Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta

Kelahiran Kembali Sang Penguasa Semesta
Episode 78. Melawan Orang-Orang Berpakaian Hitam


__ADS_3

Sedangkan Li Hongli hanya mengawasi di dekat kereta bersama Lan dan Xiang.


" Tuan apa mereka bisa mengatasi orang orang berpakaian hitam itu" tanya Lan


Pasal nya walau pun cuma lima orang yang mengepung kereta mereka tetap saja tingkat Kultivasi mereka tidaklah rendah, yang paling rendah berada di tingkat perak bintang 3, yang tadi di bunuh oleh Ying Liang.


Sedangkan yang lain nya berada di tingkat perak bintang 6, emas bintang 8, dan berlian bintang 3, yang paling tinggi berada di tingkat fondasi bintang 9.


Berbeda lagi dengan yang mengepung kereta mewah itu mereka lebih banyak dan kebanyakan berada di tingkat junior dan senior, bahkan yang paling tinggi berada di tingkat Elite bintang 1, Mereka semua berjumlah 10 orang.


" Bukankah bagus mereka bisa mengetahui batas kemampuan mereka sendiri dengan pertarungan melawan orang orang itu" ujar Li Hongli dengan tenang.


Kembali ke pertempuran


Salah satu orang berpakaian hitam melangkah dan berkata, " biarkan aku saja yang menyerang sampah sampah itu"


Pria itu pun mengangguk setuju dan berkata, " jangan bunuh dia, aku ingin menyiksa nya sebelum membunuh nya, apa lagi gadis itu kita bisa bersenang senang dulu sebelum membunuh gadis cantik itu"


Orang itu mengangguk dan mulai melepaskan aura nya yang berada di tingkat perak bintang 6.


" Jadi siapa yang akan melawan nya" seru Yelu


" Biarkan aku saja yang melawan anjing gila ini saudara Yelu" ujar Ying Liang, Yelu pun menganggukan kepala nya setuju.


Duarrrr....


Pertarungan pun di mulai meski tingkat Kultivasi Ying Liang sangat jauh dengan lawan nya tapi ia masih bisa bertarung dengan seimbang.


Ying Liang mengeluarkan busur dan panah dari cincin penyimpanan nya, senjata itu adalah senjata pemberian Li Hongli meski hanya di tingkat senjata biasa, tapi Ying Liang menggunakan racun di setiap ujung panah nya.


Wsuhss


Wshus


Saat pria itu ingin menyerang Ying Liang, Ying Liang terlebih dahulu menyerang nya menggunakan panah.


Setiap lesatan anak panah nya, selalu bisa di hindari oleh lawan Ying Liang, meski begitu beberapa anak panah yang Ying Liang lepaskan berhasil melukai beberapa bagian tubuh lawan nya, walau pun bukan anggota tubuh bagian fatal nya, walau hanya menggores tangan, kaki, dan bahu nya.


Meski begitu kecepatan lawan Ying Liang semakin melambat, karena efek racun yang ada di panah milik Ying Liang mulai bereaksi.


Menyadari ada yang aneh dengan tubuh nya, pria berpakaian hitam itu menatap tajam Ying Liang.


" Apa yang telah kau lakukan" ucap pria itu geram


" Siapa! Aku..." Ucap Ying Liang menunjuk diri nya sendiri

__ADS_1


" Aku tidak melakukan apa pun hanya...." Jeda Ying Liang


" Apa?" Tanya pria itu berhenti menyerang Ying Liang, karena ia merasa anggota tubuh nya terasa kaku untuk digerakkan.


" Hanya apa ya??.." Seru Ying Liang pura pura lupa


" Katakan bodoh" teriak pria itu


" Bodoh? Ku kira kau lah yang bodoh anjing gila, kau sendiri tidak menyadari bahwa di ujung anak panah itu terdapat racun pelumpuh" ujar Ying Liang meremehkan


" Apaa!!!" Bukan hanya pria itu tapi orang orang berpakaian hitam lain nya juga terkejut mengetahui itu


" Saudara Liang seperti nya racun yang kau buat berhasil, tidak sia sia kau jadikan pria bodoh itu sebagai kelinci percobaan mu" ucap sinis Yelu


" Tentu, ini semua berkat tuan" ujar Ying Liang sombong.


Selama beberapa Minggu mereka berlatih, Li Hongli juga menyempatkan untuk mengajarkan ilmu racun pada Ying Liang yang memang miliki elemen racun, kadang juga Li Hongli mengajarkan Yelu tentang Blacksmith.


" Kepung mereka" teriak orang itu


Tiga orang lain nya pun berlari dan mengepung Ying Liang dan Yelu tanpa mempedulikan keberadaan Ying Yue.


Di kepung oleh tiga orang yang tingkat Kultivasi nya berada jauh dengan mereka berdua tidak membuat Ying Liang dan Yelu takut.


" Gadis manis lebih baik kau diam, dan lihat apa yang akan kami lakukan pada bawahan mu" ujar salah satu dari orang orang berpakaian hitam pada Ying Yue


" Kau.... Serang mereka"


Orang orang itu sangat marah dan langsung menyerang Ying Liang dan Yelu secara brutal.


Menerima serangan dari segala arah membuat Ying Liang dan Yelu hanya bisa bertahan, tapi meski begitu mereka masih bisa memberikan beberapa serangan pada lawan nya, kombinasi Yelu dan Ying Liang sangat bagus, mereka seperti sudah lama berlatih, hanya saja Ying Liang tidak bisa menggunakan panah nya lagi karena itu dia hanya mengandalkan serangan tangan kosong.


" Hahaha...... Nak seperti nya kau tidak bisa kemana mana lagi" seru salah satu dari mereka


" Benarkah.... Seperti nya ada yang kalian lupakan" ujar Ying Liang


Mendengar ucapan Ying Liang mereka ingin berbalik, tapi saat salah satu dari mereka ingin berbalik.


Wooosshhh...


Tiba tiba ada sekelebat bayangan yang menghampiri salah satu orang berpakaian hitam, tapi pemandangan selanjut nya membuat mereka terkejut.


Mereka melihat ada seorang gadis sedang berdiri di tubuh salah satu anggota mereka yang telah kehilangan nyawa nya karena tertusuk oleh sebuah belati tepat di tenggorokan nya hingga membuat nya langsung tertidur abadi.


" Kauu... Bagaimana mungkin!!" Ujar salah satu nya

__ADS_1


" Apa nya yang tidak mungkin paman.... Oh iya paman aku hampir lupa coba paman lihat sekarang teman paman hanya tersisa berapa lagi" tanya Ying Yue polos


Mendengar itu mereka berdua pun mengedarkan pandangan nya, tapi yang ia lihat sungguh membuat mereka terkejut, bagaimana tidak sekarang mereka cuma menyisakan dua orang saja yang masih hidup.


Bahkan orang yang tidak ikut mengepung Ying Liang dan Yelu karena terkena racun pelumpuh dari Ying Liang pun sudah mati dengan kepala terpisah.


Dan yang melakukan semua nya tentu saja Ying Yue saat orang orang berpikir ia takut dan hanya melihat dua orang yang mereka anggap sebagai bawahan nya bertarung, dia diam diam menghampiri orang yang terkena racun kakak nya.


Saat itu racun nya sudah bereaksi ke segala organ vital, dan membuat nya bukan hanya tidak dapat bergerak tapi juga tidak dapat berbicara sehingga ia mudah membunuh orang tersebut.


Sedangkan orang yang baru saja Ying Yue bunuh, ia memang sedang mengincar nya karena melihat Ying Liang dan Yelu cukup kesulitan melawan mereka, membuat ia mencari celah untuk bisa membunuh di antara mereka bertiga.


Karena tingkat Kultivasi nya yang masih rendah ia memutuskan untuk membunuh


Orang berpakaian hitam yang berada di tingkat emas, sebenarnya ia tidak mungkin bisa membunuh nya jika saja belati yang ia gunakan tidak mengandung racun, Ying Liang sengaja memberikan racun di belati yang di gunakan oleh adik nya untuk mempermudah jika nanti melawan musuh dan terbukti sekarang.


Untuk beberapa saat suasana menjadi hening.


" Racun! Lagi?.... Apa kalian orang orang aliran hitam" tanya salah satu diantara mereka berdua.


" Bukan"


" Tidak"


Seru Ying Liang dan Ying Yue bersamaan.


" Tidak mungkin kalian orang orang aliran putih, karena sangat tabu bagi orang dari aliran putih menggunakan racun"


" Kami tidak mengatakan kalau kami dari aliran putih atau aliran mana pun" ujar Yelu


" Kalau begitu bagus, karena itu akan lebih mempermudah kami untuk membunuh kalian" seru orang itu


" Paman jangan terlalu percaya diri kalau jatuh sakit loh paman" ucap Ying Yue polos


" Sialan kalian, aku pastikan kalian akan membayar semua ini"


Mendengar itu Ying Liang, Ying Yue dan Yelu mengambil posisi bertahan.


Mungkin dalam jumlah kelompok Yelu lah yang menang tapi dalam kekuatan dua orang itu yang menang, meski mereka cuma berdua tapi tingkat Kultivasi mereka sangat jauh dengan kelompok Yelu.


Yelu hanya berada di tingkat perak bintang 6, Ying Liang di tingkat perak bintang 1, dan Ying Yue di tingkat perunggu bintang 9, sedangkan dua lawan nya berada di tingkat berlian bintang 3, dan di tingkat fondasi bintang 9.


Kombinasi serangan antara Ying Liang, Ying Yue dan Yelu membuat mereka bisa bertarung dengan seimbang melawan dua orang itu, walau begitu mereka hanya bisa bertahan tanpa memberikan serangan balik pada lawan.


Yelu yang menggunakan senjata tombak biasa, Ying Liang yang menyerang dengan tangan kosong, dan Ying Yue yang menggunakan senjata cambuk dan kadang menggunakan belati.

__ADS_1


Kombinasi serangan mereka sungguh sempurna seperti tidak memiliki celah sedikit pun, meski begitu mereka juga mendapat luka dari lawan mereka, karena perbedaan tingkat Kultivasi juga mempengaruhi nya.


__ADS_2