan jika dia menemukan nya, sudah pasti akan langsung membalas dendam milik putra kebanggaan nya.


Sebenarnya rencana itu sedikit di tentang oleh tetua Gong, karena ia masih mengingat dengan jelas aura yang di keluarkan oleh salah satu dari pemuda itu, dan ia juga yakin ada seseorang yang sangat kuat di belakang mereka, sehingga hal itu membuat nya merasa cukup khawatir.


Chen Zhun juga telah menghasut ayah nya agar membantu nya membalaskan dendam nya. setelah selama lima bulan pencarian, dan beberapa waktu lalu pada saat dia berada di penginapan awan putih, tanpa sengaja ia melihat dua sosok yang cukup familiar bagi nya, dan saat ia melihat rambut emas yang dimiliki oleh salah satu orang itu, dia sangat yakin orang itu adalah pemuda yang dia cari.


" Ayah apa rencana kita akan berhasil?" ucap Chen Zhun ragu, dia pun masih mengingat bagaimana begitu mudah nya kedua pemuda itu mengalahkan nya.


Sebenarnya setelah Chen Zhun menemukan keberadaan Li Hongli, dia langsung menyuruh salah satu anak buah nya untuk mengawasi pemuda itu, sedangkan diri nya kembali ke sekte pedang giok untuk melaporkan semua nya pada ayah nya.


" Kau tenang saja Zhun'er, bukankah kita sudah mengirim dua puluh orang yang berada di tingkat emas, dan Lima belas orang di tingkat kristal, sedangkan kelompok itu di pimpin oleh satu orang yang sudah di tingkat Fondasi. Meski mereka hebat, mereka tidak akan mampu melawan begitu banyak Kultivator sekaligus" jelas ayahnya dengan tenang


" Baguslah kalau begitu" Chen Zhun menghembuskan nafas nya lega


Tanpa mereka ketahui, mereka berdua telah mengundang kematian mereka sendiri, mereka benar benar salah karena telah memprovokasi Li Hongli sama saja dengan kematian.

__ADS_1


_____________________________________________


Whush.... Whusshh


Dua bayangan melesat dengan cepat membelah angin menuju Utara yang mengarah ke kota Jade, namun bukan kota itu tujuan mereka. mereka? Tentu saja mereka adalah Li Hongli dan Yueyin.


Harus nya membutuhkan waktu berhari hari jika berjalan kaki atau menunggangi kereta kuda, namun karena Kultivasi Li Hongli dan Yueyin sudah berada di tingkat Roh juga energi Qi yang mereka miliki sangat besar di bandingkan Kultivator biasa, sehingga hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja sampai mereka sampai di tempat tujuan mereka, yaitu sekte pedang giok.


Sekte pedang giok berdiri di dekat hutan yang cukup jauh dengan kota Jade. Bangunan di sekte pedang giok cukup mewah, di gerbang depan tertulis nama cukup tebal dan jelas 'sekte pedang giok', semua yang ada dari gerbang luar serta dalam sekte tersebut terlihat indah dan megah jika di lihat oleh orang biasa, namun menurut Yueyin tempat ini hanyalah tempat yang kumuh.


Dua sosok bayangan berdiri dengan tenang di salah satu batang pohon besar yang cukup jauh dari tempat di mana sekte pedang giok tinggal. Dua sosok itu mengawasi area tempat itu dengan santai, tapi tentu pandangan mereka berdua di penuhi oleh niat membunuh.


" Hmm.... Gerbang pintu ini terlihat jelek" Komentar Yueyin dengan acuh


Dari tempat nya Li Hongli mengeluarkan sebuah busur, Yueyin yang melihat itu tetap tenang dan acuh. Li Hongli menarik tali busur itu, tiba-tiba dari ujung tali itu tercipta sebuah anak panah, anak panah itu bukanlah panah biasa karena panah itu terbuat dari energi Qi yang telah ia ubah menjadi elemen api nya.


Terlihat anak panah itu berwarna hitam keemasan dengan bentuk yang seperti kobaran api di sekeliling nya, Li Hongli mengarahkan busur nya tepat ke arah gerbang pintu sekte pedang giok, dan...


Wsuhss


Setelah Li Hongli melesat anak panah itu dari busur nya, panah itu dengan kecepatan tinggi meluncur ke arah gerbang pintu sekte pedang giok.


BAM!!

__ADS_1


__ADS_2