
Di tempat lain, terlihat seorang pria dengan tergesa-gesa mendatangi salah satu bangunan yang megah dan besar dari banyak nya bangunan.
Bangunan yang di datangi pria itu adalah bangunan berkumpul nya para tetua sekte pedang giok.
Tok tok tok
Kreiitt
Pintu terbuka, dan terlihat seorang pria paruh baya yang keluar dari dalam.
" Ada apa kau menganggu kami?" Tanya nya
" Tetua, hah.... Tetua itu...."
" Coba kau tenangkan diri mu terlebih dahulu, setelah itu baru katakan ada apa!"
" Apa yang terjadi saudara?" Keluar satu orang pria paruh baya lagi dari dalam bangunan.
" Entahlah, murid ini seperti nya ingin menyampaikan sesuatu yang penting" jawab nya
" Kau sudah tenang? Maka ceritakanlah" Tanya nya pada murid pria di depan nya
" Ia tetua, itu..... Di luar gerbang ada api aneh yang membakar gerbang......" Pria itu menceritakan semua yang terjadi di gerbang, tentang api berwarna hitam, bagaimana salah satu dari teman nya terbakar oleh api aneh itu dan yang lain nya tanpa melebihkan atau mengurangi cerita nya.
" Api hitam? Api apa itu aku baru mendengar nya" ucap salah satu pria paruh baya
" Saudara aku akan ke sana, tolong kabari Patriak tentang masalah ini" ucap pria paruh baya yang satu nya lagi
" Baiklah saudara"
" Tunjukan jalan nya!"
" Baik tetua, mari!!"
__ADS_1
Di tempat Li Hongli dan Yueyin berada sendiri, sekarang mereka sedang berada di tempat latihan para murid sekte. Ada banyak murid sekte pedang giok yang sedang berlatih yang sedang diawasi oleh para guru, awal nya tidak ada satu pun dari mereka yang menyadari keberadaan Li Hongli dan Yueyin.
Sampai akhirnya Yueyin dengan sengaja membuat keberadaan nya dapat di ketahui oleh mereka, orang pertama yang menyadari Aura keberadaan Yueyin adalah seorang guru yang sedang mengawasi para murid berlatih.
" Nak siapa kalian berdua? Apa kalian murid baru?" Awal nya ia memasang sikap waspada pada Li Hongli dan Yueyin, namun setelah mengetahui kedua anak muda di depan nya hanyalah Kultivator tingkat rendah ia menurunkan kewaspadaan nya, dan menganggap mereka berdua adalah murid baru.
" Bukan" jawab Yueyin acuh tak acuh
Orang itu langsung kembali meningkatkan kewaspadaan nya, setelah mendengar jawaban dari Yueyin, dengan cepat dia mengeluarkan senjata nya yang berupa sebuah tombak dan mengarahkan nya ke arah Li Hongli dan Yueyin.
" Siapa kalian? Mau apa kalian kemari! Bagaimana mungkin para murid itu membiarkan kalian berdua masuk ke dalam sekte?" Pertanyaan demi pertanyaan terus ditanyakan oleh nya
Slasshh
Namun tiba-tiba tubuh nya telah terpotong menjadi dua bagian, para murid yang melihat ini, ada yang ketakutan ada pula yang marah juga waspada.
" Kenapa kau membunuh nya?" Tanya Yueyin tenang, dia sendiri seperti sudah menduganya dan tidak serius bertanya pada orang yang menjadi pelaku pembunuhan tersebut.
" Hmmm.... Kau benar" ucap Yueyin setuju, membuat sebagian murid, apa lagi murid tingkat rendah menelan saliva nya karena takut.
" Kalian, kalian berani sekali membunuh salah satu guru di sekte pedang giok!!" Seru salah satu murid dengan marah
" Berani? Tidak, dia sendiri yang salah.... Dia terlalu berisik, jadi diam lebih baik" ucap Yueyin acuh
Apa maksud gadis itu, diam lebih baik? apa dia bodoh orang itu adalah salah satu guru hebat di sekte pedang giok ini, dan dia dengan tenang mengatakan itu, ia rasa nya ingin muntah darah. Namun saat memikirkan nya lagi bagaimana pemuda itu dengan mudah memotong tubuh guru menjadi dua, membuat nya bergidik ngeri.
" Siapa saja yang ingin selamat dan meninggalkan sekte ini, cepat pergi ke belakang kami!!!" Seru Yueyin tenang, namun suara nya dapat di dengar dengan jelas oleh semua orang yang ada di sana.
" Hahahaha, lelucon macam apa itu...."
" Mereka sungguh pembual besar...."
" Omong kosong apa yang dia katakan!"
__ADS_1
" Benar benar bodoh"
Hinaan demi hinaan terus terlontarkan dari mulut orang orang yang ada di sana, mereka sampai melupakan bagaimana begitu mudah nya Li Hongli membunuh seorang guru yang begitu mereka puja.
Orang orang itu hanya menganggap guru mereka sedang lengah dan menurunkan kewaspadaan nya, sehingga dengan curang pemuda itu bisa membunuh nya, jika tidak pemuda itulah yang akan habis di tangan guru. Namun jika salah satu tetua mengetahui hal ini, mereka yakin kedua orang ini tidak akan selamat dari kematian.
Sedangkan sebagian orang juga telah banyak yang berdiri di belakang Li Hongli dan Yueyin, sebagian besar orang orang itu adalah orang yang selalu mendapat hinaan, murid tingkat rendah, para pekerja yang tidak di perlakukan dengan layak dan para pekerja yang sudah tua, dan beberapa orang yang selalu di tindas, mereka semua itu adalah orang orang yang mempertaruhkan keberuntungan mereka dan mencoba mempercayai perkataan Yueyin, apa lagi kharisma yang di miliki oleh Li Hongli dan Yueyin tidak di ragukan lagi membuat orang orang yakin pada mereka, seperti yakin akan kehadiran seorang raja dan ratu.
" Hahahaha.... Lihatlah saudara orang orang idiot itu, yang begitu mudah nya percaya dan mengikuti kedua orang bodoh ini"
" Kau benar, mereka benar-benar idiot, kita lihat jika kedua orang itu telah mati apa mereka masih memiliki keberanian seperti itu"
Tanpa mempedulikan orang orang yang menghina nya, Yueyin berbalik pada orang orang yang telah berdiri di belakang nya, orang orang ini! mereka semua telah mengikuti perintah nya, tidak seperti orang orang idiot yang menganggap diri nya sendiri sebagai raja.
" Apa kalian percaya pada ku" ujar Yueyin tenang, namun kharisma nya tidak mampu di tolak
" Nona kami percaya pada mu" ujar seorang bocah laki-laki dengan tegas di ikuti yang lainnya, ada kobaran api amarah Dimata bocah berumur 7 tahun itu
" Kami percaya pada nona dan tuan"
" Iya benar"
" Benar.... "
Sorak sorakan dari orang itu menggema di tempat itu, ada kilat keyakinan Di mata mereka masing-masing. Ada sekitar 20 orang yang berdiri di belakang Yueyin dan Li Hongli, namun mereka seperti memiliki dendam pada sekte ini, tapi tidak mampu melakukan apa pun, dan hanya bisa diam, sehingga kobaran dendam bercampur dengan amarah yang besar sekarang mereka keluarkan.
" Elemen kayu : akar merambat" gumam Yueyin
Tiba tiba muncul akar akar dari dalam tanah dengan kecepatan sedang, akar akar pohon itu merambat mengelilingi ke dua puluh orang tersebut, akar akar pohon yang keluar dari dalam pohon berubah bentuk menjadi sebuah pagar yang terbuat dari akar pohon seperti perisai yang akan melindungi ke dua puluh orang itu.
Sebelum nya dia tidak terlalu sering menggunakan elemen kayu nya, namun jangan salah walau pum ia jarang menggunakan elemen lain yang juga di miliki nya selain elemen es, elemen elemen itu pun tidak bisa di remehkan karena kekuatan elemen yang di miliki Yueyin tidak kalah dengan elemen es nya.
Semua orang yang melihat apa yang sedang gadis itu lakukan, hanya menatap rendah diri nya, mereka tidak peduli dengan apa yang sedang di lakukan oleh dua orang asing di depan mereka, yang mereka tahu kedua orang asing ini hanya sedang membuat lelucon bagi diri nya sendiri.
__ADS_1