Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 205. Bermain


__ADS_3

Di penginapan awan putih terdapat dua orang yang sedang duduk di lantai satu sedang mengawasi orang orang di sekitarnya.


" Saudara apa kua yakin mereka menginap di sini?" Tanya salah satu nya sambil berbisik


" Informasi yang ku dapatkan memang begitu" jawab nya ikut berbisik


" Kita awasi saja, siapa tahu malam ini mereka akan kembali kepenginapan ini" lanjut nya


" Baik"


Sore hari nya


" Li Hongli Terima kasih untuk kalung nya, aku suka" seru Yueyin tersenyum senang.


" Kalung itu selain cantik, juga dapat membuat mu kebal terhadap segala jenis racun dan memiliki energi penyembuhan yang sangat cepat. Hal yang menakjubkan dari gelang ini adalah terdapat darah murni Phoenix biru atau di sebut juga Phoenix Yin, yang dapat membantu Kultivasi mu. Seperti nya orang yang menjual barang ini tidak tahu manfaat kalung itu" Jawab Li Hongli


" Kalau begitu kalung ini sangat mahal"


" Tenang saja, Itu termasuk murah. Harga asli nya mungkin Lima ratus batu roh atau mungkin lebih" Ucap Li Hongli menjelaskan


Yueyin terkejut dengan perkataan Li Hongli, ia tidak menyangka kalung itu ternyata sangat mahal tapi mereka mendapatkan kalung itu dengan harga murah, ini keuntungan yang besar.


" apa kita akan melanjutkan perjalanan sekarang?"


" Tentu, kita akan membeli sedikit perbekalan sebelum melanjutkan perjalanan" jawab Li Hongli


" Baik"


Klan Ning


" Dimana bajingan itu?" Tanya Ning Lu


" Lapor ketua, informasi yang kami dapatkan pemuda itu hanya menginap satu malam seperti nya...."


BAAAMM


Belum selesai orang itu menjelaskan Ning Lu telah menendang nya terlebih dahulu.


" Aarrrhhkk.... Bagaimana bisa kalian kehilangan jejak pemuda itu" teriak nya marah


Sudah seharian dia mengutus mata mata untuk mengawasi Li Hongli dan Yueyin, namun bahkan mereka tidak dapat menemukan nya dimana mana.


Bukan hanya penginapan awan putih mereka juga pergi ke rumah makan Bunga teratai tempat terakhir kali kedua pengawal Ning Kuan melihat nya, tapi mereka berdua sudah meninggalkan tempat itu.


" tuan apakah kita akan terus mencari nya?" Tanya pengawal


Belum sempat Ning Lu menjawab nya seorang pengawal masuk ke ruangan dengan terburu-buru.


" Ma-maf ketua atas kelancangan ku" seru pengawal sambil bersujud


" Ada apa? Katakan!" Ucap Ning Lu mencoba menenangkan diri nya, ia tahu pengawal nya tidak mungkin masuk keruangan nya jika tidak ada hal serius yang harus mereka laporkan.


" Tuan kami baru saja mendapatkan informasi, kedua orang itu terlihat akan keluar kota Xiuying" seru pengawal itu

__ADS_1


" Bagus, bagus... Perintahkan sepuluh Kultivator tingkat Elite untuk membunuh mereka" ujar Ning Lu


" Baik Tuan"


_____________________________________________


Di tempat Li Hongli dan Yueyin


Mereka berdua tiba-tiba di hadang oleh sekelompok orang berpakaian hitam.


" Merepotkan" seru Li Hongli malas


" Dimana pun kau berada seperti nya banyak orang yang mengincar mu" sindir Yueyin


" Jika bukan karena mu bukankah ini semua tidak akan terjadi" ejek Li Hongli


" Oh apakah kau menyalahkan ku" seru Yueyin


" Tidak, wanita itu selalu benar... Jadi di sini akulah yang salah"


" Bagus kalau kau sadar"


Saat sekelompok orang itu mengepung mereka berdua, Li Hongli dan Yueyin sama sekali tidak terlihat panik, mereka masih bersikap santai dan tenang bahkan masih bisa saling bercanda.


" Hei... Hei kenapa kalian malah berantem, kami disini untuk membunuh kalian berdua harus nya kalian takut...." Seru salah satu orang yang mengepung mereka.


" DIAM!!" Seru Li Hongli dan Yueyin bersamaan.


Orang itu terdiam sejenak karena bentakan Yueyin, namun ia baru sadar dan merasa kesal karena merasa takut hanya karena di gertak oleh seorang gadis " Hei kenapa kalian yang harus marah, kau harus nya takut dengan kami..."


Whush


Bruk


" Telinga mu seperti nya tuli, dia mengatakan kau menganggu percakapan kami, jadi lebih baik kau diam saja" ujar Li Hongli santai tanpa peduli sedikit pun walau pun ia telah membunuh orang itu.


" Kauu... Membunuh teman kami, kau akan mati dengan cara yang lebih menya...."


Slash...


Kepala orang itu tiba-tiba terpisah dari tubuh nya tanpa tahu siapa yang membunuh nya.


" Dasar pengganggu" cibir Yueyin


" Semua nya seraang mereka" seru seseorang di antara orang-orang berpakaian hitam tersebut, seperti nya dia adalah pemimpin kelompok tersebut


" Seraang"


" Li Hongli bagaimana kalau kita taruhan!" Seru Yueyin masih tetap tenang meski orang orang itu semakin dekat dengan nya, begitu pun dengan Li Hongli yang tetap acuh tak acuh.


" Katakan apa taruhan nya" ucap Li Hongli tertarik


" Siapa yang lebih banyak membunuh, dialah pemenang nya, dan yang kalah harus menuruti satu permintaan yang kalah apapun itu, bagaimana?" ujar Yueyin

__ADS_1


" Kau yakin ingin menantang ku" ucap Li Hongli meremehkan


" Tentu saja, apa kau takut" sinis Yueyin


" Takut? Baiklah aku terima tantangan mu, tapi jangan menyesal saat kau kalah nanti" setelah mengatakan itu Li Hongli menghilang dari tempat nya.


Duarr


Satu orang mati oleh serangan Li Hongli.


" Satu" hitung Li Hongli


" Hei kau curang, bagaimana bisa...."


" Dua" hitung Li Hongli


Mendengar Li Hongli sudah mulai membunuh orang orang itu, Yueyin pun dengan kesal ikut membunuh lawan bermain nya itu.


Setelah lima menit berlalu pertarungan pun berakhir dengan kemenangan berada di pihak Li Hongli dan Yueyin, namun Yueyin terlihat masih kesal pada Li Hongli.


" Aku berhasil membunuh enam orang sedangkan kau empat orang, akulah yang menang" seru Li Hongli sombong


" Mana bisa, kau itu curang... Seharusnya kau memberi aba aba dulu sebelum memulai permainan nya" ucap Yueyin cemberut


" Aku tidak curang!" Elak Li Hongli


" Kau curang.... Curang... Curaaaang"


" Semua nya adil dalam perang, jadi yang ku lakukan bukan curang" ucap Li Hongli acuh


" Pokonya kau curang"


" Apa kau ingin mengingkari perkataan mu sendiri!" Seru Li Hongli main main


" Mana mungkin... Baiklah kau menang, apa yang kau inginkan dari ku" seru Yueyin ketus


" Aku ingin.... Hmmm" wajah Li Hongli seakan menunjukkan ia sedang berpikir dengan keras.


" Apa!" Yueyin menatap Li Hongli dengan serius ia ingin tahu apa yang akan Li Hongli minta dari nya.


Ekspresi Yueyin yang terlihat begitu serius menatap nya, membuat Li Hongli merasa lucu akan tingkah Li Hongli sekarang.


" Aku ingin.... Akan ku pikirkan lagi nanti jika aku sudah mengetahui apa yang ku ingin kan dari mu, aku akan mengatakan nya pada mu" seru Li Hongli santai.


" Kauu..." Ucap Yueyin kesal, ia kira Li Hongli serius ingin mengatakan keinginan nya sekarang, tapi ternyata Li Hongli sedang mempermainkan nya.


Yueyin yang sedang kesal meninggalkan Li Hongli.


" Hei kau mau kemana!" Goda Li Hongli


" Dia saat sedang marah terlihat sangat menggemaskan" gumam Li Hongli tertawa kecil


Li Hongli pun menyusul Yueyin yang sudah pergi cukup jauh.

__ADS_1


__ADS_2