
Tidak lama mereka melihat 3 orang pemuda dan seorang gadis, wajah gadis itu cukup cantik, tapi jika di bandingkan dengan Xin Jiao masih sangatlah jauh apa lagi jika di bandingkan dengan Yueyin. Ketiga pemuda dan gadis itu memakai pakaian yang sangat mencolok sehingga membuat mereka di perhatikan oleh banyak orang.
Tiga pemuda itu adalah Da Yun, Li Kun, Li Bao, dan gadis nya yaitu Li Xinxin, Mereka berempat berjalan dengan sombong nya.
" Enyahlah, kalian hanya menghalangi jalan kami saja" ujar Li Xinxin dengan angkuh
" siapa kalian, apa kalian pikir ini adalah jalan milik mu" Seseorang yang tidak terima pun membalas dan menunjuk wanita itu.
Namun setelah mengucapkan itu Li Xinxin pun menendang orang yang tadi berbicara pada nya, dan berkata dengan sombong " apa kau tidak tahu siapa kami, kami adalah para jenius dari klan Li dan klan Da"
Yelu menjadi sangat kesal melihat keempat orang yang dulu suka sekali menindas dan menghina tuan nya. Ingin sekali rasanya ia memukul kepala mereka dan membunuh mereka, jika saja Li Hongli tidak menghalangi nya.
" Langsung membunuh mereka itu rasa nya tidak asik, bukankah membuat mereka malu lebih menyenangkan" ujar Li Hongli setelah ia menepuk bahu Yelu
" Apa yang tuan katakan benar" ujar Yelu sambil menyeringai
" Tuan aku telah mengubah keputusan ku, aku akan mengikuti turnamen kali ini" ucap Yelu tanpa mengalihkan tatapan nya dari keempat orang itu
Ying Liang dan Ying Yue langsung menatap Yelu dengan heran karena Yelu telah mengubah keputusan nya dengan begitu tiba-tiba.
" Hmm"
" Lu Ge Kenapa kau mengubah keputusan mu itu" tanya Ying Yue
" Untuk bersenang-senang" ucap Yelu dengan tersenyum misterius
Ying Liang dan Ying Yue tidak mengerti maksud perkataan Yelu, sedangkan Yueyin sedari tadi hanya menatap Li Hongli meski di luar pemuda itu tampak dingin dan datar tapi Yueyin dapat merasakan ada sesuatu emosi yang sedang Li Hongli tahan untuk saat ini setelah melihat keempat orang tadi.
Kembali pada Da Yun dan rombongan nya, terlihat ada dua orang pemuda yang di ikuti oleh seorang pria paruh baya yang mendekati kelompok Da Yun.
Salah satu pemuda itu tertawa lepas " Hahahaha..... Kalian masih saja gila dan tidak tahu di mana tempat Kalian berada sekarang"
Li Kun mendengus kesal mendengar hal itu " Hmm.... Yun Thao, kau hanya seorang bawahan dari tuan muda dari keluarga bangsawan Quon, berani sekali orang seperti mu, kau berkata seperti itu pada taun muda seperti ku"
__ADS_1
Yun Thao tertawa sambil melihat orang di samping nya " Hahahaha.... Aku hanya mengatakan kebenaran bukan begitu saudara Quon"
Ternyata di samping nya adalah Quon Chiu tuan muda dari keluarga bangsawan Quon, salah satu keluarga bangsawan yang ada di kota Huanxi.
Quon Chiu menepuk pundak Yun Thao " sudah hentikan, lebih baik kalian menyingkirlah dan biarkan kami mendaftar terlebih dahulu"
Mendengar itu banyak dari kerumunan yang tidak menyukai nya, tapi melihat seorang pria paruh baya yang mengawal pemuda itu membuat orang orang pun menyikir dan memberikan jalan serta membiarkan mereka mendaftar lebih dahulu.
Karena menurut mereka, menyelamatkan nyawa mereka lebih penting dari melihat kerumunan yang belum tentu mereka akan berhasil masuk untuk mengikuti turnamen tersebut.
Sebenarnya Li Kun ingin sekali menghalangi Quon Chiu hanya saja melihat pengawal pemuda itu mengurungkan niat nya, walau pun ia seorang tuan muda di klan Li di kota Shilin, tapi kota Shilin tidaklah sebesar kota Huanxi yang adalah ibukota kerajaan Xin sendiri.
Ying Liang melihat mereka dengan kesal, " bukankah mereka sedikit sombong hanya karena latar belakang yang mereka miliki"
Yelu menggelengkan kepala nya " kau salah, kesombongan yang mereka miliki telah mengakar sampai ke tulang mereka"
Tidak lama setelah keributan itu selesai ada tiga ekor kuda yang bergerak kearah kerumunan itu, melihat siapa orang yang datang semua orang pun berlutut memberi hormat pada mereka.
" Hormat kami pangeran, tuan putri, dan Jenderal besar" ujar mereka
" Gege apa kau yakin dia akan datang kemari" tanya Xin Jiao berbisik
" Ya... Tentu saja Gege yakin mereka kembali pasti untuk mengikuti turnamen kalin ini" jawab Xin Zhuo berbisik.
Sebenarnya saat Xin Jiao mendengar bahwa Li Hongli berada di kota Huanxi ia ingin sekali langsung mendatangi nya, tapi Xin Zhuo melarang nya. Dan sekarang di sinilah dia mencari keberadaan Li Hongli di tempat pendaftaran berlangsung, tapi ia belum juga menemukan nya.
Melihat kedatangan Xin Zhuo dan Xin Jiao, Li Kun pun menyeringai, ia seperti mendapatkan sebuah ide di kepala nya.
" Hormat pangeran, tuan putri perkenalkan nama saya Li Kun tuan muda dari Klan Li di kota Shilin" seru Li Kun sambil berlutut
Mendengar marga Li membuat Xin Zhuo dan Xin Jiao saling menatap, mereka seperti mendapatkan petunjuk untuk mencari seseorang yang mereka cari selama ini.
" Apa kau benar dari klan Li" tanya Xin Zhuo tidak yakin
__ADS_1
Meski sedikit aneh tapi mendengar pertanyaan Xin Zhuo yang seperti nya sangat antusias bertanya, Li Kun semakin yakin untuk menjalankan rencana nya.
" benar pangeran..... pangeran tolong berikan kami keadilan, tuan muda dari keluarga bangsawan Quon telah memotong antrian bahkan mengancam dengan pengawal nya itu" ujar nya pura pura teraniaya.
Mendengar itu Xin Zhuo mengalihkan perhatian nya pada Quon Chiu dan kedua orang nya.
" Apakah yang dia katakan benar"
" Tidak pangeran dia...."
Sebelum Quon Chiu melanjutkan perkataannya Xin Jiao terlebih dahulu memotong nya, " minta maaflah pada mereka"
" Tapi putri..."
" Minta maaflah"
" Meimei..." Panggil Xin Zhuo
" Maafkan kami saudara Kun" ujar Quon Chiu sambil menahan amarahnya.
" Tidak apa-apa saudara Chiu, kau sebaik nya nanti menjaga sikap mu itu" ujar Li Kun mengejek
Bukan hanya Xin Zhuo tapi Banyak dari kerumunan yang merasa heran dengan sikap Xin Jiao yang seperti sedang berpihak pada Li Kun dan kelompok nya, sebenarnya Xin Jiao membela Li Kun karena ia pikir mereka memiliki hubungan dengan Li Hongli karena mereka dari klan yang sama, ia tidak ingin saat bertemu dengan Li Hongli, ia merasa bersalah karena tidak membela anggota klan nya, tanpa dia tahu, dia telah melakukan kesalahan.
Tanpa mereka sadari semua yang terjadi dari awal sampai sekarang sedang di perhatikan oleh beberapa orang yaitu Li Hongli dan yang lain nya.
" Li Kun? Benarkah itu nama mu" tanya Xin Zhuo
" Iya pengeran, kalau boleh saya tahu seperti nya pangeran sangat penasaran dengan klan Li ku" ujar Li Kun
" Ah.... Apa terlihat sangat jelas! Aku hanya senang saja ada orang orang dari klan Li, kebetulan seorang teman ku juga bermarga Li" ujar Xin Zhuo
" Wah... Kebetulan sekali pangeran, kalau saya boleh tahu siapa nama teman pangeran, siapa tahu saya juga berteman baik dengan nya" ujar nya, walau pun ia sedang berpikir siapa orang di klan nya yang begitu beruntung bisa berteman dengan pangeran mahkota kerajaan Xin ini.
__ADS_1
" Dia adalah...."