Terikat Skandal Dengan CEO Lumpuh

Terikat Skandal Dengan CEO Lumpuh
S2 B& C ( Jerry)


__ADS_3

"Aku tak menyangka kalau dia adalah mantan tunangan pria berengsek itu!" Ucap Bima.


"Sama kak aku juga tidak menyangka, tapi kehidupan nya menyedihkan karena pria itu," ucap Luna sambil menunjukkan data data yang di dapatnya.


"Apalagi dia mendapat cacian dan perlakuan tak baik dari calon mertuanya akibat ulah pria itu," tambah Alex.


Sementara itu, Celine pergi keluar dari ruangan itu sambil mengepalkan kedua tangannya, dia benar benar kesal saat mendengar suara Jerry tadi.


Celine berjalan menuju teras Cafenya dimana Jerry tengah berusaha masuk namun di tahan oleh pegawainya.


"Apa yang kau lakukan disini hah!" Kesal Celine, tatapan matanya begitu dingin, dia menatap Jerry dengan tatapan kebencian, dia benar benar membenci pria itu.


"Celine, aku mohon aku hanya ingin bicara denganmu, aku.... Aku benar benar menyesali semuanya, aku masih mencintaimu, kumohon kembalilah padaku, aku mencintaimu!" Ucap Jerry memohon mohon di hadapan Celine, dia berusaha memegang tangan Celine namun di tepis oleh wanita itu.


Celine memasang wajah dingin, dia menyuruh pegawainya pergi dari sana dan langsung saja mereka menurut.


"Aku tidak suka memakai barang bekas, jadi pergi dan kembali ke habitatmu dasar manusia sampah! " Senggak Celine.


Mendengar nada dingin dan amarah dari Celine membuat Jerry benar benar terkejut dengan perubahan besar pada wanita itu, Celine yang dikenalnya dulu adalah wanita yang ceria dan periang, dia selalu berkata lembut dan menjaga attitude nya di hadapan publik.


Tetapi yang dihadapan Jerry bukan lagi wanita yang sama dengan Celine enam tahun lalu. Dia adalah wanita yang garang dan pemberani bahkan tatapan matanya begitu dingin.


"Celine kau banyak berubah tapi tak masalah aku tetap mencintaimu, aku sadar aku salah waktu itu, aku dijebak oleh wanita ular itu!" Ucap Jerry sambil berlutut di depan Celine berusaha mencari hati gadis itu.


Celine menatap datar pada Jerry,dia melemparkan tatapan sinis pada pria munafik itu.


"Cih cinta? Menjijikkan, pergi kau dari sini!" Umpat Celine sambil berjalan meninggalkan pria itu.


Belum sempat dia masuk, Jerry menahan tangannya dan memaksa wanita itu.


"Celine dengarkan aku, hanya aku yang pantas untuk mu, cintaku masih sama, kembali lah padaku! " Ucap Jerry dengan sedikit membentak, dia mencengkram tangan Celine dengan kuat membuat wanita itu meringis kesakitan.


"Sial lepaskan aku!!!" Teriak Celine marah.


"Tidak sebelum kau menerimaku, kita akan menikah hari ini dan kau akan menjadi mulikku!!" Ucap Jerry sambil menarik paksa tangan Celine.


"Dasar pria gila, lepaskan aku!! " Teriak Celine, keributan di depan Cafe tak terhindarkan, para pengunjung menatap mereka namun tak berani ikit campur.


"Bu Celiinn!!" Panggil Adit yang melihat atasannya di tarik paksa.


"Jangan mendekat atau ku lukai wanita ini!" Ucap Jerry sambil mencekik leher Celine hingga membuat wajah gadis itu memerah, mereka berada di halaman cafe saat ini.


"uhukk.. lepaskan aku pria gila!!!" rintih Celine sambil memukul lengan Jerry.

__ADS_1


Tiba tiba seseorang memukul tengkuk Jerry dari belakang membuat pria itu ambruk dan melepaskan cekikan nya.


Orang itu adalah Bima yang beberapa saat lalu tiba tiba merasa tidak tenang saat melihat Celine keluar, apalagi dia tau Jerry adalah orang yang sangat kasar di masa lalu.


Dengan cepat Bima membantu Celine bangkit berdiri, dia menendang tangan Jerry yang mencekik leher Celine tadi.


"Berdirilah," ucap Bima, tatapan Matanya begitu dingin, dia membantu Celine berdiri.


"Terimakasih," ucap Celine, tatapan matanya sama dinginnya dengan Bima sungguh menyeramkan melihat kedua orang ini berdiri seperti itu.


Bima membersihkan debu yang menempel di pakaian Celine, kemudian menatap Jerry yang berusaha bangkit berdiri sambil mengusap tengkuknya, tangan Bima menggenggam tangan Celine dengan erat.


"Apa kau selalu hidup seperti ini Jerry!" Ucap Bima, mendengar suara Bima membuat Jerry terbelalak, dia melihat Bima berdiri di depannya sambil memegang tangan Celine.


"Bima," ucapnya tak percaya.


"Cihh ternyata kau masih ingat denganku?" Ucap Bima sambil melemparkan tatapan menusuk.


"Ck... Sial, mau apa kau hah, aku ingin bicara dengan kekasih ku, lepaskan dia biarkan kami bicara!" Ucap Jerry.


Mendengar itu Bim tertawa terbahak-bahak,


"Hahahhahaha, kekasih? Hahahahahah naif sekali kau bangsat!" Ucap Bima.


" Apa urusanmu hah, kau bukan siapa siapa disini!" Ucap Jerry.


"Celine kumohon bicaralah denganku, aku aku tidak akan kasar jika kau menuruti keinginanku!" Ucap Jerry masih ngoto ingin berbicara dengan Celine.


"Kau bukan siapa siapa, buat apa aku bicara denganmu," ucap Celine kesal.


"Ayo sayang kita pergi dari sini, aku malas melihat manusia munafik itu!" Ucap Celine sambil menarik narik baju Bima di belakang agar pria itu mengikuti permainannya.


Bima cukup terkejut dengan ucapan Celine, dia bahkan sampai menatap wanita itu, melihat Celine menunduk dan jari tangan menarik narik kemejanya, Bima paham dengan maksud gadis itu.


Bima menarik Celine dan merangkul tubuh gadis itu agar terlihat mesra di hadapan Jerry.


"Baiklah sayang, ayo kita pergi anak anak sudah menunggu," ucap Bima.


"Tunggu apa.. apa ini? Apa hubungan kalian?" Ucap Jerry terkejut.


"Dia istriku (Dia suamiku)" ucap mereka bersamaan, mereka saja terkejut bisa mengatakan hal yang sama. Mendengar itu Jerry terperangah tak percaya kalau wanita yang dicintainya ternyata sudah menikah.


"Tidak... Tidak mungkin, itu hanya akal akalan kalian!" Ucap Jerry.

__ADS_1


Namun tiba tiba suara anak kecil semakin membuatnya terkejut untuk tidak sampai serangan jantung.


"Daddy, Mommy!!!" Teriak Si kembar sambil berlari menghampiri mereka sementara itu di sisi lain, Luna dan yang lain mengawasi mereka.


Bima dan Celine terkejut, ternyata drama mereka semakin berkembang menjadi lebih besar lagi.


"Astaga anak anak ini benar benar membantu," batin Celine.


"Mereka ternyata padai Akting, tak percuma aku mengajarinya setiap hari hahah" batin Bima.


Keduanya menoleh dan menyambut anak kembar itu sambil merentangkan Kedua tangan mereka.


"Sepertinya cara ini akan berhasil menjauhkan bajingan ini!" Pikir Celine.


"Kenapa kalian keluar sayang, Daddy dan Mom cuma sebentar saja," ucap Celine memainkan perannya dengan baik.


"Dia hebat juga," batin Bima.


"Mereka siapa!!" Ucap Jerry semakin terkejut.


"Om yang siapa? Gak bisa lihat ya kalau kita anak Mom dan Dad, ihhk dasar Om om bau, ayo Mom, Dad kita pelgi" ucap Christan memberikan tatapan tidak suka pada Jerry.


"Ayo kita pelgi, nanti dedek bayi di pelut Mom cakit kalena om jelek dan bau itu, " celetuk Christo yang malah membuat kedua orang itu terbelalak kaget namun berusaha bersikap senormal mungkin.


"ihhh om ini benal benal jelek, ayo Mom, Dad nanti Mom muntah muntah lagi," ucap Christan.


"Ka... Kamu ahhhh tiiiidaaakkkkkk!!!" Teriak Jerry dengan wajah sedih saat melihat dan mendengar langsung percakapan mereka yang bisa dipastikan kalau mereka adalah sbeuah keluarga kecil dan Celine sedang hamil saat ini.


Sementara itu Aiden, Mikha, Alex Gama dan Luna cekikikan melihat akting si kembar yang sangat mumpuni, Baby Aurel yang digendong Gama juga ikut cekikikan, dia ingin nimbrung dengan si kembar tadi, tetapi Aiden melarangnya.


"Hahahah mereka benar benar totalitas hari ini, aku salut dengan si kembar hahahah," kekeh Aiden.


"husshh sayang pelankan suaramu," ucap Mikha.


"Heheh tapi lucu sayang," ucap Aiden.


.


.


.


like, vote dan komen, 😉😉😉

__ADS_1


Cieee sefrekuensi nieee


__ADS_2