
Gama menarik Luna dalam pelukannya, dia tau ucapan Luna hanya alasannya saja, dia tau kalau Luna benar benar sakit hati saat ini.
Hati anak mana yang tak hancur saat ayahnya sampai akhir hayatnya tidak mengakui segala kesalahannya.
Tuan Anderson sangat membenci kehadiran Ken dan Luna di dalam hidup karena puluhan tahun lalu dia anak yang dipaksa menikah dengan Nadia, Ibu kandung Ken dan Luna.
Dia dipaksakan menikah oleh orangtuanya sendiri dengan tujuan agar bisa meraup semua harta warisan keluarga Farenheit yang diberikan orangtua alias kakek nenek Ken dan Luna pada Ibunya.
Setelah menikahi Ibu mereka, Kehidupan awal pernikahan mereka bisa dibilang cukup bahagia jika orang lain melihat hingga dia memiliki dua anak dengan Nadia, tentu dia tidur dengan Nadia bukan karena cinta, sebab dia sangat membenci Nadia yang menurutnya pura pura baik dan sok polos.
Baginya Nadia hanya sebagai pelampiasan hasratnya. Hingga saat sebelum Luna ada mungkin saat itu usia Ken baru lima tahun, dia bertemu dengan Gisel istri yang sangat dicintainya.
Sejak saat itu mereka menjalin hubungan, apalagi Gisel sangat pintar menggodanya dan bahkan bermain liar dengannya sampai dia hamil dan mengandung Laura.
selama sembilan tahun dia menutupi perselingkuhannya dengan Gisel hingga saat dimana dia menceraikan Nadia dan membawa Gisel pulang ke rumah keluarga Anderson.
Saat itu dia telah berhasil meraup semua harta warisan milik Nadia dan mengalihkannya atas namanya sendiri. Dia dibuat tergila gila oleh Gisel yang sangat pintar bersilat lidah, bahkan dia menggunakan Laura sebagai alat untuk mengikat Anderson supaya tetap berada disisinya.
Setelah membawa Gisel ke rumah Anderson dia dengan tega menjual anaknya sendiri itu pun karena hasutan Gisel yang mengatakan kalau Ken dan Luna akan menjadi pembawa sial dan merusak keharmonisan keluarga mereka.
Penyebab Nadia meninggal juga diketahui jelas oleh Anderson, namun dia sudah benar benar dibutakan oleh cinta nya pada Gisel yang sangat cantik dan molek kala itu.
" Husshhh, sayang kuatkan dirimu ya, semua sudah berakhir, mereka sudah mendapatkan hukuman yang setimpal atas apa yang mereka lakukan, jangan lagi menangisi mereka," ucap Gama sambil memeluk istrinya dengan erat.
"Aku menangis karena kakiku hiks hiks hiks," kilah Luna.
"Ck... kau pikir aku tidak hapal dengan sifat mu hah? sudah kubilang kalau kamu sakit aku juga merasakannya, kalau kamu benar benar kesakitan karena kakimu aku juga punya feeling, tapi sekarang hatiku bilang bahwa hati ini sedang tidak baik baik saja, " ucap Gama sambil menunjuk dada Luna dan menatap matanya dengan dalam.
"Apa kau pikir kau bisa menipu suami tampanmu ini hah dasar tanya Tante kurang umur!" ledek Gama sambil mencabut hidung Luna.
"Hahahahah kau masih ingat panggilan itu om? hahahah," Luna terkekeh mendengar ucapan suaminya.
Gama tersenyum melihat istrinya kembali tersenyum seperti sedia kala.
"Nah kalau senyum begitu, Mama yang cantik ini akan semakin cantik, neomu yeppo, saranghanda aedeuli eomoni,(sangat cantik, aku mencintaimu ibu anak anakku)" ucap Gama dengan dua bahasa sekaligus.
"Hehehe, nado sarangheo aedeuli appa( aku juga mencintaimu ayah anak anakku)," balas Luna sambil ter manis.
__ADS_1
"Hohoho udah jago Hangeul sekarang ya sayang," ucap Gama sambil mencolek hidung istrinya.
*Hangeul \= bahasa Korea
"Hehehe kan suamiku orang Korea, istrinya juga harus paham dong bahasa suaminya," kekeh Luna.
"Hmmm... iya sayangku, jangan sedih sedih lagi ya sayang ya, " ucap Gama sambil mengecup kening istrinya.
"Terimakasih sudah ada untukku sayang, terimakasih sudah mau menerima gadis buntung ini menjadi istri mu bahkan memberikan kesempatan berharga ini untuk mengandung anak anak kita, aku sangat bersyukur," ucap Luna sambil menangis haru, dia mengusap perut buncitnya yang semakin membesar seiring bertambahnya usia kandungannya.
Gama tersenyum dia mengusap air mata Luna, dia mengusap perut istrinya dengan lembut meras pergerakan anak anaknya yang mereka belum ketahui jenis kelaminnya sebab mereka ingin kejutan saat lahiran nanti.
"Aku yang berterimakasih kepada mu sayang, kau sudah menyelamatkan nyawaku bahkan nyawa adikku, kami berhutang nyawa padamu, kamu sudah mau menerima seorang yang lumpuh yang bahkan tak bisa apa apa, tapi sekarang aku bisa bangkit karena ada wanita yang selalu mendukung dan mendoakan aku, dan dia adalah kamu sayang," ucap Gama .
"Terimakasih sudah hadir dalam hidupku, terimakasih banyak," ucap Gama sebelum akhirnya mereka saling mengecup satu dengan yang lain, menyalurkan rasa bahagia di dalam hati.
Dugg... duggg... dugg
"Awhhh... hahhaah anak anak juga mau dicium Papanya sayang hahahah," kekeh Luna saat merasakan tendangan bayinya yang cukup kuat membuat dirinya sedikit terkejut.
Gama tersenyum , di mengusap perut buncit istri nya, dia duduk di depan Luna lalu mengecup perut istrinya berkali kali dengan penuh kelembutan .
"Anak anak Papa jangan buat Mama sakit ya nak, jagain Ratu kita ini, dia wanita terhebat yang hadir dalam hidup kita, ingat dijagain ya sayang, Papa sayang kalian," ucap Gama sambil mengecup perut Luna sekali lagi.
dugg.. duggg.. dugg
"Hahahhaha anak anak Papa pinter banget sih, pasti turun dari siapa ya? " ucap Gama sambil menatap istrinya.
"Dari Papa dan Mamanya dong," balas Luna sambil tersenyum manis.
Gama tersenyum, dia menatap perut itu lagi.
"Hehehe bener sayang, dari Papa dan Mamanya, Papanya jago bisnis, Mamanya jago nge rap hahhaahhahah," kekeh Gama.
"Loh kok nge rap sayang?" ucap Luna dengan wajah di tekuk.
"Nge repet sayang ku hahhahahah," Jawab Gama sambil tertawa terbahak-bahak di depan istrinya.
__ADS_1
Puk
puk
puk
"Ck... ck.. ck.. Papa kalian ada ada aja ya kan nak? masa iya Mama dikatain jago nge repet sih, gak elit banget, " ucap Luna.
"Hahah iya loh sayang, coba kamu tanya sama mereka, bentar deh biar aku tanya," ucap Gama sambil meletakkan tangannya di perut istrinya.
"Sayang, Mama jago merepet, iya kan?" ucap Gama.
Dugg.. duggg.. duggg
"Pffftthhh hahahhahaha, tuh kan bener!" Gama tertawa terbahak-bahak di depan istrinya yang hanya bisa pasrah di kerjain suaminya sendiri.
"Hadehhh akan seperti apa nanti anak anak kita sayang, Papanya aneh, emaknya apalagi hahahahahahha," kekeh Luna yang ikut menertawakan diri mereka.
Gama menatap Luna di sela sela tawanya.
"Tertawalah dengan bahagia sayang, jangan pernah bersedih lagi, semuanya sudah selesai ,kita akan menjalani kehidupan baru yang lebih menyenangkan, setelah baby twins lahir , kita akan pergi kemanapun dan melakukan apa pun yang kamu mau, aku Gamaliel Park benar benar mencintaimu Luna Christina," batin Gama.
Sementara mereka asik bercanda di dalam kamar, para kakak Luna sedang menjalankan rencana mereka untuk membuat hiburan untuk Luna, apalagi Gama mengatakan kalau Luna mengidam melihat mereka menjadi badut.
Para perempuan memasang hiasan taman dan membuatnya sangat cantik penuh dengan warna, para pria mendekor meja, tempat barbekyu dan perapian agar mereka hangat, kemudian memasang layar lebar untuk memutar film keluarga.
"Ayo semuanya cepat dekor taman belakang kota akan buat kejutan pada Luna, dia pasti senang," teriak Alex yang sudah heboh sendiri padahal dia saja takut dengan badut, entah apa yang akan terjadi pada pria itu nanti.
Melihat Alex yang begitu Antusias, Bima dnegan jahilnya menelepon seseorang yang untuk ikut bergabung dengan acara kecil itu.
"Baiklah akan ku usahakan untuk datang," jawaban dari orang misterius yang diundang oleh Bima.
.
.
.
__ADS_1
Like, vote dan komen 😉😉😉
siapa nih???