
" Sekarang giliran mu membersihkan diri, biarkan Minghao aku yang menjaga nya" ucap Yueyin
Untuk beberapa saat Li Hongli kembali di buat tertegun akan penampilan Yueyin yang sangat sempurna, dia selalu di buat terpana oleh gadis itu, bibir nya terasa kelu dan tidak bisa berkata apa-apa lagi sekarang.
Karena tidak mendapatkan jawaban dari Li Hongli, Yueyin pun kembali berkata " kau mendengar ucapan ku kan"
" Khem... Ya, kau jagalah bocah ini" ucap Li Hongli dingin karena berusaha menyembunyikan kegugupan nya.
" Baik"
Li Hongli dengan cepat pergi dari sana selain ingin membersihkan tubuh nya, ia juga ingin segera pergi dari hadapan Yueyin, agar gadis itu tidak meledeknya jika mengetahui dia sempat terpesona oleh diri nya.
Tidak berapa lama Li Hongli kembali dengan membawa beberapa ekor ikan di tangan nya.
" Kau menangkap ikan di sungai?" Tanya Yueyin
" Ya, ini" Li Hongli memberikan satu ekor ikan pada Yueyin
" Untuk ku? Terimakasih" seru Yueyin
" Hmm"
Sambil memanggang ikan mereka pun berbincang tentang beberapa hal.
" Bagaimana keadaan nya?" Tanya Yueyin
" Semua nya baik" jawab Li Hongli
" Jadi bagaimana pertimbangan mu tentang dia!" Tanya Yueyin kembali
" Lumayan.... Tapi tidak lebih baik di banding diri mu" ucap Li Hongli acuh tak acuh
Yueyin salah tingkah mendengar ucapan Li Hongli, pipi nya memerah karena malu namun ia coba menenangkan diri nya agar Li Hongli tidak mengetahui ada yang salah dengan ekspresi nya. Tapi sayang nya setiap gerak gerik Yueyin selalu Li Hongli perhatikan, Li Hongli tahu Yueyin sekarang sedang salah tingkah, tanpa nya sadari setiap gerak gerik Yueyin dia selalu menarik senyum tipis.
" Khem.... suhu di hutan ini sangat dingin ya" ucap Yueyin berusaha mangalihkan pembicaraan
" Ya"
" Kau tahu meskipun Minghao nanti akan menjadi murid mu, kau pun masih harus mengajari ku, walau bagaimana pun aku tetap murid pertama mu dan dia adalah junior ku, kau mengerti!" Ucap Yueyin dengan tegas
" Kalau begitu panggil aku guru" goda Li Hongli
__ADS_1
" Kauu.... Bukankah kau yang tidak mau aku memanggil mu guru, bahkan dengan alasan yang konyol, kau bilang 'ku rasa kita ini seumuran nona, jadi tidak perlu dengan panggilan formal seperti itu, kau bisa memanggil nama ku saja, aku berasa sudah tua jika kau memanggil ku dengan panggilan itu' " ucap Yueyin sambil menirukan gaya bicara Li Hongli
Li Hongli tertawa kecil mendengar dan melihat Yueyin yang berusaha menirukan gaya bicara nya.
" Seperti nya kau sangat hapal betul setiap perkataan ku nona" ejek Li Hongli
" Ti-tidak, mana mungkin" ketus Yueyin
" euugggghhh...." Lenguhan seseorang menghentikan perdebatan mereka
Yueyin bergerak mendekati Minghao dan memberikan air minum pada nya.
" Minumlah dengan pelan" ucap Yueyin
" Teri-ma kasih" lirih Minghao
Tubuh nya terasa sangat lelah, ia masih belum bisa banyak bergerak.
" Bagaimana kondisi mu?" Tanya Yueyin sedikit lembut
" Jangan terlalu baik pada nya, nanti dia jadi besar kepala" ucap Li Hongli acuh tak acuh
Entah kenapa dia tidak suka mendengar Yueyin bicara lembut pada orang lain selain diri nya.
" Ba-baik" jawab Minghao terbata bata
" Baiklah, kau lanjutlah beristirahat" ujar Yueyin yang di balas anggukan kepala dari Minghao
" Ini..." Li Hongli mendekati mereka berdua dan memberikan satu ekor ikan yang sudah matang pada Yueyin
" Terimakasih"
" Hmm"
" Bocah ambillah ini, kau pun makanlah" Li Hongli pun memberikan satu ekor ikan lagi pada Minghao
"Jangan manja makan sendiri" lanjut nya dengan ketus saat melihat Yueyin ingin membantu nya
" Baik"
Li Hongli juga ikut duduk di tengah tengah antara Yueyin dan Minghao tanpa mempedulikan ekspresi heran dari Yueyin dan Minghao.
__ADS_1
" Apa yang kalian lihat! Cepat makan" seru Li Hongli
Mereka pun makan dengan tenang tanpa berbicara hal itu sudah menjadi kebiasaan Li Hongli maupun Yueyin saat makan tidak boleh ada yang bicara, berbeda dengan Minghao yang sedang gugup jadi dia hanya diam saja tanpa mengucapkan sepatah kata.
" Minumlah" Li Hongli memberikan satu botol air, yang isi nya hanya setengah air saja namun air itu bukan air biasa tapi merupakan air YinYang yang sudah ia campur satu tetes air kehidupan untuk mempercepat pemulihan nya
" Ini buat mu" ujar Li Hongli pada Yueyin, Li Hongli pun memberikan satu botol air, namun air itu hanyalah air YinYang yang tidak ia campur dengan apa pun.
Memang selama ini Li Hongli selalu memberikan air YinYang pada Yueyin dan orang orang yang mengikuti nya, dan mereka selalu mempergunakan air itu untuk minuman mereka, hanya Yueyin yang tahu apa Air yang selama ini Li Hongli berikan dan ia pun tidak mempedulikan nya menurut nya jika Li Hongli memberikan sesuatu dia pasti memiliki alasan nya tersendiri dan ia tidak berhak untuk mengatur nya.
Jika Yelu dan yang lain nya, apa lagi orang lain mengetahui air yang mereka minum selama ini adalah salah satu air suci yang cukup sulit mencari nya, mungkin mereka akan langsung muntah darah.
Bagaimana tidak air suci yang semua agung agungkan bahkan jika sebuah klan atau kerjaan hanya memiliki satu tetes saja mereka akan menjadikan nya sebagai harta yang paling berharga bagi mereka, tidak ayal juga akan terjadi pertumpahan darah hanya karena satu tetes air suci ini, namun Li Hongli memperlakukan nya seperti air biasa dan tidak terlalu menganggap kehebatan dari air itu, sungguh orang orang akan menangis darah jika mengetahui nya.
" Terimakasih" ucap Yueyin sambil mengambil pemberian Li Hongli
Glek glek glek
Minghao meminum beberapa teguk air, namun setelah meminum nya terjadi perubahan yang sangat luar biasa yang langsung dapat dia rasakan, semua orang dapat mengetahui dengan melihat ekspresi gembira dari wajah nya.
" Guru air apa ini, aku merasa seluruh tubuh ku yang tadi nya sangat lelah dan tulang tulang ku yang terasa patah telah pulih sediakala seperti tidak pernah merasakan sakit sedikit pun, air ini sungguh luar biasa" ucap nya dengan mata berbinar
" Guru! Sejak kapan aku menerima mu sebagai murid ku" ucap Li Hongli acuh tak acuh
Mendengar ucapan Li Hongli Minghao kembali murung, namun ia tidak berkecil hati ia bahkan akan terus berusaha dengan keras agar Li Hongli mau menerima nya sebagai murid.
" Minghao kau harus semangat, kau harus yakin suatu saat nanti guru pasti akan menerima mu sebagai murid nya" batin Minghao penuh tekad
Mendengar apa yang di ucapkan Minghao di dalam hati nya membuat Li Hongli tersenyum tipis.
" Tuan bukankah kau sangat kejam!" Sindir Yueyin dengan acuh tak acuh
" Terimakasih atas pujian mu nona" balas Li Hongli
" Huh terserah" ucap Yueyin dengan kesal
" Hehehe, kalian sangat lucu" seru Minghao sambil tertawa kecil
" Hei adik kecil apa kau sedang meledek kami" ujar Yueyin pura pura marah
" Tidak-tidak" ucap Minghao dengan cepat sambil melambaikan lambaikan tangan nya dengan cepat
__ADS_1
" Hehehe maaf" ucap Minghao cengengesan