Terikat Skandal Dengan CEO Lumpuh

Terikat Skandal Dengan CEO Lumpuh
103


__ADS_3

Gama dan Anna duduk di sofa di dekat Andin dan Ferdi.


"Selamat atas kesembuhannya tuan," ucap Andin sopan, ia merasa kikuk saat di dekat pria itu.


"Selamat ya Gama!" Ucap Ferdi.


"Terimakasih Andin," balas Gama.


"Wah Fer, kau semakin tampan dan mempesona, iya kan Anna, kan Andin?" Ucap Gama yang menyadari perubahan Ferdi.


"Iya benar," ucap Anna dan Andin bersamaan.


Ferdi menggaruk tengkuknya, ia merasa senang karena ternyata perubahannya membawa efek besar dalam hidupnya.


Pengawal yang mengikuti Luna dan Gama tadi sudah tiba, mereka kalah lihai dengan Gama yang handal dalam menyetir.


"Tuan ini barang barang yang tadi," ucap pengawal itu.


"Ahh letakkan tiga kantongan itu, kantongan yang lain kalian bagi bagi ke semua pengawal dan pelayan di rumah ini, pastikan semuanya kebagian!" Ucap Gama.


"Baik tuan," ucap pengawal itu sambil menjalankan tugasnya.


"Wah apa ini kak?" Tanya Anna.


"Martabak, tadi kakakmu yang minta beli buat semuanya, nikmatilah!" Ujar Gama.


Mereka semua menikmati martabak yang dibawa oleh Gama dan Luna tadi.


Sementara itu di jalanan Ibu kota pria berpakaian serba hitam dengan topi hitamnya tadi tengah berjalan diantara kerumunan orang.


Pria itu adalah Alex, mantan asisten Gama yang rumornya menghianati Gama dan berselingkuh dengan mantan tunangan Gama yaitu Tiara.


Alex tiba di Indonesia satu hari yang lalu dengan mengganti identitasnya agar anak buah Gama tidak curiga.


Dia mengusap kasar wajahnya, topinya di buka dengan kasar saat dia masuk ke dalam mobilnya.


"Kenapa tadi aku sampai menabraknya, arhhhh ...Gama, kau tampak sangat baik sekarang sobat, maafkan aku arhhhh.....," Ia meremas kepalanya.


Raut kesedihan menguasai pria itu, wajahnya menahan sesuatu yang membuatnya begitu sedih.


Dikeluarkannya sebuah foto, foto yang sama dengan foto yang pernah ditemukan Luna dalam mobil Gama.


Alex memandang foto itu sambil menangis, air matanya membasahi wajahnya yang tampak berantakan.


"Arhhh, maafkan aku Gama, maaf, aku benar benar minta maaf untuk semua yang terjadi padamu waktu itu, maafkan aku arhhh..... seandainya kau mau mendengarkan aku, tidak akan begini jadinya!!" Lirih pria itu.


"Awas kau Jae Sung bajingan, aku akan menghantarkan neraka jahanam untukmu!!" Geram nya.


Kejadian sekitar satu tahun lebih saat kecelakaan belum terjadi.


Alex adalah orang kepercayaan Gama, dia menjadi asisten pribadi Gama yang mengikutinya kemana pun pria itu pergi.


Sementara pada waktu itu, Mark ditugaskan pada bagian keamanan perusahaan dia kepala di bagian keamanan yang mengontrol semua sistem jaringan perusahaan besar itu, Mark sangat ahli dalam bidang IT sehingga dia yang mengatur dan mengontrol keamanan data perusahaan.


Dan Rendy pada waktu itu masih bekerja di bawah tuan besar Park dan Nyonya Park.


Gama bertemu dengan Tiara wanita cantik nan mempesona dengan rambut pendek dan tahi lalat di bawah bibirnya membuat gadis itu sangat mempesona.


Mereka bertemu saat Gama melakukan perjalanan bisnis ke London bersama Alex. Awalnya semua berjalan lancar, mereka menjalin hubungan yang sehat selama beberapa tahun sampai saat Alex menemukan sesuatu yang mencurigakan dengan Tiara.


Pada hari itu Alex melihat Tiara bergandengan tangan dengan seorang pria dan masuk ke dalam hotel, pria itu tak lain adalah Paman Gama yaitu Park Jae Sung, padahal Gama dan Tiara sudah bertunangan.


Alex yang dalam perjalanan menuju kantor J.B group menaruh curiga pada mereka berdua karena setahu Alex Tiara belum pernah dikenalkan pada tuan Jae Sung meski mereka sudah bertunangan.


Alex mengikuti mereka hingga ke dalam hotel itu. Dan sesuatu yang sangat mengejutkan membuatnya murka.


Dia melihat dan mendengar tuan Jae Sung dan Tiara dengan rencana licik mereka sedang bercumbu di dalam salah satu kamar hotel itu.

__ADS_1


"Ahhh....Omhhh, emphh... sebentar lagi rencana kita akan berhasil arhh," ucap Tiara di sela sela ******* nikmatnya.


"Erghh, Kau benar sayang, sebentar lagi kita akan ahhh, mendapatkan sua harta pria yang sudah kau buat tergila-gila itu," balas tuan Jae Sung yang sedang menikmati keranuman tubuh seksi Tiara.


"Dia terlalu gila Om, sampai sampai dia dibutakan oleh cinta, tak ada yang namanya cinta di dunia ini, dia terlalu naif hahahha," tawanya.


"Kau benar benar hebat sayang, kau berhasil membuat pria itu bertekuk lutut di bawah kakimu, emphh apa yang akan dia lakukan saat tau kalau tubuh ini sudah menjadi milikku," ucap tuan Jae Sung yang sedang asik melahap kedua benda menggantung di tubuh depan gadis itu.


Mereka sama sama polos tanpa sehelai benang pun di dalam kamar itu.


"Ck...dia itu dik munafik Om, dia hanya berani menciumku tapi tak berani bermain seperti ini, dia tidak bisa memuaskan aku om," ucap Tiara yang semakin liar.


"Kalau begitu kita akan lakukan setiap hari sayang, Aku akan mendukungmu sampai kita benar-benar menguasai harta keluarga itu!" Ucap Jae Sung.


"Ya, tapi bagaimana caranya?" Tanya Tiara


"Kita bunuh mereka saat menjelang hari pernikahan kalian, dengan demikian semua harta keluarga Park akan dilimpahkan pada kita!" Ucap Jae Sung.


"Apa itu tidak terlalu beresiko sayang?" Tanya Tiara .


"Tidak, kau tenang saja, aku yang akan mengatur semuanya, kau cukup memainkan peran sebagai calon istri yang baik," ucap Jae Sung.


" Emmmhhh, baiklah kalau begitu puaskan aku sayang," goda Tiara..


Mereka pun melanjutkan aksi terkutuk mereka di dalam kamar itu.


Alex mengeraskan rahangnya saat mendengar pembicaraan mereka, bodohnya dia tidak merekam semua ucapan mereka karena terlalu serius mendengarkan semua rencana licik kedua orang itu.


Setelah dari hotel, Alex melajukan mobilnya dengan pesat menuju J.B group, dalam pikirannya saat ini dia harus memberitahukan semua pada Gama.


Dia tidak mau tuan sekaligus sobatnya itu terjerumus dalan ikatan perempuan setan itu.


Alex dengan setengah berlari menghampiri Gama dalam ruangannya.


Alex tidak ingin bertindak gegabah, ia akan mencoba bicara pelan pelan pada pria itu, karena emosi Gama sangat tidak stabil entah apa yang membuatnya seperti itu.


"Ahh kau sudah tiba bro, kemarilah coba lihat ini!" Ucap Gama tepat pada saat Alex masuk ke dalam ruangan itu.


"Ada apa!" Tanya Alex.


"Bagaimana menurut mu cincin ini! Apa akan Cocok di pakai Tiara?" Tanya Gama dengan senyum sumringah di wajahnya, dia sedang mempersiapkan pernikahan mereka.


Alex hanya tersenyum tipis .


"Apa kau benar-benar mencintai wanita itu?" Tanya Alex pada Gama.


"Ck...kenapa kau tanya hal seperti itu Lex bukankah sudah jelas kami saling mencintai?" Ucap Gama dengan nada marah.


Tempramen pria itu memang benar benar buruk dulu, belum apa apa dia sudah marah marah sehingga akan sangat sulit menjelaskan sesuatu padanya.


"Fuuhhh, apa kau tau bagaimana sifat asli Tiara Gam? Dia punya kekasih lain, apa kau tidak curiga padanya!" Kesal Alex.


Brakkk


Gama menggebrak meja dengan kuat, Alex yang sudah terbiasa dengan hal seperti ini tidak lagi terkejut.


"Jangan mengatakan hal yang tidak tidak tentang calon istriku Alex!!!" Bentak Gama marah. Benar saja belum Alex menjelaskan, pria bodoh itu sudah marah marah.


"Tapi ini fakta Gama!" Kesal Alex.


"Buktikan!" Ucap Gama.


"A..aku belum sempat mengambil bukti tapi kau benar-benar harus mencari tau tentang dia Gama!" Ucap Alex.


"Aku tidak percaya padamu, Tiara itu gadis baik-baik, dia gadis baik dan tulus mencintaiku dan aku pun sangat mencintainya!" Tegas Gama.


"Itu bukan cinta Gama, itu hanya obsesi mu yang berlebihan!" Alex benar benar tidak habis pikir dengan pria itu.

__ADS_1


"Cihhh ...sana kau, aku tak mau melihatmu!" Kesal Gama sambil mengusir Gama.


"Arhhh, aku sudah memperingatkan dirimu!!" Tegas Alex pergi meninggalkan Gama di ruangan itu.


Blam


Pintu di tutup dengan keras.


Gama mengeraskan rahangnya, dia tidak percaya dengan ucapan Alex karena hati dan pikirannya sudah dipenuhi oleh obsesi pada Tiara, gadis yang tampak sopan, baik, tulus, lembut dan terhormat di matanya, padahal itu semua hanya topeng.


Hari itu adalah hari terakhir Alex menginjakkan kakinya di J.B grup ia tau kalau tuannya itu keras kepala maka dari itu ia menyusun rencana seolah-olah dirinya dan Tiara berselingkuh untuk membuka mata pria itu.


Alex mengorbankan dirinya untuk melindungi keluarga Park. Alex dengan sengaja menggoda Tiara agar gadis itu bisa dia kendalikan dan ternyata berhasil. Tiara berpaling pada Alex dan membongkar semua rencana mereka.


Saat keluarga Park berlibur ke Bali, mereka pergi tanpa Tiara yang beralasan tidak bisa ikut karena ada urusan dengan keluarganya perihal pernikahan.


Dalam perjalanan Alex terus mengikuti mereka, sementara Tiara sudah dia amankan di satu rumah terpencil. Dia tau kalau hari ini tuan Jae Sung akan membunuh keluarga besar Park.


Namun naas Alex kecolongan hingga terjadi kecelakaan yang benar-benar tidak dia inginkan terjadi.


Sebuah truk besar menghantam mobil milik keluarga Park. Mobil itu benar-benar hancur dan menghantam pembatas jalan yang membatasi mereka dengan jurang yang cukup terjal.


Mobil itu berguling ke bawah hingga meledak.


Alex langsung membawa anak buahnya menyelamatkan keluarga Park, namun naas tuan besar Park, Nyonya Park dan Anna dinyatakan meninggal pada waktu itu.


Jenazah mereka berserakan karena ledakan itu sehingga sangat sulit mengidentifikasi. Oleh karena pihak penyidik berpikir bahwa Anna, tuan Park dan Nyonya Park meninggal disana.


Padahal jenazah yang mereka anggap Anna bukanlah milik gadis kecil itu. Jenazah itu milik orang asing yang meninggal disana.


Gama berhasil dibawa Alex ke pinggir jalan, tubuhnya bersimbah darah waktu itu, Alex langsung melarikan diri saat polisi datang ke tempat kejadian.


Hati pria itu benat benar hancur berantakan saat melihat keluarga Park dibunuh dengan cara keji. Alex meninggalkan lokasi itu setelah memastikan Gama ditangani oleh pihak berwajib.


Saat Gama di rumah sakit, Alex dengan sengaja membawa Tiara ke ruangan dimana Gama dirawat, setidaknya pria itu bisa mendengar kalau wanita ular yang selama ini dicintainya hanya wanita munafik.


Alex tak bisa membuktikan apa-apa karena Gama benar-benar keras kepala. Dalam kondisi hancur hati, dia mengorbankan dirinya untuk mendekati wanita j4lang itu agar sahabatnya tidak jatuh untuk kedua kalinya.


Saat akan mengusut kasus itu, ternyata tuan Jae Sung merilis pernyataan bahwa kecelakaan itu terjadi murni karena kecelakaan.


Alex tak bisa berbuat apa-apa, Gama sudah membencinya, setelah kecelakaan itu Alex dengan sengaja bertindak seolah-olah dia dan Tiara memang bermain api di belakang pria itu.


Padahal nyatanya Alexlah yang melindungi Gama selama setahun terakhir ini dari tuan Jae Sung dengan cara mengancam pria itu dengan foto foto mesumnya dan membuatnya sibuk dengan berbagai teror.


Tiara sendiri disekap di Finlandia di rumah pribadi Alex. Alex tau kalau Gama mengawasi nya, oleh karena itu dia selalu bergerak dengan hati-hati.


Jujur saja dia terlalu takut untuk bertemu lagi dengan Gama. Ketakutannya membuatnya menjadi bodoh dan tak berdaya dan hanya bisa mengawasi Gama dari jauh.


Bahkan saat mendapat kabar bahwa Anna masih hidup dia sangat bahagia. Anak buah Alex lah yang selalu mengikuti Luna dan Anna kemanapun mereka pergi


Bahkan di sekolah Anna, Alex sudah mengatur beberapa guru yang ditugaskan menjaga gadis itu.


Kembali ke masa saat ini, Alex benar benar kacau hari ini. Ia benar-benar merindukan sahabatnya itu. Alex memang tidak dekat dengan sahabat sahabat Gama, dia persis seperti Mark yang cenderung kaku dalam pertemanan.


Tapi Alex bersyukur saat mengetahui sahabat sahabat Gama benar benar mendukung pria itu.


.


.


.


kepanjangan ya?


nikmati aja hehehe, mohon beri dukungan buat author receh ini ya 😊😊


Terimakasih buat yang udah setiap ngikutin author i lope you 😉😉😉

__ADS_1


__ADS_2