
Di sebuah kedai yang cukup besar dan mewah, Li Hongli telah memesan ruangan pribadi agar dapat menikmati makanan dengan tenang.
" Baiklah ayo kita makan!"
" Soal makanan kau cepat sekali saudara Xiuhuan!" Ucap Li Hongli tersenyum tipis
" Tentu saja, meski seorang Kultivator yang hebat tidak memerlukan makanan dan minuman lagi, tapi perut ku ini harus dikenyangkan oleh hidangan-hidangan lezat dan arak yang enak!" Ucap Wang Xiuhuan dengan bangga dan mata yang berbinar.
" Saudari Yueyin apakah kau tidak merasa ribet makan dengan memakai penutup wajah begitu!" Sindir Wang Xiuhuan.
Pasal nya Yueyin makan dengan cara yang terlihat begitu ribet, cadar nya masih menutupi setengah wajah nya saat makan dia mengangkat nya sedikit tapi tidak sampai melepaskan nya.
" Tidak!" Jawab Yueyin acuh, dan tidak lagi menghiraukan sindiran Wang Xiuhuan yang lainnya. Membuat Wang Xiuhuan hanya dapat melanjutkan makan nya dengan tenang.
" Di pertandingan berikut nya, kalian tidak perlu menang, apa lagi menunjukkan kekuatan kalian sesungguhnya!" Seru Li Hongli menghentikan makan nya, membuat Wang Xiuhuan dan Yueyin menatap nya meminta penjelasan, sedangkan Jenderal Qin Lang dan Lian Yu menatap nya dengan bingung.
" Seorang kaisar yang memiliki ambisi besar menjadi seorang penguasa dunia tidak akan senang melihat lawan nya memiliki kekuatan yang lebih kuat dari nya..." Li Hongli menggantungkan ucapan nya, tapi sebagai seorang tuan putri dan pangeran, Lian Yueyin maupun Lian Yu memahami maksud perkataan Li Hongli, bahkan Jenderal Qin Lang pun sedikit banyak nya juga paham, mungkin hanya Wang Xiuhuan yang masih terlihat bingung.
" Kita pergi ke kekaisaran Zhu sebenarnya sama dengan masuk kandang singa, dan ku rasa Yang Mulia kaisar Lian Haocun juga memahami ini, namun dia tidak bisa membuat musuh menjadi semakin waspada. Apa lagi setelah dia tidak mendapatkan kabar dari mata-mata nya di kekaisaran Lian akan semakin membuat nya bertindak lebih berhati-hati lagi."
" Karena itu lebih baik kita juga waspada pada setiap kemungkinan, kalian tidak perlu menang di babak ini, yang perlu kalian lakukan tetap menjaga keselamatan. Setiap kekuatan entah itu kecil atau besar akan sangat berguna di masa depan. Dan juga Ingat untuk lebih berhati-hati saat berhadapan dengan orang-orang kekaisaran Zhu!"
" Apakah Li Ge menemukan sesuatu yang mencurigakan?" Tanya Yueyin
Mendengar panggilan tuan putri Lian Yueyin pada pemuda itu, membuat Jenderal Qin Lang sedikit terkejut.
Seperti nya hubungan mereka berdua tidak sesederhana itu, pikir nya.
" Di istana utama samar-samar aku dapat merasakan aura yang aneh, aku akan meminta Lan untuk menyelidiki nya, namun yang terpenting sekarang kamu menjaga keselamatan mu sendiri hmm..."
" Baik, aku mengerti!" Jawab Yueyin menganggukkan kepala nya.
" Lan? Siapa Lan! dan apakah kalian yakin dia tidak akan ketahuan?" Lian Yu mengerutkan alisnya bingung dengan nama yang di sebutkan oleh nya, seperti nya tidak ada nama seperti itu.
" Nanti Gege juga akan tahu!"
_____________________________________________
__ADS_1
Pertandingan pun berlanjut
Di lapangan bela diri yang begitu luas, terdapat dua arena pertandingan berukuran sedang yang menggantikan satu arena pertandingan besar sebelumnya.
" Selamat datang kembali di pertandingan tiga kekaisaran, kita lanjutkan saja pertandingan ini pada babak kedua yaitu pertandingan tunggal, peraturan nya sama seperti sebelumnya, dan hanya akan ada lima orang yang akan masuk babak final!"
" Para peserta di harapkan menuliskan nama nya dan memasukkan nya ke kotak yang berada di meja juri!"
Para peserta mulai menuliskan namanya dan memasukkan kedalam kotak, setelah itu mereka kembali duduk ke kursi mereka masing-masing.
" Sekarang salah satu juri akan mengambil dua nama yang akan bertanding di arena pertama, silahkan juri terhormat!"
Setelah salah satu juri mengambil dua kertas yang terdapat dua nama, dia pun memberikan nya pada pembawa acara.
" Shen Tao melawan pangeran Lian Yu"
Tidak lama setelah pembawa acara menyebutkan kedua nama tersebut, juri memberikan dua kertas nama lagi untuk bertanding di arena kedua.
" di arena kedua terdapat Wang Xiuhuan melawan Pangeran Zhu Shun"
Di arena pertama
" Pangeran Lian Yu mohon bimbingan nya!"
" Tuan muda terlalu sungkan."
Lian Yu maupun Shen Tao telah berada di posisi bersiap menyerang. Shen Tao mengeluarkan senjata tombak, Lian Yu juga tidak ingin meremehkan lawan nya jadi dia juga mengeluarkan senjata nya.
Trank
Kedua nya langsung melesat menyerang satu sama lain setelah pertandingan di umumkan di mulai.
Kemampuan dan kekuatan kedua nya tampak seimbang, tidak ada yang lebih lemah atau lebih kuat. Namun jika di lihat oleh seorang ahli jelas terlihat Lian Yu tidak mengeluarkan semua kekuatan nya.
" Sabetan tombak pembelah gunung!"
Trank
__ADS_1
Boom
Bunyi dua besi bertabrakan terdengar begitu nyaring. Awal nya posisi yang paling menguntungkan berada di Shen Tao namun entah kenapa saat Lian Yu memutar tubuh nya dia sudah berada di belakang Shen Tao dan mengacungkan senjata nya tepat di leher nya.
Senjata Shen Tao langsung terjatuh dan dia mengangkat kedua tangan nya tanda menyerah.
" Aku menyerah!"
" Pemenang pertandingan di arena pertama adalah pangeran Lian Yu!"
Lian Yu dan Shen Tao memberikan penghormatan untuk satu sama lain sebelum turun dari arena.
" Terima kasih atas bimbingan nya pangeran!"
" Kau juga hebat tuan muda."
_____________________________________________
Sedangkan pertarungan Wang Xiuhuan dan pangeran Zhu Shu telah berlangsung dengan sengit sedari tadi.
Entah itu Wang Xiuhuan ataupun pangeran Zhu Shu keduanya telah mengalami luka ringan, Wang Xiuhuan adalah pengguna racun dan senjata jarak jauh jadi bertarung dengan pengguna senjata jarak dengan cukup membuat nya kewalahan untung nya saat tinggal di pulau awan dia sudah beberapa kali latih tanding dengan Li Hongli, jadi dia sudah menghadapi situasi lebih sulit dari ini.
" Pedang api : api kehancuran."
" Ah.."
Wang Xiuhuan yang lengah begitu terkejut dengan serangan yang begitu tiba-tiba, untung nya dia sempat menghindar, namun meski sudah menghindari serangan tadi pundak nya berhasil terluka oleh serangan tadi.
" Pukulan penghancur bumi."
Boom
Trank
Tangan Wang Xiuhuan dan Zhu Shu saling bertabrakan membuat kedua nya terdorong kebelakang.
" Ada apa ini, seperti nya tingkat Kultivasi nya dengan ku tidak berbeda jauh, tapi serangan tadi membuat tangan ku kesemutan, bahkan pundak ku merasakan rasa sakit dan perih, seharusnya luka kecil ini tidak akan mampu menghentikan ku" batin Wang Xiuhuan sambil memegangi luka di pundak nya.
__ADS_1