
Li Hongli dan Yelu melanjutkan kembali perjalanan nya, setelah mendapat sedikit gangguan saat di perjalanan tadi.
Akhir nya mereka pun sampai di kota Jade dan setelah membayar biaya masuk, mereka langsung mencari sebuah penginapan untuk beristirahat.
Li Hongli menghampiri dan bertanya pada salah satu orang yang sedang berjalan, " permisi tuan, boleh aku bertanya di mana aku bisa menemukan penginapan yang layak"
Orang itu berkata dengan sopan sambil menunjuk ke sebuah arah, " Kau bisa terus berjalan ke arah sana, dan kau bisa menemukan penginapan yang bagus"
Setelah orang itu menjawab pertanyaan Li Hongli, dia langsung pergi dari hadapan Li Hongli.
Li Hongli dan Yelu melanjutkan perjalanan nya menuju penginapan yang telah di tunjukkan oleh orang yang Li Hongli tanyai.
Setelah sampai di penginapan, Li Hongli mengetahui nama penginapan yang Li Hongli datangi di sebut penginapan bulan merah, yang merupakan penginapan nomor satu di kota Jade dan di miliki oleh Klan Jun, yaitu klan yang memimpin kota Jade, walikota kota Jade adalah Jun Yong.
Penginapan ini memiliki tiga lantai, di mana lantai satu di gunakan untuk tempat makan, dan dua lantai di atas nya di gunakan sebagai penginapan.
Sebenarnya Li Hongli tidak ingin menarik perhatian dan ingin mencari penginapan yang lain, tapi karena hari yang sudah mulai malam, Li Hongli memutuskan untuk masuk ke dalam penginapan dengan Yelu di belakang nya, dan Lan yang sedang ada di gendongan Yelu.
Setelah masuk ke dalam penginapan lantai pertama yaitu yang di jadikan tempat makan, di sana sangat ramai, banyak orang yang sedang makan dan mengobrol.
Kedatangan Li Hongli cukup menarik perhatian banyak orang yang ada di tempat itu, terutama karena mereka berdua menggunakan pakaian sederhana dan topi yang menutupi wajah mereka.
Namun, Li Hongli tidak peduli akan mereka, dia hanya acuh tak acuh dan terus berjalan menuju kasir yang ada di ujung ruangan.
" Ada yang bisa saya bantu tuan" ucap kasir itu dengan senyum di paksakan karena melihat penampilan Li Hongli dan Yelu yang biasa saja
" Pesan dua kamar" ucap Li Hongli singkat
" Ahh.... Kebetulan sekali tuan kamar di penginapan ini hanya tinggal dua kamar yang berada di lantai tiga..... Dan harga satu kamar nya adalah 15 koin perak" nada bicara kasir itu sedikit meremehkan.
" Hmm... Aku pesan dua kamar" ujar Li Hongli sambil melemparkan satu kantong kecil berisi 50 koin perak
Kasir itu melihat isi kantong yang di berikan Li Hongli, ia sangat terkejut saat melihat di dalam nya berisi 50 koin perak.
__ADS_1
" Sisa nya untuk mu saja" ucap Li Hongli acuh tak acuh
Mendengar ucapan Li Hongli membuat nya tersenyum senang, dengan senyum yang lebih ramah berbeda saat pertama kali menyambut Li Hongli, ia berkata " terima kasih tuan muda, dan ini kunci kamar nya"
" Tunggu...."
Sebelum kunci itu di berikan pada Li Hongli, terdengar suara seseorang dari arah pintu masuk.
Terlihat segerombolan pria yang mendekati tempat Li Hongli berada. Di antara mereka ada dua orang pria yang berdiri paling depan, salah satu nya seorang pria dewasa dan seorang pemuda, pemuda itu memiliki wajah yang sombong dan angkuh, dia juga memakai pakaian yang sangat mewah.
" Berikan kedua kunci itu pada ku, aku akan membayar nya dua kali lipat dari apa yang pemuda miskin itu berikan" ucap seorang pemuda dengan sombong.
" Apa maksud mu tuan, kedua kamar ini telah tuan ku pesan, lebih baik kau mencari penginapan lain saja" ucap Yelu sinis
" Lebih baik kalian berdua saja yang pergi dari penginapan ini, lihatlah pakaian kalian yang kumuh dan jelek ini, apakah kalian pikir penginapan ini adalah penampungan pengemis" ucap pemuda itu sinis
Yelu mengerutkan kening nya mendengar ucapan pemuda itu, dia sangat menghormati Li Hongli, tapi sekarang ada seseorang yang berani mengejek nya tepat di depan nya, mungkin dulu ia akan diam saja melihat hinaan yang di berikan pada Li Hongli, tapi tidak sekarang ia sangat ingin memukuli wajah pemuda itu.
Tapi saat Yelu ingin maju dan memberikan pelajaran pada pemuda sombong tersebut, Li Hongli menghentikan nya.
Pemuda itu marah mendengar perkataan Li Hongli Dan memandang nya dengan kesal, " Apa yang kau katakan sialan, kau yang gila. Apakah kau tidak tahu siapa aku?"
" Apa kau pemilik penginapan ini" tanya Li Hongli acuh tak acuh
" Bukan" ucap pemuda itu tak kalah acuh
" Apa kau kerabat dekat pemilik penginapan ini"
" Bukan"
" Terus apa hak mu, mengusir ku dari sini" ujar Li Hongli datar
Salah satu orang yang mengikuti pemuda itu berkata " Bodoh, Apakah kau tidak mengenali nya, dia adalah anak dari patriak sekte pedang giok, Chen Zhun"
__ADS_1
" Ohh... Ternyata tuan muda Chen...." Jeda Li Hongli
" Kenapa! Sekarang pasti kau takutkan, baiklah aku tidak akan mempermasalahkan masalah kali ini asal kau berikan kedua kamar itu, juga berlutut dan memohon ampun atas kelancangan mu itu" sebelum Chen Zhun menyelesaikan ucapan nya, Li Hongli memotong ucap nya.
" Apakah itu penting, ku rasa itu tidak penting untuk ku mengetahui siapa diri mu yang sebenarnya, dan aku masih tidak menemukan alasan kenapa aku harus memberikan kamar yang telah ku pesan pada mu" ujar Li Hongli dingin
Sebagian orang yang berada disana terkejut atas keberanian Li Hongli walaupun sudah mengetahui latar belakang nya, yaitu anak patriak sekte pedang giok, meski sekte itu adalah sekte menengah di kerajaan Xin tapi di kota Jade sekte pedang giok adalah sekte yang berpengaruh, karena Kota Jade adalah salah satu kota yang berada di bawah perlindungan sekte pedang giok.
termasuk tiga orang yang berada di pojok ruangan, mereka juga sangat terkejut dengan keberanian yang di miliki oleh Li Hongli, mereka terdiri dari dua pria dan satu gadis.
" paman seperti nya mereka berdua bukan orang biasa" ucap pemuda itu yang bertanya pada pria yang satunya lagi, dia adalah pria dewasa
" benar pangeran, meski pun penampilan mereka hanya biasa saja, tapi saya sama sekali tidak bisa merasakan aura dari tubuh salah satu pemuda itu" jawab pria dewasa itu
" apa yang sedang kalian bicarakan paman, Gege?" tanya gadis itu penasaran
" mangka nya jangan makan Mulu Meimei, lihatlah mereka" ucap pemuda itu sambil menunjukan dengan ekor mata nya pada gadis di samping nya.
gadis itu menoleh ke belakang, memang posisi nya tadi sedang membelakangi Li Hongli membuat nya tidak tau akan apa yang sedang terjadi.
" ohh..."
Semua orang yang ada di sana menggelengkan kepala mereka karena mereka pikir Li Hongli adalah orang bodoh dan tidak tahu tinggi nya langit.
Salah satu pengikut Chen Zhun menjawab, " Kau bodoh ucapan tuan Chen adalah perintah mutlak di kota ini"
" Kurasa yang sedang berbicara dengan ku adalah tuan mu, tapi kenapa anjing seperti mu menjawab nya dengan sombong" ucap Li Hongli acuh tak acuh
Orang itu menjadi marah " Kauuu...."
Chen Zhun yang terlihat sangat kesal dan marah pun berkata, " seperti nya kau tidak tahu tinggi nya langit, baiklah biar ku tunjukan hasil dari kebodohan mu itu"
Chen Zhun melepaskan Aura nya yang berada di tingkat perunggu bintang 8 dan langsung menyerang ke arah Li Hongli.
__ADS_1
Melihat serangan itu, Li Hongli masih terlihat tenang bahkan sangat acuh tak acuh, untuk nya ia memakai topi, jika tidak dia pasti akan mengejutkan orang orang dengan ketenangan nya.
" Mati saja kau sialan!!!"