Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 129. Yelu Vs Li Kun II


__ADS_3

" ti-tidak mungkin, Ba-bagaimana aku bisa kalah dari sampah seperti mu" ucap lirih Li kun


" Sejak tadi kau selalu menyebut diri ku sebagai sampah, lalu apa sebutan yang pantas untuk mu yang di kalahkan oleh sampah!" ujar Yelu santai dan tenang.


" Cih, jangan sombong kau sampah" ia mencoba untuk berdiri dan ingin menyerang Yelu tapi usaha nya sia sia karena seluruh tubuh nya merasakan rasa sakit yang teramat, apa lagi beberapa anggota tubuh nya mengeluarkan darah akibat luka yang Yelu perbuat, meski begitu Yelu tidak melukai bagian vital nya sehingga dia masih baik baik saja.


" Kalau begitu berdiri dan lawanlah aku kalau memang mampu" ucap remeh Yelu


Yelu mendekati Li Kun dan berbisik pada nya " apa kabar mu, tuan muda Li Kun yang terhormat"


Li Kun tidak mengerti dengan apa yang di katakan oleh Yelu, tapi ia merasa pernah mendengar suara pemuda itu sebelum nya.


" Apa kau melupakan ku tuan muda Li, sayang sekali aku sungguh merasa sedih karena kau telah melupakan ku" ujar nya kembali yang hanya dapat didengar oleh mereka berdua saja.


" Ap-apa maksud mu, si-siapa kau" tanya Li Kun lirih


" Ck, jadi kau sungguh melupakan ku tuan muda.... Baiklah aku akan mengingatkan mu kembali" ucap Yelu berpura-pura sedih, ia pun melanjutkan ucapan nya " Aku Yelu dan tuan ku adalah..... Li Hongli"


Mata Li Kun langsung membesar mendengar nama yang sudah lama tidak lagi ia dengar, seseorang yang ia anggap sampah tapi kenapa bawahan nya sekarang memiliki kekuatan yang begitu hebat.


Apa yang terjadi sebenarnya? Lalu kalau dia adalah Yelu berarti orang itu adalah.....


Li Kun memikirkan satu orang yang bersama dengan Yelu, wajah satu pemuda di antara mereka tidak ia kenali tapi jika pemuda yang di depan nya adalah Yelu, maka....


seperti tahu apa yang di pikirkan oleh Li Kun, Yelu pun berkata " Ya kau benar dia adalah tuan ku, Li Hongli"


Li Kun meludahi Yelu, dan berkata " Cuih.... pantas saja, kau dan tuan mu itu sama saja sampah"


Kraak... Kraaakk... Krak


Karena marah mendengar hinaan yang di ucapkan Li Kun pada Li Hongli yang sangat ia hormati selama ini, ia pun kembali memukul nya bahkan ia memukul nya dengan sangat brutal, Pukulan demi pukulan telah di lakukan oleh Yelu pada Li Kun, membuat beberapa tulang Li Kun patah, termasuk tulang rusuk nya yang sudah berantakan.


Para Juri pun akhir nya mengambil tindakan


" Lepaskan dia atau kau akan kami di diskualifikasi" ujar salah satu juri

__ADS_1


Yelu berhenti memukul Li Kun dan menatap tajam Juri itu, " kau tenang saja aku tidak membunuh nya, dia masih hidup" ucap Yelu santai


" Nak dia bisa mati jika kau terus memukuli nya seperti itu"


Bukan nya mendengarkan ucapan para Juri, Yelu malah kembali memukuli wajah Li Kun.


Melihat itu para Juri menjadi geram, tapi saat salah satu Juri ingin datang ke arena untuk menghentikan Yelu, sekelebat bayangan datang dan.....


BAM


Whush


Penutup kepala yang Yelu pakai terbuka dari nya, hingga memperlihatkan wajah nya yang tampan, hidung mancung, alis tajam, bibir tipis, dengan bola mata berwarna coklat. Wajah itu nyaris terlihat sempurna, para penonton langsung terdiam melihat pemandangan itu, apa lagi para perempuan mereka sangat terpesona akan paras tampan yang dimiliki oleh Yelu, meski Li Hongli masih lebih tampan dari nya.


" waahh siapa dia, dia sungguh tampan"


" tuan tampan nikahilah aku...."


" bawa aku bersama mu tampan..."


Yelu termundur beberapa langkah karena tidak siap dengan serangan yang tiba-tiba datang, namun ia tidak terluka sama sekali menurut nya serangan tadi hanya seperti di gigit semut. Yelu menatap tajam orang yang telah menyerang nya, ia melihat Li Zu ayah Li Kun yang tadi telah memukul nya.


" Ouh... Saat anak anjing sudah tidak bisa bergerak, induk nya pun datang untuk menolong"


" Kauu.... Berani sekali kau menyerang putra ku" seru Li Zu dengan lantang


Di kursi Li Yuwen dia manatap Yelu dengan sangat dalam.


" Lu'er" gumam Li Yuwen, meski pun banyak perubahan yang terjadi pada Yelu tapi ia masih sangat mengenali Yelu, karena pemuda itu telah ia anggap putra nya sendiri, dan mereka pun telah hidup bersama cukup lama jadi tidak sulit bagi nya untuk mengenali Yelu


" Ada apa saudara Yuwen?" Tanya tetua ketiga


" Tidak ada apa apa saudara"


Kembali pada arena pertandingan

__ADS_1


" Tuan tolong jangan mengganggu pertandingan " ujar salah satu Juri


" Lalu apa saya harus diam saja melihat pemuda itu menghajar anak ku hingga seperti itu" jawab Li Zu


" Bukan begitu tapi biarkan kami para Juri yang mengurus nya.... Jika kau ikut campur sama saja kau menantang sekte pedang terbang, dan sekte Awan putih, dan kau pasti tahu apa akibat nya menantang dua sekte bintang tiga" ujar Juri yang lain nya


" Tetua kau tenang saja, Aku Yelu telah menyerah dan mengundurkan diri dari turnamen ini" seru Yelu dengan lantang hingga mengejutkan semua orang terutama para Juri.


Para Juri yang sedari tadi melihat potensi Yelu, mereka diam diam sedang mencari cara agar pemuda itu ingin masuk dalam sekte mereka masing-masing, namun sekarang pemuda itu dengan santai nya mengundurkan diri dari turnamen.


" Nak, kau tidak perlu mengundurkan diri seperti itu, ini hanya masalah kecil biarkan kami yang mengurus nya" bujuk salah satu Juri, ia mana mungkin membiarkan pemuda jenius seperti nya pergi, apa lagi hanya untuk membela pemuda yang bahkan tidak berguna seperti Li Kun.


Di dunia ini hukum rimba berlaku di mana yang kuat yang berkuasa dan yang lemah di tindas, sehingga wajar saja bagi mereka yang lebih membela orang yang masa depan nya telah terlihat, di bandingkan dengan orang yang terlihat tidak berguna.


Berbeda dengan Li Zu dan Li Kun wajah mereka berubah merah dan kesal, Li Kun sangat malu karena di mata semua orang akan lebih baik kalah dengan terhormat dari pada menang dengan di kasihani oleh orang lain.


Semua orang pasti akan mengolok nya, memenangkan turnamen karena hanya beruntung orang yang seharusnya memenangkan pertandingan tadi telah mengundurkan diri nya, atau dia telah di kasihani oleh nya.


" Tidak aku sudah tidak tertarik lagi untuk mengikuti turnamen ini" ucap Yelu sambil meninggalkan arena pertandingan.


" Tunggu, kauuu.... Jangan pergi kau sialan aku akan membunuh mu"


" Hentikan, jika kau tetap menyerang nya di saat kami masih ada, sama saja kau telah mengibarkan bendera perang pada kami" ujar salah satu Juri


" Cih"


Li Zu membawa anak nya pergi dari sana saat melewati Yelu, dia menatap dengan penuh kebencian, " awas saja kau, aka tidak akan membiarkan mu lolos begitu saja" ucap Li Zu tepat di samping Yelu.


" Tentu paman, upss aku lupa maksud ku, ketua Li aku akan sangat menantikan nya.... Dan untuk mu Li Kun kita pasti akan bertemu lagi, saat itu tiba akan ku pastikan kau berlutut di hadapan tuan ku" ujar Yelu sebelum benar benar pergi dari tempat itu dan berjalan menuju kursi penonton lebih tepat nya ke arah Ying Yue.


Para Juri tidak bisa melakukan apa pun lagi untuk mencegah pemuda itu mengundurkan diri dari turnamen ini, di lihat dari tempramen pemuda itu, dia sangat keras kepala dan tidak suka mendengarkan perkataan orang lain, mereka merasa jika mereka memaksa nya hal itu tidak akan berakhir dengan baik.


" Baiklah kita sudahi masalah tadi, pertandingan kali ini silahkan di mulai kembali.... Sedangkan untuk peserta tadi kami para Juri telah memutuskan dia di nyatakan gugur"


Banyak juga dari para penonton yang kecewa dengan keputusan Yelu, mereka menyayangkan dengan bakat yang di miliki pemuda itu, tapi ia malah keluar dari turnamen.

__ADS_1


__ADS_2