Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 414. Perang


__ADS_3

" Naga kegelapan... Atau aku harus memanggil mu Heilong, lama tidak bertemu!"


Heilong yang mendengar nama nya di panggil merasa bingung, selama lebih dari ratusan ribu tahun ia tinggal di alam fana ini tidak ada yang pernah memanggil nya dengan nama itu, karena nama itu di berikan oleh tuan nya dan hanya tuan nya yang berhak memanggil nya dengan nama itu. Dengan cepat ia mengangkat kepala nya dan menatap orang yang berdiri di depan, penampilan orang itu sudah berubah dari penampilan awal nya, namun karena penampilan Li Hongli sekarang membuat Heilong mematung, mata nya terlihat semakin membesar, dan tidak mempercayai apa yang di lihat sekarang.


Wajar dia terkejut dengan perubahan penampilan Li Hongli, saat Li Hongli telah berhasil lepas dari ilusi yang Heilong buat, dia telah membuat Heilong terjatuh dari langit dan masih belum melihat penampilan baru nya.


" T-tuan!" Nada suara nya terdengar gemetar saat mengatakan itu, entah karena marah atau sedih.


" Oh apakah kau mengenal ku." Ucap Li Hongli dengan acuh.


" Heilong kau sangat bodoh bahkan begitu berani menyinggung tuan, apa kau sudah bosan hidup." Xiang dengan senang terbang di sekeliling tubuh Heilong sambil mengejeknya.


" Kau!"


" Kalian saling mengenal?" Tanya Yueyin bingung dia baru saja mendekat pada Li Hongli.


" Dia Heilong, dulu dia adalah salah satu binatang kontrak ku, tapi seperti nya sekarang dia sudah tidak menganggap ku tuan nya lagi." Li Hongli menjawab nya dengan tenang.


Heilong menatap wajah cantik Yueyin membuat nya sangat ingin menangis, itu adalah istri tuan nya. Tentu dia sangat senang saat melihat keduanya telah bertemu dan hidup bersama, tapi ia langsung ketakutan saat mendengar perkataan Li Hongli.


Wsosh


Setelah merasakan tekanan yang Li Hongli keluarkan tidak lagi ia rasakan, Heilong langsung mengubah bentuk nya menjadi manusia.


Saat berubah menjadi manusia wajah nya terlihat tampan tapi juga terlihat berbahaya di saat bersamaan, mata nya yang hitam legam membuat tatapan nya terlihat berbahaya, di kedua alis nya ada sebuah simbol bulan dan bintang berwarna hitam, tapi simbol itu tidak membuat nya jelek malah membuat nya lebih keren. Pakaian nya yang seluruh nya berwarna hitam membuat nya tampak suram dan tidak bisa di ganggu, rambut nya berwarna hitam di kuncir ekor kuda membuat nya tampak sangat erotis. Dia benar-benar terlihat seperti pria yang sangat sulit untuk di dekati dan juga sangat berbahaya.


Heilong yang berubah menjadi manusia segera mendekati Li Hongli dan berlutut di hadapan nya.


" Hamba siap menerima hukuman dari tuan atas kelancangan hamba mu ini, tuan!" Seru Tianlong dengan tegas.


" Berdirilah, untuk saat ini aku memaafkan mu, lagi pula aku sudah lama tidak bertarung melawan mu. Kau masih sama saja ternyata, terutama tempramen mu itu!" Ujar Li Hongli dengan tenang.

__ADS_1


" Tuan, hamba mengerti sekarang. Pantas saja siluman paus itu sombong melawan tuan meski ada diri ku di sana, ternyata karena naga bodoh ini penguasa pulau kematian ini!" Ujar Xiang yang juga ikut berubah menjadi manusia.


Setelah segel di tubuh Li Hongli terbuka Xiang sudah tahu bahwa ingatan Li Hongli telah kembali.


Mendengar perkataan nya itu membuat Heilong merutuki para pengikut nya yang berada di pulau kematian karena sudah memprovokasi tuan nya.


_____________________________________________


" Guru bagaimana kondisi para warga sekarang?" Tanya seorang pemuda pada pria yang duduk di hadapan nya.


" Hah... Tidak baik, telah banyak orang biasa yang jatuh menjadi korban kekejaman sekte sesat itu!" Ucapnya menghela napas dengan kasar, ia juga terlihat begitu sedih saat mengatakan nya.


Di tempat itu tidak hanya ada mereka berdua saja tapi ada lebih dari dua orang. Ada sekitar sepuluh orang yang duduk melingkar untuk mendiskusikan sesuatu yang penting di ruangan yang ukuran nya cukup sempit.


" Pangeran menurut mu bagaimana cara kita untuk menghentikan korban jiwa yang terus berjatuhan terutama dari kalangan warga biasa?" Tanya seorang pemuda lain nya.


" Aku pun tidak tahu, sekte dewa abadi berpura-pura baik dan menolong rakyat, dan mereka menggunakan kesempatan ini untuk mengelabui para warga agar mereka mudah mendapatkan korban untuk persembahan Raja iblis. Kita bisa menolong rakyat yang berada di dekat kita, tapi tidak bisa melindungi rakyat yang berada jauh di tempat kita."


" Kau benar saudara Yelu, ini yang membuat kita tidak bisa bertindak pada sekte dewa abadi."


" Yu'er apa sudah ada balasan dari kaisar?" Tanya pria paruh baya yang merupakan guru dari Lian Yu.


" Belum ada guru, pihak istana sedang berada dalam keadaan yang sangat sulit, peperangan berada di dua tempat yang membuat pembendaharaan istana akan semakin menipis jika salah satu perang ini tidak juga segera di hentikan" jawab Lian Yu menghela napas nya dengan berat.


" Andai tuan Li ada di sini!" Seru Ying Liang dengan lirih tapi masih dapat di dengar oleh orang di samping nya.


" Nak, meski tuan mu ada di sini, dia juga tidak akan bisa membantu banyak. Untuk saat ini kita hanya bisa membantu rakyat yang ada dan memperkuat pertahanan kota ini" ujar seorang pria paruh baya sambil mengelus jenggot nya yang sudah memutih. Dia mengatakan itu karena tahu tuan dari pemuda itu hanya seorang pemuda.


" Jangan katakan itu, mungkin saja pemuda itu memang bisa membantu, di saat seperti ini semua bantuan yang bisa kita dapatkan meski sekecil apapun bantuan itu akan sangat bermanfaat suatu saat nanti!" Ujar Raja petir tanpa berniat menjelaskan lebih jauh siapa pemuda itu.


Booomm

__ADS_1


Dhuarr


Saat di tengah perbincangan suara ledakan yang sangat besar menganggu percakapan mereka.


" Ya-yang Mulia pangeran, musuh me-nyerang...." Seorang prajurit datang dengan terluka sangat parah, setelah mengatakan nya prajurit itu langsung tiada.


" Dia sudah tidak bernyawa." Ucap Xin Jiao yang memeriksa kondisi tubuh prajurit yang baru saja memberikan pesan pada mereka.


Mereka segera pergi ke tempat peperangan sedang terjadi.


Di depan kota telah begitu kacau balau oleh pertarungan sekelompok orang yang melawan prajurit-prajurit serta anggota sekte aliran putih dan netral yang berjaga di gerbang kota tersebut.


Banyak orang yang telah terluka bahkan kehilangan nyawa nya oleh segerombolan orang yang datang tidak di undang ini.


" Berani nya kalian menghancurkan kota yang ku jaga!" Seru seseorang yaitu dewa naga yang begitu marah, kedua rekan nya menyerahkan kekaisaran Lian ini untuk ia jaga, tapi kota yabg berada di bawah perlindungan nya saja ada yang berani menyerangnya di bawah hidung nya sendiri.


" Hahaha.... Dewa naga kau memang kuat, tapi sayang sekali lawan mu sekarang bukanlah manusia!" Seru seseorang yang maju ke depan.


" Kau! Sebagai Patriak dari salah satu sekte aliran putih berani sekali kau bersekongkol dengan sekte sesat itu!" Seru salah satu ketua sekte aliran putih saat tahu siapa yang tadi berbicara.


" Tentu saja aku berani karena kekaisaran ini kedua putra ku telah tiada, sekarang aku akan membalaskan dendam kedua putra ku."


" Pak tua! Kau sungguh bodoh kau sendiri yang telah bermain api, tapi masih berani menyalahkan orang lain." Seru Ying Liang dengan sinis, ia juga tertawa mengejek untuk memprovokasi pria itu.


" kau! Lihat saja kalian semua tidak akan selamat. Sekarang sekte pedang terbang telah bergabung dengan sekte dewa abadi. Kalian tidak akan bisa mengalahkan ku sekarang!" Ucap Patriak sekte pedang terbang dengan sombong.


" Apa yang kalian lakukan, cepat habisi mereka semua!"


Para iblis yang sedari tadi diam memperhatikan perdebatan para manusia di depan nya membuat dia geram saat manusia itu berani memerintah nya, meski begitu dia tetap melakukan apa yang manusia itu katakan sesuai perintah tuan nya sebelum nya.


Pertarungan pun terjadi antara kedua kubu.

__ADS_1


__ADS_2