
Sedangkan Li Hongli dan yang lain nya sedang makan di lantai penginapan awan putih, mereka bukan hanya sekedar makan tapi juga sedang mencari informasi dari orang orang yang ada di tempat itu.
Saat Yelu membuka topi nya banyak para gadis yang langsung terpesona akan ketampanan nya, bukan hanya pada Yelu tapi juga pada Ying Liang yang memang sedari awal tidak memakai penutup kepala, begitu pun saat Ying Yue membuka cadar nya banyak pemuda yang mengagumi kecantikan nya, sedangkan Li Hongli tidak membuka penutup kepala nya sedikit pun walau pun sedang makan, dan hal itu membuat banyak orang penasaran dengan wajah nya.
Bukan hanya Li Hongli, Yueyin sendiri memutuskan untuk tidak makan karena ia tidak mau membuka cadar nya di hadapan orang lain. Melihat itu Li Hongli pun menghentikan kegiatan makan nya.
" Ada apa, kenapa kau tidak makan?" Tanya Li Hongli
" Apa kau tidak nyaman" ucap nya kembali karena ia bisa merasakan banyak tatapan yang iri, penasaran, dan yang lain nya pada kelompok nya.
Orang orang yang tadi nya menghina rombongan Li Hongli, menjadi penasaran setelah melihat wajah Yelu dan Ying Yue yang tadi tertutupi, bukan hanya itu mereka juga penasaran kenapa Li Hongli begitu mudah nya mengeluarkan koin emas.
" Hmm.... Kau tenang saja aku bisa makan di dalam kamar, kau lanjutkan saja makanan mu" Yueyin tahu Li Hongli juga merasa risih oleh tatapan orang orang itu, tapi ia tahu Li Hongli makan di lantai bawah bukan hanya tanpa alasan tapi untuk mencari informasi yang ia perlukan karena itu ia mencoba menahan diri nya untuk tidak membunuh Pria-pria yang menatap Ying Yue dan diri nya dengan tatapan lapar.
Li Hongli menjauhkan makanan nya, melihat itu membuat Yelu, Ying Liang, Ying Yue, dan Yueyin menatap nya dengan heran.
" Kenapa" tanya Yueyin
" Tidak apa-apa, aku hanya sudah merasa kenyang saja" jawab Li Hongli santai
Sebenarnya saat ia mengetahui Yueyin tidak memakan apa pun di sana, rasa lapar nya langsung hilang, ia seperti tidak ***** untuk memakan apa pun lagi.
Li Hongli dan yang lain nya juga memfokuskan diri mereka masing-masing untuk bisa mendengar informasi yang mereka butuhkan.
Ada beberapa informasi yang sedang orang orang di tempat itu bicarakan, seperti tentang turnamen tahunan, juga tentang putri es yang di sebut sebut akan menjadi juara semisal nya ia mengikuti turnamen kali ini.
" Putri es, siapa dia?" Seru Ying Yue
" Entahlah" balas Ying Liang
" Ya, jika putri es mengikuti turnamen kali ini, bisa dipastikan dia lah yang akan memenangkan juara pertama nya"
" Kau benar, putri Xin Jiao bukan hanya sangat cantik tapi sangat jenius, ia bisa memukul mundur para pemberontak waktu itu dengan elemen es nya"
" Kau benar saudara karena jurus elemen es nya itulah ia dijuluki sebagai putri es, tapi bukan hanya itu orang orang juga menyebut nya sebagai kecantikan nomor satu di kerajaan Xin ini"
__ADS_1
" Putri es memang sangat jenius dan sangat cantik, kira kira siapa pemuda yang beruntung mendapatkan diri nya"
Begitulah ucapan ucapan yang Li Hongli, Yelu, Ying Liang, Ying Yue, dan Yueyin dengar tentang putri es.
" Xin Jiao" ucap Yelu pelan, namun masih dapat di dengar oleh keempat orang yang duduk bersama nya.
Saat Yelu, Ying Liang dan Ying Yue telah mengingat siapa itu Xin Jiao, mereka cukup terkejut karena seorang tuan putri manja yang beberapa bulan lalu mereka temui sekarang banyak di bicarakan oleh orang orang tentang kejeniusan dan kecantikan nya itu, tapi mereka bertiga yakin kecantikan yang dimiliki oleh Yueyin lebih di atas Xin Jiao.
Yueyin yang di perhatikan oleh ketiga orang itu menjadi heran, " ada apa dengan kalian?"
" Ah tidak ada nona" seru Yelu
" Iya apa yang di katakan Lu Ge benar, nona" Ying Yue menimpali
Yueyin sebenarnya juga merasa penasaran dengan orang yang orang orang itu bicarakan, dan melihat Yelu, Ying Liang dan Ying Yue yang menatap nya saat mendengar nama Xin Jiao, ia merasa ada hubungan nya dengan Li Hongli.
Sedangkan Li Hongli sendiri hanya acuh mendengar semua itu, ia tidak mempedulikan sama sekali dengan informasi itu, lagi pula ia memang sudah dapat menebak dengan tipe Tubuh Surgawi Yin serta elemen es yang Xin Jiao miliki, gadis itu akan menjadi seorang jenius sedari dulu jika saja gadis itu tidak salah mempraktekkan Teknik Kultivasi nya sedari awal.
" Apa hubungan Li Hongli dengan gadis yang orang orang itu bicarakan ya!!!" Batin Yueyin bertanya, ia sampai melupakan bahwa Li Hongli dapat mendengar apa yang ia pikirkan.
" Aku tidak memiliki hubungan apa pun dengan nya" ucap Li Hongli mengejutkan Yueyin dari lamunan nya, bukan hanya Yueyin yang terkejut tapi juga Yelu, Ying Liang, dan Ying Yue karena mereka bertiga tidak mengerti dengan apa yang sedang Li Hongli katakan.
" Apa maksud tuan" tanya Ying Liang
" Tidak ada" balas Li Hongli acuh tak acuh
Ying Liang sampai menggaruk belakang kepala nya, karena tidak mengerti dengan perkataan Li Hongli. Sedangkan Yueyin baru mengingat bahwa Li Hongli bisa mendengar apa yang sedang ia pikirkan, ia jadi malau karena tertangkap basah oleh Li Hongli, tapi entah kenapa ia juga merasa senang dengan jawaban Li Hongli.
Sebenarnya Li Hongli tidak berminat mengatakan hal itu pada Yueyin, tapi entah kenapa ia merasa harus menjelaskan hubungan nya dengan Xin Jiao, hati nya seperti tidak ingin Yueyin salah paham, walau pun itu seharusnya tidak di perlukan.
Sedangkan di tempat duduk berbeda ada satu orang yang memperhatikan Li Hongli dan menatap nya dengan tatapan permusuhan, jika hanya dengan tatapan saja bisa membuat orang mati, mungkin Li Hongli akan mati karena tatapan orang itu.
_____________________________________________
Hari ini Li Hongli dan yang lain nya sedang berjalan menuju pusat kota untuk pendaftaran turnamen tahunan.
__ADS_1
Li Hongli mendapatkan banyak informasi tentang turnamen yang akan di adakan di area beladiri yang sudah disiapkan secara khusus di dalam istana kerajaan Xin.
" Jadi apa keputusan kalian?" Tanya Li Hongli
" kalo aku tidak akan mengikuti turnamen kali ini tuan" balas Yelu
" Aku pun sama seperti Lu Ge tuan" seru Ying Yue
" Cih... Ikut ikutan saja" sinis Ying Liang
" Kenapa? Kau tidak suka hah" ujar Ying Yue sambil menatap tajam kakak nya
" Glek.... Tidak Meimei"
" Lalu Ying Liang kau" tanya Li Hongli
" Aku akan mengikuti turnamen kali ini tuan, lagi pula aku penasaran sehebat apa mereka yang mengikuti turnamen ini, apa lagi para pemuda yang di katakan jenius apa bisa mereka mengalahkan ku" ucap nya sambil menyombongkan diri nya sendiri
" Cihh.... Dasar sombong" seru Ying Yue
" Tentu saja aku harus sombong karena aku memiliki tuan yang sangat jenius di antara jenius" balas Ying Liang
" Hey... Dia juga tuan ku"
" Sudah hentikan perdebatan kalian, apa kalian tidak malu dengan tuan dan nona" ucap Yelu menghentikan perdebatan antara Ying Liang dan Ying Yue
" Maaf tuan, nona" seru mereka berdua bersamaan.
Saat ini kelompok Li Hongli telah berada di seberang jalan tempat pendaftaran, mereka belum mendaftar dan memilih menunggu karena kerumunan orang yang sangat banyak.
" Sial, lihatlah kerumunan Orang-orang itu, Bahkan jika kita menunggu sampai seharian penuh belum tentu kita akan bisa mendaftar" ujar Ying Liang dengan kesal
Yelu mengangguk " apa yang akan kita lakukan tuan"
" Kita perhatikan mereka terlebih dahulu" ucap Li Hongli
__ADS_1
" Baik tuan"