
Li Hongli menatap kedua mata indah milik Yueyin yang sanggup membuat hati nya merasakan kedamaian, ia membelai pipi lembut nya, mata nya jatuh ke bibir mungil Yueyin yang begitu menggoda, rasa nya ia ingin sekali merasakan bibir mungil itu.
Wajah Yueyin dan Li Hongli semakin dekat, Li Hongli semakin mendekat pada Yueyin hingga akhir nya, bibir Li Hongli bertemu dengan bibir Yueyin.
" Cups..."
Yueyin yang terkejut hanya mampu terdiam seperti patung, sedangkan Li Hongli yang tidak mendapatkan respon dari nya tidak diam saja.
Li Hongli mulai bermain dengan bibir mungil Yueyin yang sedari tadi terus saja menggoda nya, ia menyesap dan menghisap bibir Yueyin dengan rakus.
Manis, lembut dan nikmat sensasi itulah yang di rasakan Li Hongli.
" Achk..." Li Hongli menggigit bibir Yueyin agar ia membuka bibir nya dan membuat nya lebih leluasa bermain.
Permainan Li Hongli yang begitu lihai hingga membuat Yueyin ikut terhanyut, namun ia hanya diam saja dan menikmati permainan Li Hongli, ia masih terkejut dengan kejadian yang tiba-tiba saja menimpa nya.
Meski ia ingin memberontak tapi hati dan tubuh nya lebih jujur, ia hanya mampu menutup mata nya.
" Uuhh.." beberapa kali terdengar suara ******* dari bibir Yueyin.
Suara ******* Yueyin terdengar sangat indah di telinga Li Hongli membuat ia semakin rakus menghisap nya, ia mengabsen satu persatu gigi gadis itu.
Lidah mereka melilit dan saling bertukar saliva.
Semakin lama Li Hongli semakin bersemangat hingga tangan nya dengan nakal meraba dua persik yang terasa kenyal dan indah.
" Uuhh... Ahkk"
__ADS_1
Meski Yueyin sangat menikmati sentuhan Li Hongli, namun merasa tangan Li Hongli mulai tidak terkendali dan menyentuh bagian-bagian sensitif nya, ia masih berusaha berpikir waras, sehingga membuat ia segera menghentikan gerakan tangan Li Hongli.
Deg
Li Hongli tertegun, ia baru menyadari apa yang baru saja akan ia lakukan, ia hilang kendali dan hampir saja melakukan kesalahan fatal dan melewati segala batasan, membuat ia sangat bersalah, Li Hongli pun segera melepaskan tautan bibir mereka.
Dengan rakus Yueyin segera menghirup udara sebanyak-banyak nya.
" Maafkan aku, hampir saja aku melewati batas" ucap Li Hongli sambil mengusap bekas Saliva mereka setelah ciuman panas yang telah terjadi tadi.
Tidak ada tanggapan apapun dari Yueyin.
" Apakah kau akan melakukan hal yang sama jika itu wanita lain!" Ucap Yueyin mulai berbicara tapi masih dengan nada yang terdengar ragu.
" Lihat mata ku, menurut mu kenapa aku mencium mu? Aku melakukan itu bukan hanya sebatas nafsu ku saja, namun itu ku lakukan karena aku mencintai mu... Tentang pertanyaan mu tadi jika yang berada di posisi mu sekarang adalah wanita lain aku lebih baik membiarkan nya mati, aku bahkan tidak akan mau melihat nya apa lagi menyentuh nya!" Ujar Li Hongli panjang × lebar.
Bagaimana pun Li Hongli adalah seorang pemuda yang jenius dengan kejeniusan nya tidak mustahil ia akan menduduki kekuatan yang tertinggi, saat itu terjadi akan banyak wanita yang mengantri hanya untuk menjadi wanita nya.
Jika saat itu tiba akankah Li Hongli memiliki wanita lain selain diri nya, meski sebenarnya ia memang tidak memiliki hak untuk melarang nya, namun ketakutan itu pasti akan selalu ada.
" Hei ada apa? Apakah kau tidak percaya dengan ku! Kamu yang lebih tahu aku tidak suka bersentuhan dengan sembarang orang.. apakah tindakan ku selama ini tidak membuktikan perasaan ku selama ini untuk mu hmm.."
" Mm..." Yueyin ingin bertanya banyak hal, namun ia ragu menanyakan nya pada Li Hongli.
" Katakan! Apa yang ingin kamu tanyakan, tidak perlu ragu." Ucap Li Hongli yang mengetahui keraguan Yueyin.
" Atau kau yang tidak memiliki perasaan yang sama dengan ku?" Ucap Li Hongli dengan ekspresi sedih.
__ADS_1
" Bukan begitu" seru Yueyin cepat
Mendengar jawaban Yueyin membuat ia tidak bisa menahan senyuman nya lagi.
" Kenapa kau memilih ku?" Tanya Yueyin
" Apakah itu perlu di tanyakan lagi? aku mencintai mu karena itu adalah kamu. Ada yang ingin kamu tanyakan lagi!" Jawab Li Hongli dengan lembut
" apakah kau.. akan menyukai wanita lain, maksud ku, kau mungkin akan memiliki wanita lain atau..."
" Husst.." Li Hongli menaruh telunjuk tangan nya di bibir Yueyin untuk menghentikan perkataan nya.
" Tidak akan! Di dunia ini hanya akan ada dua wanita yang ku cintai yaitu ibu ku dan juga diri mu, dan kau akan menjadi satu satu nya wanita yang menemani ku selama nya, aku berjanji hanya ada Yueyin ku seorang tidak akan pernah ku biarkan ada wanita lain nya yang masuk ke dalam hati ku. Namun..." Jeda nya
" Jika kau yang meminta ku melakukan itu, apa yang bisa ku lakukan, aku..." Ucap Li Hongli pura pura tertekan
" Tidak akan! aku tidak akan membiarkan satu wanita pun mendekati mu, kau hanya milik ku tidak ada yang boleh memiliki mu lagi selain aku!" Seru Yueyin sambil memeluk Li Hongli dengan erat seakan takut dia akan pergi.
" Hah... Namun apa yang harus ku lakukan, kekasih ku ini memiliki wajah yang begitu cantik akan banyak pemuda yang mengejar nya.." ujar Li Hongli pura pura sedih
" Apa maksud mu? selama kamu hanya mencintai ku seorang, aku Lian Yueyin bersumpah demi nyawa ku sendiri, selama nya aku akan menjadi milik Li Hongli dan menemani nya dalam suka dan duka, aku tidak akan menikah dengan pria lain selain diri nya, karena mulai sekarang dia adalah cinta ku dan juga hidup ku!" seru Yueyin dengan lantang, ia bahkan tanpa sadar menyebutkan nama lengkap nya sendiri.
" Aku Li Hongli bersumpah demi nyawa ku sendiri dan semua yang ku miliki, Yueyin hanya akan menjadi milik ku seorang, aku akan membahagiakan nya dan tidak akan membuat nya meneteskan air mata kesedihan, aku bersumpah dia akan menjadi wanita satu satu nya yang ku cintai setelah ibu ku, aku bersumpah tidak akan membiarkan satu pun orang entah itu pria atau wanita yang akan merusak hubungan kami, dia selama nya akan menjadi cinta ku, hidup ku, dan dunia ku... Jika aku melanggar nya aku akan mati dengan cara yang mengenaskan dan jiwa ku akan terus tersiksa tanpa bisa merasakan kedamaian!" Yueyin menatap Li Hongli dengan terkejut saat mendengar kalimat terakhir yang di ucapkan oleh nya, namun Li Hongli yang mengetahui kekhawatiran kekasih nya itu hanya tersenyum dengan hangat.
Jdeeerrr....
Sebuah petir menggelegar sampai terdengar di seluruh tempat bahkan terdengar di alam lain, petir itu seakan menandakan langit merestui sumpah kedua nya.
__ADS_1