
" Tuan, nona terima kasih atas bantuan kalian!" Nenek dan kakek itu datang dan mengucapkan terima kasih kepada Li Hongli dan yang lain nya.
" Kalian berdua duduklah" ucap Li Hongli dengan sopan meski tidak ada senyuman di wajah nya
" Terima kasih tuan muda! Pakaian kami kotor, lebih baik kami berdiri saja." Ujar nenek tersebut dengan sopan
" Hanya sebuah pakaian saja apa masalah nya, kalian duduklah di samping ku!" Ucap Yueyin dengan lembut.
" Lebih baik kalian duduk, atau dia akan terus memaksa kalian. Dia itu gadis pemaksa!" Ucap Li Hongli santai tapi nada bicara dan tatapan nya jelas sedang menyindir Yueyin.
" Ya, aku memang gadis pemaksa memang kenapa hah, kau tidak suka. Kalau tidak suka pergi saja sana yang jauh" ucap Yueyin dengan sangat kesal, ia bahkan memalingkan wajah nya dari Li Hongli.
" Ck, benar sekali mengapa aku suka pada gadis yang suka nya memaksa..." Jeda Li Hongli dengan nada yang terdengar menyedihkan, membuat Yueyin semakin kesal.
" Tapi harus bagaimana lagi, sayang nya gadis pemaksa ini adalah gadis yang telah mencuri hati ku, aku sudah terlanjur menyukai nya, dan aku menyukai sikap nya yang suka memaksa ini" lanjut Li Hongli dengan tersenyum tipis.
Seketika pipi Yueyin berubah memerah, dia menjadi salah tingkah karena gombalan dari Li Hongli.
" Kakek, nenek kalian duduklah. A-ku akan pergi kesana membantu mereka!" Yueyin segera pergi dari sana sebelum Li Hongli kembali berkata manis yang akan membuat nya malu.
Li Hongli hanya tersenyum melihat tingkah Yueyin, dia tahu gadis itu sedang sangat malu sekarang ini.
" Silahkan duduk nek, kek" ucap Li Hongli sopan
" Terima kasih anak muda, kau terlihat sangat menyukai gadis itu, kalian pasangan yang sangat serasi!" Puji nenek, keduanya telah duduk di sana.
" Cih, apa nya yang serasi" cibir tetua Qixuan, dia masih saja tidak menyukai kedekatan Li Hongli dan Yueyin.
" Dibandingkan tetua terus mengoceh tidak jelas, lebih baik ikut dengan kami membantu mereka memasak" Lien Hua menarik tangan tetua Qixuan agar mengikuti nya dan Xia Xionglue.
Para warga bersama Yueyin dan yang lain nya sedang memasak bersama dengan gembira, mereka bercanda tawa bersama melupakan semua penderitaan yang telah mereka alami.
" Maaf apakah kalian bisa memperkenalkan diri, aku bingung harus memanggil kalian apa?" Ujar tetua Zhishu, hanya dia dan Li Hongli lah yang masih duduk tenang disana.
" Kalian bisa memanggil ku nenek Lin" ucap nenek Lin
__ADS_1
" Panggil kakek, kakek San saja" ucap kakek San
" Baik"
" Oh, ya. dimana kepala desa. Seperti nya dia tidak terlihat?" Tanya tetua Zhishu
" Kepala desa dan keluarga nya telah pergi melarikan diri setelah hari pertama kelompok bandit serigala datang, mereka bergegas pergi membawa semua harta milik nya dan membiarkan para warga lain nya menderita" ujar Kakek San menjelaskan nya dengan sedih.
" saudara Li cepat kemari makanan sudah matang, jika tidak aku akan menghabiskan semua nya!" Wang Xiuhuan berteriak dengan keras untuk memanggil Li Hongli membuat semua orang hanya dapat menggelengkan kepala nya melihat tingkah nya itu.
" Makanan sudah matang, mari kita ke sana!" Ajak Li Hongli
" Baik"
Mereka makan dengan lahap, para orang tua yang melihat anak mereka makan dengan lahap begitu bahagia.
" Ran'er, Chen'er mengapa kalian tidak makan?" Tanya Li Hongli yang kebetulan duduk dengan kedua orang itu.
" Kak Li, apa kakak bisa menyelamatkan ibu ku yang di bawa oleh orang-orang jahat itu!" Seru chen'er dengan air mata yang sudah membasahi pipi nya, namun dia langsung menghapus air mata nya itu, karena tidak mau di katai cengeng.
" Aku hanya memiliki ibu saja setelah ayah ku di bunuh oleh mereka hiks..."
" Satu minggu yang lain bersama banyak orang"
" Kak Yin aku rindu Jiejie ku, dia di bawa orang jahat bersama ibu Chen Ge" ucap Ran'er dengan menatap Yueyin polos dan sedih.
" Chen'er dan Ran'er hanya memiliki satu keluarga saja yaitu ibu dan kakak perempuan nya, kami adalah yang paling tua di desa ini jadi setelah mereka di bawa pergi bersama wanita wanita lain, kamilah yang menjaga keduanya. Namun entah ibu Chen'er dan saudari Ran'er masih hidup atau tidak, haah.." kakek San menjelaskan nya dengan raut wajah yang begitu sedih.
" Kalian tenang saja, jika mereka masih hidup aku akan mencoba segala cara untuk menyelamatkan mereka dan para tahanan yang lain" ujar Li Hongli tersenyum tulus yang entah bagaimana hal itu membuat nenek Lin Dan kakek San menjadi percaya pada nya.
" Kami percaya nak, namun kau juga tidak perlu memaksakan diri"
" Bukankah kakak Li sudah berjanji pada kalian, sekarang kalian harus makan yang banyak agar nanti jika mereka pulang kalian bisa menyambut ibu dan kakak kalian dengan kondisi yang sehat hmm.." ujar Yueyin dengan lembut dan mengusap kepala kedua dengan penuh kasih sayang.
" Baik kak"
__ADS_1
_____________________________________________
Keesokan hari nya
" Uhuk-uhuk" nenek Lin terus batuk-batuk, batuk nya juga bukan batuk biasa dia batuk darah.
" Nek apa kau tidak apa?" Tanya Xia Xionglue yang kebetulan lewat tempat istirahat nenek Lin.
" Nek ini makanan untuk nenek, nona Xia ada apa dengan nenek Lin?" Tanya Li Hongli yang memang sengaja pergi ke tenda nenek Lin untuk membawakan makanan.
" Aku tidak tahu, saat aku datang wajah nenek terlihat sangat pucat" jawab Xia Xionglue sangat cemas
" Baiklah, tolong nona Xia minggir terlebih dahulu, aku ingin memeriksa kondisi nya.."
" Ya, baiklah" Xia Xionglue segera pergi dari samping nenek Lin dan membiarkan Li Hongli untuk memeriksa nya.
" Uhuk itu tidak perlu nak, hidup nenek sudah tidak akan lama lagi, nenek cepat atau lambat akan pergi, nenek hanya minta agar kalian bisa menjaga Ran'er dan chen'er dengan baik!" Ucap nenek Lin dengan suara yang lemah, Li Hongli sama sekali tidak mendengarkan ucapan nya, dia hanya fokus memeriksa kondisi nenek Lin saja.
" Xia kau di sini! senior Qixuan sedang mencari mu.... Ada apa dengan nenek Lin?" Tanya Yueyin terkejut melihat disana juga ada Li Hongli yang sedang memeriksa pergelangan tangan nenek Lin.
" Nenek Lin hanya terlalu kelelahan, kondisi tubuh nya juga tidaklah baik karena jarang makan, tapi kamu tidak perlu khawatir setelah minum pil ini dia akan baik-baik saja!" Jawab Li Hongli sambil mengeluarkan satu butir pil dan memberikan nya pada nenek Lin. Nenek Lin tanpa ragu meminum nya, tubuh nya yang tadi terasa sangat lemas menjadi berenergi, wajah nya tidak lagi pucat malah terlihat berseri, keriput di wajahnya pun menjadi kencang, sekarang dia tidak lagi membutuhkan tongkat untuk berjalan.
" Wah obat apa ini tuan muda, ajaib sekali, nenek merasa sangat berenergi dan kembali muda lagi!" Seru nenek Lin senang
" Yang nenek minum nama nya pil panjang umur, jika orang biasa yang minum akan menambahkan 15 tahun umur nya, sedangkan jika Kultivator yang minum hanya akan menambah 7 tahun umur nya saja" Li Hongli menjelaskan nya dengan tenang.
" Apakah ada pil yang seperti itu, aku baru mendengarnya?" Seru Xia Xionglue cukup terkejut dengan apa yang ia dengar, dia memang pernah mendengar ada sebuah pil yang dapat menambah umur seseorang namun tidak ada yang pernah berhasil membuat nya.
" Ya, ini pil yang baru saja ku buat, belum sempurna namun jika untuk orang biasa ini lebih baik dari pil lain nya" Li Hongli tidak pelit untuk menjawab nya.
" Hmm, ternyata begitu. Tapi kau hebat sekali bisa membuat pil yang bahkan para Alkemis lain sulit membuat nya meski hanya pil tingkat rendah sekalipun" ujar Xia Xionglue yang mengira pil yang Li Hongli buat hanyalah pil tingkat rendah. jika dia tahu pil yang Li Hongli katakan gagal adalah pil tingkat tinggi dengan kemurnian 70% dia akan langsung muntah darah.
" Yue'er, nona Xia.... tolong kumpulkan para warga, aku akan melakukan pengobatan gratis pada mereka!" Ujar Li Hongli
" Mm, ya. Baik. Aku akan meminta bantuan yang lain nya juga untuk membantu agar lebih cepat!" Jawab Yueyin
__ADS_1
" Kalau begitu kita pergi bersama saja Yin!" Seru Xia Xionglue
" Ayo."