Never Gone (Hasrat Dan Obsesi)

Never Gone (Hasrat Dan Obsesi)
Flashback


__ADS_3

Flashback 3 tahun yang lalu.


Gadis itu menyandarkan kepala ke bangku yang ia duduki, sesekali ia mengusap perut nya yang masih rata.


Takut?


Ia juga masih merasakan nya, ia mulai membuka isi tasnya dan mencari sesuatu yang ia anggap 'jimat keberuntungan nya' di saat tertentu.


Sebuah gantungan kunci yang memiliki nama inisial nya dan memiliki bentuk yang sangat cantik.


Itu bukanlah benda yang luar biasa namun itu adalah benda pertama yang di berikan seseorang untuk nya, benda pertama dan terakhir yang di berikan oleh kakek dari ayah nya sebelum meninggal.


Dulu ia menyayangi gantungan kunci tersebut, namun karna takut sang ibu membuang nya ia mulai menyembunyikan nya bahkan sampai mulai ia lupakan, dan saat ia kembali ke kediaman dan memasuki kamar nya melihat dan mengambil lagi gantungan kunci tersebut untuk di bawa ke Spanyol.


"Loh? Dimana? Kok ga ada?" gumam nya sembari mengacak-acak tas nya.


"Astaga!" pekik nya yang merasa menjatuhkan gantungan tersebut di makam yang ia kunjungi tadi pagi.


Ia pun melihat arloji yang ia kenakan, masih memiliki beberapa waktu untuk ia mengambil nya, gadis itu ingin langkah pertama dalam kehidupan baru benar-bear matang dan tak ada yang membuat terikat lagi.


Ia pun tanpa pikir panjang bergegas dari bangku nya dan brrlari keluar dengan segera agar bisa kembali ke pesawat tepat waktu.


Bruk!


Gadis itu terjatuh dengan salah satu pramugari, ia terburu-buru sampai tak melihat jalan nya, "Ma-maaf..." ucap nya lirih sembari memegang perut nya, ia takut terjadi sesuatu pada kandungan nya.


Pramugari tersebut pun tersenyum dan bangun, "Tidak apa-apa, apa ada yang membuat nona tidak nyaman?" tanya nya dengan ramah.


"Saya mau keluar sebentar ada yang ketinggalan," jawab Ainsley bergegas dan kembali pergi.


Pramugari tersebut tak lagi berkata apapun, namun sesuatu yang berkilau terlihat di mata nya, "Eh? Ini kalung gadis yang tadi?" gumam nya lirih sembari mengambil perhiasan tersebut.


"Nona! Kalung anda terjatuh!" ucap nya berusaha menyusul namun ia sudah tak lagi melihat gadis itu, "Yasudahlah, nanti kan dia juga balik lagi." ucap nya lirih dan merasa bisa memulangkan perhiasan tersebut nanti nya tanpa tau pesawat yang membawa nya tak akan sampai di Spanyol.


Ainsley mulai memanggil taksi, ia baru menyadari begitu terburu-buru hingga melupakan tas nya yang berisi dompet serta ponsel nya.


"Ya ampun, apa aku ke pesawat lagi?" gumam nya lirih sembari memasukkan tangan nya ke kantung jaket yang ia kenakan.


"Eh? Uang?" ucap nya tersenyum dengan binar matanya.


Ia seperti anak kecil yang senang saat mendapatkan uang tak terduga di saku nya. Ia pun langsung memanggil taksi dan segera ke makam yang ia kunjungi sebelum nya.


...


Langkah nya berjalan cepat bahkan cenderung berlari, ia mencari di dekat taman dan akhirnya menemukan gantungan kunci yang ia inginkan bahkan sampai kembali lagi.


"Nah, kalau gini kan sudah beres!" ucap nya lega sembari mulai membawa nya lagi.

__ADS_1


Namun ia baru menyadari jika ia berada dalam zona yang tidak mudah mendapatkan taksi, namun taksi yang ia gunakan tadi sudah jauh pergi meninggalkan nya.


"Duh, aku juga ga bawa ponsel lagi..." ucap nya lirih dan mulai bingung.


Namun pada akhirnya ia memilih untuk menunggu di sebrang jalan hingga taksi yang ia inginkan lewat.


Gadis itu sesekali memeriksa arloji karna begitu takut ketinggalan pesawat, hingga mata nya tertuju pada hewan kecil berbulu yang melintasi jalan tersebut.


"Anak anjing? Imut nya..." gumam nya yang langsung terpesona pada hal yang imut dan langsung mendekati nya.


Ia mendekat dan menangkap anak anjing menggemaskan tersebut, "Kau kehilangan induk mu? Atau anjing hilang? Hm?" tanya Ainsley sembari memeluk anak anjing tersebut dengan gemas.


"Kesini yah, jangan ke tengah jalan..." ucap nya sembari melanhkangkam kaki nya ke tempat yang aman membawa anak anjing tersebut.


CKIT!!!


Suara rem mendadak yang langsung membuat nya mengarahkan mata nya, ia melohat truk yang melaju kencang bahkan hampir hilang kendali.


Persimpangan tiga arah yang di lewati truk tersebut dengan tiba-tiba membuat sebuah mobil langsung banting stir hingga kehilangan kendali untuk menghindari mobil besar yang seakan di kejar oleh sesuatu tersebut.


Mata nya bahkan belum berkedip namun sedetik kemudian.


BRUK!!


Suara yang begitu besar dan menghantam tubuh nya seketika.


Ia terkejut, tubuh nya melayang setelah merasakan benturan yang teramat keras.


Bruk!


Tubuh dingin berselimut cairan merah kental dan tak lagi bergerak itu terlihat tak akan selamat sama sekali.


Corak merah yang terus memberi warna keluar tanpa memandang ia akan habis atau tidak.


Pandangan nya mengabur, ia tak mampu mendengar atau melihat dengan jelas, namun retina nya menangkap sekilas seorang wanita yang keluar dengan cepat dari mobil dan berlari ke arah nya.


Tubuh nya mengebas, dan kehilangan satu persatu rasa nya dan hanya menyisahkan satu kata.


Sakit...


Astaga? Bagaimana ini?


Suara yang terdengar samar dan sayup di telinga gadis itu. Ia ingin bicara namun lidah nya kelu tak mampu mengeluarkan sepatah kata pun.


"A-anak ku...


To...long..." gumam nya lirih yang tak siapapun bisa mendengar, entah mengapa sejenak ia memikirkan kandungan nua saat tubuh nya berselimut dengan darah.

__ADS_1


Wanita itu tampak begitu terkejut dari gestur tubuh nya dan langsung merangkul tubuh gadis yang penuh akan darah tersebut yang bahkan cairan merah kental itu belum berhenti sama sekali.


Ainsley mulai menutup mata nya saat rasa sakit semakin hambar dan membuat tubuh nya seakan terbang, buliran bening di mata nya mengalir melewati wajah cantik yang berbalik dengan darah segar tersebut.


Kalau aku punya kesempatan lagi aku ingin melupakan segala nya....


Harapan yang ia inginkan sebelum menutup mata nya.


....


Cahaya pijar dari lampu di meja operasi mulai menyala, berusaha menyelamatkan nyawa dari gadis yang bersalut dengan cairan merah kental tersebut.


Hampir seluruh tulang nya patah, dengan luka luar dan dalam yang begitu fatal.


Seorang wanita yang masih terlihat sangat cantik tak termakan oleh usia menunggu di luar ruangan dengan gelisah.


"¿Qué tal esto?(Bagaimana ini?)" gumam nya khawatir tak hanya dengan kondisi gadis yang berada di dalam ruang operasi namun juga dengan dirinya yang menabrak seseorang secara tak sengaja karna menghindari truk yang melaju begitu kencang.


Ia tak bisa mengatakan apapun atau berpikir jernih, ia hanya bisa menunggu bawahan nya datang.


"Kalau dia meninggal ini akan menimbulkan masalah..." ucap nya saat melihat seorang pria yang datang pada nya.


"Dia akan selamat nyonya," ucap pria itu menenangkan.


Ia tau mereka saat ini tengah berada di liar negeri karna masalah bisnis namun nyonya nya yang masih keturunan bangsawan itu terlibat dalam kecelakaan yang mendadak.


"Sembunyikan kecelakaan nya, dan cari tau tentang identitas nya, lalu...


Cari tau juga truk itu!" ucap nya berdecak yang merasa marah sekaligus kesal saat kembali mengingat truk yang melaju secara brutal hingga membuat nya menabrak seseorang.


Flashback off.


...****************...


Itu kan ada bahasa asing nya kan, anggap aja semua percakapan tentang wanita yang nabrak Ainsley nya pake bahasa Spanyol itu yah, soal nya biar ga timpa teks nya lagi


Dan othor mau bilang kalau narasi dan dialog terakhir di eps "Awal dan Akhir" itu punya si Ainsley...


Jadi berita duka buat debay nya yah...


Tapi ga papa othor kasih bonus tu anak siapa...


Itu anak nya Sean yah, kalau ada yang berharap anak si Richard mungkin aja bisa terjadi karna kan sp*rm* itu bisa kesimpan beberapa hari gitu... (lupa othor sampe berapa hari nya)


Nah tapi kan yang waktu terakhir kali mereka di mobil, si Ainsley nya masih pengaruh obat perangs*ng yang di campur sama narkotika dan terlebih lagi dia ga dalam masa subur.


Nah waktu putus sama si Sean nya dia uda dalam masa subur nya dan bener-bener stabil buat nya.

__ADS_1


Tapi kalo dulu waktu si Ainsley ilang terus pas di balikin Richard selama beberapa hari dan ga di kasi suntikan KB darurat sama si Sean si Ainsley kemungkinan punya debay sama Richard yah... (Kan sering di gempa tuh, kesian mbk Ainsley nya dah badan kecil kena (sens*r) engga sama si paman ga sama babang Sean 😼😼 terus awkwko)


See you My readers😘😘♥️♥️


__ADS_2