
Ken dan Mark memeluk pasangan mereka masing-masing sambil tersenyum lembut, sungguh mereka mencuri seluruh perhatian saat ini.
"Karena acara inti sudah dilakukan, maka berikutnya kita lanjutkan ke acara J.B grup!!" Ucap Farenheit.
Tiba-tiba pintu Ballroom di buka, tampak deretan pengawal berbaris menyambut kedatangan orang penting dalam acara ini.
Seluruh mata undangan tertuju ke arah pintu itu, puluhan pengawal berbaju hitam berbaris menyambut kedatangan pasangan fenomenal yang akan menjadi pusat perhatian malam ini.
"Mari kita sambut tuan Gamaliel Park dan Nyonya Nana Evelyn Park atau Luna Christina !" Ucap Ferdi dan Anna.
Mereka semua menatap kearah pintu itu menantikan Gama dan Luna masuk ke dalam ruangan itu.
Namun yang dinantikan tidak juga masuk, hanya ada pertengkaran kecil yang terdengar oleh seluruh tamu undangan.
"Sayang tutup itu lengannya, kamu kedinginan nanti," terdengar suara Gama yang memelas pada Luna.
"Ihhkk kamu kolot ahhh, ya kali pakai gaun cantik begini pake acara tutup Lengan, gimana sih, jelek tau sayang," gerutu Luna.
"Nanti kamu masuk angin!!" Ucap Gama Lagi.
"Pokoknya gak mau, aku cantik kalau begini, jangan ditutup pakai jas kamu dong kan jadi aneh, " gerutu Luna sambil memasang wajah kesal.
"Sayang please pake ya jas aku, kamu sakit nanti," ucap Gama lagi sambil mencoba memasang jasnya ke tubuh Luna.
Mereka terus berdebat sampai masuk ke dalam ruangan itu, dan seluruh mata tertuju pada mereka berdua namun masih juga tak dihiraukan.
"Nggak mau pokoknya gak mau ahhh, jelek tau," tolak Luna sambil memasang wajah kesal.
"Nanti Baby nya sakit, kamu juga bisa sakit, disini dingin, ACnya hidup semua," ucap Gama lagi memasang wajah memelas.
"Ck... Ini keinginan baby kita sayang, jadi jangan bawel ya," ucap Luna sambil mengelus perutnya.
"Tapi ..."
" Kamu gak mau nurutin apa mau baby? Hiks hiks hiks, anak anak Mama, maafin papa kalian ya dia gak peka, padahal kita mau begini aja kan hiks hiks hiks" ucap Luna memulai akting menangisnya.
"Hadehhh drama lagi" batin keluarganya melihat mereka berdua.
__ADS_1
Tentu saja mendengar itu hati Gama tak kuat apalagi kalau melihat wajah Luna tampak sedih dan menggunakan bayi mereka sebagai alasan agar Luna bisa melakukan keinginannya.
"Ck...ahhh... Ya sudah gak apa apa, ck... Jangan nangis, anak anak maafin Papa, jangan sedih ya," ucap Gama sambil mengusap perut istrinya.
"Pfftttthhh hahahhahaha.... hahahahhahahahahahahaha" ruangan itu kini dipenuhi dengan gelak tawa dari para tamu undangan yang menyaksikan drama Ibu hamil dan suaminya yang begitu tidak berdaya menghadapi permintaan sang istri.
"Eh, sayang," Luna merasa malu karena di tertawakan seluruh undangan pesta, dia bersembunyi di balik lengan kekar suaminya sambil mengintip seperti anak kucing di balik sana.
"Hahahahah, sungguh sebuah drama yang menghibur," ucap Ferdi sambil tertawa.
"Ha... Halo semuanya!!" Sapa Luna dengan wajah malu malu, dia masih bersembunyi di belakang suaminya.
Gama sendiri dibuat kewalahan dengan sifat tengil yang tidak akan bisa hilang dari istrinya itu, apalagi kalau sampai Aiden dan Alex bergabung, bisa jadi acara malam ini berubah menjadi acara stand up komedi oleh pemilik pesta sendiri hadehhh...
"Halo nyonya Park" sapa mereka semua masih tertawa dengan tingkah wanita cantik itu.
Gama menarik lengan istrinya dengan lembut, lalu merangkul Luna dengan hangat. Mereka berdua menjadi pusat perhatian saat ini.
Luna tampak sangat cantik dengan penampilan badasnya hari ini. Luna memakai gaun merah merona tanpa lengan dengan selendang tipis, gaun panjang yang menjuntai ke bawah dan di desain langsung oleh nyonya Maurer khusus untuk Luna.
Rambut birunya di ikat setengah dan dikuncir tinggi, wajahnya di beri make up yang sesuai dengan Ibu hamil yang sangat menginginkan tema Badas namun elegan itu.
Sampai sampai Gama harus berbohong mengatakan kalau set perhiasan berharga Milyaran itu hanya hadiah gratis saat membeli sepatu untuk Luna, sungguh Ibu hamil ini benar benar membuat kewalahan.
Seandainya dia tau harga perhiasan yang dipakainya, dia akan menjual benda itu dan memberikan uangnya pada anak anak panti dimana Mikha tinggal dulu.
Gama juga tampil dengan begitu elegan dnegan stelan jas formal berwarna merah maroon dengan corak corak hitam di pinggir bajunya, membuat dirinya sangat tampan dan mempesona malam ini.
"Selamat malam, terimakasih telah menghadiri acara yang sangat penting ini," ucap Gama yang masih setia merangkul istrinya.
"Malam ini secara resmi saya memperkenalkan istri tercinta saya, wanita cantik yang saya nikahi sekitar sepuluh bulan lalu, wanita cantik yang selalu mendukung dan menjaga saya dengan penuh kasih, dan tentu saja dengan mulut cerewet nya ini," ucap Gama sambil mencolek bibir istrinya membuat para undangan tergelak.
"Dia adalah Nana Evelyn Anderson Park atau Luna Christina Park istri sah saya dan pendamping hidup saya hingga akhir hayat, kini dia sedang mengandung anak anak kami calon penerus J.B Grup," ucap Gama mengumumkan status istrinya ke hadapan publik.
Semuanya ikut bahagia dengan pernyataan resmi Gama ke hadap pubik mengenai istrinya yang sedang mengandung itu.
"Dan malam ini saya ingin mengucap selamat kepada kakak ipar saya, Kenzo David Anderson dan Rose David atas pernikahan kalian semoga Tuhan memberkati," ucap Gama yang dibalas anggukan oleh Ken dan Rose.
__ADS_1
"Dan untuk asisten saya yang mendampingi keluarga Park selama bertahun-tahun, Mark Lee, selamat atas pernikahanmu Mark, aku menganggapmu sebagai adik, sebagai saudaraku, terimakasih atas dedikasimu selama ini terhadap keluarga Park" ucap Gama sambil menatap Mark yang tersenyum di samping Andin.
"Dan bahagiakan lah adikku Andin, dia sudah kuanggap seperti adikku sendiri, jika kau sampai menyakiti nya..."
"Maka terima hukuman dariku!" Celetuk Luna yang langsung menyambung perkataan suaminya yang malah mengundang gelak tawa di seluruh ruangan itu.
"Hmm sesuai apa kata istriku ini, kau akan merasakan hukumannya!" Gama mempertegas ucapannya.
" Dan hari ini kau resmi di pecat menjadi asistenku!" Ucap Gama yang malah membuat mereka semua tercengang.
"Loh kok gitu sayang? Kenapa dipecat? Emang kak Mark salah apa? Kamu ini ada ada aja," Luna mulai menggerutu.
"Husshh diam dulu" ucap Gama menatap istri yang sangat cerewet itu.
"Tapi kan kenapa di pecat, nanti Andin makan apa kalau kamu pecat kak Mark kamu kok gitu, kenapa em..."
Cup
Satu kecupan mendarat di bibir mungil Luna yang sontak membuat wanita itu diam membeku dengan wajah merona. Lain halnya dengan para penonton, mereka malah baper dengan kemesraan pasangan itu.
"Diam ya sayang dengar aku dulu," ucap Gama.
"Jadi, Mark kau resmi menjadi pemilik Grup Aritmaja dan sudah dialihkan tertulis sejak tanggal kemarin, dengan ini masa pekerjaan mu menjadi asistenku sudah berakhir, bangunlah perusahaanmu sendiri aku tau kau orang yang hebat!" Ucap Gama yang membuat mereka tercengang, bagaimana tidak Aritmaja grup adalah salah satu perusahaan industri tekstil terbesar di negeri ini dan berada dibawah naungan J.B grup yang selama ini dikelola oleh Mark atas perintah Gama.
Siapa sangka, justru Gama malah memberikan perusahaan itu pada asistennya.
"Tapi ini.. ini terlalu besar Gama, aku tak enak menerima hal seperti ini, " ucap Mark yang memang merasa segan dengan pemberian Gama.
Gama tersenyum.
"Cihhh aku melakukan ini karena Andin adikku butuh makan, kalau kau tidak mau maka ceraikan Andin sekarang aku tak mau dia mati kelaparan karena suaminya tidak tau mencari uang!" Ucap Gama yang malah membuat mereka tertawa terbahak-bahak.
.
.
.
__ADS_1
like, vote dan komen 😉😉😊😊