Terikat Skandal Dengan CEO Lumpuh

Terikat Skandal Dengan CEO Lumpuh
S2 B&C (CelCaf)


__ADS_3

Celine berjalan dengan senyuman puas setelah berhasil mempermalukan Sarah di depan umum, apa pun akan dia lakukan untuk membuat wanita itu malu.


Beberapa menit yang lalu dia tengah memperhatikan si kembar, dia fokus pada kedua anak yang telah berdiri di posisi mereka masing-masing dengan seutas tali di tangan mereka.


Hingga saat Sarah terjatuh, dengan sigap Celine berlari ke arah mereka karena dia hapal betul dengan sikap kasar wanita yang bahkan tidak segan segan memukul anak anak jika berani mengganggu dirinya.


Celine sangat membenci Sarah karena wanita itu merebut tunangannya, tepat di hari pernikahannya dengan sang mantan kekasih dia dikhianati dan ditinggal di pesta itu sendirian menanggung malu di hadapan keluarga dan calon mertuanya.


Pria bernama Jerry teman baik Bima namun tak sedekat hubungan Bima dengan sahabat sahabat nya saat ini, mengkhianati Bima dengan membawa lari kekasih Bima dan malah menikahi Sarah.


Saat itu Bima tidak menunjukkan kalau dirinya memiliki banyak aset sehingga tampaklah Jerry lebih mapan dan hebat dibandingkan dengan dirinya, inilah yang membuat Sarah meninggalkan Bima dan merayu Jerry yang saat itu sudah bertunangan dengan Celine.


Bayangkan saja betapa menyedihkannya kehidupan dan kisah cinta Celine dan Bima pada waktu itu, Celine ditinggal di hari pernikahan nya dengan secarik kertas berisi :


"Maaf aku mencintai wanita lain, kami akan menikah hari ini, aku tidak mencintaimu lagi," begitulah isi pesan Jerry pada Celine waktu itu.


Hancur,sedih dan malu semuanya dirasakan gadis itu, dia sangat mencintai Jerry bahkan segalanya akan dia lakukan untuk pria itu, namun hasilnya dia malah dikhianati oleh pria yang sangat dicintainya.


Sama halnya dengan Bima, dia dikhianati oleh Sarah, gadis yang mengajarkan nya tentang cinta untuk pertama kali, mereka telah berpacaran selama hampir tiga tahun namun semuanya kandas saat Sarah berkenalan dengan Jerry teman sepergaulan Bima kala itu.


Dia ditikung temannya sendiri, dikhianati Cinta pertamanya membuat dirinya menjadi pribadi yang dingin dan datar, apalagi mendapatkan pengkhianatan sampai beberapa kali membuat Bima benar benar menutup rapat hatinya.


Celine sendiri benar benar berubah menjadi seorang gadis yang berbeda, jika dia dahulu berusaha sekeras mungkin menjaga Dirinya agar tetap cantik, anggun dan elegan di hadapan orang orang dengan menjaga citra perempuan lembut, sejak pengkhianatan mantan kekasihnya yang menyebabkan keluarganya dihina oleh keluarga calon mertuanya menjadikan gadis itu persis seperti Bima, gadis yang benar benar dingin dan tidak takut dengan apa pun.


Celine gadis berusia 29 tahun adalah seorang pebisnis muda yang berpotensi menjadi orang besar, dia memiliki sebuah restoran yang dikelola oleh adiknya di kota Medan dan memiliki beberapa bangunan yang disewakan sebagai tempat kos di Jakarta.


Celine anak pertama dari dua bersaudara, dia memiliki seorang adik laki laki yang sudah menikah dan tinggal bersama sang Ibu di kota Medan.


Ayahnya sudah meninggal saat dia berumur 20 tahun karena sakit. Biasanya dia akan tinggal di cafe miliknya jika sedang senggang dan memilih menikmati waktu sendirian dengan berbagai kegiatan yang menurutnya menyenangkan.


Celine tengah berjalan keluar dari dalam Mall dia kini sudah berada di parkiran di dekat sepeda motornya, tiba tiba tangan seseorang menariknya dengan paksa dan menyandarkan tubuhnya di dinding pilar penyangga gedung itu.


"Sial, apa yang kau lakukan bajingaaaannnnnn!!!" Teriak Celine marah, tampak kilatan amarah di sorot mata gadis itu menatap lawan yang mendesaknya ke dinding.


"Celine, apa kau tidak bisa berbicara denganku sebentar saja, aku ingin menjelaskan semuanya padamu," ucap seorang pria yang tak lain adalah Jerry.


Celine mengepalkan tangannya dan...

__ADS_1


Plaakkk


"Tak ada yang perlu dijelaskan, semuanya sudah benar benar jelas bangsat!!" Ucap Celine setelah melayangkan sebuah tamparan keras di wajah Jerry.


"******" umpat Jerry, dia menahan tangan gadis itu dan mencengkramnya dengan erat.


"Lepaskan!!!" Teriak Celine hingga membuat beberapa pengunjung Mall menatap mereka.


"Tidak akan ku lepas, kau harus ikut denganku!!" Ucap Jerry menarik tangan gadis itu.


"Arghhh... Tooooloooooongggg, aku diculiiilkk" teriak Celine yang langsung mengundang perhatian orang-orang dan menatap mereka.


Sontak Jerry melepaskan tangan Celine, saat itu juga Celine menendang tulang kering pria itu.


Krakkk


Bughh


Satu pukulan lagi dia hujamkan di perut pria itu, dan secepat kilat Celine kabur dengan sepeda motornya meninggalkan pria itu kesakitan disana.


"Celine!!!" Panggil Jerry namun tak dihiraukan olehnya..


Bima menenggak minumannya sampai habis dan....


Prakkk... Klotang .... Klotang


Dia melemparkan kaleng minumannya ke kepala Jerry lalu berjalan dengan santai seolah tidak terjadi apa-apa barusan.


"Aghhkkkk.... Sial siapa itu!!!!" Pekik Jerry sambil mengusap kepalanya yang terkena pukulan keras dari kaleng minuman Bima


"Sial, akan kupastikan kau kembali kepadaku Celine, aku hanya mencintaimu, aku sudah sukses Sekarang, aku akan merebut hatimu lagi, hanya kamu yang pantas mendampingi ku!!" Ucap Jerry.


"Cihh pantas? Kau pantasnya di tempat sampah bangsat!" Gumam Bima yang mendengar ucapan pria itu sebab mobil Luna parkir di dekat Jerry.


Brummmm... Brummm


Sepeda motor Celine melenggang di jalanan Ibu kota, dia membawa kekesalannya dengan mengendarai motor sportnya.

__ADS_1


"Cih bajingan itu berusaha mendekati ku lagi setelah bosan dengan j4langnya, memuakkan!" Umpat Celine, dia mengendari motor nya menuju Cafe miliknya.


Setelah memarkir motornya, Celine masuk ke dalam Cafe bernama CelCaf itu dan disambut oleh pegawainya, dia terkenal sebagai bos yang dingin dan jutek namun perhatiannya pada orang orang yang dipercayai nya sungguh besar.


"Dari mana bos? Tumben sesiang ini baru ke Cafe?" Tanya manager Cafenya.


"Dari mall Dit, nih buat kamu!" Ucap Celine sambil melemparkan sebuah paper bag yang dibawanya dari Mall tadi lalu melenggang masuk menuju ruangannya di Cafe itu.


"Wah sepatu," ucap Adit sambil melirik sepatunya yang sudah mulai usang.


"Terimakasih banyak Bos!" Ucap Adit membungkuk hormat dengan mata berkaca-kaca, Celine membalasnya dengan jari jempolnya yang terangkat.


Bukannya Adit tidak bisa membeli sepatu, namun seluruh gajinya dia gunakan untuk pengobatan adiknya sehingga dia harus berhemat untuk biaya hidupnya.


"Wah Bos sangat baik ya," bisik salah satu pelayan.


"Ya dia memang dingin tetapi Bos kita adalah yang terbaik, sudah ayo bekerja!" Ucap pelayan yang lain.


Celine masuk ke dalam ruangannya, dia membuka jaketnya dan meletakkannya di atas kursi.


Brukk


Celine menghempaskan tubuhnya di atas sofa, dia memikirkan kejadian tadi.


"Sial, kenapa kau harus datang, ck.... Aku benar benar akan menghancurkan kalian dengan cara apa pun!" Geram Celine sambil menggertakkan giginya.


Lama dia termenung, dia perlahan terlelap dengan pikirannya.


Sementara itu di sebuah apartemen sederhana, tampak Sarah duduk manis di tengah ruangannya sambil memainkan ponselnya.


Tiba tiba seseorang datang dan menyambar ponselnya.


"Apa yang kau lakukan!!!!" Pekik Sarah saat melihat Jerry pria yang masih berstatus suaminya masuk ke dalam apartemen dan merampas ponselnya dnegan tatapan marah dan kesal.


.


.

__ADS_1


.


Like, vote dan komen 😉😉😊😉


__ADS_2