
" Siapa kalian?" Suara itu terdengar oleh ketiga dengan sangat jelas.
" Tuan Hui. Ini saya Jiazhen mohon ijin bertemu dengan mu." Ujar Lian Jiazhen dengan sopan.
" Jiazhen! Untuk apa kau datang kemari dan Siapa yang kau bawa bersama mu itu?" Tidak ada orang yang keluar dari dalam gua tapi suara nya terdengar begitu nyaring dan jelas.
" Aku kemari dengan adik perempuan ku, adik ku ingin bertemu dengan tuan."
" Baiklah, kau dan dia boleh masuk tapi tidak dengan pria satu nya lagi."
" Sombong sekali dia, dia bahkan tidak menampakkan diri nya, dan sekarang dia hanya mengijinkan kalian saja yang masuk... Dia sangat angkuh" cibir Li Hongli dengan santai.
Jika ada Ying Liang mungkin dia akan berkata 'tuan apakah kau tidak salah mengatakan itu, jika boleh ku katakan aku belum pernah melihat orang yang lebih angkuh dan dingin dari mu'
" Apa yang kau katakan, apa kau cari mati!" Seru Lian Jiazhen kesal
" Lancang!!"
Wsush
Sebuah suara yang berbeda terdengar dari dalam gua, bersamaan dengan terdengar nya suara tersebut sebuah serangan muncul ke arah ketiganya, namun hanya Lian Jiazhen yang mundur sampai menghantam pohon, sedangkan Li Hongli segera menahan tubuh Yueyin agar tidak terkena serangan tersebut.
" Gege!" Yueyin langsung mendekati Lian Jiazhen yang sedang mencoba berdiri.
" Berikan ini pada nya." Li Hongli memberikan sebuah pil penyembuh pada Yueyin agar di berikan untuk Lian Jiazhen
Seorang pemuda berpakaian serba putih keluar dari dalam gua, wajah nya terlihat sangat marah. Penampilan nya begitu menawan seperti seorang cendekiawan, tapi setiap langkah nya begitu tegas, wajah nya juga tak kalah tampan.
" Tuan Run tolong maafkan dia, dia hanya bercanda saja!" Seru Lian Jiazhen cepat tanpa mempedulikan luka nya.
Run adalah nama bawahan dari pemuda misterius yang mereka sebut Tuan Hui.
__ADS_1
" Lian Jiazhen! Kau bukan hanya seorang pemuda biasa, kau juga merupakan seorang putra mahkota penerus kaisar Lian, bukankah sikap rendah hati mu ini terlalu berlebihan..."
" Apakah dia pemuda yang begitu hebat dan yang kau ceritakan itu, aku lihat dia hanya seseorang yang cukup berbakat saja namun kau menurunkan wibawa mu dan menunduk pada nya..."
" Diam, jangan bicara lagi!" potong Lian Jiazhen untuk menyuruh Li Hongli tetap diam.
" Dia hanya pemuda tanpa tingkat Kultivasi, mohon tuan jangan dengarkan perkataan nya, kami kemari dengan maksud baik, mohon biarkan kami bertemu dengan tuan Hui" saat bertemu dengan pemuda misterius itu Lian Jiazhen juga menyembunyikan identitas nya karena itu tidak ada satu pun orang dari desa tersebut yang mengenalnya.
Lian Jiazhen juga tidak salah mengatakan itu, memang benar dia tidak bisa merasakan aura atau energi Qi yang mengalir di tubuh Li Hongli, diri nya bahkan sampai melupakan bagaimana bawahan nya yang dalam waktu singkat dapat dikalahkan oleh pemuda yang tak ia anggap ini.
" Karena kau hanya seorang manusia rendah tuan ku akan memaafkan kelancangan mu itu, tapi dia tidak diijinkan untuk menemui tuan. Kalian berdua bisa masuk tapi tidak dengan pemuda ini." Ucap orang itu dengan arogan.
" Tapi..." Baru saja Yueyin ingin berbicara, namun Li Hongli menggelengkan kepala nya untuk memberikan isyarat agar dia tetap diam.
" Meimei, kita masuk lebih dulu, setelah itu baru kita pikirkan cara agar tuan Hui mengijinkan nya untuk masuk juga"
" Tapi Gege, Li Ge lah yang ingin bertemu dengan orang itu" ucap Yueyin mengingatkan.
" Yue'er, kamu masuklah lebih dulu. Sementara itu aku akan berkeliling tempat ini dulu untuk melihat mekanisme apa yang ada di tempat ini" sebuah suara terdengar di benak Yueyin, Yueyin hanya menatap Li Hongli yang menjadi asal suara tadi dan mengedipkan mata nya untuk memberi isyarat.
_____________________________________________
Di dalam gua
Terdapat seorang pria berpakaian serba putih sedang duduk dengan tenang di sebuah batu berukuran besar, sikap nya terlihat tenang dan anggun.
Dengan perlahan mata nya yang tadi terpejam mulai terbuka. Gaya nya begitu elegan, tatapan nya seakan memandang rendah dunia ini.
Wajah nya tidak perlu di ragukan lagi, paras nya begitu tampan seakan bukan berasal dari dunia ini, alis tebal, bibir tipis, mata yang terasa lembut saat menatap orang lain, kulit yang seputih salju dan lebih lembut dari bayi. Hanya saja ketampanan yang dimiliki nya begitu menawan, jika ia memakai pakaian wanita diri nya akan terlihat sangat cantik, bahkan kecantikan nya tidak bisa di bandingkan dengan kecantikan seorang wanita, wajah nya ini akan membuat para pria dan wanita merasa iri.
" Tuan Jiazhen!"
__ADS_1
" Tuan Hui"
" Duduklah." Ucap nya dengan lembut, nada suara nya terdengar sangat enak di dengar.
" Terima kasih tuan."
" Ada apa kau datang kemari, dan siapa gadis di samping mu ini?"
" Tuan Hui Perkenalkan ini adik perempuan ku Yueyin, aku kemari untuk membahas masalah ras iblis, hanya saja... Ada satu orang lagi yang masih di luar apakah tuan bisa mengijinkan nya untuk kemari" ucap nya dengan hati-hati.
" Oh, siapakah itu.. Run apa kau bersikap kasar pada tamu?" Tanya nya pada pelayan nya yang selalu menemani nya selama ini.
" Mohon ampun tuan, pemuda itu bersikap kasar dan sembrono, dia tidak pantas untuk bertemu dengan tuan yang agung."
" Kau ini selalu saja begini, dia adalah tamu. kita harus menghormati tamu. Persilahkan dia masuk." Ucapnya sambil tersenyum lembut.
" Tapi tuan..."
" Tidak ada tapi-tapian, apa kau mulai membantah perintah ku" ucapnya menatap orang itu sekilas tapi tatapan nya begitu tajam.
" Ba-baik tuan."
" Nona apakah kau bisa membuka cadar mu itu, aku merasa familiar saat menatap mata indah mu itu, apakah kita pernah bertemu?" Ucap nya dengan senyum menggoda.
" Tuan terlalu sungkan, aku tidak bisa membuka penutup wajah ku ini pada sembarang orang, jika tuan melihat wajah jelek ku mungkin saja nanti tuan akan melempar ku keluar, keberanian ku sangat kecil tuan, apa lagi suami ku masih di luar." Ucap Yueyin dengan tenang dan lembut tapi kalimat 'suamiku' ia tekanan dengan sangat jelas.
" Mungkin kita memang tidak berjodoh."
Di luar Li Hongli sedang diam terpaku di tempat nya tadi berada, ia sama sekali tidak berpindah seincipun dari tempat nya berdiri sebelumnya. Hanya saja sikap nya sekarang tangan nya disilangkan di depan, mata nya terpejam. Siapapun yang melihat sikap berdiri nya sekarang akan berpikir ia sedang tidur sambil berdiri.
Namun sebenarnya Li Hongli sedang menggunakan indera surgawi nya untuk melihat seluruh isi di gunung tersebut dari yang terlihat sampai yang tidak terlihat oleh mata biasa.
__ADS_1
Orang itu baru saja keluar dari gua, tapi ia sudah di suguhkan oleh pemandangan yang membuatnya tak habis pikir, ia yakin pemuda itu masih berada di tempat sebelumnya dia berdiri tanpa berpindah seincipun, namun ia juga berpikir pemuda itu sangat konyol, bagaimana bisa pemuda itu tertidur sambil berdiri bahkan tidak terganggu sama sekali akan kedatangan nya.
" Sudahlah aku tahu kau telah menyesali perbuatan mu sebelumnya, tenang saja tuan ku orang yang sangat pemurah, dia telah mengijinkan mu untuk menemuinya!" Seru nya yang berpikir Li Hongli hanya sedang menyesali perbuatan yang telah ia lakukan sebelumnya yang telah bersikap lancang.