Terikat Skandal Dengan CEO Lumpuh

Terikat Skandal Dengan CEO Lumpuh
S2 B&C (Gama marah)


__ADS_3

Melihat gambar Laura di layar kompurter membuat mereka semua benar benar terkejut dan tidak menyangka kalau Laura masih hidup


setelah kejadian empat tahun lalu.


Memang pada waktu itu, Laura dan Ibunya di


buang ke tengah hutan belantara dengan kondisi mengenaskan dimana kakinya


terpenggal.


Namun siapa sangka ternyata Laura selamat dan berhasil meloloskan diri dari hutan belantara itu setelah dia memakamkan Ibunya


yang meninggal karena kehabisan nyawa.


Laura ditolong oleh kelompok pemburu asal


luar negeri yang sedang berburu di dalam hutan belantara itu.


Sejak saat itu dia membangun hidupnya dan


berjuang untuk mengumpulkan uang. Namun dia benar benar berubah menjadi orang


yang sangat menyeramkan, Laura yang diselamatkan oleh pemburu itu justru


membunuh seluruh kelompok pemburu itu bahkan semua keluarga mereka dia


hancurkan.


Dengan berbekal racun untuk berburu, Laura mampu membunuh seluruh


keluarga kelompok mafia itu dengan memasukkan racun yang sangat mematikan ke


dalam makanan dan minuman mereka saat berburu ke tengah hutan di Amerika.


Menurut data yang didapatkan Luna, Laura


adalah buronan tingkat tinggi di Colorado Amerika Serikat, dia bahkan sudah


dicari kemana mana namun bagai hantu jejaknya tidak ditemukan sama sekali.


Waktu itu memang mereka membawa Laura yang terluka ke USA dan merawat Laura yang


tampaknya seperti gadis baik baik namun ternyata semua itu hanya akting untuk


mendapatkan apa yang dia inginkan.


Laura yang merampas seluruh harta pemburu itu mengumpulkan semua pundi pundi uangnya, baik itu menculik anak anak, menculik


hewan peliharaan yang bernilai ratusan juta, mencuri perhiasan dan banyak lagi


aksi kriminal yang dia lakukan.


Tujuan Laura Cuma satu yaitu membalaskan


kematian tuan Anderson dan Mamanya Gisel yang meregang nyawa akibat hukuman


yang diberikan oleh Gamaliel Park dan keluarganya. Dendam berujung pembalasan


itu sudah dia rancang selama bertahun tahun lamanya.


Laura melakukan operasi plastik di Korea


Selatan untuk mengubah identitasnya dan mengubah seluruh wajahnya menjadi orang


yang benar benar berbeda.


Dia sekarang memakai kaki palsu untuk menggantikan kaki yang dipotong oleh Gama waktu itu. Hingga saat dia kembali ke Indonesia


dengan segala dendam dan kebencian, dia dengan sangat percaya diri memasuki rumah


keluarga besar Park dengan menyamar sebagai seorang pelayan yang dia curi


identitasnya.


Selama dua minggu di rumah besar Park, Laura


mempelajari apa saja yang akan dia lakukan untuk memusnahkan keluarga itu. Dan


target pertamanya adalah ketiga anak bayi di dalam rumah itu.


Braaakkkkk

__ADS_1


Gama menggebrak meja dengan sangat kuat


membuat mereka terkejut bukan main, pria itu tampak benar benar marah saat ini


terlihat dari sorot matanya.


Bagiamana bisa manusia biadab seperti itu bahkan tidak bertobat setelah mendapatkan banyak hukuman.


“Beraninya dia mencoba mengganggu keluargaku,” geram Gama.


Luna segera menghampiri suaminya, dia tau


kalau Gama benar benar marah bercampur khawatir dan panik saat ini, apalagi


dari data data serta rekaman suara dan video yang mereka temukan, Laura benar


benar berniat menghabisi anak anak mereka.


“Sayang jangan marah seperti itu, tenangkan


dirimu, ada anak-anak disini,” ucap Luna dengan lembut sambil mengusap punggung


suaminya dan menggenggam tangan Gama.


“Sayang mana bisa aku tenang kalau kalian dalam bahaya, “ ucap Gama sambil menatap wajah istrinya dengan raut khawatir.


“Tenang sayang, kita akan menghancurkan wanita itu, tak ada yang boleh bermain main dengan keluarga Park apalagi jika mereka


sampai mengancam anak- anak,” ucap Luna sambil memeluk suaminya.


Si kembar yang bisa merasakan kekhawatiran


Papa mereka langsung menghampiri Gama dan Luna lalu menatap mereka dengan


tatapan khawatir.


“Mama, Papa jangan sedih, “ ucap Christan dan


Christo sambil memegang baju kedua orang tua mereka, Luna dan Gama melepas


pelukan mereka lalu menatap kedua putra mereka.


“Sayang, anak- anak papa,” ucap Gama sambil


yang mengancam keselamatan anak anak dan istrinya.


“Papa jangan takut, ada abang dan Clisto, Mama juga jangan khawatil, kami udah besal, kami pasti bisa jaga Mama dan Papa,


jangan sedih ya ,” ucap Christan.


“Iya Mama Papa tenang aja, Clsto akan bantu


mengusil olang jahat itu,’ celetuk Christo.


Luna dan gama tersenyum, kedua putranya yang pintar bahkan bisa dibilang bayi genius itu memang benar benar selalu bisa


menghibur mereka. Namun Gama kembali mengingat Laura dan segala rencana jahat


wanita itu, ia kemabli sedih dan khawatir.


“Ahhh..... jangan sampai mereka kenapa kenapa ya Tuhan, Istri dan anak anak ku adalah hidupku, jika sampai mereka terluka,


aku tak akan bisa hidup dengan normal,” batin gama sambil memeluk si kembar


sedangkan Luna mengusap punggung suaminya dari belakang.


“ lalu apa yang akan kita lakukan pada jerry


dan Sarah?” tanya Aiden yang juga sama khawatirnya dengan Gama.


Gama dan Luna duduk di atas sofa sambil


memangku si kembar.


“Kurasa biarkan Bima dan Celine yang menangani mereka terlebih dahulu, karena dalam kasus ini, keduanya adalah korban dari


pasangan bangsat itu,’ jelas Alex.


“ Ya Alex benar, biarkan Bima dan Celine


melakukannya terlebih dahulu, jika butuh bantuan disaat itulah kita beraksi,”

__ADS_1


ucap Gama.


“Ehh kak Alex, kak Vanya dimana? Kenapa gak


kumpul disini?” tanya Mikha yang sedari tadi tidak melihat Vanya disana padahal


jelas jelas mereka lihat kalau Vanya pulang dan ikut ke rumah itu.


Alex tertunduk lesu, sepertinya dia sedang mengalami masalah dengan Vanya.


“Kenapa kak?” tanya Luna.


“Hufftt.... kami bertengkar tadi na, “ ucap


Alex mendesah berat.


“Apa ini masih tentang masalah yang sama?”


tanya Mikha dan dijawab anggukan kepala oleh Alex.


Beberapa saat lalu Alex menjemput Vanya


dari rumah sakit karena setelah acara pemberkatan pernikahan Bima dan Celine,


Vanya mendapatkan panggilan darurat dari rumah sakit tempat dia bertugas.


Saat Alex menjemputnya mereka kembali berdebat karena Vanya tak kunjung hamil juga,


entah apa yang membuat wanita itu begitu stress dan marah, Alex yang berusaha


untuk menenangkan dan membuat Istrinya tidak kepikiran justru dibuat marah


dengan perkataan Vanya.


“Aku bukan wanita yang tepat untukmu, aku...


aku bahkan tak bisa memberikanmu seorang anak hiks hiks hiks.... kamu bisa cari


wanita lain yang lebih sempurna, kamu bisa menceraikan aku, karena aku...”


“VAAAANYAAAA !!“ teriak Alex marah saat


mendengar kata kata istrinya.


“ Kenapa kau jadi orang yang pesimis? Sudah berapa kali kukatakan mau kita punya anak atau tidak aku tidak masalah Vanya, apa yang


membuatmu sampai berpikiran seperti itu? Apa kau tidak mencintaiku? Apa kau


tidak memikirkan perasaanku? Aku sakit saat kau mengatakan hal seperti itu,"


ucap Alex yang benar benar marah saat itu.


“Aku bukan wanita yang sempurna, aku bahkan


tak bisa memberikanmu seorang anak,” ucap Vanya dengan berderai air mata.


“ Untuk apa lagi kita bersama kalau aku bahkan


tak bisa memberikan apa yang kamu inginkan, hiks hiks hiks... aku memang tidak


sempurna,” tangis Vanya tersedu sedu.


“Vanya !!" ucap Alex dengan nada membentak.


“Jangan pernah bahas ini lagi, aku tak butuh


anak kalau kau sampai seperti ini, cukup pembahasan kita tentang ini,” tegas


Alex membuat Vanya terdiam.


Alex memang sangat sabar menghadapi istrinya yang cengeng itu, karena dia tau Vanya adaah orang yang sensitif, namun kali ini


Alex benar benar marah karena topik pembahasan dan perdebatan mereka selalu


saja tentang anak.


.


.


.

__ADS_1


like, vote dan komen 😉😉😉


Terinspirasi dari kisah seseorang yang selalu menangis karena dirinya gak bisa hamil padahal sudah menikah 5 tahun, tetapi sekarang dia sudah punya sepasang anak.


__ADS_2