
Emosi Juan tidak dapat lagi dibendung ketika ia melihat orang yang sejak tadi ia cari kini muncul juga di hadapannya, dengan segera Juan melayangkan pukulannya pada wajah Ricky hingga membuat pemuda itu tersungkur, seolah belum puas kini Juan ingin sekali memukuli pemuda ini sampai babak belur, sontak saja apa yang Juan lakukan ini membuat café menjadi riuh, Olaf yang terlambat datang tentu saja panik dan berusaha melerai adiknya yang sedang memukuli Ricky secara brutal.
“Juan, tenangkan dirimu!” seru Olaf.
“Bagaimana bisa aku tenang, Kak?! Pemuda ini sudah berani sekali bermain api dengan istriku!” seru Juan.
Nanda yang mendengar keributan dari luar ruangan kerjanya langsung memeriksa apa yang sebenarnya terjadi saat ini dan alangkah terkejutnya ia ketika Ricky babak belur dan ada Juan yang sedang Olaf pegangi agar adiknya itu tidak lepas kendali.
“Apa yang terjadi di sini?”
“Apakah kamu pemilik tempat ini?! Bagaimana bisa kamu mempekerjakan pemuda tidak tahu malu ini!” seru Juan berang.
*****
Ricky sudah mendapatkan perawatan atas luka lebam yang ia terima akibat serangan Juan ini, Nanda sudah menelpon Felli dan memberikan kabar apa yang baru saja terjadi di café-nya. Felli pun segera bergegas pergi
menuju café dan menemukan saat ini Ricky sudah mendapatkan perawatan atas luka yang ia terima akibat ulah Juan.
“Ya Tuhan, Ricky,” ujar Felli.
“Akhirnya kamu datang juga,” ujar Nanda.
“Apa yang sebenarnya terjadi tadi?”
“Seperti yang sudah aku katakan padamu lewat telepon, suamimu tiba-tiba datang dan melakukan penyerangan pada Ricky secara brutal.”
“Ini jelas tidak bisa dibiarkan, kamu harus melaporkan kasus ini pada polisi!” seru Felli emosi melihat Ricky yang babak belur akibat ulah suaminya.
“Sudahlah, kita tidak perlu memperpanjang masalah ini,” ujar Ricky.
“Apa maksudmu? Kamu menerima luka-luka ini akibat perbuatannya dan kamu tidak mau menuntutnya?!”
“Lagi pula kalau menurutku, kalau kamu mau melaporkan Juan ke polisi itu tidak akan berhasil, kamu tahu sendiri bagaimana pengaruh keluarga suamimu itu yang kuat, kan?” ujar Nanda.
“Namun setidaknya ini akan menjadi pelajaran berharga untuk pria itu agar tidak sembrono melakukan tindakan seperti ini,” ujar Felli.
“Sungguh aku baik-baik saja,” ujar Ricky.
“Tidak, aku tetap tidak dapat menerimanya, Juan harus dilaporkan pada polisi atas tindakan yang sudah ia lakukan ini,” ujar Felli.
*****
Olaf membawa Juan pulang ke rumah dengan kesal, Olaf tidak henti-hentinya mengomel sepanjang perjalanan pulang ke rumah akibat ulah Juan barusan yang hilang kendali di café.
__ADS_1
“Apakah kamu sadar dengan apa yang barusan kamu lakukan?! Bagaimana kalau dia melaporkanmu pada polisi?”
“Aku tidak takut, kalau memang dia tidak terima dengan perlakuanku, maka dia bisa melaporkanku pada polisi!”
“Lalu bagaimana kalau ada salah satu pengunjung yang merekam kejadian tadi dan kemudian kejadian itu menjadi viral, keluarga kita juga yang akan terkena imbasnya.”
“Lalu apa yang kamu mau, Kak? Apakah menurutmu aku harus berpura-pura bersikap seolah tidak terjadi apa-apa padahal pemuda itu sudah menggoda istriku?!”
“Juan, kita bahkan belum bicara apa pun padanya namun kamu sudah menghantam pria itu dengan pukulanmu!”
Akhirnya mereka pun sampai di rumah, Juan tidak mengatakan apa pun pada Olaf begitu pula dengan kedua orang tuanya yang menunggu kedatangan mereka sejak tadi.
“Ada apa ini, Olaf?” tanya Minanti.
“Juan kembali berbuat ulah, dia memukul pemuda itu tadi,” ujar Olaf.
“Ya Tuhan, lalu bagaimana keadaan pemuda itu?”
“Dia sudah mendapatkan perawatan, aku takut kalau dia tidak terima dan kemudian akan melaporkan tindakan Juan ini ke polisi, hal tersebut akan mencoreng keluarga kita,” ujar Olaf.
*****
Felli pulang ke rumah dan dirinya sudah disambut oleh Juan yang memang sejak tadi sudah menantinya, ketika Felli tiba di kamar, maka Juan langsung menumpahkan kekesalannya pada Felli karena istrinya ini menurutnya berselingkuh dengan Ricky, namun tentu saja Felli tidak terima dengan tuduhan Juan barusan dan mengatakan bahwa tindakan Juan yang sudah melukai Ricky adalah tindakan kriminal yang tidak dapat dibenarkan.
“Iya, kamu adalah seorang kriminal! Kamu harus mendekam di penjara atas semua perbuatanmu itu!”
“Hahaha, apakah kamu bercanda?! Apakah kamu pikir dia dapat memenjarakanku?”
“Ingat Juan, aku tidak terima kamu berlaku sewenang-wenang seperti itu pada Ricky! Dia mengalami luka serius akibat perbuatanmu!”
“Aku tidak peduli, Felli! Kalau aku bisa membunuhnya maka aku akan membunuhnya sekarang juga!” seru Juan kesal.
Minanti yang mendengar suara ribut dari dalam kamar Juan memutuskan untuk masuk dan melerai pertikaian pasangan suami-istri ini.
“Juan, jaga sikapmu.”
“Mama? Mama masih membelanya? Padahal jelas-jelas aku sudah membuktikan pada semua orang bahwa dia ini berselingkuh dengan pemuda itu!”
“Lalu apa yang kamu lakukan dengan Stefani memangnya bukan perselingkuhan?”
Juan terdiam mendengar ucapan Minanti barusan, Minanti mengatakan bahwa ia tidak mau lagi ada keributan di rumah ini akibat masalah seperti ini, ia memintanya untuk meminta maaf pada pemuda yang sudah ia pukul
tadi.
__ADS_1
“Apa kata Mama?”
*****
Keesokan harinya, Olaf mendatangi rumah kontarakan Ricky, pemuda itu nampak terkejut ketika melihat Olaf datang ke rumahnya ini.
“Permisi, apakah aku boleh masuk?”
“Silakan.”
Setelah dipersilakan masuk kini Olaf pun melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah kontrakan sederhana itu, mereka duduk beralaskan lantai yang usang karena tidak ada kursi di rumah ini.
“Maaf kalau anda harus duduk di lantai.”
“Tidak masalah, bagaimana keadaanmu?”
“Seperti yang dapat anda lihat saat ini.”
“Saya benar-benar meminta maaf atas nama adik saya yang sudah melakukan ini semua padamu.”
“Iya.”
“Saya harap kamu tidak membawa kasus ini ke jalur hukum, kita gunakan jalan damai saja, ya?”
“Apa maksud anda?”
Olaf pun memberikan sejumlah uang pada Ricky, pemuda itu nampak tertegun ketika Olaf memberikan amplop berisi uang yang banyak pada pemuda itu, Olaf mengatakan bahwa Ricky dapat menggunakan uang itu untuk
melanjutkan hidup dan mengobati luka-lukanya.
“Apa maksud anda?”
“Maaf, namun… kalau saya boleh tahu apa hubungan kamu dengan adik ipar saya?”
“Kenapa anda menanyakan hal itu?”
“Kalau memang kamu dan adik ipar saya memiliki hubungan, tolong jauhi adik ipar saya dan uang itu anggap saja sebagai modal agar kamu dapat melanjutkan hidup tanpa menggantungkan diri padanya.”
Ricky nampak tersinggung dengan ucapan Olaf barusan, ia tidak terima dengan ucapan Olaf yang seolah menuduhnya bahwa dia berselingkuh dengan Felli.
“Jaga ucapan anda, saya tidak pernah menggantungkan hidup saya pada orang lain!”
“Benarkah? Lalu bagaimana dengan Felli? Apa hubunganmu dengan adik iparku itu?”
__ADS_1