
Di gerbang ibukota terjadi sedikit kekacauan. Ada lima orang berpakaian lusuh dengan penuh luka di seluruh tubuh nya yang mencoba masuk kedalam. Ada satu orang yang kondisi tubuh nya sangat memprihatinkan, luka nya terlihat sangat parah jika tidak segera di tangani nyawa nya mungkin akan segera menghilang.
" Tolong biarkan kami masuk kedalam, tuan putri Lian mengenal kami, ku mohon bantu kami."
" Tolong lihatlah kondisi nya, teman kami tidak akan bisa bertahan lagi!"
Empat orang lain nya memohon pada para pe jaga untuk segera membiarkan mereka masuk, tapi para prajurit itu sama sekali tidak mendengarkan nya.
" Kaisar memerintahkan kami untuk menutup semua gerbang, tanpa seijin nya gerbang ini tidak akan terbuka, lebih baik kalian segera pergi dari tempat ini." Ucap seorang prajurit.
" Apa kalian gila, lihatlah teman kami sudah tidak sanggup lagi bertahan. Tapi apa yang kalian minta, meminta kami untuk pergi ke tempat lain... Kami sudah jauh-jauh datang ke tempat ini hanya untuk bertemu putri Lian, bukan untuk pergi dengan sia-sia!" Ucap nya dengan marah.
" Saudara tenanglah" teman nya yang lain mencoba menenangkan amarah nya itu.
" Bagaimana aku bisa tenang, keadaan salah satu saudara kita tidak dalam baik-baik saja, sedangkan para penjaga ini..."
" Ada apa ini? mengapa ada keributan di sini!" Suara Yueyin menggema di tempat itu, para prajurit yang mendengar nya langsung mendongak ke atas dimana terlihat dua orang yang turun dari langit.
" Salam tuan putri, salam tuan Li." Setelah pernikahan diumumkan hampir semua orang yang berada di ibukota mengetahui siapa itu Li Hongli.
" Ada apa ini?" Yueyin hanya membalas salam mereka dengan anggukan, lalu langsung menanyakan inti permasalahan nya.
" Putri Lian!" Seru seseorang dari keempat orang itu.
" Xiu Liu? Ada apa dengan penampilan pangeran Xiu dan.... mereka ini?" Dari empat orang itu Yueyin hanya dapat mengenali satu orang saja, itu karena mereka dulu pernah menjalin kerjasama meski sebentar.
" Aku akan menjelaskan nya nanti putri, hanya saja bisakah kau membantu ku untuk memanggil tabib, kondisi teman ku sedang dalam bahaya!" Ujar Xiu Liu.
__ADS_1
" Dimana teman mu itu?" Tanya Yueyin.
Dua orang puj segera pergi membopong seseorang yang tadi sedang berada di bawah pohon tidak jauh dari tempat mereka mengobrol.
Melihat wajah pucat orang itu, Li Hongli segera maju dan memeriksa nya. Mereka sendiri tidak melawan nya, mereka juga adalah orang-orang yang berhasil lolos dari kejaran kaisar Zhu, jadi tentu nya mereka tahu siapa itu Li Hongli, pemuda yang begitu hebat yang telah berhasil menyelamatkan mereka.
" Nyawa nya tidak akan sempat di selamatkan jika harus menunggu tabib." Ucap Li Hongli dengan nada dingin.
" L-lalu apa yang harus kamu lakukan untuk menyelamatkan nya. Tuan Li tolong bantu dia!" Ucap orang itu dengan tubuh bergetar, ia takut saudara nya ini akan meninggalkan nya.
" Tuan Li, putri Lian jika kalian tahu cara untuk menyelamatkan nya tolong selamatkan dia.." Xiu Liu juga memohon untuk nya, mereka telah melewati perjalanan hidup dan mati bersama, jadi tentu ikatan yang mereka miliki lebih dari seorang teman.
" Baringkan dia" ucap Li Hongli dengan ringan, meski tidak mengerti apa yang akan Li Hongli lakukan, tapi mereka tetap mematuhi nya.
Li Hongli membuka pakaian orang itu yang memang telah banyak lubang di sana, saat pakaian nya di buka terlihat luka menganga tepat di sebelah kiri perut nya membentuk luka sabetan pedang, meski telah di bungkus oleh sobekan pakaian tapi luka nya masih mengeluarkan darah, Li Hongli segera menghentikan pendarahan nya dan menyalurkan sedikit energi kehidupan nya serta energi Qi unsur cahaya untuk mempercepat kesembuhan nya.
" Salam Yang Mulia kaisar." Seru para prajurit membuat keempat orang itu tercengang dan segera memberikan penghormatan juga.
" Putri ku, ada apa ini! Dan mereka?" Tanya kaisar Lian Haocun tentang orang-orang di depan nya yang tidak ia kenal.
" Aku pun tidak tahu ayahanda hanya saja mereka seperti nya datang dari kekaisaran Xiu, aku mengenal salah satu dari mereka, orang itu bernama Xiu Liu salah satu pangeran kekaisaran Xiu." Jawab Yueyin seadanya, memang hanya itu yang ia ketahui.
Setelah beberapa menit akhir nya Li Hongli selesai menyembuhkan pemuda itu, ia pun berdiri dari jongkok nya.
" Dia akan baik-baik saja."
" Mereka bukan musuh, biarkan mereka masuk dan ceritakan nanti." Ujar Li Hongli, setelah Li Hongli mengatakan itu Lin Feng dan Yueyin langsung mengerti dan menganggukkan kepala nya. Hanya saja kaisar Lian Haocun masih tidak mengerti dengan sikap dingin yang di miliki menantu nya ini.
__ADS_1
" Ayahanda mari kita kembali. Gege telah mengatakan mereka bukan musuh, jadi biarkan saja mereka ikut dengan kita untuk menjelaskan masalah nya." Tahu arti dari tatapan ayahnya yang tidak paham, ia pun menjelaskan nya kembali.
" Baiklah."
" Tuan Li kapan saudara ku akan sadar?" seorang pemuda bertanya pada Li Hongli, karena pemuda yang tadi dalam keadaan bahaya masih belum sadarkan diri juga.
" Satu jam lagi dia akan sadar" jawab Li Hongli singkat
" Li'er akan lama jika kita kembali dengan berjalan, yang ada permaisuri Jia memerintahkan para pasukan prajurit untuk datang segera kemari karena mencemaskan kita." Ujar Lin Feng dengan ringan seakan apa yang di katakan nya hanyalah lelucon.
" Aku mengerti guru."
" Ayah mungkin aku akan merepotkan mu, bisakah kau membawa satu orang agar cepat?" Tanya Li Hongli dengan sopan pada kaisar Lian Haocun meski nadanya masih terdengar cukup dingin.
" Tentu, bukan masalah besar."
Li Hongli mana mungkin akan membiarkan Yueyin melakukan nya, jadi lebih baik meminta ayahnya saja, bukankah itu lebih baik.
Jika kaisar Lian Haocun tahu apa isi pikiran Li Hongli ia tidak akan tahu apakah harus menangis atau tertawa, menantu nya ini sangat menyayangi istri tapi tidak dengan mertua.
Wsosh
Li Hongli membawa satu orang terluka dan satu orang lain nya dan terbang ke langit menuju istana, merasakan rasa nya terbang satu orang yang masih sadar sangat terkejut melihat itu.
Di belakang nya di susul Yueyin dan Lin Feng.
" Tetap jaga gerbang dengan baik, jangan biarkan ada yang masuk tanpa ijin!" Titah kaisar sebelum ia juga mengikuti yang lainnya.
__ADS_1
" Baik Yang Mulia."