Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 58. Masalah Di Penginapan


__ADS_3

" Mati saja kau sialan!!!"


Chen Zhun berteriak sambil melancarkan pukulan nya, namun tepat saat pukulan nya akan mendarat ke Li Hongli, Yelu berdiri di depan nya dan menahan serangan nya dengan mudah.


" Kau hanya lah anjing gila, berani sekali menyentuh tuan ku" Yelu berkata dengan dingin


Yelu mengeluarkan aura nya yang berada di tingkat perunggu bintang 6, ini membuat semua orang terkejut karena Kultivator tingkat perunggu bintang 6 bisa begitu mudah menahan serangan dari kultivator tingkat perunggu bintang 8, namun beberapa dari mereka berpikir bahwa Chen Zhun belum serius dan masih menahan diri.


berbeda dengan tiga orang yang duduk dipojok


" pemuda yang jenius" ucap pria dewasa yang ada di sana


pemuda yang mendengar ucapan dari pria di samping nya bertanya, " paman apa maksud nya, mungkin saja pemuda yang menjadi lawan nya tidaklah serius melawan nya"


" tidak pangeran paman sudah banyak mengikuti peperangan, paman tau pemuda itu sudah mengerahkan semua kekuatan nya" jawab orang yang pemuda itu sebut paman


" apaa.." seru pemuda itu terkejut


" Paman serius! paman tidak sedang becandakan" ucap seorang gadis menimpali


" paman tidak berani tuan putri" ujar pria itu


" ya.... kalau apa yang paman katakan benar, pemuda itu sungguh seorang jenius, dia juga pemuda yang cukup tampan" serunya pelan


" ehemm... kenapa Meimei apa kau menyukai nya" goda pemuda itu


" apaan sih Gege" ucap gadis itu kesal


Chen Zhun yang terkejut oleh kedatangan Yelu, terpaksa harus mundur beberapa langkah, karena sebenarnya dia sudah mengerahkan semua kekuatan nya pada serangan itu namun bisa di tahan dengan mudah, Terutama setelah ia mengetahui bahwa Yelu hanya berada di tingkat perunggu bintang 6, membuat nya marah dan tidak terima karena ia merasa di permalukan.


" Cihh...... Kau begitu sombong di depan tuan ku, hanya dengan kekuatan yang tidak seberapa itu, kau benar-benar tidak tahu tinggi nya langit" ucap Yelu dingin


" Kauuu sialaan, aku pasti akan membunuh mu dan tuan bodoh mu itu sekarang juga" ucap Chen Yan geram


Chen Zhun langsung menyerang Yelu secara beruntun. Namun Yelu bisa menghindari semua serangan nya, dan itu membuat nya tambah kesal.


" Sampah seperti mu berani lancang di depan tuan ku" ujar Yelu jijik

__ADS_1


" Ku bunuuuhhh kau sialan" Chen Yan mengambil pedang yang ada di punggung nya dan kembali menyerang Yelu


Chen Zhun yang hilang kendali kembali menyerang Yelu dengan membabi-buta, mungkin karena kesombongan nya yang tinggi ia tidak menerima kekalahan nya begitu saja.


" kau memang sampah hanya sedikit provokasi saja, kau sudah menjadi gila, aku tidak tau bagaimana jadi nya jika ayah mu bukanlah patriak dari sekte pedang giok, apakah masih ada yang akan melindungi mu dari belakang" ujar Yelu mencibir


Setelah mengatakan itu Yelu menerjang ke depan dan melancarkan serangan yang mengarah langsung pada perut Chen Zhun.


BAMM!!


Chen Zhun sama sekali tidak menghindar atau bertahan dari serangan Yelu karena ia kesombongan nya itu mungkin telah membuat nya hilang akal.


Duarr...


Karena menerima serangan dari Yelu, Chen Zhun mengeluarkan beberapa teguk darah dan harus mundur lima langkah dari tempat nya tadi berada.


Namun sebelum ia bisa menstabilkan kembali kaki nya, Yelu kembali menyerang nya secara beruntun, sehingga Chen Zhun terus menerus mengeluarkan darah, serta wajah nya sudah membengkak.


Pemandangan itu membuat semua orang yang ada di dalam ruangan itu terkejut dan tidak ada yang berani mengeluarkan suara, terutama orang orang yang tadi meremehkan nya, sekarang tempat itu menjadi sunyi hanya ada suara pertarungan antara Yelu dan Chen Zhun, tapi lebih tepat nya Chen Zhun yang terus di pukuli oleh Yelu.


Sebelum Yelu kembali melancarkan serangan nya kepada Chen Zhun, tiba-tiba ada aura yang menekan Yelu hingga dia tidak bisa kembali menyerang Chen Zhun.


" Heh.... Apa peduli ku! Memang nya siapa kau hingga berani menghentikan ku" ucap Yelu


" Aku adalah salah satu tetua sekte pedang giok, dan kau sudah berani menyerang anak patriak serta jenius sekte ku" ucap pria paruh baya itu


" Ohhh.... Itu bukan urusan ku, patriak mu saja yang bodoh mempunyai putra yang sama bodoh nya seperti nya" cibir Yelu


Di sebuah ruangan dalam penginapan, ada seorang pria paruh baya yang sedang duduk, tiba-tiba dia merasakan sedikit aura pembunuh.


" Ada apa ini aku merasakan Aura pembunuh dari lantai bawah"


Pria paruh baya itu pun langsung keluar dari ruangan nya ke lantai bawah, di sana ia melihat tetua sekte pedang giok, yang ingin menyerang Yelu, dan ia pun melihat tetua itu tiba-tiba berlutut di hadapan Li Hongli dan Yelu.


Pria paruh baya itu tidak langsung menuruni tangga, ia ingin mengetahui apa yang terjadi di ruangan itu.


" Kauuuu......" Seru pria paruh baya itu ingin menyerang Yelu dan mengeluarkan aura nya yang berada di tingkat emas bintang 5 di sertai Aura pembunuh nya, dia berniat untuk kembali menekan Yelu.

__ADS_1


Tapi usaha nya sia sia karena saat Yelu merasa tertekan dengan aura yang di lepaskan pria paruh baya itu, tiba-tiba aura itu hilang dalam sekejap.


Dan di gantikan oleh pemandangan pria paruh baya itu yang tiba-tiba saja berlutut.


" Apa yang terjadi pada ku, kenapa seperti ada beban berat yang menimpa tubuh ku, dan aura apa ini terasa sangat mengerikan tapi saat bersamaan terlihat sangat agung" batin pria paruh baya itu


Pria paruh baya tersebut mencari siapa pelaku yang mengeluarkan aura yang sangat mendominasi itu pada nya, tapi saat ia melihat ke sekeliling, mereka semua yang ada di ruangan itu hanya bersikap biasa saja seolah olah ia sama sekali tidak merasakan Aura yang sekarang menekan nya.


Saat Pria paruh baya itu sedang melihat ke sekeliling, ada sebuah suara yang mengagetkan nya, " apa yang kau cari pak tua........ apa kau sedang mencari ku"


Pria paruh baya itu menoleh ke sumber suara itu berasal, ia melihat seorang pemuda yang berada di belakang pemuda yang ingin ia serang, dia adalah Li Hongli.


" Ba- bagaimana mungkin......" Gumam pria paruh baya itu


Semua orang yang ada di ruangan itu menatap pria paruh baya tersebut dengan heran, kenapa tetua dari sekte pedang giok itu tiba-tiba berlutut? Apa ada yang salah dengan nya?. Itulah kira kira yang sedang semua orang pikirkan.


termasuk tiga orang yang sedang menonton pertunjukan itu pun merasa bingung.


" paman apa yang terjadi dengan nya, kenapa pria tua itu tiba tiba berlutut" ucap gadis itu


" saya juga tidak tau tuan putri, saya sama sekali tidak merasakan apa pun dari pemuda itu, bahkan ia seperti tidak memiliki aura Qi sedikit pun di tubuh nya" ujar pria itu


" apa paman yakin" tanya pemuda yang duduk di sana


" saya yakin pangeran"


" menarik" gumam gadis itu


mendengar ucapan adik nya meski pun, gadis itu hanya bergumam saja tapi pemuda itu dapat dengan jelas mendengar nya, dia pun tersenyum tipis.


" apa kau menyukai nya Meimei" tanya nya iseng


" mungkin" jawab gadis itu acuh tak acuh


" apa!" pemuda itu terkejut dengan jawaban dari adik nya, padahal tadi ia hanya iseng saja bertanya


" kau yakin menyukai pemuda itu Meimei, setengah wajah nya memakai topeng, kau tidak takut dia pemuda yang jelek" goda pemuda itu

__ADS_1


" lebih baik Gege diam, dan lihat ke sana saja" ucap gadis itu ketus pipi nya sedikit memerah


__ADS_2